Parade terbesar ! Tengoklah Ia itu lewat :
<< Go Back


Parade Terbesar!
Tengoklah Iaitu Lewat

 

Pertama, berjuta-juta malaikat pengiring yang melayani orang-orang tebusan pada segala zaman.

Kedua, Musa, penulis pertama yang diilhami itu, jenderal dan pemimpin yang tak ada tandingannya di antara manusia, yang berpakaian putih-putih dan bermakotakan suatu makota keemasan yang berkilau-kilauan, yang memimpin rombongan orang-orang yang bangkit, yang juga berpakaian jubah-jubah putih dan mahkota-mahkota keemasan.

Ketiga, Habel, yang pertama dari antara orang-orang yang mati sahid, yang memimpin rombongan besar orang-orang yang mati sahid dari segala zaman, sekaliannya berpakaian jubah-jubah putih yang gilang gemilang dengan batas pinggiran berwarna merah.

Keempat, Enoch, kepalanya dilingkari dengan suatu rangkaian bunga putih yang mempesona yang di atasnya ditaruh sebuah mahkota indah yang berkilau-kilauan lebih dari pada matahari, dan pada lengannya terdapat suatu pelepah kurma yang indah; dan menyusul dia suatu Rombongan besar orang banyak, sekaliannya berpakaian jubah-jubah putih yang bersih, dengan pelepah-pelepah kurma di dalam tangan mereka dan makota-makota keemasan pada kepala-kepala mereka.

Kelima, Eliyah yang setia itu, berpakaian sebuah mantel putih yang indah sejak dari bahu sampai ke kakinya, yang memimpin rombongan 144.000 itu, yaitu suatu keimammatan kerajaan, sekaliannya seperti halnya dirinya sendiri berpakaian mantel-mantel putih yang indah-indah.

Keenam, semua Adam, yaitu “anak-anak Allah,” yang berasal dari dunia-dunia alam semesta milik Allah, dengan bapa Adam sebagai pelopor.

Ketujuh, Yesus, Raja atas segala raja dan Tuhan atas segala tuan, yang Agung daripada segala kejadian, yang pertama dan yang terakhir, dan bersama-sama dengan-Nya sepuluh ribu kali sepuluh ribu dan beribu-ribu malaikat-malaikat.

Di seluruh luas kekekalan yang tak terhingga, yang belum pernah sebelumnya disaksikan oleh sorga dan tidak pernah lagi akan disaksikannya yang seperti itu — yaitu suatu pawai luar biasa!

Saudara, Saudariku, adalah hak kita untuk memilih apakah hendak memilih pakaian orang-orang yang selamat itu ataukah hendak memilih segala adat-istiadat orang-orang yang hilang; apakah hendak berjalan bersama-sama dengan orang-orang tebusan dalam pakaian putih-putih atau berbaring bersama-sama dengan orang-orang yang dikutuk dalam kehitam-hitaman.

Jika pilihan jatuh kepada yang kedua — kiranya dijauhkan Allah akan pilihan ini — maka upahnya yang mengerikan tak dapat tiada bukan saja kematian yang pertama, melainkan juga kematian yang kedua, darimana tidak akan ada lagi kelepasan.

Ya, yang manakah hendak dipilih — ratapan-ratapan yang mengerikan di dalam lautan api yang tak terpadamkan, ataukah nyanyian-nyanyian kegembiraan pada sumber kegembiraan yang tak terpadamkan? Kini, pada jam yang terakhir inilah anda akan harus memilih di antara rombongan —

 96 total,  1 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart