Buah-buah pertama hasil penuaian
<< Go Back


Buah-Buah Pertama Hasil Penuaian

Oleh karena semua buku Alkitab bertemu dan berakhir di dalam Buku Wahyu, maka pemeteraian mereka yang 144.000 itu sebagai akibatnya harus menemukan kelengkapannya di dalam tulisan-tulisan para nabi. Dan oleh karena tidak ada di tempat lain terkecuali di dalam Yeheskiel pasal 9 dijumpai suatu peristiwa yang analog sama dengan apa yang terdapat pada Wahyu 7, maka ini menunjukkan bahwa pembubuhan tanda dan pemeteraian adalah sama, kedua-duanya adalah untuk memisahkan orang-orang jahat daripada orang-orang benar : pada yang pertama malaikat-malaikat memalu semua orang yang tidak memiliki tanda; pada yang kemudian malaikat-malaikat menyakiti semua orang yang tidak memiliki meterai itu. (Lihat Yeheskiel 9 : 4 – 6; Wahyu 7 : 2, 3; 9 : 15).
 

Oleh karena kenyataannya, bahwa belum pernah ada sepanjang sejarah sidang, terkecuali di masa Nuh, Allah membinasakan semua orang jahat dan memeliharakan hanya orang-orang yang benar, maka kesimpulannya ialah bahwa pembubuhan tanda, atau pemeteraian mereka yang 144.000 itu masih belum lengkap. Maka jelaslah, bahwa di antara umat Allah orang-orang yang gagal menerima meterai itu, di dalam gambaran perumpamaan, ditunjukkan dengan “lalang”, yang disediakan bagi kebinasaan, sebaliknya orang-orang yang menerima meterai itu dan yang menghindari kebinasaan, dilambangkan dengan “gandum”, yang disediakan bagi lumbung — kerajaan itu (Matius 13 : 30).
 

Oleh karena “lalang” dan gandum akan bertumbuh bersama-sama sampai kepada masa penuaian, dan oleh karena penuaian itu adalah akhir sejarah dunia (Matius 13 : 30, 39), maka jelas mereka yang 144.000 itu disebut buah-buah pertama, sebab mereka adalah kelas orang-orang suci (gandum) yang pertama-tama dipisahkan dari lalang. Lagi pula mereka adalah

 

 251 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart