Alasan-alasan sehat selanjutnya
<< Go Back


Alasan-Alasan Sehat Selanjutnya

 

Kalau saja bumi tidak dijadikan tandus pada permulaan masa seribu tahun itu, maka apakah perlunya menjadikan “segala perkara baru?” Wahyu 21 : 5. Selanjutnya, jika selama masa seribu tahun itu orang-orang suci tidak akan tinggal di sorga, maka tidak akan diperlukan memiliki “Yerusalem baru” di sana (Wahyu 21 : 2, 10). Dan lagi pula, jika orang-orang suci itu kemudian hidup di bumi, maka SUARA NUBUATAN tidak akan mengatakan, bahwa mereka itu tinggal “dengan Kristus”, melainkan sebaliknya, bahwa Kristus tinggal dengan mereka. Dan akhirnya, jika mereka itu memerintah bersama dengan Dia di bumi, di mana mereka akan hidup untuk selama-lamanya, maka nubuatan tidak akan mengatakan, bahwa mereka itu “memerintah bersama dengan Kristus seribu tahun lamanya”, melainkan sebaliknya, bahwa mereka itu memerintah bersama dengan Dia untuk selama-lamanya.
 

Kata Yahya, sementara ia memandang ke depan kepada masa, bahwa Kristus akan tinggal dan memerintah bersama dengan mereka itu di bumi : “Kerajaan-kerajaan dunia ini menjadi kerajaan-kerajaan dari Tuhan kita, dan kerajaan-kerajaan dari Kristus-Nya; maka Ia akan memerintah untuk selama-lamanya.” Wahyu 11 : 15. “Maka kerajaan dan pemerintahan”, demikian penjelasan Daniel dari hal orang-orang suci yang memerintah bersama dengan Dia, “dan kebesaran kerajaan di bawah segala langit itu akan dikaruniakan kepada segala umat kesucian dari Yang Maha Tinggi, yang Kerajaan-Nya adalah sebuah kerajaan yang kekal, dan segala pemerintahan akan menyembah dan mematuhi Dia.” Daniel 7 : 27.
 

Di dalam sorga segala orang tebusan akan memerintah bersama dengan Kristus hanya selama seribu tahun, sebaliknya di bumi Ia akan memerintah dengan mereka itu untuk selama-lamanya : karena “langit itu, bahkan segala langit, adalah milik Tuhan : tetapi bumi ini telah dikaruniakanNya kepada segala anak Adam”. Mazmur 115 : 16. “Karena demikianlah firman Tuhan yang telah menciptakan segala langit itu; Allah sendiri yang telah membentuk bumi dan menjadikannya; diperdirikannya, diciptakan-Nya itu bukan sia-sia, dibentukkan-Nya itu untuk didiami : Bahwa Akulah Tuhan; maka tidak ada lagi yang lain.” Yesaya 45 : 18.
 

Mengingat, bahwa Injil membicarakan banyak dari hal “langit”, dan juga dari hal “segala langit”, maka oleh karena itu tanggung jawab untuk menentukan perbedaan antara langit dan segala langit terserah kepada setiap penyelidik kebenaran. Sesuai dengan ini, maka kita hendaknya pertama-tama melihat kepada

 

 251 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart