Jika dua orang tidak sepaham, bagaimanakah dapat mereka berjalan bersama-sama ?
<< Go Back


JIKA DUA ORANG TIDAK SEPAHAM, BAGAIMANAKAH DAPAT MEREKA BERJALAN BERSAMA-SAMA ?

 

 

Pertanyaan No. 106 :

Mengapakah Davidian Masehi Advent Hari Ketujuh dan Pergerakan ………. tidak bergabung menjadi satu ?

Jawab :

Sayang sekali, bahwa Davidian Masehi Advent Hari Ketujuh tidak dapat bergabung dengan Pergerakan ………., sebab keduanya tidak sepaham. Keduanya berbeda luas terhadap beberapa pokok doktrin, sehingga dalam keadaan yang sedemikian tidak mungkin mereka bisa bersatu.

Suatu perbedaan doktrin yang sedemikian ini, sebagai contoh ialah, bahwa Pergerakan ………. itu mengajarkan bahwa dosa-dosa di dalam Induk Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh membuatnya menjadi sebagian dari Babil, sedangkan Davidian mengajarkan bahwa walaupun ia (sidang) berada dalam kondisi yang menyedihkan, namun ia adalah bukan Babil, dan bahkan tidak pernah akan menjadi Babil; karena bukan dosa-dosa itu yang membuat namanya menjadi Babil, melainkan nama Babil itulah yang membuat dosa-dosa. Nama Babil bukanlah sedemikian diberikan karena dosa-dosanya, ia juga bukan dipersalahkan karena diberi nama Babil, melainkan karena telah jatuh dan “telah menjadi tempat kediaman segala iblis, dan tempat tinggal setiap roh yang jahat, dan menjadi sangkar setiap burung yang najis dan dibenci.” Wahyu 18 : 2.

Gereja  Masehi Advent Hari Ketujuh dapat saja dalam kondisi yang lebih jelek lagi, — pada kenyataannya sama jeleknya, sehingga ia bahkan tidak tahu bahwa dirinya adalah “tidak terkasihan, dan sengsara, dan miskin, dan buta, dan bertelanjang” (Wahyu 3 : 17); namun meskipun sekaliannya ini, ia adalah disebut “Laodikea,” bukan Babil. Dan para anggotanya berdiri, bukan untuk dipanggil keluar seperti halnya orang-orang yang di dalam Babil, melainkan untuk dibiarkan tertinggal di dalam, tetapi “malaikat”-nya (kepemimpinannya) berdiri untuk diludahkan keluar. Orang-orang Davidian sedang bekerja untuk menyelamatkan kedua-duanya dari tragedi ini, untuk memperbaharui mereka dalam kasih Allah sehingga dengan demikian tetap mempertahankan mereka di dalam sidang Induk; sebaliknya Pergerakan ………. tanpa memiliki obat apapun bagi pengobatan penyakit Laodikea, mereka sedang berusaha untuk menarik mereka keluar.

Karena kepercayaan mereka sedemikian itu dan karena mereka menolak pekabaran Davidian, obat itu, maka dengan sendirinya tidak mungkin bagi kita untuk bergabung dengan mereka maupun mereka dengan kita.

Lagi pula karena Tuhan telah mengungkapkan Kebenaran tambahan melalui Davidian, dan bukan melalui kelompok ……….itu, maka jelaslah, sekiranya ada sesuatu persekutuan yang sedemikian ini, mereka harus perlu memperbaiki pandangan-pandangan mereka lalu kemudian menggabungkan diri dengan kita dalam menyambut pekabaran jam kesebelas itu, bukannya kita yang harus membuang mutiara-mutiara kebenaran itu lalu hanya berpegang pada satu atau dua hal-hal khusus yang mereka tinggikan.

Di samping itu, untuk apakah yang mereka lakukan sekarang, sebab mereka juga tidak dapat membuktikan landasan perintah dari kuasa Ilham. Sebab itu, karena tidak memiliki karunia nubuatan di antara mereka, maka kelompok ———– itu tak dapat tiada sedang berlari-Iarian tanpa disuruh.

Roh Nubuat mengatakan dalam mengungkapkan sikap dari sidang Kristen yang mula-mula : “Jika persatuan bisa di dapat hanya oleh kompromi kebenaran dan keadilan, maka biarlah terjadi perselisihan, dan bahkan peperangan.” The Great Controversy, p. 45.

“Kita akan bersatu, tetapi bukan pada suatu landasan kekeliruan.” — Mrs. E. G. White, Series B : 2, p. 47.

Dengan demikian orang dapat dengan mudah melihat, bahwa walaupun keinginan kita berapi-api hendak memenuhi doa Kristus bagi persatuan, namun kita tidak berani mencoba berbuat demikian itu dengan mengorbankan Kebenaran, karena kemudian kita tidak akan bisa menjadi satu dengan Kristus, sekalipun kita bersatu dengan semua orang lainnya.

“Adalah berbahaya bahwa kita terlalu bersemangat untuk menjauhi Babil,” demikian kata pendiri Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, “sehingga kita akan terlibat dalam kekeliruannya yang sangat terkenal itu — yaitu memasang patok lalu tidak mau lagi mencabutnya untuk kemudian bergerak maju. Apabila kita berhenti belajar meninggalkan semua kesalahan, maka kita akan jatuh seperti halnya orang-orang yang sudah mendahului kita. Kita telah banyak belajar, dan jangan ragu bahwa masih banyak lagi bagi kita untuk dipelajari ……….  Adalah roh ‘ikut terus’ dan ‘maju terus’ yang pada akhirnya akan mendaratkan umat yang sisa itu ‘tanpa kesalahan’ pada Gunung Sion samawi. Kesimpulan saya ialah agar kita  jangan sekali melepaskan kebenaran Injil, melainkan agar aplikasi-aplikasi dan interpretasi-interpretasi AIkitab kita yang salah, dan menyusul pendapat-pendapat yang keliru mengenai tata-tertib dan kesopanan itu, supaya dilepaskan secepat mungkin,” — The Review and Herald, May 29, 1860.

 

 

 262 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart