Apakah harus dilakukan apabila dipecat dari keanggotaan sidang ?
<< Go Back


APAKAH YANG HARUS DILAKUKAN APABILA DIPECAT DARI KEANGGOTAAN SIDANG ?

 

 

Pertanyaan No. 90 :

Haruskah orang-orang kita yang telah dipecat dari keanggotaan sidangnya itu terus menghadiri acara-acara gereja? Jika demikian, dan jika kesempatan ada diberikan kepada kita untuk berbicara sepatah kata yang menyertai Kebenaran Sekarang, bolehkah kita berbuat demikian? Tetapi bagaimanakah jika kita diminta untuk tidak membicarakan apapun yang berkenaan dengan Kebenaran Sekarang — haruskah kita setujui tanpa bantahan dan tetap diam untuk selamanya? Dan apakah yang harus kita perbuat jika mereka tidak mengijinkan kita ikut serta dalam upacara perjamuan ?

Jawab :

Hubungan kita dengan sidang adalah sama dengan hubungan Yahya Pembabtis, Yesus Kristus, dan para rasul dengan sidang-sidang mereka masing-masing. Kita memiliki  suatu pekabaran untuk disampaikan kepada sidang, maka walaupun para penguasa sidang memerintahkan kita keluar, seperti halnya Sanhedrin dahulu memerintahkan rasul-rasul keluar dari “kaabah”, kita harus dengan cara yang benar meninggalkan sidang, dan kita harus kembali kepada sidang. Karena jika kita meninggalkannya dan tinggal di luar dan menjadi orang-orang asing, maka bagaimanakah dapat kita memberitakan pekabaran itu kepada umat kita ?

Tetapi semua orang harus menyadari, bahwa adalah tidak benar bagi seseorang Kristen untuk menimbulkan sesuatu kekacauan apapun dan kapanpun saja, terutama selama acara gereja berlangsung. Juga adalah tidak mungkin bagi seseorang dari kita dengan metoda-metoda sedemikian ini untuk menyampaikan pekabaran kepada mereka, atau untuk menginsyafkan mereka bahwa kita sedang membicarakan “kata-kata kehidupan.” Dengan menyaksikan secara diam, secara terhormat, dan dengan sangat berhati-hati di dalam sidang maupun di luar sidang, kita akan menghasut secara sia-sia yang tak lain hanya merupakan tuduhan-tuduhan palsu.

Di dalam Sekolah Sabat, adalah tepat sekali dan dibenarkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang timbul dalam kaitannya dengan pelajaran itu. Untuk ini, mereka tidak mungkin dapat sepantasnya menuduh seseorang menimbulkan kekacauan, karena itu bukanlah suatu pelanggaran terhadap maksud dan peraturan Sekolah Sabat yang sudah tersusun. Tetapi jika seseorang secara tegas diminta untuk tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan, maka hendaklah ia diam supaya jangan menimbulkan pertentangan dan hal-hal yang tidak menyenangkan. Adalah keliru jika menciptakan pertentangan atau memperdebatkan sesuatu hal yang mungkin timbul. Tak ada satupun keuntungan bagi kepentingan Kebenaran Sekarang yang dapat dihasilkan dari cara prosedur yang sedemikian ini. Hendaklah pembawaan diri yang tertib dan sopan memenangkan kepercayaan orang banyak itu.

Dua dari sekian alasan-alasan utama untuk tidak menjauhkan diri dari Sekolah Sabat dan acara-acara gereja ialah : (1) supaya kita tidak melepaskan hak dan kesempatan pribadi dari perbaktian umum di dalam gereja yang telah kita ikut perdirikan, dan (2) bahwa oleh ketidak-hadiran kita dari acara-acara, kita akan menjadi orang asing bagi saudara-saudara kita sehingga harus berkenalan kembali dengan mereka. Sungguhpun demikian, dengan terus-menerus pergi ke gereja, maka setelah perkumpulan berakhir, pada waktu itulah kita berkesempatan untuk berbicara kepada saudara-saudara demi kepentingan pekabaran, menganjurkan mereka untuk menyelidiki sendiri baik dengan cara mengikuti penyelidikan-penyelidikan kita ataupun oleh membaca buku-buku Kebenaran Sekarang. Juga, selalu terbuka kesempatan untuk memperoleh nama-nama dan alamat-alamat orang untuk dikirimi buku-buku kita.

Sebab itu, jika kita secara suka rela menjauhkan diri dari acara-acara gereja, maka kita menghadapkan diri kepada tuduhan-tuduhan yang menuduhkan kita sebagai pasilan (offshoots) yang keluar meninggalkan organisasi, dan pada waktu yang sama kesempatan kita dirampas untuk tidak lagi bisa berhubungan dengan banyak orang.

Lagi pula, jika dalam hal ini kita memisahkan diri, maka dalam kegenapan Yeheskiel pasal 9, apabila orang-orang yang tidak memiliki “tanda” itu disingkirkan keluar, maka kita tidak akan memperoleh hak yang sama untuk menuntut suatu warisan di dalam Madzab Organisasi.

Mengenai ikut sertanya kita dalam upacara perjamuan yang diselenggarakan oleh Madzab Organisasi, kita percaya bahwa karena upacara ini dirayakan secara teratur terus-menerus, maka kita harus mengambil bagian di dalamnya sedemikan rupa sejauh mungkin. Karena jika kita secara sukarela tidak ikut mengambil bagian, maka kita akan memberikan kesan yang keliru. Jika gereja menolak melayani kita atau membiarkan kita melayani orang lain dalam upacara basuh kaki, maka tak ada lain yang dapat kita perbuat selain menunggu sampai upacara itu berakhir. Dan jika mereka melalaikan kita sewaktu menghantarkan roti dan air anggur, maka janganlah kita bersungut atau mengatakan sesuatu melainkan bersabarlah sementara. Dengan merendahkan diri kita sedemikian ini, maka orang-orang yang jujur di dalam perhimpunan itu akan menyaksikan sikap dan kebodohan para penguasa sidang yang tidak sama dengan Kristus, sehingga mereka akan mulai bangun dan mempelajari keadaan ini.

Walaupun bertentangan dengan kehendak kita, kita mungkin dikeluarkan dari upacara itu, namun meskipun demikian kita akan mendapatkan nama-nama kita di dalam Buku Kehidupan, dan sama dengan pencuri yang belum dibaptis itu yang bergantung di kayu palang, kita akan memasuki Firdaus karena kita berbuat yang terbaik. Oleh sebab itu, Saudara-saudaraku, hendaklah kita tetap setia menghadiri acara-acara gereja dan menjaga sikap pembawaan kita, “supaya jangan seseorang dari padamu akan tampak ketinggalan, sekalipun janji untuk masuk ke dalam perhentian-Nya itu telah ditinggalkan kepada kita.” Ibrani 4 : 1.

 

 

 268 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart