Apakah binatang itu berupa suatu penguasa dunia dan suatu penguasa agama ?
<< Go Back


APAKAH BINATANG ITU BERUPA SUATU
PENGUASA DUNIA DAN SUATU PENGUASA AGAMA ?

 

 

Pertanyaan No. 58 :

Bukankah “kepala” yang “terluka parah” itu (Wahyu 13 : 3) melambangkan kuasa gabungan dunia dan agama ?

Jawab :

Orang-orang yang mengerti bahwa kepala yang terluka dari binatang yang menyerupai harimau kumbang itu (Wahyu 13 : 1 – 3) melambangkan Romawi dalam masa periode agamanya, juga tidak akan ragu-ragu mengerti bahwa “tanduk kecil” yang memiliki “mata manusia” dan sebuah mulut yang membicarakan perkara-perkara besar (Daniel 7 : 8), itu pun melambangkan Romawi sebelum kepala itu terluka parah. Untuk memahami secara tepat masalah itu, adalah bijaksana memeriksa lambang dua-tahap ini, dari dasar ke atas, dimulai dengan apa yang dilihat oleh Daniel.

Karena memiliki “mata manusia” dan “sebuah mulut”, maka “tanduk kecil” itu sesungguhnya merupakan sebuah gabungan tanduk-kepala (a horn-head), yaitu sesuatu hal yang unik di antara pemerintah-pemerintah, suatu susunan hirarki yang terdiri dari penguasa-penguasa sipil dan agama yang bergabung menjadi sebuah kepala yang berdaulat selama Zaman Kegelapan dan Zaman Pertengahan, yaitu “kemuliaan Romawi”.

Sesuai dengan itu, maka gabungan abad pertengahan dari penguasa-penguasa dunia dan agama di dalam gereja Roma memberikan kunci bagi interpretasi mengenai keduanya tanduk dan kepala, yang membuktikan bahwa kepala yang terluka parah itu hanya melambangkan bagian agamanya saja. Sebab pada binatang yang menyerupai harimau kumbang itu Romawi bukan dilambangkan oleh sebuah tanduk yang terluka ataupun oleh sebuah gabungan tanduk-kepala, melainkan hanya oleh sebuah kepala yang terluka saja, yang menunjukkan bahwa pukulan itu bukan mengena pada bagian dunia yang separuh itu, yaitu negara (tanduk), melainkan hanya mengena pada bagian agama, yaitu gereja (kepala).

 

 270 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart