Penolakan mereka menentang nabi-nabi
<< Go Back


Penolakan Mereka Menentang
Nabi-Nabi

 

Setiap generasi orang-orang Yahudi berikutnya telah menolak nabi-nabi yang hidup, pada saat yang sama mereka juga mengakui dan menghormati nabi-nabi yang mendahului mereka yang telah dibunuh oleh nenek moyang mereka karena para nabi itu berbicara kepada mereka. Demikianlah Yesus mempersalahkan mereka itu dengan mengatakan : “Celaka bagimu, hai ahli-ahli Torat dan orang-orang Parisi, orang-orang munafik! Karena kamu membangun kubur-kubur para nabi, dan menghiasi batu nisan kubur-kubur orang-orang benar, dan mengatakan: ‘Sekiranya kami sudah ada di zaman nenek moyang kami, kami tidak akan mau ikut serta dengan mereka itu menumpahkan darah para nabi-nabi itu.” Matius 23 : 29, 30.

Kebanyakan orang-orang Kristen pada waktu ini, oleh meremehkan karunia nubuatan dalam sejarah Kristen, dan oleh mengaplikasikan Injil Wasiat Lama kepada hanya umat Allah di zaman lalu, maka mereka telah menolak semua nabi-nabi. Tetapi gereja Masehi Advent Hari Ketujuh sejak lama telah mengakui percaya pada Roh Nubuatan, khususnya kepada pekabaran istimewa yang dalam bagian akhir dari abad yang terakhir ini telah menjelaskan, bahwa malaikat dari Wahyu 18 : 1 itu yang akan menerangi bumi dengan kemuliaan-Nya, masih ada di depan (Early Writings, p. 277), dan bahwa pekabaran dari nabi Eliyah masih akan datang (Testimonies to Ministers, p. 475). Namun dalam sikap Laodikeanya (perempuan itu), bahwa ia adalah “kaya, dan telah berlimpah kekayaannya,” sehingga “tidak memerlukan apa-apa lagi” baik kebenaran maupun nabi-nabi, maka ia memanifestasikan roh yang telah mengendalikan para pemimpin Yahudi dahulu untuk membunuh utusan-utusan Allah, yang telah membuat hampir seluruh dunia Kristen mengesampingkan nabi-nabi itu, sehingga dengan demikian mengajarkan bahwa para nabi-nabi itu berakhir dengan khotbah Yahya Pembaptis.

Oleh mempicikkan penglihatan manusia sedemikian ini, maka musuh sedang bertekad mempersiapkan jalan bagi sidang untuk menolak hujan akhir itu, sehingga ia tidak akan pernah menerima Pentakosta akhir zaman yang dijanjikan itu.

“Bersuka-citalah kelak, hai kamu anak-anak Sion, dan bergembiralah dalam Tuhan Allahmu: karena Ia telah mengaruniakan kepadamu hujan awal itu secukupnya, dan Ia menurunkan bagimu hujan, yaitu hujan awal dan hujan akhir dalam bulan yang pertama ………… Maka akan jadi kelak kemudian, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku atas segala manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan anak-anakmu perempuan akan bernubuat, orang-orang tuamu akan memperoleh mimpi-mimpi, orang-orang mudamu akan melihat khayal-khayal; dan juga ke atas hamba-hamba lelaki dan atas hamba-hamba pelayan perempuan pada masa itu Aku akan menuangkan ROH-KU.” Yoel 2 : 23, 28, 29. (Bacalah juga Traktat No. 2).

Semua orang yang membohongi dirinya sendiri mengenai berkat ini, mereka akan memeteraikan nasib celakanya untuk selama-lamanya di dalam

 

 102 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart