<< Go Back
MEMBERI SUARA UNTUK ATAU
MENENTANG PENSIUN ?
Pertanyaan No. 144 :
Mohon dijelaskan pendapat Saudara bertalian dengan masalah pensiun yang kini sedang dikemukakan kepada umum. Bolehkah menurut pendapat Saudara kita memberi suara untuk menunjangnya ?
Jawab :
Kepada kita telah dinasehatkan bahwa kepentingan Allah “harus memenuhi seluruh pikiran, seluruh perhatian.” — Early Writings, p. 118. Dengan sendirinya, karena kita tidak mungkin dapat secara sadar menggunakan cukup waktu untuk mempelajari masalah-masalah politik dan ekonomi ini dan mengenai hasil-hasil akhirnya, secara bijaksana membuat penilaian atas sekaliannya itu, maka kita tidak mungkin dapat secara sadar memberi suara baik untuk ataupun menentangnya. Karena suara kita yang tanpa informasi itu dapat mendatangkan penderitaan dan kesusahan pada sebagian orang, sementara memimpin orang lainnya ke dalam jalan-jalan pengangguran dan kemewahan. Tuhan berfirman : “Bahwasanya inilah kejahatan dari adikmu Sodom, kesombongan, kecukupan roti, dan kelimpahan pengangguran.” Yeheskiel 16 : 49.
Di dalam dunia pada waktu ini, kepentingan politik maupun kepentingan agamanya adalah jauh lebih baik dilayani oleh para ahli. Hanya orang-orang yang menaruh perhatian dan pikirannya sepenuhnya pada keperluan-keperluan hidup yang fana ini, yang dapat menggunakan cukup waktu untuk menyelidiki masalah-masalah ekonomi dunia dan politik, yang mampu mengambil bagian dalam kepentingan-kepentingan sedemikian ini. Orang-orang yang hati dan jiwanya mengabdi bagi kebutuhan-kebutuhan kerohanian dunia, yang bersifat kekal dan yang jauh lebih penting daripada kepentingan-kepentingan hidup yang sementara yang segera akan binasa dan terlupakan, tidak lagi dapat melayani dunia dalam kebutuhan-kebutuhan ekonomi dan politiknya; sama seperti halnya orang-orang yang hati dan pikirannya sibuk memikirkan perkara-perkara dunia tidak lagi dapat melayani kebutuhan-kebutuhan kerohanian dunia.
“Celakalah orang-orang yang pergi turun ke Mesir mencari bantuan, dan mengandalkan kuda-kuda, yang percaya pada kereta-kereta yang begitu banyak, dan kepada para penunggang kuda karena kekuatan mereka, tetapi tidak mereka memandang kepada Yang Maha Suci dari Israel, dan tidak juga mereka mencari Tuhan. Namun Ia juga adalah bijaksana, dan Ia akan mendatangkan malapetaka, dan tidak akan menarik kembali firman-Nya, melainkan Ia akan bangkit menentang isi rumah kaum penjahat, dan menentang bantuan mereka yang berbuat kejahatan. Kini orang-orang Mesir itu adalah manusia dan bukan Allah, dan kuda-kuda mereka adalah mahluk yang lemah, bukan roh. Apabila Tuhan mengacungkan tangan-Nya, maka baik dia yang membantu maupun dia yang dibantu akan jatuh, dan sekalian mereka itu akan gagal semuanya.” Yesaya 31 : 1 – 3. “Orang benar akan bersuka-cita dalam Tuhan, dan Ia akan menaruh harap kepada-Nya, dan semua orang yang jujur hatinya akan bermegah-megah.” Mazmur 64 : 10.
“Jadi apakah kelak jawaban seseorang kepada utusan-utusan bangsa itu? Bahwa Tuhan telah meletakkan landasan Sion, maka semua orang miskin umat-Nya akan menaruh harap padanya.” Yesaya 14 : 32.
227 total, 1 views today


