<< Go Back
Perbuatan Di Dalam Laodikea Merupakan Contoh Bagi Apa Yang Di Dalam Babilon
Sementara Tuhan kini sedang membubuhi tanda kepada buah-buah pertama dari kerajaan-Nya, maka mereka yang di Laodikea, yaitu “orang-orang bangsawan itu” (Testimonies, vol. 5, p. 211), dengan menyangkakan diri mereka sedang melakukan permintaan-Nya dengan cara memaksakan kepada para anggota supaya tidak mendengarkan para utusan Tuhan dan tidak membacakan pekabaran-Nya di dalam Tongkat Gembala, sedang berusaha untuk menghalangi mereka daripada menerima tanda-Nya, yang akan memeliharakan mereka dari kebinasaan. Maka seperti yang ditunjukkan oleh nubuatan, peperangan ini, apabila telah selesai di dalam Laodikea, ia akan menyebar ke dalam Babilon karena Tuhan mulai membubuhi tanda kepada buah-buah kedua dari kerajaan-Nya, maka karena binatang itu menyangkakan dirinya (seperti yang diperbuat orang-orang bangsawan di waktu ini) sedang melakukan permintaan Tuhan, ia akan mengeluarkan keputusan supaya “semua, baik kecil maupun besar, baik miskin maupun kaya, baik yang terbelenggu ataupun yang bebas” (Wahyu 13 : 16) supaya menerima tandanya dan bukan tanda Tuhan, yang akan juga melepaskan mereka dari kebinasaan.
Kedua bubuhan tanda ini (bubuhan tanda binatang dan bubuhan tanda Tuhan) di dalamnya pun menunjukkan suatu masa pemisahan warga negara sorga daripada warga negara dunia ini. Dan karena ini adalah suatu pekerjaan yang sedemikian ini belum pernah ada, maka ia akan menimbulkan masa kesusahan besar yang sedemikian ini belum pernah ada — “hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu.” Oleh karena itu kesukaran yang ada sekarang di dalam Laodikea akan menyebar ke dalam Babilon lalu berkembang menjadi suatu masa kesusahan yang besar yang sedemikian itu belum pernah ada, suatu perkembangan yang menunjukkan, bahwa kuasa setan yang sama itu juga yang kini sedang bekerja di dalam Laodikea, akan segera menyatakan dirinya sepenuhnya, dengan berkonsolidasi dengan binatang itu, di dalam gereja-gereja di Babilon, di sana untuk menentang pembubuhan tanda kepada buah-buah kedua seperti yang kini di dalam Laodikea menentang pembubuhan tanda kepada buah-buah pertama.
Dan selanjutnya, sebagai bagian yang ke delapan dari sidang, sidang yang kekal itu, adalah berasal dari bagian yang ke tujuh, yaitu sidang yang ada sekarang, maka demikianlah pula halnya binatang yang ke delapan, yaitu dunia sesudah seribu tahun, adalah berasal dari binatang yang ketujuh (Wahyu 17 : 11), yaitu dunia menjelang seribu tahun.
Keadaan yang sejalan yang tak dapat dielakkan di antara pekerjaan Allah dan pekerjaan Setan ini, yang oleh Ilham secara tajam dan jelas-jelas telah difokuskan bagi kita, menunjukkan dengan sendirinya, bahwa kita sedang memasuki “hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu” – suatu kenyataan yang harus menggerakkan hati kita daripada apapun yang lainnya.
Dan karena “mulai dari sekarang” semenjak masa mereka yang144.000 itu memperoleh bubuhan tandanya dan orang-orang berdosa disingkirkan keluar dari antara mereka, tidak akan ada lagi orang-orang jahat bercampur dengan orang-orang benar, — oleh karena itu semenjak dari masa itu dan seterusnya untuk selama-lamanya
250 total, 1 views today


