Sebuah kerajaan perdamaian
<< Go Back


Sebuah Kerajaan Perdamaian

 

Bahwa suatu kesejahteraan dan perdamaian yang menyerupai sorga akan memasuki kerajaan itu pada masa itu, bahwa Allah akan menggunakannya sebagai “senjata perang-Nya” dengan mana Ia akan memalu bangsa-bangsa; ini terbukti dari kata-kata firman berikut ini yang berbunyi:

“Serigala pun akan tinggal bersama-sama dengan anak domba, dan harimau kumbang akan berbaring bersama-sama dengan anak kambing; dan anak lembu dan singa muda dan lembu jantan akan bermain bersama-sama; dan seorang anak kecil akan menggembalakan mereka itu. Dan kerbau dan beruang akan makan bersama-sama; dan anak-anak mereka pun akan berbaring bersama-sama; maka singa akan makan jerami seperti lembu. Maka anak penyusu akan bermain-main pada lobang ular biludak, dan anak-anak yang baru lepas susu itu akan memasukkan tangannya ke dalam lobang ular tedung. Mereka tidak akan lagi melukai atau merusak di dalam seluruh bukit kesucian-Ku; karena bumi akan kelak penuh dengan pengetahuan dari Tuhan, sama seperti halnya segala air menutupi laut.” Yesaya 11 : 6 – 9. Bilamana keadaan ini mengenai pengetahuan dan perdamaian menguasai sepenuhnya di dalam kerajaan itu, maka “pada hari itulah kelak akan ada sebuah akar dari Isai, yang akan berdiri bagi suatu tanda alamat dari orang-orang itu; kepadanyalah kelak segala orang Kapir akan bertanya-tanya: (dengan sendirinya ini akan terjadi dalam masa kasihan) dan …… pada hari itu,  …….. Tuhan akan merentangkan tangan-Nya kembali pada kedua kalinya untuk menyambut umat-Nya yang sisa.” Yesaya 11 : 10, 11.

“Maka pada hari itu,” demikianlah firman Tuhan melalui nabi-Nya Hosea, dalam mengulangi kembalu janji perdamaian-Nya, “Aku akan membuat sebuah janji bagi mereka dengan segala binatang di padang, dan dengan segala unggas di langit, dan dengan segala binatang melata di tanah; dan Aku akan rnematahkan panah dan pedang dan peperangan dari bumi, dan Aku akan membuat mereka itu berbaring dengan sentausa.” Hosea 2 : 18. (Untuk pelayanan yang lebih terperinci terhadap Hosea pasal satu dan dua bacalah buku kecil kami Traktat No, 4, BERITA TERAKHIR BAGI IBU).

Seperti halnya di dalam bahtera Nuh, contoh itu, maka demikian pula di dalam bahtera contoh saingannya, kerajaan itu, tak ada sesuatu pun yang akan menyakiti atau merusak; singa, serigala, anak domba, harimau kumbang, kambing jantan, dan anak lembu akan hidup damai bersama-sama, lalu seperti lembu sekalian mereka itu akan makan “jerami.” Demikianlah sekarang, seperti halnya di zaman Nuh, Allah akan mempertahankan sesuatu yang tertinggal dari manusia dan binatang dari seluruh ciptaan-Nya, dan bukan membasmi setiap mahluk yang hidup lalu kemudian menciptakan mereka kembali.

Oleh mengenali akan kenyataan ini, maka rasul Paulus mengatakan: “Sebab dengan sangat rindu seluruh mahluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan. Karena seluruh mahluk telah ditaklukkan ke bawah kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, melainkan oleh kehendak dia yang telah menaklukkannya dalam harapan, karena mahluk itu sendiri pun akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah, Sebab kita tahu bahwa sampai sekarang segala mahluk sema-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin. Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita.” Rum 8 : 19 – 23.

“Maka Ia akan membinasakan di atas bukit ini (kerajaan perdamaian ini),” demikian kata Yesaya, tudung muka yang menudungi segala bangsa, dan kain selubung yang terhampar menutupi segala bangsa. Maka maut akan ditelan-Nya dengan kemenangan, dan air mata akan disapu Tuhan Hua dari pada muka segala orang, dan dijauhkan-Nya kecelaan dari pada umat-Nya di atas seluruh muka bumi, karena demikianlah firman Tuhan.

“Maka pada hari itu orang akan berkata demikian (pada hari Tuhan menghapuskan air mata dari pada wajah segala orang umatNya), ‘bahwasanya inilah Allah kita, kita sudah menantikan Dia, maka Ia akan menyelamatkan kita. Inilah Tuhan, kita telah menantikan Dia, kita akan bersukaria dan bergembira dalam keselamatan-Nya. Karena tangan Tuhan akan berhenti di atas bukit ini, dan Moab akan dipijak-pijak di bawahnya, bahkan bagaikan merang dipijak-pijak menjadi timbunan sampah.” Yesaya 25 : 7 – 10, “Maka penduduk di situ tidak akan mengatakan, “Aku sakit; “semua orang yamg diam di sana akan diampuni segala kesalahan mereka.” Yesaya 33 : 24.

“Pujilah Tuhan, hai jiwaku,” demikian kegembiraan Daud, “dan akan nama-Nya yang suci, hai segala sesuatu yang di dalam aku! Pujilah akan Tuhan, hai jiwaku dan janganlah engkau melupakan segala kebajikan-Nya; Yang mengampuni semua kesalahanmu; yang mengobati segala penyakitmu; Yang menebus hidupmu dari kebinasaan; yang memakotai dikau dengan kasih sayang dan kemurahan-kemurahan yang lemah lembut; Yang mengenyangkan mulutmu dengan kabar-kabar baik; sehingga masa kemudaanmu diperbaharui kembali bagaikan dari burung garuda.” Mazmur 103 : 1 – 5. (Bagi penyelidikan selanjutnya terhadap masalah hidup yang berkelanjutan, lihatlah buku kecil kami Traktat No. 5, AMARAN PENGHABISAN.)

“Maka Aku akan memperkuat isi rumah Yehuda, dan Aku akan menyelamatkan isi rumah Yusup, dan Aku akan membawa kembali mereka itu ke tempat mereka; karena Aku mengasihani mereka, maka mereka akan jadi kelak seolah-olah Aku belum pernah membuang mereka itu; karena Akulah Tuhan Allah mereka, dan akan mendengarkan mereka itu. Dan mereka yang dari Ephraim akan jadi kelak bagaikan seorang perkasa, dan hati mereka akan bersukaria seperti orang yang mabuk air anggur; bahwasanya, anak-anak mereka akan menyaksikannya dan bergembira; hati mereka akan bersukacita dalam Tuhan. Maka Aku akan mengisyaratkan bagi mereka itu, lalu mengumpulkan mereka, karena Aku sudah menebus mereka itu; maka mereka akan bertambah-tambah banyaknya seperti halnya mereka telah meningkat jumlahnya. Maka Aku akan menabur mereka itu di tengah-tengah segala bangsa; dan mereka akan mengenang akan Daku dinegeri-negeri yang jauh-jauh; dan mereka akan hidup bersama-sama dengan anak-anaknya, lalu kembali lagi. Aku akan menghantarkan mereka kembali juga dari negeri Mesir, dan menghimpunkan mereka dari Assiria; maka Aku akan membawa mereka itu masuk ke tanah Gilead dan Libanon; tetapi tempat tidak akan cukup ditemukan bagi mereka. Dan ia akan melewati laut dengan kepicikan, dan ia akan memalu segala ombak di laut, dan segala kedalaman sungai akan kering; maka kesombongan Assiria akan ditumbangkan, dan tongkat kerajaan Mesir akan menyingkir. Maka Aku akan menguatkan mereka itu dalam Tuhan; dan mereka akan berjalan kesana-kemari dalam nama-Nya, demikianlah firman Tuhan” (Zakharia 10 : 6 – 12) — jaminan yang tak mungkin gagal bahwa hak istimewa itu adalah milik kita untuk

 

 

 219 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart