<< Go Back
APAKAH SERUAN KERAS ITU SUDAH
DIMULAI?
Pertanyaan No. 10 :
Sister White menulis dalam tahun 1892 bahwa Seruan Keras dari Pekabaran Malaikat Yang Ketiga itu sudah dimulai. Mohon dijelaskan mengapa orang-orang lain mengatakan bahwa ia itu belum datang. Dan apakah yang membuatnya ”keras”?
Jawab :
Harus ada suatu perbedaan yang nyata di antara suara pekabaran sebelum Seruan Keras itu, dan suara pekabaran d a l a m masa Seruan Keras itu ; sebab jika tidak maka itu tidak mungkin dapat disebut “keras.”
Pekabaran itu berkembang menjadi suatu Seruan Keras oleh bantuan suatu “tambahan” yang memberikan kepadanya “kuasa dan tekanan.” — Early Writings, p. 277. Oleh sebab itu, maka satu-satunya kesimpulan yang dapat diterima ialah bahwa karena sidang belum pernah menerima sesuatu pekabaran tambahan, dan karena belum pernah datang sesuatu (yang lain dari pada penerbitan-penerbitan Tongkat Gembala) yang dapat memberikan “kuasa dan tekanan” kepada pekabaran yang lama, maka Seruan Keras itu tidak mungkin sudah dimulai pada sesuatu masa mendahului pekabaran ini.
Lagi pula, “kekejian-kekejian” di dalam sidang bukan saja telah menahan dan menghalangi Seruan Keras itu melainkan juga telah mendiamkan seruan yang lebih lemah yang mendahuluinya. Memang, “malaikat sidangnya orang-orang Loadikea,” itu karena tidak mampu untuk menyelesaikan pemberitaan pekabaran itu sekalipun dalam seruannya yang lebih lemah, maka tak dapat tiada mereka juga sama sekali tidak akan mampu untuk memberitakannya dalam Seruan Keras. Jelaslah, jika ia tidak cepat-cepat sekarang bertobat lalu menyambut pekabaran tambahan yang akan memulaikan Seruan Keras itu, maka ia bukan saja akan tidak membantu memberitakannya, melainkan bahkan akan “diludahkan keluar.”
“………. hanya orang-orang yang telah tahan menghadapi cobaan dalam kekuatan Dia Yang Maha Kuasa itu,” demikian amaran Roh Nubuat, “yang akan diijinkan mengambil bagian dalam memberitakannya (Pekabaran Maiaikat yang Ketiga itu) apabila ia itu kelak berkembang menjadi Seruan Keras.” — The Review and Herald, No. 19, 1908.
Sebab itu jika seruan yang lebih lemah itu telah diberitakan oleh orang-orang yang sudah menang atas cobaan maupun oleh orang-orang yang tidak menang, maka Seruan Keras itu hanya akan diberitakan oleh orang-orang yang sudah menang saja.
Walaupun Seruan Keras itu sudah akan dimulai dalam tahun 1892, namun ia itu telah didiamkan kembali sewaktu sidang menolak pekabaran tentang Pembenaran oleh Iman dalam tahun 1888. Dengan demikian, maka gulungan surat yang berisikan pekabaran “tambahan” yang akan memberikan “kuasa dan tekanan” kepada Pekabaran Malaikat Yang Ketiga untuk masa itu kemudian berhenti terbuka. Dan akibatnya, gantinya menjadi terang dunia, maka sidang sendiri telah masuk ke dalam kegelapan. Karena inilah, maka Roh Kebenaran telah mengucapkan hukuman yang mengerikan kepada orang-orang Laodikea yang tidak bertobat, sambil memberikan janji kemuliaan hari depan yang menggembirakan kepada semua orang yang mau bangun dan berjalan dalam terang yang memancar keluar dari tahta.
“Bagaimanakah seseorang dari saudara-Saudara kita akan mengetahui kapan terang ini akan datang kepada umat Allah?” demikianlah pertanyaan yang luas yang kemudian ditanyakan oleh Ilham. Maka jawabannya yang diilhami adalah : “Sampai sekarang kita tentunya belum melihat terang itu yang menjawab akan gambaran ini. Allah memiliki terang bagi umat-Nya, maka semua orang yang menyambutnya akan melihat betapa besarnya dosa karena tinggal dalam suatu kondisi yang suam.” — The Review and Herald, October 7, 1890.
“Dalam manifestasi dari kuasa itu yang menerangi bumi dengan kemuIiaannya, mereka hanya akan melihat sesuatu, yang dalam kebutaannya mereka mengira berbahaya, yaitu sesuatu yang akan membangkitkan ketakutan mereka sehingga mereka akan menunjang dirinya untuk menolaknya. Oleh karena Tuhan tidak bekerja sesuai dengan harapan dan cita-cita mereka, maka mereka hendak menentang pekerjaan itu. Kata mereka, mengapa kita tidak kenal akan Roh Allah itu, padahal kita sudah lama dalam pekerjaan sekian tahun?” — Bible Training School, 1907. (Dicetak kembali di dalam The Review and Herald, Nov. 7, 1918). Ucapan ini jelas memproyeksikan Seruan Keras itu ke masa berikutnya sesudah tahun 1918.
“Kasih Kristus, kasih dari saudara-saudara kita, akan membuktikan kepada dunia, bahwa kita berada bersama-sama dengan Yesus dan belajar dari pada-Nya. Kemudian pekabaran dari malaikat yang ketiga itu akan berkembang menjadi suatu Seruan Keras, dan seluruh bumi akan diterangi oleh kemuliaan Tuhan.” — Testimonies, vol. 6, p. 401.
239 total, 1 views today


