Naskah untuk berdoa
<< Go Back


AMARAN SEKARANG
Jilid 1 No. 51

 

ADAKAH AGAMA ITU SESUATU YANG HIDUP DAN BERTUMBUH, ATAUKAH IA ITU SESUATU YANG MATI DAN MENYUSUT?

 

NASKAH UNTUK BERDOA

 

Saya akan membaca dari buku Christ’s Object Lessons dimulai pada halaman 18 :

“Kristus berusaha untuk menyingkirkan apa yang menggelapkan kebenaran ….. Kata-kata firman-Nya menempatkan ajaran-ajaran dari alam sama seperti ajaran-ajaran dari Alkitab dalam suatu pandangan yang baru, dan membuat semuanya itu menjadi sebuah ungkapan yang baru …. Ia memberikan pelajaran: ‘Perhatikanlah bunga-bunga bakung di padang, bagaimana mereka itu bertumbuh (dalam kesederhanaan keindahan alamiah); mereka tidak bekerja, mereka juga tidak menganyam, namun sunguh-sungguh Aku mengatakan kepadamu, bahwa walaupun Solaiman di dalam semua kemuliaannya ia tidak diatur rapih seperti salah satu dari pada semuanya ini.’ Kemudian menyusul jaminan yang manis dan pelajaran yang penting: ‘Olehnya itu jika Allah sedemikian itu menghiasi : segala rumput di padang yang pada hari ini ada, dan besok dicampakkan ke dalam dapur api, tidakkah Ia akan lebih lagi menghiasi kamu, hai orang yang kurang percaya?’ Dalam hotbah di atas gunung kata-kata ini …. telah diucapkan kepada rombongan orang banyak itu, di dalamnya terdapat orang-orang lelaki dan perempuan yang penuh dengan keraguan dan berbagai kekacauan, dan penuh dengan kekecewaan dan kesusahan yang mendalam. Yesus selanjutnya mengatakan: ‘Oleh sebab itu janganlah merisaukan dari hal apa yang akan kita makan, atau, apa yang akan kita minum atau apa yang akan kita pakai (karena semua perkara inilah yang dikejar oleh orang-orang Kapir); karena Bapa samawimu mengetahui, bahwa kamu memerlukan segala perkara ini.’ . . .

Kita sekarang akan berdoa agar sebagai hamba-hamba Kristus kita berusaha dengan sekuat tenaga menyingkirkan apa yang menggelapkan Kebenaran bagi zaman ini; agar supaya kita menemukan terang melalui alam dan Alkitab; agar kita menyadari, bahwa Tuhan lebih melindungi kita dari pada Ia melindungi segala bunga bakung, agar kita berusaha belajar menaruh harap kepada-Nya dan melaksanakan permintaan-Nya, dan tidak lagi seperti halnya orang-orang Kapir merasa ragu-ragu dari hal perkara-perkara dunia ini; supaya kita mengetahui Ia akan memperhatikan sampai kita memperoleh semua kebutuhan kita jika usaha kita yang terutama adalah memajukan Kerajaan-Nya.

*******

 213 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart