Renungan Doa
<< Go Back


AMARAN SEKARANG

JILID 1 No. 22

 

YAHUDI-YAHUDI YANG DIBENCI
SEKARANG BUKANLAH
YAHUDI- YAHUDI
YANG DIKAGUMI BESOK

RENUNGAN DOA

 

Saya akan membacakan dari buku The Mount of Blessing, halaman 177. Kita sekarang memulai dengan sebuah pasal baru yang berjudul, “Janganlah mengadili melainkan melaksanakan.” Ini berlandaskan pada kata-kata firman yang mengatakan, “Janganlah menghukum supaya kamupun tidak dihukum.”

Mount of Blessing, p. 177:
“Usaha untuk memperoleh keselamatan oleh jerih payah diri sendiri, tak dapat tiada membawa orang kepada menumpukkan semua larangan ciptaan manusia sebagai suatu garis batas melawan dosa. Karena, melihat bahwa mereka gagal untuk mematuhi hukum, maka mereka akan menciptakan berbagai peraturan dan tatacaranya sendiri untuk memaksakan diri mereka sendiri untuk menurut. Semua ini mengalihkan pikiran dari Allah kepada diri sendiri. Cinta-Nya lenyap dari dalam hati, dan bersamaan dengan itu binasalah cinta terhadap sesama manusianya . . . . Suasana mementingkan diri dan cara kritikan yang sempit menggagalkan perasaan-perasaan mulia dan pemurah, dan membuat orang menjadi hakim-hakim yang mementingkan diri sendiri dan menjadi orang-orang yang gemar memata-matai masalah-masalah orang lain.

“Janganlah mengadili barang sesuatu sebelum masanya, sebelum Tuhan datang, apabila Ia akan membukakan segala perkara gelap yang tersembunyi dan akan menyingkapkan segala rencana hati. ‘Kita tak dapat membaca hati manusia. Diri kita sendiri bersalah, maka kita tak patut duduk dalam pengadilan terhadap orang-orang lain. Manusia-manusia yang serba terbatas dapat mengadili hanya melalui penglihatan terhadap yang lahiriah. Hanya Dia saja yang mengetahui segala sumber rahasia dari pada perbuatan, dan yang berlaku lemah lembut dan kasih sayang, yang diijinkan untuk menentukan perkara dari setiap jiwa . . . . . ‘ “

Betapa indahnya bacaan ini sebagai pelajaran bagi semua orang Kristen, dan terutama bagi kita sendiri. Maka sekarang marilah kita berdoa kiranya Allah menolong kita supaya kita tidak mengadili orang lain; supaya kita tidak mencari-cari salah, supaya kita tidak membesar-besarkan masalah-masalah kecil, dan supaya kita tidak mengkritik-kritik saja; lalu menunjukkan diri kita sebagai teladan. Marilah kita berdoa agar supaya kita boleh mengetahui, bahwa Allah telah memanggil kita untuk mengajarkan Kebenaran, bukan untuk memaksakan orang kepada Kebenaran. Juga tidak untuk mengusir orang dari Kebenaran. Allah telah meminta setiap orang untuk menjadi pengawal terhadap hanya perbuatan-perbuatannya sendiri. Jika kita melaksanakan ini, maka tangan-tangan kita akan penuh, tak ada lagi ruangan untuk selebihnya. Satu-satunya pengawal terhadap umat-Nya adalah nabi-nabi-Nya yang Allah pernah tempatkan di bawah pengawasan-Nya sendiri.

 

*****

 

 220 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart