Mengenali mereka 144.000 orang itu
<< Go Back


 

Mengenali Mereka yang 144.000

 

Orang Itu

 

  1. Mereka adalah “buah-buah pertama”. Wahyu 14 : 4.
  2. Mereka dimeteraikan dalam masa damai sementara keempat malaikat sedang “memegang keempat mata angin”. Wahyu 7 : 1 – 3.
  3. Mereka adalah “tidak tercemar dengan perempuan-perempuan”. Wahyu 14 : 4.
  4. Mereka “tidak memiliki tipu di dalam mulutnya”. Ayat 5.
  5. Mereka berdiri bersama-sama dengan Anak Domba itu di Gunung Sion, dan mengikuti Dia “ke mana saja Ia pergi”. Ayat 1, 4.
  6. Mereka memiliki “nama Bapa yang tertulis pada dahi-dahi mereka”. Ayat 1.
  7. Menyusul pemeteraian mereka, maka suatu rombongan besar “dari segala bangsa, dan suku-suku, dan umat, dan bahasa-bahasa”, demikian kata Pewahyu, “berdiri di hadapan tahta, dan di hadapan Anak Domba, berpakaikan jubah-jubah putih, serta daun palm berada dalam tangan mereka.” Wahyu 7 : 1 – 9.

Melihat kepada tujuh fakta kenyataan ini, maka ciri dan misi dari mereka yang 144.000 itu menjadi jelas.

 

Dengan hanya kenyataan, bahwa mereka adalah buah-buah pertama, tidak akan memberikan kepada kita kuasa untuk menyimpulkan, bahwa mereka itu dimeteraikan selama masa permulaan sejarah manusia. Memang, mereka adalah orang-orang Israel, yaitu keturunan dari Yakub secara pasti menghindarkan salah faham bahwa pemeteraian mereka itu terjadi dalam masa antara Adam dan Nuh atau antara masa Nuh dan Yakub, yaitu sebelum Israel dilahirkan. Juga tidak mungkin mereka itu dimeteraikan selama masa tiga setengah tahun masa pelayanan Kristus pribadi di bumi, jika mungkin diperkirakan demikian itu, sebab Kristus sendiri serta semua pengikut-Nya pada masa itu dianiaya, dan banyak dari antara mereka pada waktu itu dibunuh; sebaliknya selama masa pemeteraian mereka yang 144.000 itu, “keempat angin”, yang melambangkan segala bangsa yang tercerai-berai pada seluruh empat penjuru bumi, tidak diijinkan meniup — mengganggu sesuatu apapun (Wahyu 7 : 1).

 

Dan karena selama masa pemeteraian itu segala bangsa dicegah untuk tidak mengganggu pemeteraian orang-orang benar itu, dan “keempat malaikat” (Wahyu 7 : 2) itu diperintahkan supaya tidak menyakiti orang-orang jahat, maka kita saksikan, bahwa mereka yang 144.000 itu dimeteraikan di dalam masa damai — sungguhpun tidak di dalam masa damai di antara bangsa-bangsa itu sendiri, namun di dalam suatu masa dalam mana tak ada bangsa yang dibiarkan menganiaya sidang (orang-orang yang dimeteraikan itu) ataupun malaikat yang diijinkan untuk menyakiti orang-orang jahat. Tetapi keadaan ini adalah bertentangan kepada apa yang terdapat di masa rasul-rasul, pada mana baik orang-orang Romawi maupun orang-orang Yahudi telah menganiaya orang-orang Kristen, dan pada mana Allah sendiri telah menghilangkan nyawa Ananias dan Saphira, serta membawa kebinasaan atas Yerusalem, sehingga tak seorang pun dengan jujur dapat menyimpulkan bahwa 144.000 orang itu dimeteraikan pada masa itu.

 

Juga tak mungkin mereka itu adalah orang-orang yang telah bangkit keluar dari kubur-kubur mereka sewaktu Kristus “menghembuskan napas-Nya” (Matius 27 : 50, 52, 53), seperti yang disangka beberapa orang, sebab di samping alasan-alasan yang sudah diberikan di atas, malaikat itu datang “dari sebelah timur”, bukan untuk memanggil mereka keluar dari kubur-kuburnya, melainkan untuk memeteraikan mereka pada dahi-dahinya. (Wahyu 7 : 3, 4).

 

Lagi pula kepada Pewahyu diceriterakan, bahwa dari hal segala perkara yang sedang akan ditulisnya itu akan jadi “kemudian” (Wahyu 4 : 1), yaitu sesudah tahun 96 Tarikh Masehi, pada waktu ia memperoleh khayal itu. Dan selanjutnya pemeteraian mereka yang 144.000 itu akan jadi dalam masa periode meterai “keenam”, tepat menjelang dibukanya meterai “yang ketujuh” (Wahyu 6 : 12 -17; 7 : 1 – 17; 8 : 1), sedikit waktu menjelang berakhir segala perkara.

 

Dan lagi selanjutnya, sebagai gantinya disebut anak sulung, mereka akan disebut “buah-buah pertama” – suatu sebutan yang menunjukkan, bahwa mereka adalah berasal dari

 

 

 248 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart