<< Go Back
Fungsi Makanan
Protein-protein menyediakan bahan bagi pembangun, pertumbuhan, dan perbaikan-perbaikan; lemak dan karbohidrat menyediakan panas dan energi. Jelaslah, bahwa orang-orang yang sudah dewasa, dan yang tidak bekerjakeras sehingga memerlukan bahan perbaikan, membutuhkan protein-protein yang lebih sedikit daripada orang-orang lainnya; dan orang-orang yang tinggal dalam iklim yang panas, dan yang tidak bekerja keras membutuhkan makanan-makanan karbohidrat lebih sedikit daripada orang-orang lainnya. Apabila makanan-makanan karbohidrat tidak cukup, maka protein akan digunakan untuk energi, namun apabila tersedia berkelebihan, maka sekaliannya itu akan disimpan di dalam tubuh dalam bentuk lemak, yaitu suatu sumber energi darurat.
Kalori- kalori
Satu gram lemak menghasilkan 9,3 kalori.
Satu gram protein menghasilkan 4,1 kalori.
Satu gram karbohidrat menghasilkan 4,1 kalori.
Kalori-kalori yang dipersyaratkan berbeda-beda bergantung pada usia, jenis pekerjaan, dan jenis kelamin.
Menurut Forchheimer, jumlah seluruh energi yang dibutuhkan bagi seseorang yang berat badannya 154 pounds, tanpa sesuatu gerakan sukarela, adalah bekisar dari 1450 sampai 1820 kalori. Sungguhpun demikian, para pasien yang tertambat di tempat tidur tidak pernah beristirahat secara mutlak, terkecuali sewaktu tidur, dan karena itulah nilai energi dari makanan mereka tidak boleh jatuh di bawah angka minimum ini, terkecuali ia itu dalam kondisi-kondisi khusus dan untuk masa-masa yang singkat saja.
Perkiraan kalori-kalori yang dibutuhkan setiap hari bagi manusia di bawah kondisi-kondisi yang berbeda-beda adalah sebagai berikut:
Yang melakukan pekerjaan otot paling berat … 5500 kalori
Pekerjaan otot yang sedang …………………………. 3400 kalori
Pekerjaan otot ringan sampai sedang …………… 3050 kalori
Pekerjaan otot ringan (duduk-duduk saja) ……. 2700 kalori
Tanpa pekerjaan otot ………………………………….. 2450 kalori
Orang yang kelebihan berat badannya perlu mengurangi makanan-makanan penghasil berat dan supaya secara ketat bertahan dalam batas-batas kebutuhan kalori minimumnya.
Orang yang kurang berat badannya membutuhkan suatu menu makanan yang seimbang, dengan kebutuhan-kebutuhan kalori yang penuh.
Rata-rata orang yang berkerja membutuhkan kira-kira 3000 kalori setiap hari. Namun, terdapat suatu perbedaan pendapat yang luas di antara para ahli gizi mengenai jumlah-jumlah protein yang relatif, karbohidrat, dan lemak yang dipersyaratkan bagi suatu menu makanan yang seimbang. Barangkali pribadi sendiri yang akan menentukan melalui pengalaman.
Mineral-mineral
Garam-garam mineral ialah :
1. Zat Kapur 6. Sulfat
2. Magnesium 7. Karbonat
3. Kalium 8. Chlorida
4. Sodium 9. Zat Besi
5. Fosfat 10. Yodium
Makanan-makanan hasil pabrik telah kehilangan sebagian mineral-mineral yang penting ini. Ini terlihat jelas apabila tepung putih dibandingkan dengan gandum yang utuh, dan beras giling dengan beras merah sebagai berikut :
Persentasi debu
Tepung putih ……………………………………………… 0,50
Gandum yang utuh ……………………………………… 1,75
Beras giling ………………………………………………… 0,40
Beras yang tidak digiling ……………………………… 1,00
Makanan-makanan berikut ini merupakan sumber-sumber berharga dari zat kapur, fosfat, dan zat besi :
Buah amandel susu (milk whole)
gerst (semacam gandum) sejenis butir-butir gandum,
buncis dikeringkan yang digiling kering
roti, yang seluruhnya gandum (oatmeal)
blumkol, kol kembang buah zaitun
buah kurma kacang tanah
kuning telur ercis, kacang ijo, dikering
buah ara dikeringkan kan kismis
miju-miju, dikeringkan pucuk-pucuk lobak cina
kenari gandum
selaput gandum
Zat kapur terutama ditemukan di dalam :
buah amandel buah zaitun
buncis, dikeringkan kacang tanah
blumkol, kol kembang ercis, kacang ijo,dikeringkan
telur, kuning telur kan
buah era, dikeringkan buah prem
miju-miju dikeringkan pucuk-pucuk lobak cina
susu (milk whole) kenari
sejenis butir-butir gandum, selaput gandum
yang digiling kering
Fosfaat terutama ditemukan di dalam :
buah amandel keseluruhan gandum
gerst (semacam gandum) miju-miju, dikeringkan
buncis yang dikeringkan sejenis butir-butir gandum
kuning telur yang digiling (oatmeal)
ercis, kacang ijo, dikeringkan kacang tanah
kenari kismis
selaput gandum
Zat besi terutama ditemukan di dalam :
buncis, dikeringkan sayuran-sayuran hijau
selaput, gandum gandum
kuning telur,
Mineral-mineral lainnya berasal dari sumber-sumber makanan utama sebagai berikut :
Sodium Kalium
Roti biji-bijian, kacang-kacangan
buah-buahan garam dapur
susu sayur-sayuran
gula tebu
Magnesium Belerang
buncis, kacang ijo, ercis gluten
bit kacang kedelai
padi-padian (Kita mungkin mengharapkan,
nanas bahwa dalam kesehatan
kentang dan pada sesuatu menu
makanan biasa zat belerang
yang dipersyaratkan itu
biasanya akan tertutup apabila
persediaan protein cukup).
Sebagai pedoman jumlah yodium yang diinginkan ada
terkandung di dalam :
pisang buah semangka
bit lobak
kacang ijo tomat
salada, daun sla lobak cina
Tanah dimana tidak terdapat yodium, yodium juga tidak akan terdapat di dalam airnya. Pada daerah-daerah yang sedemikian ini penyakit gondok merajalela dimana-mana.
Zat Asam (Oksigen) Dan Fungsinya
Seseorang dapat hidup berminggu-minggu tanpa makanan, berhari-hari tanpa air, tetapi hanya beberapa menit tanpa zat asam. Zat asam memungkinkan untuk menggunakan makanan. Ia itu adalah suatu gas yang tidak berbau, tidak dapat dirasa, tidak berwarna, sedikit lebih berat daripada air.
Dalam kombinasi kimiawi dengan butir-butir darah merah (hemoglobin) zat asam itu di bawa dalam aliran darah. Zat asam mengoksidasi unsur-unsur penghasil panas dan energi. Dengan demikian anemia (kurang darah) merendahkan energi. Memiliki sejumlah persediaan zat asam murni yang limpah adalah sama pentingnya dengan memiliki sejumlah persediaan unsur-unsur makanan yang melimpah.
Karbohidrat
Makanan-makanan karbohidrat ialah makanan-makanan yang tidak mengandung nitrogen. Karbohidrat mengandung karbon, hidrogen, dan oksigen. Energi dari sekaliannya itu digunakan oleh tubuh baik dalam bentuk kerja atau panas. Sekaliannya itu meliputi semua sayur-sayuran dan buah-buahan yang mengandung baik tajin ataupun gula. Semuanya itu yang menghasilkan energi terbanyak ialah :
biji-bijian, padi-padian gula
madu kentang
Semua makanan yang bertajin perlu lebih banyak dimasak daripada makan-makanan lainnya, sebab tajin itu dilingkungi oleh suatu penutup yang tidak mungkin dapat dicernakan selagi masih mentah.
Makanan-makanan bertajin yang utama ialah :
artichokes (sejenis tanaman yang buncis, ercis, kacang ijo bunganya dimakan sebagai sayur) kentang
gerst warna coklat buah prem
buncis yang dikeringkan labu
roti beras
biji-bijian, padi-padian spaghetti, gandum
tepung termasuk selaputnya
miju-miju
Lemak
Lemak memiliki nilai makanan yang terbesar dari semua makanan, hampir dua setengah kali besarnya dari nilai makanan karbohidrat.
Lemak-lemak yang utama adalah:
minyak amandel cream
apokad kuning telur
minyak kelapa minyak zaitun
minyak biji kapas minyak kacang tanah
minyak wijen minyak kedelai
Protein – Protein
Protein-protein ialah makanan-makanan nitrogen, dan terutama berasal dari :
Telur buncis, ercis, kacang ijo
biji-bijian kacang kedelai dan
susu kacang-kacangan
Vitamin-Vitamin
Sekalipun kita belum sepenuhnya mengerti mengenai vitamin-vitamin, namun ia itu pada umumnya dianggap bahwa sekaliannya itu memelihara kesehatan, dan melindungi dari penyakit kudis, pellagra, beri-beri dan penyakit-penyakit lainnya.
Vitamin A larut di dalam lemak-lemak, dan walaupun terbuka kena zat asam yang melemahkannya, ia itu tidak terpengaruhi oleh panas.
Kekurangan vitamin A menyebabkan pertumbuhan terlambat, makin mudah terkena infeksi, terutama paru-paru, hidung, dan mata tidak mampu melihat dengan jelas pada malam hari, dan membuat kulit dan rambut menjadi kering dan bersisik-sisik.
Rata-rata kebutuhan vitamin A setiap hari adalah kira-kira 7000 unit. Daftar berikut ini memperlihatkan surnber-sumber vitamin A yang terbaik :
Setiap satu ons unit
bayam mengandung kira-kira 3000
wortel mentah ” 1000
keju ” 1000
daun salada ” 500
mentega ” 600
sejenis ketela, gambas ” 700
Sumber-sumber vitamin A lainnya ialah :
Apricot kacang ijo
artichoke kuning (sejenis kangkung
tanaman yang bunganya di jeruk
makan) daun sop
asparagus buah persik, kuning
apokad kacang polong
pisang kacang polong kering
buncis, ercis nanas
bit hijau (beet green) buah prem
arbei hitam (blackberry) ketela rambat
blumkol hijau tomat
kubis brussel tomat kuning
blewa lobak cina hijau
seledri daun seledri
jagung kuning
makanan jagung, kuning
dandelion (sejenis rumput yang
bunganya kuning)
kurma
Vitamin B compleks ialah campuran dari vitamin B1 atau thiamin, vitamin B2 atau riboflavin, dan vitamin B6 atau asam nicotine. Mengenai kebutuhan setiap hari belum dapat diketahui yang pasti. Kekurangan vitamin ini akan menimbulkan penyakit pellagra, beri-beri, kehilangan selera makan, bibir pecah-pecah dan keterlambatan bertumbuh.
Makanan-makanan yang kaya dengan vitamin B kompleks ialah :
kacang merah (bruineboon) kacang-kacangan, terutama
kacang kedelai kacang tanah
kubis buncis, ercis hijau segar atau
wortel kering
biji-bjian atau padi-padian buah prem
berselaput bayam
keju air sari tomat
telur lobak cina hijau
tepung, gandum berselaput benih gandum
kangkung ragi buatan
sawi hijau
Vitamin B1 atau thiamin, ialah vitamin anti radang urat syaraf. Vitamin ini terutama ditemukan pada biji-bijian, padi-padian yang berselaput dan kacang-kacangan. Alkali dan panas melemahkannya, maka sebab itu lebih baik mendapatkannya dari makanan-makanan yang mentah.
Rata-rata kebutuhan-kebutuhan setiap hari vitamin B1 bagi bayi-bayi adalah kira-kira 50 unit, dan kira-kira 250 unit bagi orang dewasa. Kebutuhan setiap hari bagi ibu-ibu selama mengandung adalah 600 unit atau lebih.
Sumber-sumber yang terbaik vitamin ini sebagai berikut :
Setiap satu ons Unit
benih gandum mengandung kira-kira 200
buah prem mengandung kira-kira 20
kacang tanah mengandung kira-kira 60
bayam mengandung kira-kira 20
susu bubuk beragi (malted milk) mengandung kira-kira 50
jagung kaleng mengandung kira-kira 15
roti dan gandum berselaput mengandung kira-kira 22
buah amandel mengandung kira-kira 25
Sumber-sumber vitamin B1 lainnya ialah:
buah apel kembang kol
buah apokad buah kurma
pisang jeruk besar
kacang hijau daun slada
kacang yang bijinya besar-besar bawang merah
bit persnip (sejenis wortel)
kubis brussel buah per
cantaloupe nenas
wortel buah prem
jeruk kepruk
Vitamin C, ialah vitamin anti-scorbutic (anti-penyakit kulit), dan juga disebut Cevitamic atau Asam Ascorbic. Ini terutama ditemukan pada buah-buahan jeruk, dan sekalipun ia itu larut dalarn air, ia dapat dilemahkan oleh zat azam atau bahan-bahan alkali.
Kekurangan vitamin C menyebabkan penyakit kulit, gusi luka-luka dan berdarah, sendi-sendi sakit dan membengkak, dan cenderung pendarahan. Rata-rata kebutuhan setiap hari bagi bayi-bayi adalah 300unit dan bagi orang dewasa 1000 unit.
Sumber-sumber utamanya adalah sebagai berikut :
Setiap satu ons Unit
sari buah jeruk mengandung kira-kira 250
jeruk limun mengandung kira-kira 250
sari buah anggur mengandung kira-kira 200
kubis mentah mengandung kira-kira 150
sari buah tomat mengandung kira-kira 100
sari buah arbei (straw berry) mengandung kira-kira 100
cranberry (sejenis straw berry) mengandung kira-kira 80
sari buah nenas mengandung kira-kira 40
Sumber-sumber vitamin C lainnya adalah :
buah apel andewi
asparagus yang segar sayur-sayuran hijau
apokat kangkung
pisang daun slada
kacang ijo bawang merah
bit hijau buah persik
blum kol hijau kacang ijo
kubis brussel lada hijau
cantaloupe kentang
blumkol bayam
ketimun lobak cina
dendelion hijau
Vitamin D ialah vitamin anti-rachitis (anti kerapuhan), dan sumber utamanya ialah sinar matahari. Kekurangan vitamin ini menimbulkan penyakit rakhitis, keterlambatan pertumbuhan gigi, kaki bengkok, perut menonjol ke luar, dan lemah. Rata-rata kebutuhan setiap hari bagi bayi ialah 500 sampai 1000 unit, dan bagi orang dewasa dari 500 sampai 600 unit.
Disamping terdapat pada sinar matahari vitamin ini ditemukan terutama di dalam :
Lima tetes viosterol di dalam minyak mengandung kira-kira 800 unit.
Satu ons kuning telur mengandung kira-kira 50 – 100 unit.
Satu ons mentega mengandung kira-kira 25 unit.
Vitamin ini digunakan untuk menghindari kerapuhan tulang (rickets) dan penyakit-penyakit tulang lainnya, seperti halnya yang lunak (osteomalacia) dan tidak sambung sesudah sesuatu keretakan, kekejangan anak-anak, dan penyakit arthritis.
Para ilmuwan dan para specialis anak, demikian pula para ahli kesehatan di seluruh dunia, menegaskan bahwa setiap bayi dan setiap anak yang bertumbuh harus dihadapkan kepada cahaya matahari yang langsung, sedapat mungkin pada setiap hari. Namun karena anak-anak tidak mungkin selalu dapat memperoleh cukup cahaya matahari di beberapa tempat di Amerika Serikat selama beberapa bulan dalam setahun, maka mereka dapat membutuhkan viostero atau persediaan-persediaan vitamin “D” dari bulan September sampai bulan Juni, dan seterusnya pada semua hari-hari lainnya apabila mereka tidak memperoleh siraman sinar matahari yang langsung atas sebagian besar tubuh mereka secara terbuka.
Catatan-catatan kesehatan menunjukan, bahwa angka bayi-bayi yang sakit dan bayi-bayi yang mati mulai meningkat pada permulaan musim dingin, yaitu karena pilek, bronchitis, pneumonia, dan influensa. lni dapat disebabkan karena kekurangan cahaya matahari atau vitamin D.
Vitamin E ialah vitamin anti-sterillitas. Vitamin ini larut di dalam minyak, dan tidak terpengaruh oleh pemanasan atau pemasakan. Kekurangan vitamin ini akan menimbulkan keguguran yang biasa dan ketidak-suburan.
Suatu menu makanan biasa menyediakan semua vitamin E yang dibutuhkan tetapi dalam hal keguguran yang biasa dan berulang kali, maka suatu tarnbahan persediaan vitamin E mungkin diperlukan sekali, sekalipun rata-rata kebutuhan tidak diketahui.
Sumber-sumber Vitamin E yang terbaik ialah :
minyak biji kapas
minyak benih gandum
minyak benih beras
biji gandum utuh
sayur-sayuran berdaun
Sumber-sumber vitamin E lainnya :
Susu kuning telur
minyak-minyak sayuran jagung
semacarn gandum (oats) ercis
Vitamin K, vitamin pembekuan, membentuk prothrombin, yang penting bagi proses pembekuan darah. Rata-rata kebutuhan setiap hari tidak diketahui.
Vitamin ini ditemukan di dalam :
bayam dan sayur-sayuran berdaun lainnya
alfalfa
daun kool
tomat
minyak kedelai
gandum
Vitamin ini mencegah pendarahan pada bayi-bayi yang baru lahir dan dalam hal penyakit kuning dan penyakit-penyakit lainnya dari hati (liver) dan usus (intestines), sekalipun ia tidak ditemukan bermanfaat pada hemophilia (gangguan karena perdarahan) dan menorrhagia (menstruasi yang berlebihan).
Bahan-bahan sejenis vitamin lainnya yang telah diselidiki sebagian dan telah digambarkan meliputi yang berikut ini :
Vitamin K dari sari air rumput biru, yang tampaknya menimbulkan pertumbuhan yang lebih cepat.
Vitamin P, arau citrin, adalah berguna pada sejenis penyakit kulit (purpura) dan beberapa bentuk pendarahan, dan diperoleh dari kulit jeruk.
Vitamin F, dari asam lemak, tampaknya memajukan pertumbuhan.
Makanan-Makanan Asam dan Alkali
Jika jaringan-jaringan dan cairan-cairan tubuh menjadi kurang bersifat alkali, maka sejumlah makanan-makanan alkali yang lebih besar diperlukan.
Sungguhpun buah cranberry, buah prem, dan buah plum menghasilkan suatu debu alkali, sekaliannya itu meningkatkan keasaman air seni. Sebaliknya, sekalipun lemon dan jeruk adalah asam, pencernaan merubah semuanya itu menjadi alkali dan gantinya menjadi pembentuk asam, mereka akan menjadi pembentuk alkali.
Makanan-Makanan Pembentuk Alkali
alfalfa, bubuk alfalfa tablets
alfalfa mint tea (the) buah amandel
mentega amandel bubuk seledri
buah apel buah cherri
buah aprikot atau abrikos sari buah cherri
buah aprikot kering (sundried) chicory (tanaman yang
akarnya dibakar sebagai
penganti kopi)
artichokes (semacam tumbuhan berbagai pengganti kopi
yang bunganya dimakan sebagai kelapa
sayur)
apokat bubuk santan kelapa
pisang matang dari pohon berbagai hasil dari kelapa
pisang yang dikeringkan cranberries
(semacam berry)
buncis atau kacang merah ketimun
kacang panjang buah anggur yang
dikeringkan
kacang (wax beans) kismis
kacang (kidney bean sekacang dandelions (sejenis
yang berbentuk ginjal) yang bunganya kuning)
bit kurma kering (sundried)
sari buah bit terong
daun-daun bit andewi
buah arbei (blackberries) buah ara
sari buah arbei (blackberry juice) buah ara, Smyrna
blueberries buah ara kering (sundried)
sari buah blueberries bawang putih
blumkol hijau (broccoli) sari buah bawang putih
sop kalium bubuk bawang putih
sop sayuran susu kambing
oyster plant (tanaman tiram) hasil-hasil dari susu
kambing
daun sop anggur
air sari daun sop juice anggur
daun sop bubuk juice buah anggur
parsnips (semacam wortel) madu, mumi segala jenis
buah persik
buah persik kering (sundried) air sari buah (fruit juices)
buah peer air sari sayur-sayuran
buah peer kering (sundried) buah kesemak
nenas, air sari buab nenas Buah plum
ubi manis (petatas) ubi manis yang putih
buttermilk (susu kental) buah prune yang dikeringkan
labu
kol merah, kol putih tanaman bit
wortel mentah kismis yang dikeringkan
wortel concentrates buah prambos
air sari wortel
beras (rice polishings)
bunga kol buah semacam
bawang perai kelembak (rhubarb)
lemons kacang kedelai
air sari lemon bubuk susu kedelai
daun salada (lettuce)
buah limau minyak kedelai
air sari buah limau semua hasil dari kedelai
loganberries bayam
juice loganberries air sari bayam
susu bayam bubuk
muskmelon (sejenis semangka) taoge
okra (semacam kacang-kacangan) squash (sejenis labu atau
bubuk okra gambas)
buah zaitun, masak strawberry
minyak zaitun sari buah strawberry
bawang daun strawberry
sari buah bawang pengganti teh
bubuk bawang watercress (daun seledri)
jeruk, pohon, hanya yang masak bubuk daun seledri
air jeruk semangka
buah peer segar
bit Swiss benih gandum
merica yang manis
daun pepermen (sejenis tanaman)
tomat
sari buah tomat
lobak cina
pucuk lobak cina
sari daun sayur-sayuran
Makanan-makanan Pembentuk Asam
barley (sejenis gandum pembuat bir, atau gerst)
buncis putih
biji jambu monyet
biji-bijian, padi-padian
chestnuts (buah kastanye, sejenis kacang)
jagung
makanan dari jagung
tepung jagung
keju (cottage cheese)
gabing atau biskit yang tidak manis
yang terbaik dari gandum
telur
tepunggandum hitam
tepung gandum (whole wheat flour)
gandum (wheat)
tepung gluten
grapenuts
miju-miju
macaroni
maizena
roti
gula-gula atau manisan
semacam padi-padian atau gandum hitam
makanan gandum
kacang tanah
mentega kacang tanah
kemiri
kacang ijo (kering)
beras merah
beras tumbuk
beras liar (wild rice)
acar atau asinan
air sari asinan
spaghetti
gula merah
gula putih
slrop
tepung tapioka
kenari
zweiback
269 total, 2 views today


