<< Go Back
3
PARA PENDETA DAN ANGGOTA
YANG KEKASIH!
Dengan ini dapatlah anda mencatat, bahwa kami sedang memikirkan anda, bahwa kami benar-benar bermaksud untuk menyelesaikan apa yang Tuhan kini telah memulaikan di negara ini. Anda akan segera menemukan, bahwa tanpa menghiraukan betapa pun ketatnya musuh-musuh Kebenaran mencoba mengurung anda dalam kegelapan terhadap apa yang sedang terjadi, Tuhan tidak akan membiarkan mereka. Ia tidak akan membiarkan anda bodoh terhadap Pehukuman bagi Orang Hidup yang sedang mendekat, “pembersihan sidang itu ” 5 Test., p. 80. Jika anda mengijinkanNya, maka Ia akan menerangi anda bahkan lebih luas lagi mengenai masalah itu daripada yang telah dilakukan-Nya bagi umat-Nya mengenai Pehukuman bagi Orang Mati. Kami mengatakan lebih lagi, sebab pekerjaan yang terakhir ini adalah jauh lebih penting daripada yang pertama. Dalam kepentingannya tidak terdapat perbandingan di antara keduanya. Memang demikian halnya karena yang terakhir ini berkepentingan dengan para pembawa pekabaran itu sendiri, bukan dengan orang-orang yang sudah meninggal mendahului mereka. Karena kami berada dalam hubungan yang terus menerus dengan markas besar Tuhan, dapatlah kami memberikan kepada anda informasi dari tangan pertama, bukan kabar angin, mengenai perkara-perkara pada mana diperlukan dari anda kecerdasan yang jujur dan kuat. Oleh sebab itu, adalah merupakan kesempatan istimewa dan kehormatan untuk menjawab sepenuhnya penolakan-penolakan umum dari para Pendeta melawan pekabaran tambahan (Early Writings, P. 277) yaitu pekabaran mengenai jam.
Saudara-Saudara Pendeta, pertama sekali anggapan anda bahwa buku-buku terbitan “Tongkat” mengajarkan sesuatu yang tidak mereka ajarkan adalah benar-benar jelas. Bahwa apakah anda belum mempelajari sendiri dan telah bergantung pada apa yang diceriterakan oleh orang lain kepadamu, atau sebaliknya anda dengan sengaja sedang melalaikan permasalahan-permasalahan yang terkandung dalamnya, adalah jelas terlihat. Lagi pula kritikan anda berikut berbagai kritikan orang lainnya yang bersama-sama dengan anda dalam apa yang sedang anda lakukan menentang “Tongkat” Allah, mengingatkan saya kepada berbagai usaha dari Pendeta E.S. Ballenger, Canright, dan J.I. Easterly untuk mempersalahkan tulisan-tulisan Nyonya White, dan juga kepada para penganut Hari Minggu sewaktu mereka memerangi Kebenaran Sabat.
Jika anda mengharapkan suatu keberhasilan yang benar-benar langgeng, anda sebagai Pendeta lebih baik mulai menanggapi permasalahan-permasalahan yang terkandung, gantinya membicarakan masalah-masalah umum dan menyerang tabiat orang. Saya yakin bahwa anda percaya pada nabi-nabi Alkitab bukan karena bagaimana pribadi-pribadi mereka, melainkan karena apa yang mereka tulis melalui Ilham. Mengapakah tidak berbuat demikian terhadap ”Tongkat”? Mengapakah anda mencoba mengadilinya berdasarkan buah mulut orang dan kabar-kabar angin? Mengapa tidak memberitahu para anggota supaya tidak mengikuti orang-orang yang terkenal baik dan besar? Mengapa tidak mulai mengajarkan kepada umat Allah untuk mulai mengikuti Kebenaran itu sendiri, sambil menekankan kenyataan, bahwa hanya itu yang mampu membebaskan mereka. Dengarkanlah apa yang Tuhan firmankan mengenai manusia:
“Berhentilah bergantung pada manusia, yaitu mereka yang nafasnya terdapat di dalam lobang hidungnya; karena dalam apakah dapat ia dipertanggungjawabkan?” Yesaya 2 : 22.
Saudara-Saudara, mulailah belajar bagi dirimu sendiri, maka jika anda benar-benar seorang pencari Kebenaran, yang lapar dan berhaus akan kebenaran, maka oleh Roh-Nya Allah akan mengaruniakan kepadamu pemahaman yang benar akan Kebenaran-Nya bagi zaman ini. Ia tidak akan membiarkan anda bodoh terhadapnya. Janji-Nya tidak pernah gagal dan musuh-musuh-Nya tidak pernah menang.
Sekalipun berbagai dalih dari saudara-saudara Pendeta itu masih bersifat kekanak-kanakan dan tak pantas untuk diperhatikan, namun demi kepentingan orang-orang yang belum mampu berpikir sendiri, dan bagi mereka yang belum berkesempatan mengetahui kenyataan-kenyataannya, maka secara jujur dalam takut akan Allah dan sesuai kemampuan karunia Allah kepada saya, saya akan memberikan jawaban kepada anda.
Berbagai tuduhan yang mengatakan bahwa Saudara Houteff memiliki seorang “sekretaris samaran” di dalam E.W. Society secara mutlak adalah palsu. Ia (wanita) itu adalah benar-benar seseorang. Tidak ada samaran apa pun mengenai dirinya. Dan demikian pula berbagai tuduhan, bahwa E.W. Society berpura-pura telah memiliki markasnya di kota lain dan bukan Waco adalah palsu. Society itu tidak pernah berpura-pura. Secara resmi telah diumumkan olehnya, bahwa kotak Pos surat, bukan markas dari Society, berada di kota lain. Anda harus menyadari akan kenyataan, bahwa setiap orang termasuk Saudara Houteff mempunyai hak untuk mengirim dan menerima surat dari setiap Kantor Pos pilihannya. Tidak ada apa pun yang beriktikad buruk, tidak ada penipuan apa pun mengenai hal itu. Anda tentunya harus mengetahuinya. Saudara-saudara Pendeta, bukan perbuatan Sdr. Houteff, melainkan perbuatan-perbuatan rekan-rekanmu sendiri yang menghabiskan waktu mereka, yang secara diam-diam mengikuti jejaknya dari hari ke hari dalam usaha mencari alasan untuk menuduhnya secara palsu, ternyata itu beriktikad buruk dan penuh tipu. Lagi pula, tidak ada pengusaha yang bijaksana akan mau membelanjakan uangnya berpuluh-puluh ribu dollar tanpa mempertimbangkan secara serius Kantor Pos mana yang akan memberikan hasil-hasil yang terbaik. Inilah yang dilakukan Sdr. Houteff; dan inilah yang akan dilakukan oleh setiap orang yang berperasaan dan inilah yang mengganggu musuh-musuh Kebenaran. Karena adalah mungkin bahwa satu Kantor Pos tidak dapat mengirim pada waktunya muatan-muatan surat yang dikirimnya, maka mengapa tidak anda pikirkan dalam saluran itu? Tidak, masalahnya bukan apakah Sdr. Houteff tidak menipu, dan anda tentu memahaminya.
Surat dari E.W. Society tertanggal 1 Juli 1946 berbunyi sebagai berikut: “Kami tentunya belum dapat memahami mengapa anda mengkaitkan nama kami secara fitnah dengan nama dari “Tongkat Gembala”, namun kami memahami bahwa anda telah melangkah melampauwi batas-batas anda dalam menerbitkan pernyataan yang merusak sedemikian itu melawan kami dalam usaha untuk menghancurkan usaha kami, dan merintangi berbagai usaha kami untuk menghantarkan kepada orang-orang perkara yang justru mereka butuhkan bagi kesehatan dan kebahagiaannya.”
Saudara-Saudara Pendeta, di sini dapat anda mencatat, bahwa surat itu bukan mencoba membantah hubungan Society dengan “Tongkat Gembala”, melainkan ia itu secara serius keberatan terhadap Gereja menghubungkan Society secara fitnah dengan “Tongkat Gembala”. Persoalan, “Bagaimana anda membaca?” adalah sangat berkaitan di sini. Sudah saatnya agar anda berhenti melakukan pemutar balikkan dan interpretasi yang tidak benar.
Karena Gereja telah mengancam hendak mendaftar hitamkan nama anggota-anggota yang membaca setiap bacaan yang datang kepada mereka dengan bercap Pos Waco, dan karena Saudara Houteff telah dituduh bertanggung jawab karena membawakan pekabaran Allah kepada semua orang, maka ia bukan saja berkewajiban melainkan bahkan terdesak untuk mengirimkan bahan-bahan bacaan itu dari mana-mana saja. Ia tahu bahwa semua harus dicapai dengan pekabaran kepada orang-orang Laodikea “apakah mereka itu mau dengar, atau pun menolak.” Yeheskiel 3 : 11. Ia menyadari bahwa ia sedang berperang bukan melawan daging dan darah melainkan melawan roh-roh kegelapan di tempat-tempat yang tinggi. Jadi, hendakkah anda mengharapkan dia berbuat yang lain daripada yang diperbuat Gideon dalam mengalahkan orang-orang Midian itu? Belum jugakah terbit fajar atasmu bahwa hanya Tuhan yang dapat berbuat pekerjaan yang sedemikian itu yang dilakukan Saudara Houteff?
Berbagai upaya anda untuk menolak kebebasan para anggota untuk menyelidiki sendiri bagi dirinya lalu mengambil keputusannya sendiri tentu saja merupakan perbuatan penyesatan yang kasar, karena oleh berbuat sedemikian itu anda sedang menolak dari mereka pengetahuan tentang hari pembasmian jiwa yang tidak boleh dilalaikan — “hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu,” yaitu hari pehukuman orang-orang hidup. Anda sebagai Pendeta bertindak seolah-olah hanya anda saja yang mampu melihat perbedaan di antara Kebenaran dan kesalahan; seolah-olah para anggota itu hanya benda-benda otomatis; seolah-olah andalah Roh Kebenaran itu; seolah-olah andalah yang akan menghantarkan mereka di bawah lenganmu langsung ke dalam Kerajaan. Bukan ini yang diajarkan oleh Roh Allah, melainkan sebaliknya agar setiap orang dibujuk sesuai pikirannya sendiri (Rum 14 : 5). Bukankah tugas anda sendiri untuk memberitahu mereka, bahwa “sekalipun ketiga orang ini, Nuh, Daniel, dan Ayub terdapat di dalamnya, mereka hanya dapat melepaskan jiwanya sendiri oleh kebenaran mereka, demikianlah firman Tuhan Hua”? Yeheskiel 14 : 14. Dan sekiranya benar bahwa para anggota adalah sedemikian bodohnya dan sedemikian hampa akan Roh, maka kebaikan yang bagaimanakah mereka itu? Dan siapa lagi, kalau bukan anda sendiri sebagai Pendeta-Pendeta yang bertanggung jawab karena membiarkan mereka bodoh sedemikian itu, lalu pada waktu yang sama, sambil berlawanan dengan perkataan Kristus anda membuat mereka percaya, bahwa mereka sudah siap bagi Kerajaan — bahwa mereka adalah kaya dalam Kebenaran sehingga tidak memerlukan apa-apa lagi.
Karena Gereja tidak lagi membuat kemajuan apa pun dalam Kebenaran semenjak dari kematian pendirinya, utusan Sorga itu, maka jelaslah bahwa ia tidak lagi memiliki apa-apa untuk dibanggakan; sehingga ia terus mundur dan juga mati rohani sama seperti halnya orang-orang Yahudi semenjak dari saat kematian nabi Maleakhi sampai kepada munculnya Yahya Pembaptis di padang belantara Judea. Garis komunikasi di antara Gereja dan Allah terputus sudah sama seperti halnya di zaman Yahya. Ia tidak lagi dapat melayani anggota-anggotanya kini dengan “makanan pada waktunya” sama seperti halnya orang-orang Yahudi dahulu tidak lagi dapat memberi makan para umatnya tanpa nabi-nabi. Kebutaannya akan kenyataan ini, dan sangkaannya bahwa ia “tidak membutuhkan apa-apa lagi” membuat lukanya tak tersembuhkan. Anda sebagai Pendeta pasti kini melihat dengan jelas, bahwa jika anda tidak menyambut sekarang panggilan Allah lalu menganjurkan kepada kawanan dombamu untuk juga berbuat yang sama, maka anda kelak bukan hanya untuk selamanya jadi seperti gereja-gereja Protestan yang hampa Roh itu karena penolakan mereka terhadap pekabaran-pekabaran dari Allah, melainkan anda juga harus bertanggung jawab bagi jiwa-jiwa yang hilang dari kawanan dombamu maupun bagi jiwamu sendiri. “Tongkat” itu belum mulai memberitakan sesuatu pekabaran atas “tanggung jawab pribadinya sendiri.” Ia menunjukkan Ilham bagi pemberitaannya maupun bagi pengungkapannya.
Untuk membuat pernyataan-pernyataan begitu saja, bahwa “Tongkat Gembala bertentangan dengan Alkitab dan tulisan-tulisan Nyonya White, tanpa satupun ditunjang oleh fakta-fakta, adalah kepalsuan semata-mata. Kemudian juga perbuatanmu memutar balikkan Roh Nubuat dan kebiasaanmu mengabaikan kebenaran-kebenaran Alkitab yang terjelas untuk berbagai maksud memerangi “Tongkat” ialah tindakan yang sama jahatnya dengan perbuatan Sanhedrin menyalibkan Tuhan. Maka dari kenyataan bahwa setiap orang dari para Pendeta itu dengan suara bulat menolak duduk dan berbicara bersama dalam usaha menyelesaikan berbagai perbedaan yang tampak, dan juga dari tindakan mereka melarang para anggota berkomunikasi dengan “Tongkat Gembala,” dengan demikian mencoba mengurung mereka itu dalam kebodohan terhadap apa yang diajarkannya (Tongkat), benar-benar membuktikan bahwa anda sekalian sebagai Pendeta tahu bahwa tuduhan-tuduhan ini adalah benar; bahwa “Tongkat” memang memberitakan yang benar dan bahwa tidak seorang pun dari mereka dapat menyangkalnya. Saudara-Saudara, mengapakah anda tidak membicarakan masalah-masalah yang hangat ini? Anda tak dapat tiada akan mempertentangkan ajaran-ajaran “Tongkat” dengan Alkitab itu sendiri atau harus menyambutnya. Hanya inilah satu-satunya cara yang jujur dan sadar untuk membicarakannya. Sedikitnya anda tidak boleh menghalangi orang lain untuk menyelidiknya kalau anda memang tidak menghendakinya.
Lagi pula bertahun-tahun lamanya Gereja telah menyalahgunakan Alkitab serta membuat mabuk dan menyesatkan masyarakat umum dengan sikapnya yang tidak memerlukan apa-apa lagi dan dengan berbagai interpretasi sendiri Alkitabnya (yang tidak diilhami). Sebagai contoh, marilah kita membicarakan Wahyu pasal 9, ayat 16 dan 17 di bawah ini:
“Maka angka bilangan pasukan orang-orang berkuda itu adalah dua ratus juta, dan sudah ku dengar angka bilangan mereka itu. Dan aku menyaksikan kuda-kuda itu dalam khayal berikut mereka yang menungganginya, mereka memakai pelindung dada dari api dan dari warna merah padam dan dari belerang: dan kepala kuda-kuda itu adalah bagaikan kepala-kepala singa; dan dari dalam mulut mereka keluar api dan asap dan belerang.” Inilah gambaran yang diberikan Yahya mengenai 200.000.000 kuda itu berikut para penunggangnya.
Sekarang bandingkanlah gambaran Ilham mengenai kuda-kuda itu berikut para penunggangnya dengan ilustrasi kuda-kuda itu berikut para penunggangnya yang diberikan oleh Gereja sebagaimana yang disajikan di dalam buku “Thoughts on Daniel and the Revelation,” hal. 510. Mengapa dalam mengungkapkan Trompet-trompet itu Gereja tidak dapat memanfaatkan ilustrasi Ilham mengenai kuda-kuda itu dan para penunggangnya? Mengapa mereka harus menciptakan ilustrasinya sendiri? Satu-satunya jawaban yang dapat diberikan ialah bahwa ilustrasi dari Ilham sendiri tidak cocok dengan interpretasi-interpretasi mereka yang tidak diilhami itu. Namun bagaimanapun juga ketidak mampuan seseorang untuk menginterpretasi dengan benar tanpa karunia interpretasi dari Sorga akan ada dan dapat dimaafkan. Tetapi untuk mengatakan, bahwa khayal itu diperlihatkan kepada Pewahyu pada jarak yang sedemikian jauh, sehingga ia tidak mampu melihat dengan tepat jenis-jenis dari kepala-kepala dan ekor-ekor yang dimiliki kuda-kuda itu serta dari mana api, asap, dan belerang keluar, dengan maksud menyesuaikan khayal itu dengan interpretasi mereka, ia itu bukan saja melawan amaran Kristus yang melarang menambahkan sesuatu pada atau mengurangi sesuatu dari Alkitab (Wahyu 22 : 18, 19), melainkan juga merupakan hojat yang terang-terangan.
Adakah anda sekarang melihat apa yang sedang diperbuat oleh orang-orang yang olehmu disebut orang-orang besar, “tua-tua yang berpengalaman” itu? Perbuatan-perbuatan yang sembrono ini menuduh kesombongan anda, bahwa orang-orang yang saleh (saintly) sedang memimpin Gereja; dan kesombonganmu membicarakan berjuta-juta dollar setiap tahun dihimpun oleh Gereja dari orang-orang miskin tak dapat tiada adalah suci sekiranya ia itu harus digunakan untuk membiayai pekerjaan yang sedemikian ini.
Tidakkah anda kini melihat mengapa sebutan “H o j a t” itu terpampang melalui keseluruhan tujuh kepala binatang yang menyerupai harimau kumbang (Wahyu 13) itu? Dan bahwa jika kepala yang satu melambangkan sebuah organisasi agama, maka sekaliannya tak dapat tiada harus melambangkan organisasi-organisasi agama karena sekaliannya itu adalah sama, terkecuali karena luka yang terdapat pada salah sebuahnya dan sekaliannya berada pada binatang itu (dunia) pada waktu yang sama. Masih juga takut berkomunikasi dengan kesalahan! Saudara Tua-Tua, jangan lagi membodohi siapa pun terkecuali dirimu sendiri. Tetapi mengenai tuduhanmu, bahwa “tongkat” mengajarkan bahwa sidang ialah Babil, kami menantang anda untuk membuktikan pernyataan itu.
Sekiranya Yahya tidak dapat melihat dengan tepat seperti apakah kuda-kuda itu, maka bagaimanakah mungkin dapat ia melihat bahwa semua ikan di dalam laut mati (Wahyu 8 : 9)? Maka dengan suatu pendahuluan penyombongan diri yang sedemikian bagi penyelidikan Alkitab seperti yang telah dibangun oleh para Pendeta itu, bagaimanakah seseorang dapat yakin bahwa apa saja yang dilihat oleh para nabi adalah benar? Tidakkah anda sebagai Tua-Tua menyadari bahwa interpretasi-interpretasi Alkitab yang bodoh dan kacau sedemikian itu adalah usaha-usaha Setan untuk menghilangkan kepercayaan orang pada nabi-nabi dan pada kemampuan Kristus untuk mengungkapkan dan menggambarkan Kebenaran dengan benar kepada hamba-hamba-Nya? Bayangkanlah betapa merusak tuduhan terhadap Ilham, betapa rusaknya jiwa dan betapa besarnya hojat melawan Rohulkudus yang memimpin kepada segala Kebenaran, dan betapa jijiknya hal itu bagi Kristus, terutama karena datang dari orang-orang yang berpura-pura melayani Dia. Ini saja seharusnya cukup untuk menunjukkan kepadamu bahwa malaikat (pihak kependetaan) sidang Laodikea adalah buta dan telanjang dan kekurangan dalam segala perkara. Demi kepentingan hidupmu dan demi kehidupan orang-orang lain, tinggalkanlah ajaran-ajaran jahat yang sedemikian itu. Sekaliannya itu sama sekali bukan Kebenaran, sama sekali bukan tanda-tanda Roh Nubuat yang sedang bekerja. Tanyakanlah pada dirimu sendiri pernahkah Turki atau sesuatu bangsa lain memiliki 200.000.000 pasukan kuda? Dan sekiranya anda masih juga heran mengapa Allah membiarkan kekeliruan-kekeliruan merayap memasuki sidang, maka jawabannya adalah: Agar supaya oleh anda menunjang dan menyebarkannya, Ia pada saatnya yang tepat, pada sesuatu saat yang seperti ini dapat menelanjangi para pelaku kejahatan itu lalu membuktikan kepada para anggota, bahwa sidang-Nya kini sedang sangat dikuasai Iblis sama seperti halnya sidang Yahudi di zaman Kristus, dengan demikian membangunkan orang-orang yang jujur dan membebaskan mereka dari majikan-majikan mereka dan dari bencana yang melimpah (Yesaya 28 : 13 – 15).
Memang, sidang adalah sidang Allah, tetapi orang-orang yang menguasainya tidak lebih baik daripada Sanhedrin di zaman Kristus. Adalah karena Allah sangat menaruh perhatian akan sidang-Nya sehingga demikian inilah bersama Kebenaran-Nya Ia menyerbu sidang di waktu ini sama seperti yang dilakukan-Nya terhadap sidang Yahudi di zaman Kristus, dan dengan demikian merebut kembali umat-Nya oleh menumpas orang-orang yang secara tidak sah sedang memperbudak mereka, mengajarkan kepada mereka doktrin-doktrin jahat seperti yang sudah diperlihatkan di atas, lalu menghalangi mereka berkomunikasi dengan Kebenaran dari Sorga bagi zaman yang krisis ini. Adakah anda melihat mengapa General Conference kini tidak lagi menjadi suara Allah bagi umat (General Conference Bulletin, 34th session, vol. 4, Extra No.1, April 3, 1901, p. 25, Cols. 1,2.) sama seperti halnya Sanhedrin bagi orang-orang Yahudi di zaman Kristus? Saya berharap anda tidak akan lagi menipu dirimu dengan mengatakan bahwa “Tongkat Gembala” sedang memecah-belah segala perkara yang telah dibangun Allah.
Kami menghimbau anda saudara-saudara agar jangan lagi mendengar kepada seruan damai dan kesentausaan palsu dari orang-orang penyesat ini yang memiliki imannya pada kebahagiaan sidang yang palsu. Melainkan supaya mendengarkan apa yang dikatakan Kristus kepada orang-orang Laodikea. Percayalah Dia demi kepentingan Firman-Nya dan lepaskanlah diri demi hidupmu. Gosoklah matamu dengan salp mata yang ditawarkan Sorga agar matamu dapat terus terbuka, dan dengan demikian anda akan mendapatkan namamu tercatat di dalam buku kehidupan-Nya dan bukan di dalam buku-buku manusia, yang kini sedang memanfaatkan catatan nama-nama di dalam buku-buku itu hanya sebagai sarana pengumpulan uang untuk menunjang diri mereka sendiri, untuk memerangi Kebenaran, dan untuk tetap membiarkan umat bodoh terhadap Kebenaran itu, lalu pada waktu yang sama membuat kita percaya, bahwa mereka adalah penguasa-penguasa sidang yang tertinggi milik Sorga. Tidak, negeri ini (sidang) adalah bukan kuali mereka dan mereka itu bukan dagingnya. Yeheskiel 11 : 3, 11. Ilham selanjutnya mengatakan:
” ………. Orang-orang yang menaruh harap kepada kecerdasan, kemampuan pikir yang luar biasa, atau talenta, tidak akan berdiri pada waktu itu pada barisan terdepan. Mereka tidak mengatur langkahnya seirama dengan terang itu. Orang-orang yang telah membuktikan dirinya tidak setia tidak akan dipercayakan kepada mereka kawanan domba pada waktu itu. Pada pekerjaan terakhir yang besar itu hanya sedikit orang-orang besar yang akan ikut serta. Mereka adalah orang-orang yang merasa kecukupan sendiri, tidak bergantung pada Allah, maka Ia tidak dapat menggunakan mereka. Tuhan memiliki hamba-hamba yang setia, yang dalam masa kegoncangan dan cobaan akan muncul keluar …..”— Testimonies, vol. 5, p. 80. Apa, mengatur langkah seirama dengan Terang oleh terus mengatakan bahwa anda tidak memerlukan apa-apa lagi?
“Kelas orang-orang yang tidak merasa sedih atas kejatuhan rohani mereka sendiri, ataupun menangis atas dosa orang-orang lain, akan dibiarkan tanpa meterai Allah. Tuhan menugaskan para utusan-Nya, yaitu orang-orang dengan senjata-senjata pembantai di dalam tangannya: ‘Pergilah kamu mengikuti dia meialui kota itu, dan bunuhlah; janganlah matamu menaruh sayang, ataupun menaruh kasihan; bunuhlah semuanya baik tua maupun muda, baik anak-anak gadis maupun anak-anak kecil, dan wanita-wanita; tetapi janganlah kamu mendekati setiap orang yang padanya terdapat tanda itu; dan mulailah pada kaabah kesucian-Ku. Kemudian mulailah mereka itu terhadap orang-orang bangsawan yang berada di depan rumah itu.” — Testimonies, vol. 5, p. 211. Di sini anda saksikan apa sebenarnya meterai Allah itu.
Bangkitlah melawan berbagai kekejian itu dan bergabunglah dengan pembangunan dan reformasi ini (Testimonies, vol. 9, P. 126), yang diserukan oleh Saksi Yang Setia kepada orang-orang Laodikea (Testimonies, vol. 3, pp. 252, 253). Bacalah Testimonies, vol. 3, pp. 266, 267; Yeheskiel 9. Biarkanlah Dia memunculkan anda keluar.
Sekarang marilah secara jujur memikirkan gambar kartun pekabaran bagi zaman ini kepunyaan Sorga dari para juru bicara-Nya, dari para pengasuh utusan Sorga mereka. Kemudian pandanglah pada gambar kartun tiruanmu yang hina itu. Para Tua-Tua, anda kini menyaksikan bahwa ini bukan sebuah permainan tandingan, melainkan adalah tuntutan Sorga sendiri yang dihadapkan ke atas pangkuanmu kini agar anda dapat mengambil keputusan kepada siapa anda hendak berbakti. Jika Tuhan itu Allah, maka berbaktilah kepada-Nya, tetapi jika Baal itu Allah, maka berbaktilah kepadanya.
Rekan dan Saudaramu yang secara jujur senantiasa membela Kebenaran dan yang benar, sekalipun mayoritas orang-orang meninggalkan kami, untuk menjadi pahlawan-pahlawan bagi Allah — “orang-orang yang dikagumi” Zakharia 3 : 8.
Ttd,
V. H. Jezreel, H. B.
(Direktur dari Pergerakan Anggota M A H K)
5 T 80


244 total, 1 views today


