Bahan Untuk Renungan Doa
<< Go Back


 

 BAHAN UNTUK RENUNGAN

DAN DOA

 

 
 

Saya akan membacakan dari buku “The Mount of Blessing,” dimulai dengan paragraf yang pertama pada halaman 170. Halaman ini adalah berlandaskan kata-kata firman, “Janganlah membawa kami ke dalam cobaan, melainkan lepaskanlah kami dari si Jahat itu.” — R.V.

Mount of Blessing, halaman 170:
“Pencobaan adalah bujukan untuk berdosa, dan ini tidak datang dari Allah, melainkan dari Setan, dan dari kejahatan pikiran-pikiran kita sendiri. ‘Allah tak dapat dicobai dengan kejahatan, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.'”

“Setan berusaha untuk membawa masuk kita ke dalam pencobaan, supaya tabiat-tabiat kita yang jahat dapat dibukakan kehadapan manusia dan malaikat-malaikat, supaya ia dapat menuntut kita sebagai miliknya …….. Musuh membawa kita ke dalam dosa, dan kemudian ia menuduh kita di hadapan seluruh langit semesta sebagai tak pantas memperoleh kasih Allah …..”

Setiap pencobaan dilawan, setiap ujian dipikul dengan berani, memberikan kepada kita suatu pengalaman baru dalam pembangunan tabiat. Jiwa yang melawan pencobaan oleh perantaraan kuasa Ilahi menunjukkan kepada dunia dan kepada alam semesta kesempurnaan kemurahan Kristus.

Di sini terlihat, bahwa Setan adalah penggoda terbesar terhadap jiwa-jiwa kita, sehingga ia tak henti-hentinya berusaha untuk membuat kita jatuh. Namun ia tak dapat berbuat apa-apa melawan kita jika hati kita benar dengan Allah, dan jika kita tinggal di dalam lingkungan pagar yang Ia telah perdirikan mengelilingi kita. Setan hanya dapat berhasil, jika kita sendiri yang memungkinkannya. Jika kita dengan rela menyerah untuk berdosa, maka demikianlah kita menyerah kepada Setan dengan suka rela. Janganlah kita lupa, bahwa tak seorangpun dapat terus berjalan mengikuti jalannya sendiri dan pada waktu yang sama berdoakan doa Tuhan itu tanpa membuat dirinya sendiri menjadi pembohong. Tetapi orang-orang yang dengan sepenuh hati mengambil Tuhan oleh firman-Nya dan membiarkan Dia mengendalikan langkah-langkah mereka, mereka tidak akan pernah keliru. Hendaklah kita berdoa untuk termasuk di antara kelas orang-orang yang terakhir ini.

 

*****

 215 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart