<< Go Back
MENGENAKAN PERPULUHAN ATAU
TIDAK ?
Pertanyaan No. 157 :
Suami saya adalah bukan seorang Percaya dan ia tidak menyetujui saya membayar perpuluhan pertama dan perpuluhan kedua dari semua uang yang saya tangani. Apakah yang harus saya perbuat ?
Jawab :
Meskipun Tuhan telah memerintahkan manusia untuk mengenakan perpuluhan terhadap semua penghasilannya, namun Ia tidak menuntut tanggung jawab dari seorang percaya untuk mengenakan perpuluhan terhadap penghasilan seorang rekannya yang tidak percaya yang menentang perpuluhan.
Ia telah mengaruniakan kepada setiap orang hak kebebasan beragama yang tak terpisahkan, dan tidak seorangpun dapat dibenarkan untuk merebutnya dari seseorang yang lain. Dan secara rangkap ia itu tidak dapat diganggu gugat di dalam keluarga. Baik suami maupun istri tidak diperkenankan mencampuri dalam pelaksanaan agama pilihan masing-masing.
Istri yang dengan setia memelihara rumah tangga bagi suaminya dan dengan setia melayani keluarga, bukanlah berbuat sedemikian itu sebagai seorang tenaga kasar atau budak; ia adalah seorang rekan, seorang “pembantu” di dalam rumah tangga.
Dan karena itulah oleh semua hak moral, separuh dari semua penghasilan suami adalah miliknya. Keduanya sesuai dengan kewajiban moral yang tertinggi harus saling menghormati hak sesamanya dalam hal perpuluhan. Sebab itu jika suami memilih untuk tidak mengenakan perpuluhan terhadap separuh penghasilan keluarganya, maka istri tidak berhak mencampurinya, dan jika istri memilih untuk mengenakan perpuluhan terhadap separuh penghasilan miliknya, ia juga tidak berhak untuk mencampurinya.
238 total, 1 views today


