<< Go Back
Damai Yang Sempurna dan Keamanan
Yang Mutlak
Dengan menggambarkan sifat dari baik raja maupun kerajaan itu untuk dapat diperdirikan sesudah “beberapa hari”, maka nabi Yesaya menyatakan: ” ………. dengan keadilan akan diadili-Nya segala orang miskin, dan ditegur-Nya dengan betul terhadap segala orang lemah lembut di bumi; maka Ia akan memalu bumi dengan tongkat dari mulut-Nya, dan dengan napas bibir-Nya akan dipalu-Nya segala orang jahat. Maka keadilan akan menjadi pengikat pinggang-Nya dan kesetiaan menjadi pengikat cindai-Nya. “Pada masa itu serigala juga akan tinggal bersama-sama dengan anak domba, dan harimau akan tidur bersama-sama dengan anak kambing; maka anak sapi dan singa muda dan yang gemuk-gemuk akan bermain bersama-sama; maka seorang anak kecil akan mengawasi mereka itu. Maka kerbau dan beruang akan makan bersama-sama; anak-anak mereka akan tidur bersama-sama : maka singa akan makan rumput kering seperti sapi. Dan anak penyusu akan bermain-main di atas lubang ular berbisa, dan anak yang baru lepas susu akan menaruh tangannya pada kandang ular tedung. Mereka tidak akan menyakiti ataupun merusak di dalam seluruh gunung-Ku yang suci : karena bumi akan dipenuhi dengan pengetahuan dari Tuhan, seperti segala air menutupi laut.” Yesaya 11 : 4 – 9.
Zaman kebenaran yang mutlak, perdamaian, dan pengetahuan akan Allah yang diramalkan ini (di dalam kerajaan itu) di bawah pemerintahan dari “tongkat” (Daud) dan dari “cabang” (Kristus), harus dimulai
239 total, 1 views today


