Menghimpun suatu kelas orang-orang yang tercemar dengan perempuan-perempuan, suatu rombongan buah-buah kedua
<< Go Back


Menghimpun Suatu Kelas Orang-Orang Yang Tercemar dengan Perempuan-Perempuan, Suatu Rombongan Buah-Buah Kedua

Kelas orang-orang suci ini tak dapat tiada adalah orang-orang yang pernah pada suatu masa kawin dengan kekasih-kekasih yang bukan Kristen, yaitu sebuah sidang Kapir, dan akibatnya mereka bukanlah keturunan baik dari Yakub maupun dari sidang Kristen. Dengan demikian akan ada dua penuaian — satu berasal dari sidang dan yang satunya dari dunia : catatan dari hal mereka yang terdahulu menyebutkan hanya orang-orang Israel, 144.000 itu, orang-orang yang tidak tercemar dengan wanita-wanita, walaupun tidak dikatakan, bahwa mungkin tidak ada lagi yang lain; sementara catatan dari hal mereka yang kemudian sebaliknya memastikan meliputi suatu “jumlah besar” dari segala bangsa, yang tak dapat tiada meliputi baik yang tercemar maupun yang tidak tercemar — orang-orang Yahudi dan orang-orang Kapir.
 

Jadi, karena sesudah pemeteraian mereka yang 144.000 itu, buah-buah pertama itu, muncul jumlah besar yang berasal dari segala bangsa, maka logislah bahwa yang terkemudian ini hanya dapat disebut buah-buah kedua. Karena jika tidak, maka mereka yang 144.000 itu tak mungkin dapat disebut buah-buah pertama : sebab di mana tidak terdapat yang kedua, tak akan mungkin ada yang pertama. Dan buah pertama itu, 144.000 itu, merupakan orang-orang suci yang hidup, maka demikian itu pula buah-buah kedua yaitu jumlah besar itu. Lagi pula, buah-buah pertama itu adalah secara analogis sama dengan anak sulung, imam-imam, maka oleh karena itu mereka adalah pendeta-pendeta, yaitu “hamba-hamba Allah” — orang-orang yang akan membawa masuk buah-buah kedua itu.
 

Sambil menubuatkan dari hal pemisahan yang satu, dan dari hal pengumpulan yang Iainnya, Yesaya mengatakan : “Karena dengan api dan dengan pedang-Nya Tuhan akan memutuskan hukum atas segala manusia: maka besarlah kelak bilangan segala orang yang dibunuh oleh Tuhan ……… Maka Aku akan menegakkan suatu tanda di antara mereka itu, dan dari mereka yang sudah luput itu akan Ku suruh kepada segala bangsa, ke Tarsis, ke Pul, dan ke Lud, orang pemanah ke Tubal, dan ke Yawan, ke pulau-pulau yang jauh, yang belum mendengar nama baik-Ku, dan belum melihat kemuliaan-Ku; maka mereka akan memberitakan kemuliaan-Ku di antara segala bangsa Kapir. Maka mereka akan menghantarkan semua saudaramu bagi suatu persembahan kepada Tuhan dari segala bangsa, dengan mengendarai kuda, dan dengan kereta-kereta, dan dengan unta berpelana, dan dengan kuda sembrani, dan dengan binatang-binatang yang cepat larinya, ke bukit kesucianKu Yerusalem, demikianlah firman Tuhan, selaku bani Israel membawakan suatu persembahan dalam bejana yang suci ke dalam rumah Tuhan.” Yesaya 66 : 16, 19, 20.
 

Perhatikan, bahwa mereka yang lolos dari pembunuhan Tuhan itu dikirim untuk memberitakan nama baik-Nya dan menunjukkan kemuliaan-Nya di antara segala bangsa Kapir. “Mereka akan menghantarkan semua” “saudara-saudara mereka bagi suatu persembahan kepada Tuhan dari segala bangsa.” Mereka akan, dengan kata lain, menghotbahkan “Injil kerajaan ini ………. di seluruh dunia bagi suatu kesaksian kepada segala bangsa; dan lalu datang kesudahan. Matius 24 : 14. Pekerjaan besar ini, yang tak ada orang lain pernah mampu menyelesaikannya, akan diselesaikan oleh orang-orang yang telah lolos ini sebab

 

 239 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart