<< Go Back
AMARAN SEKARANG
JILID 1 No. 26
SUATU KEGEMPARAN DI SELURUH DUNIA DAN HASILNYA
Renungan Doa Pembukaan
Saya akan membaca dari buku The Mount of Blessing, dimulai pada halaman 183, paragraf yang terakhir.
Mount of Blessing, p. 183 :
“Jika Kristus berada di dalam kamu “harapan kemuliaan itu”, maka kamu tidak akan memiliki sifat suka memperhatikan orang lain, untuk membukakan kesalahan-kesalahan mereka kepada umum. Gantinya mencari untuk menuduh dan menghukum, ia itu dapat merupakan objekmu untuk menolong, untuk memberkati, dan untuk menyelamatkan. Dalam berurusan dengan orang-orang yang berada dalam kesalahan, maka anda dapat memperhatikan nasehat yang berbunyi, ‘Perhatikanlah dirimu sendiri, supaya tidak kamu juga kena cobaan.’ Anda dapat terus ingat seberapa kali anda telah bersalah, dan bagaimana sulitnya untuk menemukan jalan yang benar apabila anda pernah sekali meninggalkannya. Anda tidak akan mendorong saudaramu ke dalam kegelapan yang lebih besar, melainkan dengan hati yang penuh kasihan akan menceritakan kepadanya dari hal bahayanya.
“Barangsiapa yang memandang selalu kepada salib Golgota itu, sambil mengenangkan, bahwa dosa-dosanya telah menempatkan Juruselamat di sana, tidak akan pernah mencoba untuk mengukur tingkat kesalahannya dengan diperbandingkan kepada kesalahan orang lain. Ia tidak akan memanjat untuk duduk pada kursi pengadilan untuk membawa tuduhan melawan orang lain. Tak mungkin terdapat roh suka mengeritik atau roh meninggikan diri pada pihak orang-orang yang berjalan di bawah bayangan salib Golgota”.
Dari sini kita saksikan, bahwa keperluan kita ialah berdoa memohon Kristus untuk tinggal di dalam kita, sehingga gantinya melihat-Iihat kesempatan untuk menuduh atau menghukum orang lain dan membukakan kesalahan mereka kepada umum, kita akan mencari setiap kesempatan untuk membantu mereka, untuk memberkahi mereka, untuk menyelamatkan mereka. Kita hendaknya berdoa bagi suatu keinsyafan yang mendalam terhadap dosa kita sendiri; berdoa agar roh suka mengeritik dan roh meninggikan diri dapat lenyap untuk selama-Iamanya dari pada kita. Kemudian kita tidak akan merasa bebas untuk menaiki kursi pengadilan dan menuduh siapapun.
202 total, 1 views today


