Naskah Untuk Berdoa
<< Go Back


AMARAN SEKARANG

JILID 1 No. 31

 

POHON KELUARGA
YANG TUA ITU

 

NASKAH UNTUK BERDOA

 

Saya akan membacakan dari buku “The Mount of Blessing,” dimulai pada halaman 188, paragraf yang terakhir.

Mount of Blessing, p. 188:
“Jesus … merindukan dengan sangat agar orang banyak itu dapat menyukai kemurahan dan kasih sayang Allah. Sebagai gambaran dari kebutuhan mereka itu dan dari kerelaan Allah untuk mengaruniakan kepada mereka, Ia mengemukakan ke hadapan mereka seseorang anak yang lapar yang sedang meminta roti kepada orangtuanya di bumi ini. Kata-Nya, “manusia yang bagaimanakah di antara kamu, yang apabila anaknya meminta roti, ia akan memberikan batu kepadanya?” Ia menghimbau perasaan kasih sayang alamiah orang tua terhadap anaknya, lalu mengatakan, “Jika kamu yang jahat pun masih mengerti bagaimana memberikan pemberian-pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi kelak Bapamu yang di dalam sorga akan mengaruniakan lebih lagi kepada mereka yang memohon kepada-Nya, bukan?” Tak ada orang yang memiliki hati seorang bapa akan memalingkan diri dari anaknya yang lapar yang sedang meminta roti kepadanya. Mungkinkah mereka berpikir, bahwa ia akan mampu mempermainkan anaknya dengan cara memberikan harapan-harapan yang hanya untuk mengecewakannya? … Maka patutkah seseorang mempermalukan Allah oleh menyangka, bahwa Ia tidak akan menjawab semua permohonan anak-anak-Nya?

“… Roh Suci, sebagai wakil dari diri-Nya sendiri, adalah karunia yang terbesar dari segala macam pemberian. Semua ‘perkara yang baik’ adalah terkandung di dalam-Nya. Khalik sendiri tak dapat memberikan kepada kita yang lebih besar maupun yang lebih baik …”

Jika kita tidak percaya terhadap apa yang Allah katakan kepada kita, jika kita tidak yakin terhadap apa yang Ia katakan mengenai diri-Nya, maka kita mempermalukan Dia. Ia sangat merindukan untuk mengaruniakan kepada kita pemberian-pemberian, namun hanya jika kita menghendakinya. Ia khususnya ingin mengaruniakan kepada kita pemberian yang terbesar itu – karunia Roh Suci. Dengan sendirinya, bahwa dengan karunia ini semua pemberian lainnya sudah juga dikaruniakan. Karunia inilah yang dipinta oleh Solaiman, maka, dengannyalah ia telah memperoleh semua karunia lainnya dengan limpah. Marilah kita juga berdoa untuk karunia yang besar ini. Justru inilah yang Allah hendak mengaruniakan kepada kita jika kita mau hanya dengan sepenuh hati dan sejujurnya berjanji – untuk menggunakan karunia itu secara positif sesuai yang dikehendaki-Nya dari pada kita untuk menggunakannya.

*****

 

 223 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart