Lambang dari meterai yang keempat
<< Go Back


Lambang Dari Meterai Yang Keempat

 

“Maka setelah ia membukakan meterai yang keempat, aku dengar suara binatang yang keempat itu mengatakan : ‘Marilah dan lihatlah’ Maka aku tampak ada seekor kuda kelabu, dan orang yang duduk di atasnya itu Maut namanya, maka alam maut (neraka) itu mengikutinya. Maka kuasa dikaruniakan kepada keduanya atas seperempat bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan, dan dengan kematian, dan dengan segala binatang yang di bumi.”  Wahyu 6 : 7, 8.

Oleh karena kuda kelabu itu jatuh pada masa periode yang sama dengan binatang yang tak tergambarkan dari Daniel 7 : 7, 8 (Lihat halaman 13, 14), yaitu masa periode berikutnya setelah meterai yang ketiga, maka dengan sendirinya terdapat kesamaan di antara keduanya. Memang, karena warnanya adalah lemah, kurang, tak memiliki corak atau sifat yang tertentu atau pasti, maka kuda itu dalam analisa terakhir adalah juga tak tergambarkan. Nyata sekali pengendara kuda kelabu itu adalah sama dengan dia yang berbicara melawan Yang Maha Tinggi itu, sama dengan dia yang akan menganiaya umat kesucian, “dan merencanakan untuk merubah masa dan hukum”, Daniel 7 : 25. Ia terlihat melambangkan puncak dari penyembahan berhala. Pemerintah Romawi kuno adalah cocok sekali dilambangkan oleh binatang yang tak tergambarkan itu, sebab dalam kebenaran tata usaha pemerintahannya adalah suatu campuran dari hukum-hukum sipil dan hukum-hukum agama, yaitu yang berasal dari ajaran-ajaran Kapir dan ajaran-ajaran Kristen. Tidak seorang pun dapat benar-benar menceriterakan apakah pemerintah Romawi itu pemerintahan Kapir atau Kristen, pemerintahan Yahudi atau bukan Yahudi.

Nama penunggang kuda itu, “Maut”, juga tepat cocok dengan roh aniaya dan kekejaman di zaman itu baik yang dimiliki orang-orang Yahudi maupun yang dimiliki oleh orang-orang Romawi. Sejarah dan nubuatan sama-sama menguatkan, bahwa kekuatan subversif dari Romawi “telah menelan, menghancur luluhkan, dan memijak-mijak yang sisanya itu dengan kaki-kakinya”. Daniel 7 : 19.

Kebenaran yang berkenan dengan “seperempat bumi” itu, atas mana kuasa telah diberikan kepada k e d u a n y a “untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan, dan dengan kematian, dan dengan segala binatang buas di bumi”, akan mudah ditemukan sebagai berikut: Dengan membagi angka 6000, yaitu tahun-tahun semenjak dari kejadian dunia sampai kepada permulaan seribu tahun millenium yang akan datang, ke dalam empat bagian yang sama, maka akan keluar 1500 tahun (“seperempat bagian”), pada akhir dari 1500 tahun itu kuasa itu akan menurun. Kembali, karena adalah benar bahwa pembantaian terhadap orang-orang suci itu dimulai bersamaan dengan penyaliban Kristus, maka sebab itu “seperempat bagian bumi” ini dimulai semenjak saat itu, dan berakhir dengan “Augsburg Confession”, yaitu sebuah dokumen yang disusun oleh Luther dan disampaikan pada Dewan Perwakilan Rakyat Augsburg kepada Raja Charles V, dalam tahun 1530 — tepat 1500 tahun sesudah kebangkitan Kristus (sambil mempertimbangkan bahwa sejarah Kristen terhitung tiga setengah tahun lebih cepat), waktu itulah kuasa Romawi mulai berkurang.

Pengurangan-pengurangan ini bahkan lebih dapat dipertanggungjawabkan oleh terang dari kenyataan sejarah bahwa Protestan berperang melawan despotisme, yang pada akhirnya telah mengakhiri penganiayaan itu. Demikianlah halnya bahwa bagian injil yang dibicarakan ini telah digenapi dalam tahun 1530 karena melemahnya kuasa-kuasa pembunuhan dengan pedang dengan kelaparan, dengan kematian, dan oleh binatang-binatang buas, oleh gabungan Yahudi – Kapir dan Kristen – Kapir itu.

(Bagian dari nubuatan ini secara kebetulan meruntuhkan pendapat yang keliru yang mengatakan bahwa bumi ini sudah ada lebih dari 6000 tahun).

Sampai di sini ada baiknya supaya dicatat, bahwa sementara jumlah kuda-kuda itu empat ekor, melambangkan empat penjuru mata angin, maka jumlah meterai-meterai itu ada tujuh, menunjukkan kelengkapan injil, pemeteraian orang-orang suci.

Setelah menyaksikan ungkapan kebenaran mengenai empat meterai yang pertama itu, maka kita sekarang akan menyelidiki

 

 

 292 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart