<< Go Back
Binasanya Sistem Pemanasan Bumi
Pada mulanya daerah-daerah kutub yang membeku sekarang ini subur dengan tumbuh-tumbuhan yang berlimpah dan penuh dengan binatang-binatang yang oleh para ahli Geologi kini ditemukan masih tersimpan di dalam es. Jadi, siapakah yang dapat meragukan, bahwa air “yang di atas bentangan itu” adalah sistem pengatur panas bumi? Namun segera setelah air itu turun sesuai dengan kegenapan ramalan nabi Nuh, — kenyataannya, bahkan sebelum air itu berkesempatan turun sampai ke tempat-tempat yang terendah di bumi, — sistem pengaturan panas alamiah ini telah rusak dengan cepatnya, dan hujan seperti halnya ia turun ke atas bumi, dengan cepat pula membeku di daerah-daerah kutub, sehingga binatang-binatang yang sementara masih hidup itu ikut membeku bersamanya: mereka terbukti tidak memiliki cukup waktu walaupun hanya untuk menelan makanannya. Demikianlah yang betul-betul dikuatkan oleh berbagai hasil penggalian para ahli purbakala.
Bumi pada waktu ini, tanpa memiliki sistem pengatur panasnya, adalah dipengaruhi oleh panas keras apabila matahari berada pada kedudukan yang sedemikian sehingga ia mengirimkan sinar-sinar cahayanya melalui lapisan atmosfir yang tertipis, seperti halnya pada siang tengah hari sewaktu matahari menyinari langsung lurus ke bawah dengan tidak miring; dan bahkan dengan lebih panas lagi apabila terdapat sebuah lapisan atmosfir tebal, misalnya karena disebabkan oleh kelembaban dan ketinggian lapisan atmosfir yang rendah. Sebaliknya keadaan yang berlawanan dengan ini membawakan kebalikan yang ekstrim. Fluktuasi keadaan atmosfir yang ekstrim dan yang tidak menyenangkan ini yang disebabkan oleh air bah, baharulah salah satu daripada akibat-akibat kutuk yang mengikuti ketidak-percayaan manusia terhadap amaran-amaran dan teguran-teguran Ilahi, serta pendurhakaannya terhadap hukum-hukum Allah.
Karena kacaunya pengatur panas Alam yang berlawanan ini, dengan berbagai akibat keadaan yang tidak menyenangkan di bumi, yang menimbulkan seruan bukan hanya bagi datangnya sebuah bumi baru melainkan juga bagi sebuah langit yang baru, membawa perhatian kita kepada
261 total, 1 views today


