Apakah Reformasi bukan penyempurnaan ?
<< Go Back


APAKAH REFORMASI BUKAN PENYEMPURNAAN ?

 

 

Pertanyaan No. 80 :

Pernyataan di dalam “The Symbolic Code,” July, 1935, vol. 1 No. 13, p. 9, bahwa “jika orang pribadi tidak bereformasi pada saat ia yakin akan Kebenaran itu, maka di kemudian hari pun tidak lagi dapat ia bereformasi,” membuat saya ngeri. Karena jika demikian itu halnya, maka saya telah berbuat perkara-perkara yang akan membuat saya hilang. Harapan apakah yang ada bagi saya ?

Jawab :  

Code tidak bermaksud melalui kata “reformasi” itu, bahwa seseorang harus menjadi sempurna sekaligus. Kesempurnaan itu akan dicapai melalui terus menerus berada dalam Kebenaran dan langkah demi langkah menaiki anak tangga penyempurnaan itu. (Bacalah Testimonies, vol. 1, p. 187.) Seorang Kristen yang benar tidak pernah ketinggalan di belakang, melainkan sebagai benih yang sempurna dari ladang akan secara tetap bekembang menjadi biji-bijian, demikian itu pula ia akan berkembang dalam lingkungan Kristen sejauh yang dikendalikan oleh Terang itu. Oleh sebab itu, jika anda telah mulai beranjak dan masih terus lari dalam pertandingan itu, maka tidak ada alasan bagi anda untuk hilang, “karena orang yang benar itu jatuh tujuh kali, tetapi bangkit kembali.” Amzal Solaiman 24 : 16. “Dan jika seseorang berdosa, maka adalah bagi kita seorang Pembela bersama dengan Bapa, yaitu Yesus Kristus Kebenaran itu.” 1 Yahya 2 : 1.

Kelas orang-orang yang tidak mau bereformasi sesuai dengan yang dikatakan oleh Code itu, ialah orang-orang yang tidak mau beranjak dalam pertandingan itu setelah yakin akan Kebenaran tambahan itu; melainkan seperti halnya orang-orang Yahudi di zaman Kristus ataupun orang-orang Laodikea di waktu ini, mereka mengatakan : Kami adalah “kaya dan sudah bertambah-tambah kekayaan kami, sehingga tidak memerlukan apa-apa lagi” (Wahyu 3 : 17); atau yang seperti Felix, yang mengemukakan alasannya: “Pergilah dahulu kamu untuk kali ini; apabila aku memperoleh kesempatan yang baik, akan kupanggil lagi kamu.” Kisah Rasul-Rasul 24 : 25.

Kenyataan bahwa anda sedang berjuang untuk mengalahkan dosa dengan berjalan di dalam Terang itu, adalah bukti yang cukup bahwa anda tidak akan hilang. Dan jika anda terus berjuang sedemikian ini, maka anda akan selamat, atau sebaliknya kita semua akan hilang.

Musuh ingin menyesatkan kita dengan cara apa saja, maka janganlah kita memberikan kepadanya kesempatan apapun. Nasehat dari Rasul Paulus : “Oleh sebab itu karena kita juga dikelilingi oleh sedemikian besarnya awan orang-orang yang menyaksikan, maka hendaklah kita membuangkan setiap beban yang berat, dan dosa yang mudah menjerat kita, dan hendaklah kita berlari dengan tekun perlombaan yang diwajibkan di depan kita,” Ibrani 12 : 1.

 

 253 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart