Tidak perlu berasal dari bangsa Yahudi yang dikenal yang ada sekarang
<< Go Back


Tidak Perlu Berasal Dari Bangsa Yahudi Yang Dikenal Yang Ada Sekarang

 

Sepuluh suku bangsa itu (kerajaan Israel) telah dibawa pergi, tercerai-berai di seluruh kota-kota orang-orang Medi (2 Raja-Raja 17 : 6), dan dengan demikian mereka telah tenggelam di dalam lautan kehidupan dari bangsa-bangsa sekitarnya dan telah berassimilasi dengan mereka itu, sehingga sebagai bangsa mereka tidak lagi dikenal dalam perhitungan manusia.

Demikian pula halnya, karena dua suku bangsa itu (kerajaan Yehuda) telah dibawa pergi masuk ke Babil, dengan hanya sebagian kecil yang kembali ke Yerusalem sesudah tujuh puluh tahun perhambaan mereka selesai, maka sejumlah besar mereka itu pun telah kehilangan identitasnya.

Kemudian juga, sidang Kristen yang mula-mula telah dibentuk terdiri dari hanya orang-orang Yahudi, yaitu para rasul, mereka yang 120 orang itu yang berada di dalam ruangan atas (Kisah 1 : 15), dan 3000 orang yang telah bertobat pada hari Pantekosta (Kisah 2 : 41) sekaliannya adalah orang-orang Yahudi, karena sesungguhnya adalah hampir semua mereka yang “telah bertambah setiap hari” selama tiga setengah tahun pertama sesudah penyaliban itu (Daniel 9 : 26, 27; Kisah 2 : 47). Dan juga sesudah masa periode ini berlalu, dan para rasul itu ditugaskan untuk membawa Injil kepada orang-orang Kapir (Kisah13 : 46), maka lebih banyak lagi orang-orang Yahudi telah menjadi Kristen, dan selanjutnya sebagai orang-orang Kristen, bukan sebagai orang-orang Yahudi, mereka telah tercerai-berai di antara bangsa-bangsa di dunia.

Oleh sebab itu, jelaslah bahwa dalam masing-masing contoh peristiwa kebanyakan anak-anak Yakub itu telah kehilangan cirri-ciri kebangsaannya. Tetapi, karena Tuhan senantiasa tetap memeliharakan silsilah keturunan dari segala bangsa, khususnya dari anak-anak Yakub itu, maka sebagaimana telah dijanjikan-Nya Ia akan “menyebut Rahab dan Babil bagi mereka yang mengenal akan Daku; bahwasanya orang Philistine, dan Tsur, dengan orang Ethiopia; orang ini lahir di sana. Dan dari hal Sion akan dikatakan, bahwa orang ini dan orang itu telah lahir di dalamnya, maka Allah yang maha tinggi juga yang akan meneguhkan dia. Tuhan akan menghitung, apabila didaftarkan-Nya umat itu, bahwa orang ini telah lahir di sana. Selah.” Mazmur 87 : 4 – 6.

Dengan demikian adalah jelas maupun aneh ialah kenyataan, bahwa tidak seorang pun yang ada sekarang dapat membuktikan asal keturunannya terkecuali orang Yahudi yang dikenal, dengan hasil bahwa mereka yang 144.000 itu akan dapat dihimpun dari hampir setiap bangsa, suku bangsa, bahasa, dan umat, dan pun mereka adalah anak-anak Yakub.

“Maka akan jadi kelak pada hari itu,” demikianlah Firman nubuatan dalam hubungan ini, “bahwa Tuhan akan kembali mengangkat tangan-Nya pada kedua kalinya untuk mendapatkan kembali umat-Nva yang lagi tinggal itu, yang lagi tinggal dari Assiria, dan dari Mesir, dan dari Patros, dan dari Kush, dan dari Elam, dan dari – Shinar, dan dari Hamath, dan dari pulau-pulau yang di lautan. Maka Ia akan menegakkan suatu tanda alamat bagi segala bangsa, dan akan dihimpunkan-Nya segala orang Israel yang sudah terhalau itu, dan mengumpulkan bersama semua orang Yehuda yang tercerai-berai itu dari seluruh empat penjuru bumi. Dan akan jadi kelak pada hari itu, bahwa Tuhan akan mengirik mulai dari saluran sungai itu sampai ke aliran di Mesir, maka kamu akan dihimpunkan satu demi satu, hai bani israel.” Yesaya 11 : 11, 12 ; 27 : 12.

Oleh sebab itu, karena sejarah, logika, dan injil mengkombinasikan kenyataan-kenyataan sekaliannya untuk membuktikan secara tak bersyarat, bahwa Allah telah memeliharakan silsilah keturunan dari cabang yang terpilih dari bangsa manusia ke depan sejak dari Adam sampai ke Nuh (Matius 1 : 1- 17), dan ke belakang sejak dari Yesus sampai kepada Adam (Lukas 3 : 23 – 38), maka Ia tak dapat tiada harus juga, demi untuk suatu  alasan yang sama, dapat memeliharakan identitas dari umat pilihan yang ada sekarang. Dan ini, kita saksikan, adalah tepat sama dengan yang diperbuat-Nya dalam menentukan garis keturunan dari mereka yang 144.000 itu, yaitu “berasal dari semua suku bangsa bani lsrael.” Wahyu 7 : 4. Dan sungguhpun kita belum mengetahui siapa kita ini, maka Dia Yang Mengetahui semua dari hal kita itu, bahkan sampai kepada helai rambut yang terakhir-dari masing-masing -kepala kita, Ia mengetahui dengan tepat asal usul keturunan kita, walaupun mereka yang dari antara kita itu yang akan kelak dihimpun dari benih Yakub, oleh nabi itu dikatakan, adalah “seperti pasir di pantai laut,” sebaliknya secara perbandingan, bangsa Yahudi yang dapat dikenal pada waktu ini hanya berupa segelintir manusia di antara bangsa-bangsa, sehingga oleh karenanya mereka tidak mungkin pada waktu ini tergolong orang-orang yang diaplikasikan dengan

 

 

 

 239 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart