<< Go Back
Himbauan-Nya.
“Mereka mengatakan: Jikalau seseorang lelaki sudah membuang isterinya, lalu ia pergi meninggalkan lelaki itu, dan menjadi isteri seseorang lelaki lain, maka haruskah ia kembali lagi kepada wanita itu? Bukankah negeri itu sangat dicemarkan? Tetapi anda sudah berbuat zinah dengan banyak kekasih; tetapi pun kembali lagi kepada-Ku, demikianlah firman Tuhan. Angkatlah matamu ke atas ke tempat-tempat yang tinggi, dan lihatlah di mana anda tidak pernah ditiduri. Pada sisi jalan-jalan anda telah duduk menunggui mereka itu, seperti orang Arab di padang belantara; maka anda telah rnencemarkan negeri itu dengan segala zinahmu dan dengan segala kejahatanmu. Sebab itu curahan hujan telah ditahan, dan hujan akhir pun tidak datang; tetapi anda memiliki suatu dahi perempuan sundal, anda tidak mengenal malu. Tidakkah anda mau semenjak waktu ini berseru kepada-Ku, Hai Bapaku, Engkaulah Pemimpinku semenjak masa mudaku?
“Pergilah dan beritakanlah segala perkataan ini ke arah utara, dan katakanlah: Kembalilah kamu, hai Israel yang murtad, demikianlah firman Tuhan; maka Aku tidak akan menumpahkan murka-Ku atas kamu. Karena Aku pemurah adanya, demikianlah firman Tuhan, maka tiada Aku menaruh murka untuk selama-lamanya. Hanya akuilah olehmu akan kesalahanmu, bahwa kamu telah mendurhaka melawan Tuhan Allahmu, dan kamu telah tercerai berai segala jalanmu mengikuti orang-orang asing di bawah setiap pohon kayu yang hijau, dan tiada kamu dengar akan suara-Ku, demikianlah firman Tuhan. Kembalilah kamu, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman Tuhan; karena Aku mengawinimu : maka Aku akan mengambil kamu seseorang dari sebuah negeri, dan dua orang dari sesuatu keluarga, dan Aku akan menghantarkan Kamu ke Sion; maka Aku akan memberikan bagimu gembala-gembala yang sesuai dengan hati-Ku, yang akan memberi makan kamu dengan pengetahuan dan pengertian. Maka akan jadi kelak, apabila kamu kelak diperlipatgandakan dan dipertambahkan di tanah itu, pada hari-hari itu, demikianlah firman Tuhan, maka mereka tidak akan lagi mengatakan, Tabut perjanjian Tuhan, itu pun tidak lagi akan timbul di dalam hati, merekapun tidak lagi ingat akan dia, merekapun tidak akan lagi mencarinya, atau membuatnya kembali. Pada masa itu mereka akan menyebut Yerusalem tahta Tuhan; dan segala bangsa akan datang berhimpun kepadanya, kepada nama Tuhan, ke Yerusalem; mereka tidak lagi berjalan mengikuti persangkaan hati mereka yang jahat itu. Pada hari-hari itu isi rurnah Yehuda akan berjalan bersama-sama dengan isi rumah Israel, dan mereka akan bersama-sama datang keluar dari tanah utara menuju ke tanah yang telah Ku karuniakan kepada nenek moyang mu sebagai milik pusaka.” Yeremiah 3 : 1 – 4, 12 – 18.
Karena demikianlah firman Tuhan: “Tengoklah, Aku akan mengutus kepadamu Eliyah nabi itu dahulu dari pada datang hari Tuhan yang besar dan hebat itu; maka ia akan membalikkan hati segala bapa kepada anak-anak, dan hati anak-anak kepada bapa-bapa mereka, supaya jangan Aku datang lalu memalu bumi dengan kutuk.” Maleakhi 4 : 5, 6.
“Tengoklah, Aku akan mengirim utusan-Ku, maka ia akan meyediakan jalan di hadapan-Ku: maka Tuhan, yang kamu cari itu akan kelak datang dengan tiba-tiba ke kaabah-Nya …… Tetapi siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya itu, dan siapakah yang kelak akan berdiri apabila kelihatan Ia? Karena Ia adalah bagaikan suatu api pembersih, dan seperti sabun binara; maka Ia akan duduk seperti seorang pembersih dan pemurni perak, dan Ia akan menyucikan bani Lewi, dan membersihkan mereka itu bagaikan emas dan perak, supaya dapat mereka mernpersembahkan kepada Tuhan suatu persembahan dalam kebenaran. Pada masa itulah kelak persembahan dari Yehuda dan Yerusalem akan berkenan kepada Tuhan, seperti halnya di hari-hari yang dulu-dulu, dan seperti pada tahun-tahun yang terdahulu. Maka Aku akan menghampiri kamu hendak berhukum; dan Aku akan menjadi seorang saksi yang cepat melawan segala tukang sulap, dan melawan segala orang yang berbuat zinah, dan melawan segala orang yang bersumpah palsu, dan melawan segala orang yang menindas hamba-hamba upahan terhadap upah-upah mereka, yang menindas perempuan janda dan anak-anak piatu, dan yang menolak orang-orang asing dari pada haknya, dan yang tidak takut akan Daku, demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam. Karena Akulah Tuhan, Aku tidak berobah; maka sebab itulah kamu bani Yakub belum ditumpas.
“Bahkan semenjak dari zaman nenek moyangmu pun kamu telah menyeleweng dari segala syariat-Ku, dan tiada kamu memeliharakannya. Kembalilah kepada-Ku, maka Aku akan kembali kepadamu, demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam. Tetapi katamu, Dalam hal yang mana harus kami kembali?
“Hendakkah seseorang merampok Allah? Namun kamu sudah merampok Aku. Tetapi katamu, Dalam hal apakah kami telah merampok akan Dikau? Dalam perpuluhan-perpuluhan Dan persembahan-persembahan. Kamu adalah dikutuk dengan suatu kutuk, karena kamu sudah merampok Aku, bahkan seluruh bangsa ini sudah merampok Aku. Bawalah olehmu segala perpuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya kiranya ada tersedia makanan di dalam rumah-Ku, dan cobailah akan Daku sekarang juga di sini dengannya, demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam, kalau-kalau tiada Aku akan bukakan bagimu pintu-pintu langit, lalu mencurahkan kepadamu suatu berkat, yang kelak tidak akan ada cukup ruangan untuk menampungnya. Dan oleh karenamu juga Aku akan menghukum si pembinasa, sehingga ia tidak akan merusak hasil-hasil dari tanahmu; pokok anggurmu pun tidak akan mengeluarkan buahnya sebelum masanya di padang, demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam. Maka segala bangsa akan menyebut kamu berbahagia; karena kamu kelak menjadi suatu tanah yang permai, demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam.
“Segala perkataanmu sudah terlalu keras melawan Aku, demikianlah firman Tuhan. Tetapi kamu mengatakan, Apakah yang telah kami bicarakan sedemikian banyak melawan Dikau? Kamu telah mengatakan, Adalah sia-sia berbakti kepada Allah dan apakah untungnya bahwa kita telah memeliharakan segala syariat-Nya, dan bahwa kita telah berjalan dengan berkabung di hadapan Tuhan serwa sekalian alam? Maka kini kita menyebut orang yang sombong itu berbahagia; bahwasanya mereka yang berbuat kejahatan itu akan ditegakkan; bahwasanya mereka yang mencobai Allah itu akan dilepaskan.
“Pada masa itu mereka yang takut aka Tuhan akan sering berbicara satu kepada yang lainnya, maka Tuhan memperhatikannya dan mendengarkannya, maka sebuah buku peringatan adalah tertulis di hadapan-Nya bagi mereka yang tekut akan Tuhan, dan yang ingat akan nama-Nya, Maka mereka akan menjadi milik-Ku, demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam, pada hari itu apabila Aku mengumpulkan mutiara-mutiara-Ku; dan Aku akan melindungi mereka seperti halnya seseorang melindungi anak lelakinya sendiri yang berbakti kepadanya. Pada masa itu kamu akan kembali, dan kamu akan melihat bedanya antara kebenaran dan kejahatan, di antara dia yang berbakti kepada Allah dan dia yang tidak berbakti kepada-Nya.” Maleakhi 3 : 1 – 18.
“Sebab itu demikianlah firman Tuhan Hua, Bahwasanya Aku meletakkan sebuah batu di Sion bagi suatu pondasi, sebuah batu yang telah teruji, sebuah batu penjuru yang berharga, suatu pondasi yang teguh; barangsiapa yang percaya tidak akan gelisah. Keadilan juga akan Ku letakkan menurut tali pengukur, dan kebenaran menurut bandulan pengukur tegak lurus; maka hujan air beku akan menyapu bersih perlindungan segala kebohongan, dan air-air akan menghanyutkan tempat persembunyian.
“Maka perjanjianmu dengan maut akan dihapuskan, dan pesetujuanmu dengan neraka tidak akan tetap berlaku; apabila cemeti yang menghancurkan itu akan berjalan lalu, maka kamu pun akan dipijak-pijak olehnya. Semenjak dari saat ia itu keluar ia akan menyeret kamu; karena pagi demi pagi ia itu akan lewat, baik pada siang hari baik pada malam hari; maka akan terjadi suatu kegentaran hanya untuk memahami berita itu. Karena tempat tidur adalah lebih pendek dari pada ukuran seseorang yang dapat membaringkan dirinya di atasnya, dan selimut adalah lebih kecil dari pada yang dapat ia pakai untuk menyelimuti dirinya. Karena Tuhan akan bangkit seperti di atas Gunung Perazim, Ia akan naik murka-Nya seperti di lembah Gibeon, supaya dapat Ia melakukan pekerjaan-Nya, pekerjaan-Nya yang aneh itu; dan melaksanakan tindakan-Nya, tindakan-Nya yang aneh itu. Sebab itu sekarang janganlah kamu menjadi orang pengolok-olok, supaya jangan belenggumu dibuat makin keras ikatannya, karena telah Ku dengar dari Tuhan Hua serwa sekalian alam dari hal kebinasaan yang telah ditentukan atas seluruh bumi.
“Berilah telingamu, dan dengarlah akan suara-Ku; camkan-lah, dan dengarlah akan perkataan-Ku.” Yesaya 28 : 16 – 23.
Karena “Allah telah berjanji bahwa dimana para gembala didapati tidak benar Ia akan mengawasi sendiri kawanan domba itu” (Testimonies, jilid 5, halaman 80; Testimonies to Ministers, hal. 300; Yeremiah 3 : 17), dan karena para keturunan dari Yakub itu akan kembali menjadi sebuah kerajaan, mereka akan mengangkat baginya seorang kepala (Hosea 1 : 11). “Daud raja mereka” (Hosea 3 : 5), “lalu mencari Tuhan Allah mereka,” maka jelaslah bahwa sidang dalam masa Seruan Keras dari Pekabaran Malaikat yang Ketiga,
247 total, 1 views today


