Surat 6
<< Go Back


 

 

6


PARA PENDETA DAN ANGGOTA
YANG TERHORMAT !

 

Beban surat ini adalah khusus bagimu sebagai Pendeta yang tampaknya mengira, bahwa anda dan buku kecil berjudul “A Reply to The Shepherd’s Rod” (Sebuah Jawaban kepada Tongkat Gembala) telah berhasil membantah ajaran-ajaran yang diajarkan di dalam terbitan-terbitan Tongkat Gembala. Anda tentunya telah tertipu oleh yang disebut orang-orang besar dari buku kecil itu, yaitu yang dianggap “tua-tua yang berpengalaman”. Kami ingin anda mengetahui, bahwa mereka itu tidak berhasil membantah apa pun, dan berikut ini menyusul fakta-faktanya yang jelas terbuka:

 

 

Karena keseluruhan tugas Saudara-Saudara itu adalah membantah ajaran-ajaran “Tongkat” mengenai pokok-pokok masalah penuaian dan mereka 144.000 itu, maka kami akan membicarakan sekarang kedua masalah ini secara terbatas. “A Reply to The Shepherd’s Rod”, halaman 16, mengutip dari buku Christ’s Object Lessons kata-kata berikut ini:

 

 

“Lalang dan gandum akan bertumbuh bersama-sama sampai kepada penuaian dan penuaian itu ialah akhir dari masa kasihan”. Christ’s Object Lessons, p. 72.

 

 

Dengan kutipan ini para Pendeta itu mencoba membuat kita percaya bahwa penuaian itu terjadi sesudah akhir kesempatan pertobatan. Tetapi mereka tentunya harus tahu, bahwa “masa kasihan” bukan berakhir sesudah akhir kesempatan bertobat, melainkan sebelumnya; dan bahwa dengan demikian kutipan itu menempatkan penuaian sebelum kesempatan bertobat ditutup; sehingga “akhir dari masa kasihan” itulah yang menyebabkan kesempatan bertobat ditutup. Karena anda sebagai Pendeta fasih berbabasa lnggris, maka kami terpaksa mengatakan bahwa percobaan anda untuk membuat dirimu percaya babwa kutipan itu mengucapkan apa yang tidak dikatakannya, tidak mungkin begitu saja dituduh tidak tahu atau khilaf, melainkan sebaliknya adalah penyelewengan yang disengaja, yang mencoba membantah secara palsu “Tongkat” itu laIu dengan demikian membohongi para anggota mengenai pekabaran istimewanya bagi zaman yang penuh cobaan ini. Memang, “tua-tua yang berpengalaman,” tetapi jenis yang bagaimana?

 

 

Orang dapat saja membaca seluruh isi buku kecil itu lalu menemukan setiap kutipan yang sedemikian ini telah diputar balikkan dan dikacaukan. Kalau saja mereka belum dapat melihat dengan benar apa yang dikatakan oleh “Christ’s Object Lessons”, maka tentu sekali mereka tidak akan gagal melihat, bahwa kesalahan mereka itu dikoreksi oleh penegasan Ilham berikut ini:

 

 

“Kemudian kutampak malaikat yang ketiga itu. Kata malaikat pengiringku: ‘Benar-benar menakutkan pekerjaannya. Mengerikan missinya. Ialah malaikat yang akan memilih gandum daripada lalang, lalu memeteraikan, atau mengikat gandum bagi lumbung surga. Semua perkara ini hendaknya mengisi seluruh ingatan, dan seluruh perhatian.’”Early Writings, p. 118.

 

 

Kutipan ini pun, Saudara-Saudari, tidak memerlukan interpretasi apa pun. Ia itu juga memberitahukan dengan jelas bahwa penuaian itu mendahului penutupan kesempatan bertobat, bahwa Pekabaran Malaikat Yang ketiga akan memeterai dan juga “memilih gandum daripada lalang.” Setiap orang Masehi Advent Hari Ketujuh mengetahui bahwa pekerjaan ini dari malaikat itu adalah dalam masa kasihan (selama masa penyelamatan). Di sini anda saksikan babwa penyucian kaabah kesucian (Daniel 8 : 14) itu ialah Pehukuman bagi Orang Hidup, yaitu “pembersihan sidang” (5 T 80), yang akan diselesaikan dengan cara membinasakan “lalang-lalang” dan menyelamatkan “gandum”. Kemudian Seruan Keras akan dimulai bersama suatu dinas kependetaan yang bersih yang di isi dengan Roh Allah. Ini terlihat jelas dari kutipan-kutipan di bawah ini:

 

 

“Hanya orang-orang yang telah bertahan melawan dan menang atas cobaan dalam kekuatan dari Yang Maha Kuasa yang akan diijinkan ikut serta dalam meberitakannya (Pekabaran Malaikat Yang Ketiga) apabila ia itu kelak berkembang menjadi Seruan Keras.” — Review and Herald, Nov. 19, 1908.

 

 

“Dengan berpakaian senjata pembenaran Kristus, sidang akan memasuki peperangannya yang terakhir. ‘Indah bagaikan bulan, cerah bagaikan matahari, dan hebat bagaikan suatu bala tentara dengan panji-panjinya,’ ia akan pergi keluar ke seluruh dunia dengan kemenangan dan untuk memenangkan.” Prophets and Kings, p. 725.

 

 

Tidak ada lagi bahasa yang lebih jelas daripada ini yang dapat digunakan untuk menyatakan bahwa Seruan Keras itu akan disampaikan oleh suatu dinas kependetaan yang bersih, dan bahwa sesudah pemisahan atau penyucian ini (Testimonies, vol. 5, pp. 80, 82) terlaksana, kemudian baharu pekerjaan akan diselesaikan di seluruh dunia, bahwa pada waktu itulah orang-orang suci akan benar-benar dipanggil keluar dari Babil untuk masuk ke dalam suatu tempat yang tidak berdosa — ke dalam sidang yang sudah suci, yaitu bahtera bagi masa ini, satu-satunya tempat dimana bela-bela tidak akan jatuh atasnya.

 

 

Saudara-Saudara, harapan doa kami adalah agar anda mau duduk menyibukkan diri dan mempelajari Kebenaran tambahan itu (Early Writings, p. 277) agar anda tidak dibawa kepada tangisan yang pahit: “Penuaian sudah berlalu, musim panas sudah berakhir, tetapi kita belum juga selamat.” Yeremiah 8 : 20. Kembali anda melihat, penuaian itu akan jadi dalam masa penyelamatan.

 

 

Saudara-Saudara, janganlah meremehkan Kebenaran yang penting ini. Berdirilah dengan tegas membelanya dan persalahkanlah sepenuhnya semua musuhnya jika anda mau meluputkan diri daripada bencana yang sedang datang menghampiri dengan cepatnya, yaitu “Pehukuman di dalam isi rumah Allah” (1 Petrus 4 : 17). Keadaannya menghendaki tindakan sampai kepada akhirnya agar suatu pembangunan dan reformasi dapat segera terlaksana, supaya jangan kita semua binasa dalam kesesatan Laodikea kita (Testimonies, vol. 9, p. 126).

 

 

Dengan berbagai pemutar balikkan wahyu-wahyu Ilahi sebagaimana yang diperlihatkan oleh barisan tulisan-tulisan ini, maka anda sebagai Pendeta dapat saja meyakinkan seseorang pembaca yang picik, bahwa anda telah berhasil membantah Tongkat Allah itu, namun sejauh yang kami ketahui anda belum pernah berhasil sedemikian itu meyakinkan seseorang Davidian yang berpikiran normal, atau seseorang pemikir Masehi Advent Hari Ketujuh. Setiap orang yang berkemampuan berpikir normal dapat membaca keseluruhan isi buku, “A Reply to The Shepherd’s Rod,” dan akan menemukan di sana bahwa ia itu sama sekali bukan “sebuah jawaban.” Kini jelas terlihat bahwa bukan Sdr. Houteff, melainkan anda sebagai Pendeta yang sedang salah mengartikan Firman Allah dan sedang menyesatkan para anggota.

 

 

Kami akan mengambil sekarang ilmu agama dari Madzab Organisasi yang berkenan dengan pokok masalah mereka 144.000 itu. Anda sebagai Pendeta dengan bangga mengatakan kepada kami, bahwa jumlah keanggotaan Madzab Organisasi kini sudah mendekati satu juta orang, dan bahwa ia telah menetapkan target untuk melipat duakan jumlah tersebut. Di satu pihak anda membual tentang pertumbuhannya yang cepat dan di lain pihak anda mencoba membantah ajaran “Tongkat Gembala” bahwa rombongan besar dari Wahyu 7 : 9 itu adalah buah-buah kedua dari penuaian. Oleh peganganmu yang pasti bahwa umat kesucian yang hidup akan hanya sejumlah kecil, dan oleh bualanmu mengenai pertumbuhan yang cepat dari Madzab Organisasi dan mengenai ratusan ribu anggotanya yang berlipat ganda yang sudah ada di dalam sidang, anda dengan demikian sedang menciptakan sendiri sebuah paradoks bagi dirimu dan bagi semua simpatisanmu. Di samping ini, anda juga mengakui bahwa bagian pekerjaan yang terbesar masih belum selesai — bahwa ada berjuta-juta bahkan di Amerika Serikat sendiri yang belum banyak mendengar misalnya nama Masehi Advent Hari Ketujuh, apalagi “injil yang kekal itu”. Oleh sebab itu jelaslah, Saudara-Saudara, bahwa pada kesepatan pertumbuhan yang sekarang, apabila pekerjaan selesai dan Yesus datang menjemput sidang-Nya ke tanah yang permai, pada waktu itulah Madzab Organisasi akan bertumbuh menjadi sekian juta orang.

 

 

Sungguhpun dengan latar belakang ini yang anda sendiri sebagai Pendeta telah membangunnya, namun bertentangan dengan semuanya itu anda mengajarkan bahwa apabila Yesus datang akan terdapat hanya 144.000 umat kesucian, tidak lebih! Tidakkah anda sebagai Pendeta sedang bingung dan kacau? Jika anda benar-benar meyakini akan teorimu mengenai mereka 144.000 itu, maka maukah anda dalam Roh Kristus dan sedikit-dikitnya demi kepentingan jiwamu sendiri, mengambil kertas dan pensil lalu sesuai dengan itu menghitung persentase orang suci dan persentase orang-orang jahat, atau lalang-lalang, yang kini membentuk keanggotaan dari gereja-gereja kita? — Karena jumlah keanggotaan sudah mencapai tidak kurang dari 800.000, dan sekiranya terdapat hanya 144.000 umat kesucian di dalamnya, maka sesuai dengan angka perbandingan ini setiap persekutuan yang beranggotakan 100 orang akan terdiri dari kira-kira 18 orang saleh dan 82 orang jahat. Dan karena para pegawai sidang yang menyelenggarakan kegiatan gereja-gereja dipilih oleh suara terbanyak, maka dapatkah anda melihat siapakah yang memilih mereka itu, siapakah yang sedang memegang jabatan, dan siapakah yang sedang menguasai gereja-gereja? Adakah anda heran mengapa perkara-perkara ini demikian jadinya?

 

 

Sekiranya benar bahwa akan ada hanya 144.000 umat kesucian pada waktu Yesus datang, dan sekiranya jumlah keanggotaan akan berlipat dua pada akhir tahun 1953 atau 1954 sesuai yang direncanakan, maka pada kecepatan itu dalam tahun 1955 sesuai dengan perhitunganmu sendiri, akan terdapat hanya 9 orang suci berbanding 91 orang jahat dalam setiap seratus anggota. Sesuai dengan itu sekiranya jumlah keanggotaan akan berlipat dua untuk beberapa kali sebelum Yesus datang menyambut sidang-Nya, maka bahkan tidak akan terdapat satu orang suci pun dalam setiap seratus anggota. Sekiranya ini demikian halnya, maka tanyakanlah pada dirimu sendiri kepunyaan siapakah sidang ini? — Kepunyaan ibliskah atau kepunyaan Tuhan? Dan dimanakah akan Ia menantikannya apabila Ia datang?

 

 

Kenyataan-kenyataan yang menyedihkan ini berdiri secara mencolok menentang interpretasi-interpretasi pribadimu, Pendeta-Pendeta, dan juga sebagai alat-alat pembuka mata bagi kawanan dombamu. Oleh sebab itu jika anda terus mengatakan, bahwa anda tidak tidur, bahwa interpretasimu terhadap Firman adalah tak dapat di bantah, bahwa anda telah memiliki semua Kebenaran untuk membawa anda melewati Pintu-Pintu Gerbang Mutiara, bahwa anda tidak memerlukan apa-apa lagi, maka tidak ada lagi harapan; anda sudah terlalu jauh hilang.

 

 

Sungguhpun demikian, kami secara pribadi tahu bahwa ada banyak yang belum sedemikian jauh dibodohi, yang tidak menyembah sujud kepada Baal, yang tidak membiarkan diri mereka dirantai pada batu-batu karang, bagaikan domba-domba dan ternak, oleh para pemeras dan oleh apa yang disebut “tua-tua yang berpengalaman” yang mengawasi dan mengembalakan kawanan domba Allah di sana dengan sekam yang sedemikian rendah mutunya seperti yang dikemukakan di sini.

 

 

Bualanmu tentang banyaknya orang-orang bertobat kepunyaan Madzab Organisasi di seluruh dunia pada waktu ini menantang anda untuk menjawab secara jujur pertanyaan-pertanyaan yang diajukan berikut ini: Mengapakah anda sebagai Pendeta secara bersorak-sorai membawa masuk orang banyak itu ke dalam gereja-gereja jika anda menyadari dengan pasti, bahwa hanya 144.000 dari jumlah besar anggota-anggota sidang akan didapati pantas untuk selamat? Mengapakah anda memberikan mereka harapan akan sebuah rumah di dalam Kerajaan jika anda tahu dengan pasti bahwa mereka tidak akan sampai ke sana? Bukankah pengumpulan yang sedemikian ini suatu penyesatan yang terang-terangan dan merupakan usaha terbesar untuk memasukkan ke dalam sidang lalang-lalang yang pernah diketahui, dan bukanlah ini merupakan persundalan yang terburuk mengisi sidang Allah dengan orang-orang jahat? Dalam kutipan berikut ini Ilham selanjutnya memperluas Kebenaran ini sebagai berikut:

 

 

“Aku tampak pancaran-pancaran sinar terang dan kota-kota dan kampung-kampung, dari tempat-tempat yang tinggi dan rendah di bumi. Firman Allah telah dipatuhi, dan sebagai akibatnya terdapat di sana peringatan-peringatan bagi-Nya di setiap kota dan kampung. Kebenaran-Nya telah diberitakan di seluruh dunia.” Testimonies, vol. 9, edition 1909 p. 27.

 

 

Pancaran-pancaran terang dari kota-kota dan kampung-kampung, dari tempat-tempat yang tinggi dan rendah di bumi, dan “peringatan-peringatan” di setiap kota dan kampung, menunjukkan suatu rombongan besar orang-orang, bukan hanya 144.000. Bahkan sekiranya bukan terdapat lebih dari satu pancaran atau peringatan di setiap kota dan kampung pun, jumlah mereka akan banyak, beberapa kali lebih banyak daripada 144.000.

 

 

Untuk menutup-nutupi tidur nyenyak yang dipantulkan oleh angka-angka yang disebut di depan, salah seorang pendeta menjelaskan: “Apabila pekerjaan berakhir”, demikian katanya, “akan terdapat di dalam sidang ribuan orang lebih banyak lagi daripada 144.000 umat kesucian, tetapi bukannya diubahkan, melainkan jumlah terbesar dari mereka itu akan mati oleh bela-bela atau karena berbagai penyakit menular sebelum Yesus datang, karena mereka belum cukup baik untuk diubahkan sekalipun cukup sempurna untuk dibangkitkan.”

 

 

Alangkah jelasnya pencelek mata ini bagi para anggota untuk melihat ajaran-ajaran palsu yang mencolok itu. Dan betapa besarnya kekuatan kini mendesak anda sebagai Pendeta untuk mengakui tuduhan Kristus, bahwa anda sebagai “malaikat” dari sidangnya orang-orang Laodikea adalah “tidak terkasihan, sengsara, dan miskin, dan buta, dan bertelanjang.” Wahyu 3 : 17. Jika Roh Kebenaran belum juga dapat meyakinkan anda sekarang, maka Ia tidak akan pernah lagi dapat meyakinkan anda. Sungguhpun demikian hikmat pengetahuan berseru agar anda lebih baik mengakui sekarang kepada para anggota, bahwa anda bersalah mengajarkan kepalsuan, lalu mendengarkan nasehat Tuhan yang berbunyi:

 

 

“Aku menasehatkan kamu supaya membeli kepada-Ku emas yang sudah teruji di dalam api (Kebenaran yang diilhami), agar kamu menjadi kaya; dan pakaian putih, agar kamu dapat berpakaian, dan supaya malu ketelanjanganmu itu tidak tampak; dan supaya menggosok matamu dengan salp mata (seperti yang sedemikian ini), agar engkau dapat melihat. Seberapa banyak orang yang Ku kasihi, Aku tegor dan hajar: oleh sebab itu bersungguh-sungguhlah dan bertobat.” Wahyu 3 : 18, 19.

 

 

Anda saksikan, bagaimana ketelanjanganmu sudah mulai di ungkapkan. Demi kepentinganmu segala perkara ini telah ditutup dari pemandangan umum, namun karena anda kini telah mengejek selengkapnya setiap imbauan dari Sorga selama dua puluh tahun, maka sekarang anda menuai hasilnya. Dan jika sekarang anda tidak menyambut juga ungkapan yang terakhir ini melawan kekejian-kekejian yang ada di tengah-tengahmu, dan menyambut imbauan ini bagi suatu reformasi, maka setiap orang akan tahu, bahwa semua perbuatanmu sebagai Pendeta adalah usaha-usaha yang disengaja untuk menyesatkan “orang-orang pilihan,” mereka 144.000 itu, yang sesuai nubuatan sudah ada di dalam sidang.

 

 

Sekiranya anda bermaksud berbuat sesuatu yang berbeda daripada apa yang sedang anda perbuat sekarang, maka adalah lebih baik anda melakukannya sekarang juga. Sekaranglah saatnya untuk menyambut apa yang telah diamarkan oleh Roh Nubuatan sejak dahulu. Jangan lalai membaca “Testimonies, vol. 5, p. 80; vol. 3, p. 252 dan seterusnya”.

 

 

Tidakkah ia itu mengecewakan bagimu sebagai Pendeta yang dengan sudut mulutmu yang satu mengajarkan semua pertentangan ini, dan dengan sudut mulutmu yang lain menyerukan kepada kawanan dombamu supaya berhati-hati terhadap “Tongkat Gembala itu” karena ia itu mengajarkan kesalahan. Bukankah ini suatu paradoks?

 

 

Sungguhpun demikian, apa yang benar-benar mengherankan ialah tidak sedikit, terutama dari para anggota yang tanpa bertanya lalu dengan mata tertutup bagaikan burung-burung di dalam sarang, menelan begitu saja apa pun yang disampaikan kepada mereka oleh para Pendeta mereka yang kacau itu. Inilah justru orang-orang yang mendorong para Pendeta melakukan apa yang sedang dibuatnya sekarang. Orang-orang yang sedemikian ini adalah sangat malas berpikir, dan terlalu mengantuk untuk membuka mata mereka lalu belajar sendiri. Mereka menaruh harap pada pendeta untuk menghantarkan mereka di bawah lengannya langsung ke dalam Sorga. Mereka lupa bahwa setiap orang harus dengan kakinya sendiri sampai ke sana.

 

 

Tersesatnya mereka itu karena interpretasi-interpretasi Alkitab yang dilakukan sendiri (tidak diilhami), misalnya seperti yang anda Pendeta ajarkan mengenai mereka 144.000 itu, benar-benar besar. Sekalipun demikian tidak semua mereka itu bodoh; banyak dari mereka sudah menemukan, bahwa semua pengacau yang sedemikian ini adalah agen-agen bawah tanah dari kegiatan-kegiatan yang bukan bersifat Adventist. Umat Allah yang sejati tahu bahwa sekalipun Yesus, yang bernama Mikhail itu datang dalam suatu masa kesusahan besar yang sedemikian belum pernah ada, namun Ia melepaskan setiap orang yang namanya ada tercatat di dalam kitab, dan bahwa semua umat Allah yang pada waktu itu berada di Babil, dunia, sehingga dengan demikian tunduk kepada bela-bela itu, sekalian mereka dipanggil keluar (Wahyu 18 : 4), maka sementara mereka keluar meninggalkannya lalu masuk ke dalam sidang Allah yang sudah disucikan, sekalian mereka itu lepas dari bela-bela itu; tidak seorangpun akan mati karena alasan yang sedemikian. Semua mereka tahu, bahwa jika mereka cukup baik untuk bangkit dalam kebangkitan yang pertama, mereka adalah cukup baik untuk diubahkan. Mereka tahu bahwa standar ukuran selamat tidak lebih rendah bagi orang-orang yang bangkit daripada bagi orang yang diubahkan.

 

 

Para Pendeta yang sudah jauh masuk ke dalam kegelapan, jika mereka itu hendak dibantu, maka para anggota harus memaksa mereka untuk benar-benar membuktikan ajaran-ajarannya dengan Alkitab; karena ilmu theologia yang aneh, tidak konsisten dan keliru sedemikian ini, pertentangan yang bermutu rendah, yang telah direncanakan dengan sengaja untuk memerangi Kebenaran, pasti akan menjerumuskan mereka itu berikut para simpatisannya ke dalam dasar lobang. Jika mereka terus memerangi “Tongkat”, maka janganlah membiarkan mereka menarik anda ke dalam apa pun yang lain, atau kepada pribadi-pribadi, biarkanlah mereka memeranginya dalam apa yang dikatakannya di sini.

 

 

Kepada mereka harus ditunjukkan bahwa apa yang diajarkan oleh ”Tongkat” ia itu terbukti. Kemudian mereka harus dibuat mengerti, bahwa panutan mereka kepada para pemimpin yang telah merampas gelar “tua-tua yang berpengalaman”, dan yang telah memasuki sidang pada waktu ini dengan lalang-lalang dan kekeliruan dalam tingkat yang tidak lebih rendah daripada yang diperbuat para guru Sanhedrin yang memberontak di zaman Kristus dahulu, akan menghantarkan mereka berikut para simpatisannya ke dalam neraka.

 

 

Para Pendeta sedang mengamarkan para anggota supaya jangan membaca “Tongkat” itu melainkan membakarnya, hanya karena mereka bertekad untuk menahan para anggota dalam kegelapan supaya mereka tidak akan pernah menemukan kesesatannya ke dalam mana mereka telah dibawa. Meskipun adanya perintah dari para Pendeta. “Janganlah kamu ……..,” banyak dari para anggota sudah mulai melihat, bahwa sebelum mereka mengeluarkan pendapatnya, dan sebelum mereka mengambil pendirian, lebih baik mereka memeriksa perkara-perkara ini sendiri bagi dirinya.

 

 

Bersyukurlah kepada Allah, bahwa mereka 144.000 itu adalah bukan semua umat kesucian yang hidup; bahwa mereka itu adalah hanya “buah-buah pertama” (Wahyu 14 : 4) dari penuaian yang besar; bahwa mereka itu bukan berasal dari semua bangsa melainkan hanya dari dua belas suku bangsa bani Israel (Wahyu 7 : 4 – 8) — buah-buah dari sidang pada permulaan penuaian (Pehukuman bagi Orang Hidup). Sungguhpun demikian, rombongan besar yang dilihat Yahya segera sesudah pemeteraian mereka 144.000 itu adalah “berasal dari semua bangsa” (Wahyu 7 : 9), yang pada waktu itu diperintah oleh Babil (Wahyu 17), dan yang dipanggil keluar daripadanya (Wahyu 18 : 4). Mereka adalah buah-buah kedua.

 

 

Allah hendak memiliki sebuah sidang yang penuh dengan umat kesucian, bukan dengan orang-orang jahat. Tidak seorang pun akan harus mati untuk diselamatkan, melainkan semua dapat hidup untuk dilepaskan oleh berdirinya Mikhail (Daniel 12 : 1).

 

 

“Umatmu juga kelak semuanya menjadi benar: mereka akan mempusakai tanah itu untuk selamanya, yaitu cabang dari tanaman-Ku, hasil buah tangan-Ku, agar Aku dapat dipermuliakan. Sejumlah yang sedikit akan menjadi seribu, dan sesuatu yang kecil akan menjadi suatu bangsa yang besar: Akulah Tuhan akan mempercepatkannya pada masanya”. Yesaya 60 : 21 ,22. Bukankah injil ini juga mengatakan, bahwa akan ada rombongan besar orang-orang yang benar-benar bertobat dan tidak seorang jahat pun di tengah-tengahnya? Mengapa membatasi Tuhan?

 

 

Saudara-Saudari, adalah tugasmu untuk memberitahu dengan jelas dan dengan sopan kepada para Pendetamu, bahwa sebutan “buah-buah pertama” (Wahyu 14 : 4) pasti mengandung arti bahwa akan terdapat buah-buah kedua, sama seperti halnya sebutan “kebangkitan yang pertama” (Wahyu 20 : 5) secara pasti mengandung arti bahwa akan ada suatu kebangkitan yang kedua. Beritahukanlah mereka bahwa lebih baik jangan mereka mencampuri urusan Firman Allah. Beritahukanlah mereka, bahwa karena Ilham tidak mengatakan bahwa rombongan besar orang banyak itu adalah orang-orang yang dibangkitkan, maka mereka tidak berhak mengatakan, bahwa mereka itulah orang-orang yang bangkit. Beritahukanlah mereka, bahwa perbuatan mereka menambahkan kata-kata “dibangkitkan”, dan perbuatan mereka menyingkirkan kata-kata “buah-buah kedua” yang terkandung oleh sebutan “buah-buah pertama”, adalah benar-benar kesengajaan menambah kepada dan mengurangi dari, Firman Allah (Wahyu 22 : 18 – 20).

 

 

Hanya inilah cukup untuk meyakinkan setiap orang Adventist yang terbuka matanya, bahwa sidang sekarang berada di lautan “tanpa peta maupun kompas.” Tetapi tidakkah seharusnya kita bersyukur, bahwa “Tongkat” telah menemukan baik peta maupun kompas itu, dan bahwa kita boleh mendapatkan mereka kembali jika kita menghendakinya?

 

 

Para Pendeta, adalah pasti bahwa jika para anggota membiarkan anda terus berlanjut dengan kebodohan para pemimpin itu, maka anda akan membuktikan tidak sedikit kehancuran bagi sidang pada waktu ini daripada kehancuran yang dibuat para imam yang setia di zaman Kristus dahulu, yang karena kebodohan Sanhedrinnya sendiri telah terbukti adanya kehancuran bagi sidang Wasiat Lama. Memang, benar-benar sebagaimana Allah hidup, maka kebodohan mereka itu, kemauannya sendiri, dan keputusannya yang dianggap bijaksana itu akan membuktikan tidak kurang kehancuran bagi Madzab Organisasi daripada perbuatan kebodohan Hitler dan falsafahnya yang palsu membuktikan kehancuran bagi Jerman.

 

 

Adakah anda sebagai Pendeta menyadari, bahwa dalam cemohanmu yang panjang melawan “Tongkat Gembala” itu anda sama sekali tidak menyinggung masalah-masalahnya, tetapi sebaliknya anda menyombongkan dirimu dari hal target-target yang dibuat dan mengenai orang-orang saleh yang memimpin gereja-gereja? Jadi bagaimanakah hal itu membantah “Tongkat”? Jelaslah bahwa anda sebagai Pendeta tidak mengerti bahwa penyombongan diri sedemikian itu dipersalahkan oleh Alkitab (Yeremiah 7 : 4). Ternyata anda belum membaca Testimonies, vol. 5, p. 217. Sampai kepada hari ini anda telah berbicara mengenai hal-hal yang umum dan menyebarkan penghinaan tabiat orang, tetapi kini anda harus membicarakan permasalahannya. Kami yakin bahwa Roh Allah oleh perantaraan para anggota akan menuntut hal ini dari padamu.

 

 

Karena sidang sebagai sebuah badan belum pernah semenjak dari permulaan dunia menyambut sebuah pekabaran baru, dan karena dinas kependetaan dalam setiap zaman dan dalam setiap sidang telah memeranginya dengan gigih, maka adalah tidak mengherankan apabila mereka kini sedang melakukan hal yang sama. Oleh sebab itu, maka keputusan anda sekarang, seperti biasanya, harus sekaliannya merupakan masalah pribadi. Tetapi ingatlah bahwa keputusanmu tidak akan berupa keputusan yang mengkaitkan sesuatu, melainkan yang mengkaitkan Kristus dan Pehukuman-Nya bagi penyelamatan dan kebahagiaan Madzab Organisasi Gereja. Tetap bertahan di dalamnya dan berusahalah agar hasilnya kembali kepada Allah. Ia itu bukan Babil, maka jangan membiarkan mereka mengintimidasi anda untuk meninggalkannya. Mereka boleh saja mengambil keluar namamu dari buku-buku sidang mereka yang kini telah disusun tak lain hanya untuk menjadi landasan target-targetnya dan kampanye-kampanye pengumpulan uang lainnya, tetapi hanya itulah semuanya yang dapat mereka perbuat. Jika anda ingin mengetahui mengapa sidang adalah bukan Babil dan apa sebenarnya Babil itu, maka lebih baik anda mempelajari “Tongkat Gembala” itu.

 

 

Jika anda yakin akan fakta-fakta yang dikemukakan pada halaman-halaman ini, dan jika anda berdoa memohon keampunan dan bimbingan, maka berbahagialah kelak anda, dan harapanmu tidak akan sia-sia. Tetapi jika ini gagal membuka matamu, maka harapan apakah yang tersedia bagimu kalau bukan untuk selamanya tinggal di dalam kesesatan Laodikeamu lalu menghabiskan masa kekekalanmu di dalam rombongan orang-orang yang menyalibkan Tuhan? Nasehat dari Roh bagi penyakit Laodikea itu adalah sebagai berikut: “Berdoalah terus menerus. Dalam segala perkara ucapkanlah syukur: karena inilah kehendak Allah dalam Yesus Kristus terhadap anda. Jangan mematikan Roh itu. Jangan meremehkan ucapan-ucapan nubuatan. Periksalah segala perkara; berpeganglah teguh pada mana yang baik.” 1 Tesalonika 5 : 17 – 21. Perbuatlah seperti orang-orang bangsawan Berea itu yang “telah menerima Firman dengan segenap kesiapan pikirannya, lalu menyelidiki Alkitab setiap hari, apakah semua perkara itu demikian halnya.” Kisah 17 : 11. “Ketahuilah dahulu ini, bahwa tidak ada satu pun nubuatan Alkitab yang berasal dari sesuatu interpretasi sendiri” (2 Petrus 1 : 20), bahwa hanya oleh karunia interpretasi Ilahi nubuatan dapat diinterpretasikan. Berhentilah daripada semua kegiatan yang tidak bersifat Adventist; kembalilah kepada Allah. Tinggalkanlah semua interpretasi Alkitab yang tidak diilhami supaya jangan anda dibawa bukan oleh Roh dan “semua Kebenaran”, melainkan oleh roh iblis yang sedang bekerja melalui setiap orang yang melibatkan diri dalam interpretasi-interpretasi Alkitab sendiri yang mengurung dirinya dan orang-orang lain dalam kegelapan dan jauh dari Roh Kebenaran bagi zaman ini. “Berhentilah bergantung pada manusia, yang nafas hidupnya terdapat di dalam lobang hidungnya: karena dalam apakah dapat ia dituntut?” Yesaya 2 : 22, melainkan lakukanlah sesuatu untuk menyelamatkan mereka.

Rekan Setiamu bagi suatu Pembangunan
dan Reformasi yang sedemikian belum
pernah tampak (9 T 126)

Ttd.

V. H. Jezreel, H. B.
(Direktur Pergerakan Anggota M.A.H.K.)
5 T 80 ,81

 

 

 259 total,  2 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart