Renungan Doa Pembukaan
<< Go Back


Renungan Doa Pembukaan

 

 

Saya akan membacakan dari buku The Mount of Blessing, halaman 147, paragraf 1 sampai 3. Paragraf-paragraf ini adalah berlandaskan firman, “Carilah olehmu dahulu akan Kerajaan Allah itu.”

Mount of Blessing, hal. 147:

“Orang-orang yang mendengarkan kata-kata firman dari Kristus masih lagi mengharapkan dengan sungguh-sungguh beberapa pemberitahuan dari hal kerajaan dunia. Sementara Jesus membukakan kepada mereka perbendaharaan-perbendaharaan sorga, maka masalah yang amat dipikirkan di dalam ingatan banyak orang adalah : Bagaimana suatu hubungan dengan Dia dapat meningkatkan harapan-harapan masa depan kita di dunia ini? Jesus menunjukkan, bahwa oleh memikirkan perkara-perkara dunia ini dengan penuh perhatian, maka mereka adalah bagaikan bangsa-bangsa kapir di sekelilingnya yang hidup bagaikan tanpa Allah, yaitu Dia yang mengawasi dengan kasih sayang atas segala mahklukNya.

” ………. Bapa samawimu mengerti, bahwa engkau memerlukan segala perkara ini. Tetapi carilah dahulu olehmu kerajaan Allah berikut KebenaranNya, maka semua perkara ini akan dipertambahkan kepadamu.” ………. Bukakanlah hatimu untuk menerima kerajaan ini, dan jadikanlah pelayanannya kepentinganmu yang tertinggi. Walaupun itu adalah kerajaan kerohanian, janganlah takut bahwa segala kebutuhanmu untuk hidup ini akan dilalaikan. Jika engkau berserah diri kepada pelayanan Allah, maka Ia yang memiliki segala kuasa di sorga dan di bumi akan memenuhi segala kebutuhanmu.

“Jesus tidak akan melepaskan kita daripada usaha yang diperlukan, maka Ia mengajarkan, agar kita supaya membuat Dia menjadi yang terutama dan yang terakhir dan yang terbaik di dalam segala perkara. Kita supaya tidak mengikat diri dengan kegiatan-kegiatan, atau mengikuti arus, atau mencari keplesiran yang dapat menghalangi pekerjaan dari pembenaranNya itu di dalam tabiat dan kehidupan kita. Apapun kita lakukan supaya dilakukan dengan sepenuh hati seolah-olah semuanya itu kepada Allah.”

Marilah kita berlutut dan berdoa agar kiranya kita boleh membuat kemajuan kerajaan itu menjadi kepentingan kita yang tertinggi; agar tidak kita membiarkan sesuatu arus mengganggu pelayanan kita yang sepenuh hati kepada Tuhan; dan supaya kita yakin dengan sepenuh hati, bahwa Tuhan akan memenuhi segala kebutuhan kita. Hanya dengan begitulah kita tidak akan nanti takut menghadapi hari depan.

 

 223 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart