<< Go Back
AMARAN SEKARANG
Jilid II No. 7
SAAT DARI MASA
KESUSAHAN ITU DAN UPAH
DARI IMAN SESEORANG
DALAM ALLAH
Naskah untuk Berdoa
SUPAYA MENGAJARKAN HANYA KEBENARAN-
KEBENARAN YANG PASTI
Saya akan membacakan dari buku Christ’s Object Lessons, halaman 43, paragraf yang pertama:
“Tetapi guru dari kebenaran yang suci itu hanya dapat memberikan apa yang ia sendiri mengetahui meIalui pengalamannya. ‘Penabur itu menabur benihnya.’ Kristus mengajarkan kebenaran, sebab Ialah kebenaran itu. …… Demikian pula dengan hamba-hambanya. Barangsiapa yang hendak mengajarkan firman itu supaya hendaknya memiliki sendiri firman itu dalam pengalaman pribadinya……. Dalam mengemukakan firman Allah kepada orang lain mereka supaya tidak mengemukakannya sebagai sesuatu yang dikira-kira begitu atau sesuatu yang barangkali begini. Mereka hendaknya menyatakan seperti halnya rasul Petrus: ‘Kami tidak mengikuti secara licik berbagai dongeng yang memperdaya apabila kami membukakan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita Jesus Kristus, meIainkan kamilah sebagai saksi-saksi mata dari kebesaran-Nya itu.’ Setiap pendeta Kristus dan setiap guru harus mampu untuk mengatakan seperti Yahya yang kekasih itu: ‘Kehidupan teIah dinyatakan, dan kami teIah menyaksikannya, dan menjadi saksi, dan kami menunjukkan kepadamu kehidupan kekal itu yang pernah bersama dengan Bapa, dan sekarang dinyatakan kepada kita.”
Bagaimanakah seharusnya hamba-hamba Allah mengajarkan Kebenaran? Mereka harus mengajarkan Kebenaran yang pasti, bukan oleh kira-kira begitu atau begini, atau barangkali begitu atau begini, melainkan oleh segala yang pasti. Jika mereka tidak membicarakan Kebenaran yang pasti, lalu kebaikan apakah yang dapat dihasilkan? Rasul itu tidak menghotbahkan kebangkitan Kristus dan kenaikanNya sebagai suatu teori, melainkan sebagai suatu Kebenaran yang pasti. Jika tindakan mengajar kita berisikan hanya perkiraan-perkiraan dan berbagai barangkali dan kemungkinan, maka kita akan hanya membuang-buang waktu, tenaga, serta waktu dari mereka yang mendengarkan kita. Itu tidak akan membawa manfaat bagi siapapun, bahkan mengganggu semua orang. Kita supaya sekarang berdoa memohonkan kemampuan untuk mengajarkan hanya kebenaran-kebenaran yang pasti, hanya apa yang telah kita ketahui melalui pengalaman dan kuasa.
233 total, 1 views today


