Bagaimanakah membuktikan bahwa pembantaian itu adalah yang sebenarnya ?
<< Go Back


BAGAIMANAKAH MEMBUKTIKAN BAHWA
PEMBANTAIAN ITU ADALAH YANG SEBENARNYA ?

 

Pertanyaan No. 134 :

Bagaimanakah dapat saya buktikan kepada seseorang Masehi Advent Hari Ketujuh bahwa pembantaian dari Yeheskiel 9 itu adalah pembantaian yang sebenarnya (bukan kiasan) ?

Jawab :

Pertama-tama, arahkanlah perhatiannya kepada kenyataan, bahwa Tuhan sendiri pada waktu itu berada di ambang pintu rumah di bumi sewaktu pembantaian terjadi di dalamnya. Pelajarilah dengan seksama buku Traktat No. 1, The Dardanelles of the Bible, yang membicarakan peristiwa itu sebagaimana terlihat oleh nabi itu, dan mantapkanlah hal ini berikut berbagai hal yang lainnya di dalam pikiran.

Kedua, perkenalkanlah dia kepada Testimonies, vol. 5, p. 211 yang mengatakan : “Di sinilah kita saksikan, bahwa sidang — kaabah Tuhan itu — adalah yang pertama-tama akan merasakan pukulan murka Allah.”

Kemudian adakanlah pendekatan masalah itu dari segi pandangan yang lain, tunjukkan kenyataan Roh Nubuat yang mengungkapkan bahwa sewaktu pekabaran Yeheskiel 9 itu diberitakan kepada sidang, sebagian orang akan membantah kegenapannya yang sebenarnya, sambil mengatakan : “Ia terlalu pemurah untuk menghukum umat-Nya.” — Sda, p. 211. Dan akhirnya tertulis ucapan yang menyedihkan : “Mereka telah mengambil pendirian bahwa kita tidak perlu mengharapkan mujizat-mujizat dan manifestasi nyata kuasa Allah seperti di zaman dahulu. Masa telah berubah.” — Sda., p. 211. Mengatakan bahwa pembantaian Yeheskiel 9 itu bukan yang sebenarnya, adalah sama dengan mengatakan : “Sidang tidak akan pernah merasakan pukulan Allah. Kita tidak perlu mengharapkan mujizat-mujizat dan manifestasi nyata kuasa Allah seperti di zaman dahulu.” Orang-orang yang mengatakan demikian ini, akan dipersalahkan karena menolak amaran yang jelas mengenai pembantaian yang sebenarnya, yang ajaib itu yang dilukiskan oleh Yeheskiel.

Ketiga, dari Yesaya 66 : 16, 19, 20 ditunjukkan bahwa pembantaian yang disebut pada ayat 16 itu akan benar-benar terjadi, sebab orang-orang yang luput akan benar-benar diutus kepada segala bangsa untuk memberitakan kemuliaan-Nya dan kemasyuran nama-Nya. Selanjutnya, bahwa pembantaian yang sebenarnya ini hanya terjadi di dalam sidang, adalah terlihat dari kenyataan bahwa orang-orang yang luput dari mereka itu adalah hamba-hamba Allah yang pada giliran berikutnya akan diutus-Nya kepada bangsa-bangsa Kapir. Sungguhpun demikian, sekiranya pembantaian itu bukan pembantaian yang sebenarnya, maka untuk maksud apakah hal itu kelak, dan daripada apakah akan mereka “meluputkan diri”? Yeheskiel menyaksikan mereka itu sebagai benar-benar dibantai (Yeheskiel 9 : 8).

 

 

 238 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart