Apakah itu “Dia”, ataukah kita harus menunggu yang lain ?
<< Go Back


APAKAH ITU “DIA”, ATAUKAH KITA
HARUS MENUNGGU YANG LAIN ?

 

 

Pertanyaan No. 113 :

“Dia yang menghancurkan berkeping-keping itu,” sesuai penglihatan saya sesudah membaca Traktat No. 14, “War News Forecast,” (Kabar-kabar perang meramalkan) adalah Hitler. Tetapi bagaimanakah mungkin demikian ini, padahal ia sekarang yang paling menderita karenanya, dan negara-negara perserikatanlah yang sedang memenangkan perang itu ?

Jawab :

Traktat itu tidak mengidentifikasikan orang yang “menghancurkan berkeping-keping itu” menurut namanya. Oleh sebab itu, setiap penyimpulan yang dapat diambil dari analisa seseorang terhadap isinya, hanya dapat merupakan kesimpulan dan sebab itu bersifat sementara.

Dari perkembangan-perkembangan yang ada sekarang di pentas perang Eropa, ia itu tampaknya seolah-olah Hitler yang hancur. Namun meskipun kelihatan demikian, nubuatan Nahum menurut analisa adalah cocok mengenai dia, sekalipun mungkin seseorang yang lain masih akan muncul untuk membawa ramalan itu mencapai kegenapannya. Dan jika selama peperangan ini nubuatan itu belum juga menemui seluruh kegenapannya, maka tak dapat tiada bahwa pemeteraian orang-orang suci itu masih belum lengkap, tugas pekabaran itu belum selesai, buah-buah pertama itu belum siap untuk berdiri bersama-sama dengan Anak Domba di atas Gunung Sion. Ini tampaknya merupakan satu-satunya halangan.

Sebab itu sekalipun kita masih belum melihat jalannya dalam mana nubuatan itu akan menggenapi dirinya sendiri, namun kepada kita telah diberitahu, bahwa pada masa “Assiria” jatuh, Tuhan akan membebaskan umat-Nya bukan saja dari orang-orang berdosa yang ada di tengah-tengah mereka, melainkan juga dari pemerintahan Kapir.

Sungguhpun demikian, orang Assiria itu akan “jatuh oleh pedang, bukan oleh seseorang yang perkasa; dan pedang itu bukan dari seseorang yang biasa, yang akan menelannya; tetapi ia akan lari dari pedang itu, dan orang-orang mudanya akan dipermalukan.” “Karena oleh suara Tuhan orang Assiria itu akan dipalu, yang memalu dengan sebuah tongkat.” Yesaya 31 : 8; 30 : 31.

Sebab itu, sementara Suara Nubuatan Yang Suci menyatakan: “Karena sekarang Aku hendak memecahkan rantai belenggunya (Assiria) dari pada kamu, dan Aku akan melepaskan semua ikatanmu,” Roh Nubuatan itu juga memerintahkan : “Tengoklah di atas gunung-gunung kaki orang yang membawakan kabar-kabar baik, yang memberitakan damai! ……… karena orang jahat tidak akan lagi berjalan melewatimu; ia akan ditumpas habis.” Nahum 1 : 13, 15.

Pembaca yang kekasih, sekaranglah “waktu yang baik” itu, untuk berdiri teguh bersama-sama dengan dia yang membawakan kabar-kabar baik itu! Jangan melalaikannya.

 

 218 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart