“Tujuan Pergerakan dalam Timbangan”
<< Go Back


 

“TUJUAN PERGERAKAN

DALAM TIMBANGAN”

 
“Saya yakin bahwa kita harus bertindak sendiri dengan sekuat-kuatnya. Ini bukan lagi masa seperti biasanya. Masa-masa ini memerlukan sesuatu yang luar biasa. Saya ingin berdiri di sini di hadapan anda sekalian pada hari ini sebagai seseorang yang percaya, dan yang percaya secara mendalam, secara serius, dan bersungguh-sungguh, bahwa seluruh maksud dan tujuan dari pergerakan ini pada waktu ini sedang berada di dalam timbangan. Adalah terserah bagi kita untuk mengembalikan bobot neraca-neraca timbangan itu pada sebelah kanan. ………
“Saudara-saudaraku, saya tegaskan kepadamu dengan sungguh-sungguh, bahwa pada waktu ini banyak dari orang-orang muda kita sedang kacau dan iman mereka telah rusak oleh apa yang mereka lihat dan dengar. Tidakkah anda mengetahui hal ini? Bukankah ini benar? Mungkin saja ini merupakan sebuah kebenaran yang tidak dapat salah, tetapi banyak dari orang-orang muda kita pada waktu ini tidak percaya pada Roh Nubuatan sebab tidak adanya kecocokan yang mereka lihat di dalam kehidupan orang-orang yang seharusnya menjadi pemimpin-pemimpin mereka. Jika kita menghendaki orang-orang muda itu supaya percaya, maka kita harus menyajikan kepada mereka sebuah teladan baik dalam iman maupun dalam praktiknya.
“Saya yakin masanya sudah tiba apabila penyajian suatu teladan yang benar ini harus menjadi tantangan kepada semua umat kita. Tidak ada gunanya kita memamerkan diri kepada dunia dalam sesuatu terang tertentu, lalu kemudian membentuk seluruh jalan dan maksud kita sesuai dengan kebijaksanaan yang lain. Yah, kiranya Allah membantu kita untuk kembali kepada kesederhanaan dan iman, kepada penurutan dan perbuatan yang benar. Kebanyakan dari umat kita tahu akan standard-standard ukuran seperti yang diajarkan di dalam Roh Nubuatan, maka apabila mereka melihat kita melanggar standard-standard ukuran itu di dalam perbuatan kita, mereka akan kehilangan iman, bukan saja pada buku-buku Testimonies itu, tetapi juga kepada kepemimpinan kita. Marilah kita menjadi pemimpin-pemimpin yang konsisten. Marilah kita mempraktikkan apa yang kita hotbahkan ………
“Bukannya serangan-serangan musuh-musuh kita yang saya takuti. Tidak, ……… yang saya takuti ialah penyelewengan kita sendiri keluar dari jalan yang benar. Karena inilah yang tersulit untuk ditangani ………
“Kita adalah umat yang sangat berkekurangan di bumi. Saudara-Saudaraku, kita memerlukan sesuatu yang luar biasa dilakukan bagi kita. Suatu iring-iringan besar sedang bergerak menuju ke kerajaan. Apakah kita sedang memimpin pasukan-pasukan Allah pada arah yang benar?
”TERANCAM OLEH PENYESUAIAN DUNIAWI”
 
“Saya percaya bahwa roh masyarakat sekitar, roh duniawi, dalam banyak hal telah masuk di antara kita. Saya tidak ingin anda berpikir bahwa saya telah kehilangan pengharapan terhadap masa depan. Sekali-kali tidak, saya tahu bahwa pergerakan ini akan bergerak maju dengan kemenangan dan berhasil. Namun bagaimanapun juga saya merasa saya tidak akan dimaafkan jika saya lalai menunjukkan beberapa tanda bahaya yang ada sepanjang jalan, yang mana saya yakin kita harus mematuhinya.
“Saya ingin mengulangi bahwa banyak para orangtua kita kecewa oleh berusaha memeliharakan iman putera-puteri mereka karena sebab beberapa perkara yang diajarkan kepada mereka di dalam ruangan-ruangan kelas kita. Mereka datang dan menceriterakan kepada kita, bahwa beberapa guru Alkitab menolak mengijinkan para siswanya membaca dari buku ‘The Desire of Ages’ di dalam sebuah ruangan kelas mengenai kehidupan Kristus. Sebagian mereka datang dan mengatakan bahwa Roh Nubuatan itu tidak lagi dapat diterima di dalam pikiran dan percaya putera-puteri mereka karena interpretasi-interpretasi sejarah yang mereka peroleh; karena interpretasi-interpretasi itu seringkali dibuat untuk mendiskreditkan kata-kata Roh Nubuatan yang sudah jelas.
“Ada lagi suatu perkara lain yang menurut keyakinan saya perlu mendapatkan perhatian. Ini berhubungan dengan kehidupan sosial dan aktifitas-aktifitas di dalam lembaga-lembaga pendidikan kita. Para staff fakultas perlu memberikan pengawasan yang lebih besar dan perhatian terhadap beberapa hal ini. Saya yakin bahwa kita sedang mengembangkan di dalam beberapa pusat pendidikan kita suatu baju kebangsawanan yang memalukan para orangtua dari beberapa anak. Fakultas-fakultas mengijinkan orang-orang muda memakaikan suatu mode baju yang menetapkan standard ukuran bagi semua siswa, dan jika mereka tidak mau menyesuaikan diri, maka para orangtua dan para siswa akan malu. Ia itu seringkali hanya menghasilkan suatu pameran mode-mode duniawi dan penyesuaian dengan dunia. Saya ingin mengangkat suara untuk menentangnya pada hari ini, maka saya menghimbau anda agar menghentikan kecenderungan itu.

 

 
* * *

 

 
“Terlalu banyak orang-orang muda kita pada waktu ini sedang dibawa masuk ke dalam penyesuaian dengan dunia oleh beberapa pemimpin yang mereka itu sendiri mengikuti bentuk-bentuk kesenangan dan keplesiran duniawi. Saudara-saudaraku, saya ingin kiranya orang-orang muda kita dapat dijauhkan dari semua acara-acara pertemuan pantai, parade orang-orang telanjang, dan pertunjukan-pertunjukan bioskop dan tempat-tempat yang diragukan lainnya, yang tidak patut untuk dikunjungi mereka, tetapi sering mereka dibawa ke sana oleh para pemimpin mereka. Saya percaya inilah tugas dari setiap badan penguasa sekolah dan setiap fakultas sekolah untuk mengambil langkah-langkah merubah segala perkara. Sejauh manakah dapat kita ikut berjalan dalam masalah penyesuaian dengan dunia ini? Biarlah kita diperlakukan dengan roh penyesuaian. Janganlah kita berlaku seperti umat di zaman dahulu yang membiarkan faham agama mereka sedemikian rupa diracuni karena hubungan-hubungan dengan dunia sehingga mereka tidak mampu untuk mengenali Mesiasnya sendiri pada waktu kedatangan-Nya.
     
“Mungkinkah para pelopor masih dapat mengenali pergerakan ini sekarang, sekiranya mereka akan bangkit? Mungkinkah mereka masih dapat mengenali pergerakan ini yang telah mereka rintis di dalam dunia ini lalu diserahkan kepada para penerusnya? Masih dapatkah mereka benar-benar mengenalinya? Bagi saya, inilah sebuah pertanyaan yang penting dan sangat menggugah. Sebagian orang mungkin mengatakan : “Yah, mereka itu adalah sejumlah orang yang sudah sangat kuno! Mereka sudah ketinggalan zaman. Mereka sama sekali sudah ketinggalan waktu. Pada waktu ini standard-standar sudah berubah.” Inilah sebuah pernyataan yang menarik bagi sebagian orang, tetapi saya tidak mempercayainya. Saya tetap mempertahankan bahwa setiap standard yang benar dan betul dan pantas yang pernah menang dan yang digariskan di dalam firman Allah, adalah sama pentingnya di waktu ini dengan di masa lalu. Saya bukanlah seseorang yang begitu saja mau mengakui bahwa semua standard sudah berubah. Argumentasi semacam itu menunjukkan bahwa pada waktu ini kita memiliki standard-standard yang lebih rendah, dan ia itu digunakan hanya oleh orang-orang yang menghendaki standard-standard yang lebih rendah. Makin dekat kita datang kepada kerajaan Allah makin tinggi standard-standard yang harus kita miliki.

 

 
* * *

 

 
“Sekiranya Yesus berada di sini pada hari ini, maka dapatkah Ia mengenali kita? Sesungguhnya, dapatlah saya mengatakan, dapatkah kita mengenali Dia? Yah, saya berharap bahwa serangan-serangan penyelewengan duniawi dan peracunannya tidak akan berhasil masuk ke tempat di mana Yesuspun tidak akan mengenali kita! Saya merasa sangat serius apabila saya pikirkan perkara-perkara ini.

 

 
* * *

 

Saudara-saudaraku, saya benar-benar prihatin akan kecenderungan-kecenderungan dan kecondongan-kecondongan itu. Saya mengakui suatu keinginan besar mengenai mereka. Di sinilah kita berada pada hari ini sebagai suatu kelompok pemimpin-pemimpin, dan apabila kita kelak meninggalkan tempat ini, maka untuk apakah kita kembali pulang? Kita akan kembali pulang menghadapi beribu-ribu orang-orang muda kita. Kita akan kembali pulang untuk terus mempengaruhi dan membina kehidupan dari beribu-ribu orang muda, dan untuk memimpin mereka tetapi untuk memimpin mereka yang bagaimana? Untuk memimpin mereka ke mana?
“SUATU PEMBANGUNAN DIPERLUKAN”
 
“Apakah yang akan Yesus katakan kepada kita pada hari ini jika sekiranya Ia berada di sini? Maukah Ia berusaha menyucikan segala kaabah hati kita dan mengusir keluar roh Saduki, roh materialisme, dan roh penyesuaian diri dengan dunia? Saya yakin Ia mau. Saya yakin apa yang kita perlukan pada hari ini sebagai suatu kelompok para pendidik dan pemimpin, lebih daripada apapun yang lainnya, adalah sesuatu yang tidak mungkin datang kepada kita dari komite manapun juga berdasarkan resolusi-resolusi, maka itu adalah suatu pembangunan kembali peribadatan yang lama. Maukah Allah agar pertemuan ini tidak akan berakhir sebelum sesuatu datang bagi kita — bukan hanya suatu pembangunan kembali di mulut saja, melainkan suatu pembangunan kembali hati dan kehidupan, suatu perubahan perbuatan, suatu perubahan yang akan membantu kita membetulkan semua tujuan kita dalam pergerakan yang besar ini. Hari ini saya menghimbau anda sekalian supaya mengalihkan matamu dari dunia, dan pandanglah dengan tetap pada Anak Domba Allah yang telah menyingkirkan dosa dunia. Marilah kita berbicara lebih banyak lagi dari hal apa artinya DIA bagi pergerakan ini, daripada yang kita lakukan terhadap perkara-perkara lainnya yang menyita sekian banyak waktu dan pembicaraan kita.” — Review and Herald, vol. 114, No. 41, October 14, 1937, pp. 4 – 6.
Oh betapa jelas mengerikan dilihat dari segala segi pandangan, bahwa pasangan kuda dauk itu telah membawa kereta itu memasuki dunia dan bukan mengeluarkannya dari sana! Bahkan Presiden General Conference pun sedang menghimbau kepada para pemimpin yang mencintai dunia ini supaya memperbaharui jalan-jalan mereka dan perbuatan-perbuatan mereka (Yeremiah 7 : 3). Walaupun mereka tidak meninggalkan jalan mereka yang merosot mundur itu, mereka tetap dipertahankan oleh organisasi sungguhpun mereka terus saja memimpin umat menjauhi Allah dan Roh Nubuatan, dan makin dekat kepada dunia berikut pengaruh penyelewengannya. Dan karena mereka sedang membuang keluar orang-orang yang sedang berusaha untuk membangunkan kembali orang-orang Laodikea, maka maukah juga Presiden General Conference, dalam segala usahanya untuk membangunkan, bangun menghadapi situasi bertentangan yang ada, lalu sebagai gantinya terus menunjang para pemimpin yang keras kepala itu, memecat mereka, lalu menerima kembali “orang-orang yang berkeluh kesah dan menangis” itu (Testimonies vol. 5, p. 210) yang telah mereka buang keluar?
Dan sementara pasangan kuda dauk itu mendatangkan tragedi atas dirinya karena terus tinggal merana di “negeri selatan”, yaitu suam dan merasa puas dengan hasil-hasil pegangan mereka, maka pasangan kuda teji telah “berusaha untuk pergi agar mereka dapat berjalan ke sana ke mari di seluruh bumi”; artinya, mereka telah bersiap-siap untuk pergi, namun belum dapat pergi sebelum diberitahu : “Keluarlah kamu dari sana, berjalanlah ke sana ke mari di seluruh bumi.” Sungguhpun demikian, pada akhirnya mereka berjalan, menunjukkan bahwa mereka adalah dihargai Allah karena mereka membawa standard-Nya dalam kemenangan sampai berhasil.
Dalam keadaan menahan diri ini kembali ditemukan bukti mengenai kebenaran Tongkat Gembala, karena sejak dari mulanya telah diberitakannya bahwa pekabaran-pekabaran tiga malaikat itu tidak mungkin dapat pergi mencapai seluruh hujung bumi sebelum terlebih dulu Yeheskiel pasal 9 digenapi, dan terlebih dulu Roh Suci dituangkan seperti yang dilukiskan di dalam Yoel 2 : 28 – yaitu masa di mana Tuhan secara nubuatan mengatakan : “Pergilah.”
Kalau saja para pemimpin yang ada sekarang, yaitu mereka yang dilambangkan oleh “pasangan kuda dauk itu” telah memperhatikan “Seruan bagi Reformasi”, dan “kalau saja mereka ini telah merendahkan dirinya dalam pandangannya sendiri”, demikian kata Roh Nubuatan, lalu “menaruh harap sepenuhnya pada Tuhan, maka Ia sudah akan meninggikan mereka dengan membawakan standard-Nya dalam kemenangan sampai berhasil. Tetapi mereka telah memisahkan diri dari Allah, mereka menyerahkan dirinya kepada pengaruh dunia, dan Tuhan telah menolak mereka.” — Testimonies, vol. 5, p. 82. “Oleh sebab engkau begitu suam, dan dingin pun tidak hangat pun tidak, maka Aku hendak meludahkan engkau dari dalam mulut-Ku,” demikianlah firman Tuhan. Wahyu 3 : 16.
Kemudian mereka akan berusaha mencarikan “minyak tambahan” ini, tetapi sayang sudah sangat terlambat untuk memperoleh manfaat dari setiap jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan keprihatinan mereka yang berbunyi: “Apakah kita ……… sedang membiarkan jubah itu jatuh lepas dari pundak-pundak kita sendiri ke atas pundak-pundak orang lain? Apakah kita sedang membiarkan orang-orang lain melangkah memasuki tempat-tempat kita lalu menyerukan kepada dunia suatu reformasi ……… ?”
Supaya diyakini, bahwa “pergerakan ini” (kereta) adalah dipersiapkan untuk pergi maju dengan kemenangan, tetapi hanya di belakang kepemimpinan dari pasangan kuda teji.
Rantai fakta-fakta kenyataan yang berkaitan di sini mengenai kondisi sidang adalah sedemikian kukuhnya ditempa oleh nubuatan dan sejarah sehingga tidak seorang pun dapat memutuskannya. Sesungguhnya setiap mata rantai nubuatan adalah sedemikian rupa dimanifestasikan sehingga bahkan Presiden General Conference sendiripun menjadi gelisah. Namun meskipun adanya kenyataan ini, hamba Tuhan meramalkan bahwa “terang yang akan menerangi bumi dengan kemuliaannya itu akan disebut terang palsu oleh orang-orang yang menolak untuk berjalan di dalam kemuliaannya yang lebih maju,” Review and Herald, May 27, 1890.
“Dalam manifestasi kuasa itu yang menerangi bumi dengan kemuliaannya, mereka akan melihat hanya sesuatu, yang dalam kebutaannya mereka menyangka berbahaya, yaitu sesuatu yang akan membangunkan ketakutan mereka sehingga mereka akan memperkuat dirinya untuk menentangnya. Oleh karena Tuhan tidak bekerja sesuai dengan harapan-harapan dan cita-cita mereka, maka mereka akan menentang pekerjaan itu. Mereka mengatakan, mengapa kita tidak boleh mengetahui Roh Allah itu, setelah kita berada di dalam pekerjaan sekian tahun lamanya?” — Bible Training School, 1907, (Dicetak kembali di dalam Review and Herald, November 7, 1918).
“Kita jangan sekali berharap bahwa apabila Tuhan memiliki terang bagi umat-Nya, maka Setan akan berdiri dengan tenang di samping, dan tidak berusaha apapun untuk menghalanginya. Ia akan bekerja pada pikiran-pikiran orang untuk menghasut kecurigaan dan iri hati dan ketidakpercayaan. Hendaklah kita waspada supaya kita tidak menolak terang yang dikirim Allah, sebab ia itu tidak datang dalam cara yang memuaskan kita. Janganlah berkat Allah dialihkan dari kita oleh karena kita belum mengetahui saat pehukuman kita. Jika sekiranya ada orang yang belum melihat sendiri dan menerima sendiri terang itu, hendaklan jangan mereka berdiri menghalangi orang-orang lainnya. Janganlah sampai dikatakan dari hal umat yang sangat disayangi ini seperti akan halnya orang-orang Yahudi sewaktu kabar-kabar baik tentang kerajaan itu dihotbahkan kepada mereka, ‘Mereka sendiri tidak masuk, dan orang-orang yang sedang masuk mereka halangi.'” — Testimonies, vol. 5, p. 728.
Jenis perkara yang satu ini, kami ingatkan kepada saudara-saudara pemimpin kita, secara tepatnya apa yang terjadi pada pelayanan yang sama sekali tidak beriman terhadap pekabaran tahun 1888, sewaktu pekabaran itu “diremehkan, ditentang, ditertawakan, …… ditolak”, dan “dicela sebagai yang membuat kegairahan besar dan fanatisme.”Testimonies to Ministers, p, 468. Sekiranya bahwa pengalaman itu tidak pernah lagi diulangi. Meskipun demikian, dengan sedih Roh Nubuatan mengatakan :
“Terang yang akan menerangi bumi dengan kemuliaannya itu akan disebut terang palsu. ……… Kami menghimbau dari anda yang menentang terang kebenaran itu, supaya jangan berdiri menghalangi umat Allah. Biarkan terang kiriman Sorga bercahaya atas mereka dalam sinar-sinar cerah yang tetap. Allah menahan kamu, kepada siapa terang ini telah datang, untuk bertanggung jawab memanfaatkan kegunaannya. Orang-orang yang tidak mau mendengar akan dituntut bertanggung jawab; karena kebenaran itu telah dibawakan ke dalam jangkauan mereka, namun mereka meremehkan semua kesempatan dan hak-hak istimewa mereka.” — Review and Herald, May 27, 1890.
Supaya kiranya tak ada apa-apa lagi yang tertinggal tak terselesaikan untuk mengamarkan kepada mereka akan hal kekecewaan yang mengerikan ini yang sedang akan menguasai mereka, maka kami sampaikan lagi sebuah himbauan yang lain

 

 115 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart