<< Go Back
KEBENARAN KITA IALAH
PINTU GERBANG MENUJU
KE SIDANG
Naskah untuk Berdoa
BERBAGAI HIBURAN MENDATANGKAN
KEBANJIRAN BERBAGAI GODAAN
Bacaan kita pada hari ini dimulai pada halaman 54 dari buku Christ’s Object Lessons.
“Bahkan sidang pun yang seharusnya menjadi tonggak dan lantai dari kebenaran didapati sedang memajukan cinta kepada keplesiran yang bersifat mementingkan diri. Apabila uang harus dikumpulkan untuk maksud-maksud ibadah, maka untuk tujuan apakah banyak gereja merencanakan penggunaannya? – Untuk pengadaan bazaar-bazaar, untuk makan-makan bersama, untuk berbagai pertunjukan, bahkan untuk melaksanakan lotere-lotere (undian-undian), dan berbagai rencana sejenisnya. Seringkali tempat yang telah diasingkan bagi perbaktian kepada Allah telah dinajiskan dengan cara mengadakan pesta dan minum-minum, melakukan pembelian-pembelian dan penjualan-penjualan dan melaksanakan acara senang-senang …… Mengejar keplesiran dan kesenangan umumnya terdapat di kota-kota besar. Banyak orangtua yang memilih tinggal di kota bagi kepentingan anaknya mengira demi untuk memberikan kepada mereka manfaat yang lebih besar, ternyata telah menemui kekecewaan, sehingga sudah sangat terlambat untuk merubah kekeliruan mereka yang besar itu. Kota-kota pada zaman ini cepat sekali menjadi seperti Sodom dan Gommorah …… Orang-orang muda hanyut dibawa oleh arus kepopulerannya. Orang-orang yang belajar mencintai hiburan demi untuk kepentingan hiburan itu sendiri, membuka pintu bagi datangnya kebanjiran berbagai godaan……. Mereka dibawa dari bentuk pemborosan yang satu kepada bentuk pemborosan lainnya, sampai akhirnya mereka kehilangan baik cita-cita maupun kemampuan bagi suatu hidup yang berguna.”
Marilah kita berdoa sekarang baik bagi para orangtua maupun bagi anak-anak, bagi Sidang itu sendiri dalam keadaan surutnya yang terendah sementara ia memajukan keduniawian dengan cara-caranya mengumpulkan uang; rumah Allah dicemarkan, dan kota-kota menjadi bagaikan Sodom dan Gommorah. Marilah kita berdoa agar kiranya kita sebagai orangtua dan sebagai pengawal-pengawal akan selalu dekat kepada Majikan dan selalu berusaha mencarikan bantuan Ilahi dalam menghantarkan anak-anak menurut petunjuk-petunjuk Allah, karena keselamatan mereka yang utama sedang terancam.
229 total, 1 views today


