Jangan lagi diberikan jerami
<< Go Back


JANGAN LAGI DIBERIKAN
JERAMI

 

“Maka titah Firaun pada hari itu juga kepada para pengawas rodi orang banyak itu, dan kepada para mandor mereka, katanya: Jangan lagi diberikan olehmu kepada orang banyak seterusnya; biarlah mereka pergi mengumpulkan sendiri jerami bagi dirinya……… Maka keluarlah para pengawas rodi orang banyak itu berikut para mandor mereka, lalu berbicaralah mereka kepada orang banyak itu, katanya: …………. Pergilah kamu,  carilah bagi dirimu jerami dimana saja yang dapat kamu temukan; tetapi jumlah hasil pekerjaanmu tetap tidak boleh kurang.” Keluaran 5 : 6, 7, 10, 11.

Dan kini, sebelum mereka dilepaskan dari perbudakan contoh saingannya, maka orang-orang Masehi Advent Hari Ketujuh secara tidak langsung terus dituntut untuk menyusun rencana-rencana anggaran mereka, target-target pengumpulan uang, dan berbagai iuran dan pengeluaran-pengeluaran lainnya, tetapi apabila memerlukan bantuan, maka mereka sendiri praktis tidak akan dapat memperoleh bantuan apapun dari Organisasi Gereja. Sebagaimana halnya dengan contoh-contoh dari hal mereka, maka segala-galanya — waktu, tenaga, uang, dan semuanya — diambil dari mereka, tetapi hampir tidak ada sesuatu apapun yang diberikan sebagai penggantian untuk apa yang mereka berikan.

”Di dalam nomor-nomor terdahulu dari buku Testimonies for the Church,” demikian kata pendiri madzab Gereja ini, “saya telah berbicara mengenai pentingnya orang-orang Masehi Advent Hari Ketujuh mendirikan suatu lembaga untuk membantu orang-orang sakit diantara kita. Saya telah berbicara mengenai kemampuan orang-orang kita, dalam hal keuangan, untuk melaksanakan hal ini; dan saya telah menganjurkan hal itu, mengingat akan pentingnya cabang dari pekerjaan persiapan yang besar ini untuk menyambut Tuhan dengan hati yang gembira, bahwa orang-orang kita harus merasa dirinya terpanggil, sesuai dengan kemampuan mereka, untuk memberikan sebagian uang-uang mereka ke dalam suatu lembaga yang sedemikian ini…………

“Sewaktu saya melihat orang-orang yang memimpin dan mengajar yang diperlihatkan kepada saya terjerumus jatuh ke dalam bahaya-bahaya, untuk mana telah saya amarkan kepada mereka di depan umum maupun juga dalam pembicaraan pribadi dan surat-surat, maka suatu beban berat telah datang menimpaku. Apa yang telah diperlihatkan kepadaku sebagai tempat dimana orang-orang yang menderita sakit di antara kita dapat dibantu, adalah suatu tempat dimana pengorbanan, keramah-tamahan, iman, dan kesalehan harus menjadi prinsip-prinsip yang menguasai.

“Menurut penglihatan saya, separuh dari orang-orang yang sedang menderita di antara orang-orang kita, yang harus tinggal berminggu-minggu atau berbulan-bulan di Lembaga kita, adalah tidak mampu untuk membayar seluruh biaya perjalanan dan biaya tinggal disana. Haruskah kemelaratan menghalangi teman-teman dari Tuhan kita ini dari berkat-berkat yang telah disediakan-Nya dengan sedemikian limpah? Haruskah mereka dibiarkan saja untuk terus bergumul dengan beban rangkap kelemahan dan kemelaratannya?…….

“Kepada saudara-saudara yang menderita di antara umat kita saya ingin mengatakan: Jangan kecil hati, Allah tidak meninggalkan umatNya dan kepentingan-Nya.” — Testimonies, vol. 1, pp. 633, 641, 643.

Dalam contoh berikut kita dibawa untuk membicarakan bidan-bidan yang setia —

 17 total,  2 views today

 

<< Go Back

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart