<< Go Back
“Dengarkanlah Olehmu Akan Tongkat, Dan Akan DIA Yang Telah Menetapkannya”. Mikah 6 : 9
Tenggelam dalam ketiduran dan kenyenyakan, “negeri itu”, yaitu sidang, oleh usaha kemurahan Allah untuk mempersiapkannya menghadapi hari kekacauan ini, ia akan dikejutkan untuk hidup kembali oleh seruan-Nya yang mendesak :
“Jagalah, jagalah; kenakanlah kuatmu, hai Sion; kenakanlah pakaian-pakaianmu yang indah-indah, hai Yerusalem; kota suci : karena tiada lagi akan masuk ke dalammu barang seorang kuluppun atau yang najis”. Yesaya 52 : 1.
“Bangunlah, bangunlah; karena terangmu datang, dan kemuliaan Tuhan telah bangkit atas kamu. Karena, tengoklah, kegelapan akan menutupi bumi, dan kelam kabut menudungi segala manusia : tetapi Tuhan akan bangkit kepadamu, dan kemuliaan-Nya akan terlihat di atasmu. Maka segala orang Kapir akan datang kepada terangmu, dan segala rajapun kepada cahaya yang sudah terbit dari kamu.” Yesaya 60 : 1 – 3.
Sidangnya orang-orang Laodikea, yang terakhir dari tujuh sidang itu, adalah bagian yang terakhir dari sidang Kristen dalam mana gandum dan lalang itu berkumpul bersama-sama. Orang-orang yang menang, orang-orang yang telah memperoleh bubuhan tanda, daripadanya, yaitu orang-orang yang mendengar akan Tongkat, memulaikan bagian yang ke delapan dari sidang — yaitu yang dilambangkan oleh “lumbung” (Matius 13 : 30) dan oleh “bejana-bejana” (ayat 48), juga oleh “kaki dian keemasan” dari Zakharia pasal 4. Dari halnya Tuhan mengatakan : ” ………. Orang-orang Kapir akan melihat kebenaranmu, dan segala raja-raja akan kemuliaanmu : maka kamu akan dipanggil dengan suatu nama yang baru, yang akan diucapkan oleh mulut Tuhan sendiri. Kamu akan juga menjadi sebuah mahkota kemuliaan di dalam tangan Tuhan, dan sebuah tengkuluk kerajaan dalam tangan Allahmu”. Yesaya 62 : 2, 3.
Tetapi di antara orang-orang Laodikea orang-orang yang menolak untuk berjaga dan memutar-balikkan keadaan, yang tidak mau “berkeluh-kesah dan menangis karena segala kekejian yang dilakukan di tengah-tengahnya” (Yeheskiel 9 : 4), akan ditinggalkan tanpa tanda itu, dan sebagai akibatnya akan jatuh dimakan senjata-senjata yang membinasakan dari malaikat-malaikat (Yeheskiel pasal 9), sementara orang-orang yang menerima tanda itu akan terhindar dari senjata-senjata pembunuhan itu dan akan dilindungi dengan perisai dari segala kekacauan, perlindungan oleh perisai inilah yang dilambangkan oleh lumbung dan bejana-bejana (Matius 13 : 30, 48).
Pelepasan terhadap gandum ini pada satu pihak, dan pembinasaan terhadap lalang-lalang pada lain pihak, di antara buah-buah pertama, yaitu orang-orang yang di dalam sidang, menandakan pelepasan terhadap yang baik dan pembinasaan terhadap yang jelek dari antara buah-buah kedua, yaitu orang-orang yang berada di dalam Babilon (Wahyu 18 : 4). Oleh karena itu
237 total, 1 views today


