Nubuatan Yosiah ataukah nubuatan Yahya yang digenapi ?
<< Go Back


NUBUATAN YOSIAH ATAUKAH NUBUATAN YAHYA YANG DIGENAPI ?

 

 

Pertanyaan No. 77 :

Oleh karena ramalannya mengenai keruntuhan kerajaan Ottoman pada 11 Agustus 1840 telah digenapi dengan tepat, maka apakah Yosiah Litch benar dalam mengatakan bahwa nubuatan Wahyu 9 : 5, 15 – 20, telah diperankan dengan tepat sedemikian ini ?

Jawab :

Sungguhpun dalam penyusunan ramalan Litch itu terdapat suatu unsur kejadian yang sama yang tampaknya luar biasa, namun peristiwa yang dipertanyakan itu tidak mungkin merupakan peristiwa yang diramalkan di dalam nubuatan Yahya, sebab nubuatan Yahya itu mengungkapkan bahwa empat malaikat yang terikat di sungai Ferat itulah yang akan membantai sepertiga bagian manusia. Maka di manakah di dalam Alkitab terdapat sesuatu bangsa Kapir yang dilambangkan dengan malaikat-malaikat ? Apalagi, Kerajaan Ottoman itu tidak runtuh seluruhnya; sebagai gantinya, ia menempatkan dirinya sendiri “di bawah pengawasan bangsa-bangsa Kristen.” — The Great Controversy, p. 335. Selanjutnya, malaikat-malaikat itu memiliki suatu bala tentara sebesar 200.000.000 pasukan kuda, sedangkan Turki tidak pernah memiliki pasukan kuda sebanyak itu dalam seluruh sejarah hidupnya. Lebih jauh lagi, nubuatan Wahyu itu menyerukan pembantaian “sepertiga bagian manusia” (Wahyu 9 : 15), sedangkan dalam kegenapan ramalan Litch itu tidak satupun pembantaian yang terjadi. Mengingat akan semua kenyataan ini, maka terbuktilah dengan sendirinva, bahwa walaupun ramalan Litch itu mungkin telah digenapi, namun hal itu sama sekali bukan ditujukan kepada nubuatan Wahyu.

Buku The Great Controversy mencatat bahwa hanya ramalan Litch sendiri, bukan ramalan Yahya, yang menemui kegenapan. Oleh sebab itu, ramalan Litch, yang secara keliru telah dilandaskan pada Wahyu itu, adalah suatu kejadian yang sama yang luar biasa, bukan sebuah kegenapan dari nubuatannya Pewahyu.

 

 

 220 total,  3 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart