Renungan Doa Pembukaan
<< Go Back


AMARAN SEKARANG

JILID 1 No. 30

 

TUJUH ORANG WANITA
BERPEGANG PADA
SEORANG LAKI-LAKI

 

RENUNGAN DOA PEMBUKAAN

 

Saya akan membacakan dua paragraf dari halaman 188 dari buku The Mount of Blessings. Paragraf yang pertama menjelaskan ucapan, “Carilah, maka kamu akan mendapat”, paragraf yang kedua menjelaskan kata-kata, “Ketoklah, maka ia itu akan dibukakan kepadamu”.

‘Carilah.’ Merindukan bukan saja terhadap berkat-Nya, melainkan juga terhadap diriNya. ‘Perkenalkanlah sekarang dirimu kepada-Nya, dan tenanglah’. Carilah, maka engkau akan mendapat. Allah sedang mencari akan dikau, maka kerinduan utama yang kau rasakan untuk datang kepada-Nya itu, tak lain adalah penarikan dari Roh-Nya sendiri. Pasrahkanlah dirimu kepada penarikan itu. Kristus sedang menghimbau demi untuk kepentingan orang-orang yang kena cobaan, untuk kepentingan orang-orang yang bersalah, dan mereka yang kurang percaya. Ia sedang berusaha untuk mengangkat mereka menjadi sahabat-Nya. “Jika anda mencari Dia, maka anda akan menemui-Nya”.

“‘Ketoklah’. Kita datang kepada Allah oleh suatu undangan istimewa, maka Ia menunggu untuk menyambut kita untuk masuk ke dalam ruangan pertemuan-Nya. Murid-murid yang pertama yang mengikuti Yesus dahulu tidak puas karena percakapan mereka dengan-Nya di jalan secara terburu-buru; mereka mengatakan, “Ya Rabi, di manakah Anda tinggal? ……… Mereka datang dan melihat di mana Ia tinggal, lalu mereka tinggal bersama-Nya pada hari itu’. Demikian pula kita dapat diterima berhubungan dan menjadi akrab dengan Dia. ‘Dia yang berdiam di tempat rahasia Yang Maha Tinggi itu akan tetap tinggal di bawah bayangan lindungan Yang Maha Kuasa’. Hendaklah semua orang yang merindukan berkat Allah, mengetok dan menunggu pada pintu kemurahan dengan keyakinan teguh, sambil berkata, Karena Engkau, Ya Tuhan, telah berjanji, bahwa setiap orang yang meminta akan mendapat, dan barangsiapa yang mencari akan menemukan, dan bagi dia yang mengetok itu akan dibukakan”.

Bukan saja, bahwa kita diundang untuk mencari Tuhan, tetapi juga kita diberi jaminan, bahwa usaha pencaharian kita tidak akan sia-sia. Kerinduan utama kita untuk datang kepada-Nya adalah dorongan dari Roh-Nya sendiri. Terhadap dorongan penarikan ini kita patut berserah diri.

Marilah sekarang kita berdoa bagi keragu-raguan iman kita terhadap janji-Nya agar supaya jika kita mencari, maka kita akan mendapat; jika kita mengetok, maka ia itu akan dibukakan kepada kita.

 

*****

 

 223 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart