<< Go Back
AMARAN SEKARANG
JILID 1 No. 52
LIMA ORANG MEMBUNUH SESUDAH SEORANG
MEMBUBUH TANDA
Naskah Untuk Berdoa
MEMBAWAKAN KEBENARAN-KEBENARAN BARU
Saya akan membaca dari buku Christ’s Object Lessons, halaman dua puluh, dimulai dengan paragraf yang Kedua.
“Dalam bagian permulaan pelayanan-Nya Kristus telah berbicara kepada orang banyak itu dalam kata-kata yang cukup jelas sehingga semua pendengar-Nya dapat menangkap semua kebenaran yang akan membuat mereka bijaksana sampai kepada keselamatan. Namun dalam banyak hati kebenaran itu tidak berakar, maka ia itu dengan cepat sekali telah tercabut keluar. ‘Oleh sebab itu Aku berbicara kepada mereka itu dengan menggunakan perumpamaan-perumpamaan.’ Demikian kata-Nya; ‘sebab mereka itu melihat tetapi tidak tampak, dan mereka memasang telinga tetapi tidak mendengar, juga tidak mereka itu mengerti . . . . Yesus ingin membangkitkan pertanyaan. Ia berusaha membangunkan orang-orang yang Ialai, dan menanamkan kesan kebenaran ke dalam hati …..”
Di masa Kristus yang lalu adalah sama sukarnya membawakan kebenaran-kebenaran baru kepada orang banyak sama seperti pada waktu ini. Yesus telah menggunakan berbagai usaha yang mungkin untuk menarik perhatian orang banyak itu kepada Kebenaran sekarang dari masa-Nya itu, tetapi anda ketahui betapa sedikit hasil yang dicapai-Nya — hanya sedikit dari orang-orang kebanyakan. Mereka yang terkenal orang-orang terpelajar pada waktu itu menolak Dia dengan gigih, Ialu menghabiskan waktu dan uang mereka untuk menuduh-Nya secara palsu dari perkara yang satu kepada perkara yang lainnya. Dalam jenis dunia di mana kita hidup sekarang ini kita tak dapat mengharapkan, bahwa orang banyak akan berbeda sekarang dari pada keadaan mereka itu di masa-Nya dahulu. Oleh sebab itu marilah kita berdoa agar kita selalu berjaga, agar kita juga terus merasa tidak puas dengan semua perolehan kita dari hari ke hari, jika tidak, maka kita pun akan didapati kurang — kembali ke dalam faham Laodikea yang semula. Marilah kita berdoa agar supaya hati kita selalu tetap terbuka terhadap Kebenaran-Nya yang diungkapkan, dan supaya kita tidak pernah akan melepaskan perasaan lapar kita terhadap “makanan pada waktunya.'”
220 total, 1 views today


