Dalam keadaannya yang suci
<< Go Back


Dalam Keadaannya Yang Suci,

 

Dalam salah sebuah dari nubuatan-nubuatannya yang luas, Yesaya memproyeksikan dalam bentuk-bentuk yang sama dengan tepat contoh saingannya yang besar mengenai pergerakan Exodus itu sebagai berikut: “Maka akan ada sebuah jalan raya bagi umat-Nya yang sisa, yang tertinggal dari Assiria; sama seperti halnya dengan Israel pada hari itu keluar dari negeri Mesir.” Yesaya 11 : 16. Seperti halnya “paskah” dan “pembantaian anak-anak sulung”   (buah-buah pertama) yang tidak memiliki darah pada “ambang pintu,” telah melepaskan umat Allah yang dahulu dari perhambaan Mesir, maka demikian pula kelak paskah contoh saingan (Yeheskiel 9 : 4; Yesaya 66 : 16) akan melepaskan buah-buah pertama, mereka yang 144.000 itu, anak sulung-Nya yang sekarang, dari perhambaan dosa dan dari orang-orang berdosa di waktu ini.

“Maka akan jadi kelak, bahwa orang yang tertinggal di Sion, dan dia yang masih tinggal di Yerusalem akan kelak disebut suci, yaitu setiap orang yang tertulis namanya di antara orang-orang hidup yang di Yerusalem; apabila Tuhan kelak selesai membasuh kekotoran segala puteri Sion, dan kelak selesai membersihkan darah dari Yerusalem dari tengah-tengahnya oleh roh hokum dan oleh roh pembakaran. Maka Tuhan akan menciptakan di atas setiap tempat tinggal dari gunung Sion, dan di atas seluruh perhimpunannya, sebuah awan dan asap pada siang hari, dan sebuah nyala api yang terang pada malam hari; karena di atas semuanya kemuliaan akan menjadi setu pertahanan. Maka akan terdapat sebuah tabernakel bagi tempat berteduh pada siang hari dari, pada panas, dan bagi sebuah tempat berlindung, dan bagi sebuah tempat sembunyi dari angin ribut dan dari hujan.” Yesaya 4 : 3 – 6. (Bagi suatu penyajian yang lebih terperinci dari hal pergerakan Exodus itu dalam contoh dan contoh saingannya, bacalah Tongkat Gembala Jilid 1, halaman 70 – 165).

Dalam terang dari Kebenaran Sekarang yang berkenan dengan kerajaan itu, maka nubuatan berikut ini (bersama-sama dengan nubuatan-nubuatan lainnya yang banyak itu) adalah terbuka dengan sendirinya:

“Bangunlah, bangunlah, kenakanlah kuatmu, hai Sion, kenakanlah semua pakaian perhiasanmu, hal Yerusalem, kota suci, karena mulai dari sekarang tidak akan lagi masuk ke dalammu orang-orang yang tidak bersunat maupun yang keji. Kebaskanlah abu dari padamu, bangunlah dan duduklah (pada tahtamu), hai Yerusalem; lepaskanlah pengikat-pengikat leher – (buatan manusia) mu, hai puteru Sion yang tertawan. Karena demikianlah firman Tuhan, bahwa kamu sudah menjual dirimu sendiri dengan sia-sia, maka kamu akan ditebus pun dengan tiada harga. Karena demikianlah firman Tuhan Hua: Pada zarnan dahulu kala umat-Ku telah turun ke Mesir hendak menumpang di sana sebagai orang asing, dan orang-orang Assiria telah menganiaya mereka tanpa sebab. Sebab itu, sekarang, apa lagi urusan-Ku di sini, demikianlah firman Tuhan, bahwa umat-Ku telah dibawa pergi dengan sia-sia? Mereka yang berkuasa atas mereka itu telah membuat mereka meratap, demikianlah firman Tuhan; dan nama-Ku setiap hari tak henti-henti nya dihojat. Sebab itu umat-Ku akan kelak mengetahui nama-Ku; sebab itu mereka akan mengetahui pada hari itu, bahwa Akulah Dia yang berbicara : bahwasanya, itulah Aku.

“Betapa indahnya di atas gunung-gunung kaki orang yang membawakan kabar-kabar baik, yang memberitakan damai; yang membawakan kabar-kabar baik dari hal yang baik, yang rnemberitakan keselamatan; yang mengatakan kepada Sion, bahwa Allahmu memerintah! Para pengawalmu akan mengangkat suara; dengan suara itu bersama-sama akan mereka menyanyi; karena mereka akan sepakat apabila Tuhan akan membawa kembali Sion.

“Bertempiklah, bersoraklah bersama-sama, hai segala jajahan Yerusalem yang sudah rusak, karena Tuhan sudah menghiburkan umat-Nya, Ia sudah menebus Yerusalem. Bahwa Tuhan sudah menyingsing lengan kesucian-Nya di hadapan mata segala bangsa; dan segala hujung bumi akan menyaksikan selamat dari Allah kita.

“Pergilah kamu, pergilah kamu, keluarlah kamu dari sana, janganlah kamu menjamah barang yang keji; keluarlah kamu dari tengah-tengahnya, jadilah kamu suci, kamu yang membawa bejana-bejana Tuhan. Karena kamu tidak akan keluar dengan tergopoh-gopoh, atau pun pergi dengan berlari; karena Tuhan akan pergi mendahului kamu, dan Allah orang Israel akan menjadi penutup barisanmu.

“Bahwasanva hamba-Ku akan berlaku dengan akal budi, ia akan ditinggikan, disanjung dan dimuliakan. Seperti banyak orang tertegun melihat engkau; rupanya begitu buruk, lebih buruk dari pada manusia, dan bentuknya lebih buruk dari pada anak-anak Adam; demikianlah ia akan memercik air atas banyak bangsa, raja-raja akan mengatupkan mulut mereka melihat Dia, karena apa yang belum pernah diceriterakan kepada mereka itu akan mereka saksikan, dan apa yang belum pernah mereka dengar itu akan mereka pikirkan.” Yesaya 52 : 1 – 15.

Karena diri kita sendiri berada pada tepi jurang kekekalan itu, maka kita adalah dipaksa untuk ikut bergabung dengan Pendeta James White dalam seruannya yang menggairahkan yang berbunyi: “Oh, Gloria! Halleluyah! Hatiku yang miskin ini adalah dibakar bagi kerajaan itu, selagi aku berpegang pada pengharapan yang manis ini, di hadapan orang percaya yang sebenarnya. Jika kita “berpegang teguh” hanya beberapa hari lagi, maka baying-bayang kegelapan malam akan menghilang di hadapan kemuliaan dari pandangan-pandangan persiapan kedatangan Anak Manusia itu.” — A Word to the Little Flock, p. 8

Hanya mereka yang memperoleh bagian dalam pergerakan Exodus contoh saingan ini yang akan berkesempatan untuk menyanyikan “nyanyian Musa dan Anak Domba itu,” dan untuk memperoleh bagian dalam janji-janji dari

 

 247 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart