{"id":2737,"date":"2022-11-15T21:34:42","date_gmt":"2022-11-15T21:34:42","guid":{"rendered":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/?p=2737"},"modified":"2022-11-15T21:34:42","modified_gmt":"2022-11-15T21:34:42","slug":"yesaya-pasal-28","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/?p=2737","title":{"rendered":"Yesaya pasal 28"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 28px;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><strong>YESAYA PASAL 28<\/strong><\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Hari ini kita akan menggunakan waktu kita yang tersedia untuk mempelajari pasal yang kedua puluh delapan dari buku Yesaya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Yesaya 28 : 1:<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Celaka bagi makota kesombongan, kepada pemabuk-pemabuk Efraim, yang kemuliaan keindahannya merupakan hanya sebuah kembang yang layu, yang terdapat pada kepala dari lembah-lembahnya yang subur yang penuh dengan air anggur.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Para pemabuk di dalam ayat ini diidentifikasikan sebagai anak-anak keturunan Efraim, Kerajaan Efraim dikenal sebagai bagian dari Israel yang dibentuk pada mulanya dari kesepuluh suku bangsa itu dan disebut isi rumah Israel atau kerajaan Israel.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Yesaya 28 : 2 &#8211; 4:<\/strong><br \/>\n<em>&#8221;Bahwasanya, Tuhan memiliki seseorang yang perkasa dan kuat, yang bagaikan suatu topan air beku dan suatu angin ribut yang membinasakannya, bagaikan sesuatu banjir luapan air-air yang hebat besarnya, yang mencampakkan ke bumi dengan tangannya. Makota kesombongan, para pemabuk Efraim itu, akan dipijak-pijak di bawah kaki, dan keindahan yang mulia yang terdapat pada kepala dari lembah yang subur akan menjadi sekuntum bunga yang layu, dan bagaikan buah yang masak duluan sebelum musim panas; yang apabila orang yang memandangnya itu melihat selagi ia itu masih di dalam tangannya langsung dimakannya.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Ayat-ayat ini menggambarkan keruntuhan Efraim yang datang sebagai akibat dari dosa-dosa mereka.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Yesaya 28 : 5:<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Pada hari itu Tuhan serwa sekalian alam akan kelak menjadi sebuah mahkota kemuliaan, dan sebuah perhiasan kepala yang indah bagi yang tersisa dari umat-Nya.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Suatu kelas umat yang lain dikemukakan di dalam ayat ini, yaitu yang tersisa dari umat-Nya. Pada waktu itu terdapat anak-anak keturunan Efraim yang disebut dalam ayat 1, dan juga yang tersisa dari umat-Nya yang disebut dalam ayat 7.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Saudara ingat, bahwa pada zaman pemerintahan dari putera Solaiman, kerajaan Israel terbagi dalam dua kerajaan Efraim, atau kerajaan Israel, yang terbentuk dari sepuluh suku bangsa, merupakan badan yang utama atau bagian yang utama. &#8220;Sisanya&#8221; ialah isi rumah Yehuda atau kerajaan Yehuda yang dibentuk dari dua suku bangsa yang sisanya, yaitu Yehuda dan Benyamin. Sesudah kerajaan Israel terbagi menjadi dua kerajaan ini, maka suku-suku bangsa di dalam masing-masing kerajaan itu lalu berkawin campur, sehingga dengan demikian menyebabkan setiap kerajaan memiliki di dalamnya orang-orang yang berasal dari semua dua belas suku bangsa itu. Tetapi kedua kerajaan itu tidak pernah bergabung menjadi sebuah kerajaan.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Yesaya 28 : 5, 6 :<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Pada hari itu Tuhan serwa sekalian alam akan menjadi sebuah makota kemuliaan, dan sebuah perhiasan kepala yang indah bagi yang tersisa dari umat-Nya, dan menjadi sebuah roh keadilan bagi dia yang duduk dalam pengadilan, dan menjadi kekuatan bagi mereka yang memukul mundur peperangan itu sampai ke pintu gerbang.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Pasal ini merupakan sebuah ramalan mengenai apa yang akan jadi pada sesuatu waktu di dalam isi rumah Efraim, dan apa yang akan jadi pada sesuatu waktu di dalam isi rumah Yehuda. Tetapi sedemikian jauh sejarah tidak mencatat, bahwa nubuatan ini masih belum menemui kegenapannya yang lengkap. Lagi pula, karena nubuatan ini telah dibuat langsung bagi Efraim dan Yehuda yang dahulu, dan secara tidak langsung bagi Efraim dan Yehuda masa kini, maka sebagaimana kerajaan itu dahulu telah dibagi menjadi dua bagian, demikian itu pula harus ada dua bagian dalam Israel modern di waktu ini. Dan apa yang telah jadi terhadap kerajaan-kerajaan Israel dahulu akan terulang kembali di zaman kita; sama halnya, apa yang terjadi terhadap bangsa-bangsa dari dunia yang dahulu akan juga terjadi terhadap keturunan-keturunan mereka di zaman kita sekarang.<\/span><\/span><\/p>\n<p>Menurut ayat 5 dan 6 yang baru saja kita baca Tuhan tak dapat tiada harus lebih dekat dengan mereka, karena mereka merupakan makota kemuliaan-Nya. Mari kita membaca kembali ayat-ayat itu:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Yesaya 28 : 5, 6:<\/strong><br \/>\n<em>&#8221;Pada hari itu Tuhan serwa sekalian alam akan menjadi sebuah makota kemuliaan, dan sebuah perhiasan kepala yang indah bagi yang tersisa dari umat-Nya, dan menjadi sebuah roh keadilan bagi dia yang duduk dalam pengadilan, dan menjadi kekuatan bagi mereka yang memukul mundur peperangan itu sampai ke pintu gerbang.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Tuhan akan jadi sesuai semuanya ini bagi &#8220;yang tersisa dari umat-Nya&#8221; &#8212; Yehuda.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Sudah kita pelajari, bahwa dari gereja Masehi Advent Hari Ketujuhlah akan datang mereka yang 144.000 itu, dan dengan merekalah pendirian kerajaan Yehuda akan dimulai, dan orang-orang dari kerajaan Efraim akan menggabungkan diri kepada kerajaan Yehuda Ialu bersama-sama mereka akan menjadi satu bangsa saja. Jika mereka yang 144.000 itu berada di dalam gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, maka Efraim tak dapat tiada harus ditemukan di daIam beberapa gereja lain. Gereja-gereja Protestan mengira bahwa pada sesuatu saat mereka dapat menggabungkan diri bersama-sama ke daIam suatu kesatuan agama, dan anda ketahui bahwa untuk beberapa waktu mereka telah bekerja untuk tujuan itu. Kita memahami nama Efraim dalam nubuatan ini terutama sedang membicarakan sekte-sekte agama Protestan, karena gereja Katholik adaIah sebuah gereja Kristen yang sudah dikapirkan.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Yesaya 28 : 7:<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Tetapi mereka juga telah keliru karena air anggur, dan karena minuman keras mereka mabuk; imam dan nabi telah keliru karena minuman keras, mereka pusing karena air anggur, mereka mabuk karena minuman keras; mereka keliru dalam penglihatan, mereka terantuk dalam penilaian.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Dalam ayat 1 kepada kita diceriterakan bahwa Efraim telah dikuasai oleh air anggur dan karena itu mereka adaIah pemabuk-pemabuk. Dan ayat 7 menceriterakan kepada kita, bahwa &#8220;mereka&#8221; (&#8220;yang tersisa&#8221; itu &#8212; Yehuda) juga telah keliru karena air anggur. Dengan perkataan lain, baik gereja-gereja Protestan maupun gereja Masehi Advent Hari Ketujuh kita sendiri keduanya telah menjadi mabuk dengan &#8220;air anggur&#8221; &#8212; teori-teori manusia.<\/span><\/span><\/p>\n<p><strong>Yesaya 28 : 8:<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Karena semua meja adalah penuh dengan muntah dan kotoran, sehingga tidak ada satu pun tempat yang bersih.&#8221;<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Pada masa ayat ini berlaku tidak ada satu pun tempat yang bersih di dunia.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Yesaya 28 : 9:<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Kepada siapakah akan diajari-Nya pengetahuan? Dan kepada siapakah akan dibuat-Nya mengerti ajaran? Mereka yang baru lepas susu, dan yang sudah lepas dari susu ibunya.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Pada waktu Tuhan melihat, bahwa sudah sampai waktunya untuk mengajarkan pengetahuan dan memberikan pengertian doktrin, tidak ada satu pun tempat yang bersih di dunia. Kemudian pertanyaan: &#8220;Kepada siapakah akan diajari-Nya pengetahuan? Dan kepada siapakah akan dibuat-Nya mengerti doktrin?&#8221; Yang terkandung dalam pertanyaan ini ialah, bahwa adalah hampir tidak mungkin lagi untuk mengajarkan setiap orang dengan doktrin yang murni, karena pada waktu itu semua gereja-gereja terlihat mabuk dengan ajaran-ajaran manusia yang sudah tercemar.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Tetapi Kebenaran harus datang. Dan ayat ini mengatakan, bahwa ia itu hanya dapat diberikan kepada mereka yang baru lepas susu (orang-orang yang sudah lama dalam iman dan yang mampu mengambil makanan keras). Karena alasan inilah, maka pekabaran Tongkat itu telah datang hanya kepada gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Orang-orang keturunan Efraim tidak akan dapat memahaminya. Hanya orang-orang yang lebih tua dalam iman (sudah maju jauh dalam Kebenaran) yang dapat pertama sekali mengerti. Ajaran-ajaran Advent tentunya adalah yang termaju, maka kepada gereja Advent Tuhan ingin pertama sekali mengajarkan pengetahuan dan membuat mengerti doktrin.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Yesaya 28 : 10:<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Karena hukum harus berlandaskan hukum, hukum atas hukum; baris demi baris, baris demi baris; di sini sedikit, dan di sana sedikit.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Ada pembicaraan yang diulang-ulang di sini. Pekabaran kita pada waktu ini meliput pokok-pokok masalah tertentu dari banyak segi.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Yesaya 28 : 11:<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Karena dengan bibir yang gagapan dan dengan bahasa lain Ia akan berbicara kepada bangsa ini.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Dalam penerapannya kepada para keturunan Efraim dan Yehuda yang ada sekarang, yaitu mereka yang dahulu pecah dan tercerai-berai, kita menemukan bahwa pekabaran yang pada waktu ini dibawakan kepada Yehuda bukan datang dalam bahasa Iberani, melainkan dalam bahasa Inggris.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Yesaya 28 : 12, 13:<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Kepada mereka firman-Nya: Inilah perhentian dengan mana engkau dapat membuat orang yang lelah berhenti dan beristirahat; dan inilah penyegaran itu: namun mereka tidak mau mendengar. Tetapi Firman Tuhan bagi mereka adalah hukum atas hukum, hukum atas hukum; baris demi baris, baris demi baris; di sini sedikit dan di sana sedikit; supaya mereka itu pergi, dan jatuh ke belakang, dan hancur, dan terjerat, dan tertangkap.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Orang-orang kepada siapa hal ini terjadi tidak akan memperoleh maaf.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Dalam pekabaran-Nya kepada Yahuda, Allah akan menunjukkan &#8220;perhentian itu dengan mana engkau dapat membuat orang yang lelah beristirahat; &#8230;&#8230; dan penyegaran itu.&#8221; Bukankah itu pekabarannya yang telah dikirimkan Allah kepada kita untuk dihantarkan kepada saudara-saudara Advent kita di waktu ini? Tetapi, sayang, mereka tidak mau mendengar.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Nyonya White dalam mengomentari ayat-ayat ini mengatakan sebagai berikut: &#8221; &#8230;. Karena dengan bibir yang bergagapan dan dengan suatu bahasa yang lain Ia akan berbicara kepada bangsa ini. Kepada mereka firman-Nya: Inilah perhentian dengan mana engkau dapat membuat orang yang lelah beristirahat; dan inilah penyegaran: namun mereka tidak mau dengar. Tetapi firman Tuhan bagi mereka adalah hukum atas hukum, hukum atas hukum; baris demi baris, baris demi baris; di sini sedikit, dan di sana sedikit; supaya mereka itu pergi, dan jatuh ke belakang, dan hancur, dan terjerat, dan tertangkap.&#8221; Mengapa? &#8212; Karena mereka tidak memperhatikan firman Tuhan yang datang kepadanya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">&#8220;Ini berarti orang-orang yang tidak memperoleh petunjuk, tetapi menghargai kepintarannya sendiri, dan telah memilih untuk bekerja sendiri sesuai dengan pendapat-pendapat mereka sendiri. Tuhan memberikan ujian ini, supaya mereka kelak mengambil pendirian apakah mau mengikuti nasehat-Nya, atau menolak Ialu berbuat sesuai dengan pendapat-pendapatnya sendiri, lalu kemudian Tuhan akan meninggalkan mereka kepada akibatnya yang pasti &#8230;&#8230;&#8230;.&#8221; &#8212; Testimonies to Ministers, pp. 418, 419.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Yesaya 28 : 14:<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Oleh sebab itu dengarkanlah Firman Tuhan, hai kamu orang pengolok-olok, yang memerintah atas umat ini yang di Yerusalem.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Ayat ini menyebut orang-orang yang memerintah atas umat ini di Yerusalem (Yehuda) &#8220;orang-orang pengolok-olok.&#8221;<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Yesaya 28 : 15:<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Sebab engkau telah mengatakan: Kami sudah membuat janji dengan maut, dan dengan neraka kami sudah bermufakat; apabila cemeti yang membanjir itu berjalan lain, ia itu tidak akan sampai kepada kami: karena kami telah membuat segala macam dusta menjadi perlindungan kami, maka di bawah kepalsuan kami akan menyembunyikan diri.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Mereka tentunya tidak akan mau mengucapkan ini dalam kata-kata, namun dalam semua tindakannya mereka akan benar-benar mengucapkan perkara ini.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Yesaya 28 : 16:<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Oleh sebab itu demikianlah firman Tuhan Hua, Bahwasanya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu bagi landasannya, sebuah batu yang teruji, sebuah batu penjuru yang berharga, suatu landasan yang pasti: barangsiapa yang percaya tidak akan tergesa-gesa.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Sewaktu Kristus berada di bumi Ia tidak berurusan apa pun dengan Sion. Tetapi di dalam Kerajaan-Nya yang segera akan diperdirikan-Nya itu la akan menjadi batu penjuru yang berharga, pondasi yang kokoh, dan Ia akan duduk pada tahta Daud di Sion. Lagi pula, bahwa itu adalah Kristus dan umat-Nya yang akan membentuk permulaan atau pondasi Kerajaan itu yang dilambangkan oleh batu dari Daniel 2, yang akan menghantam patung itu pada kakinya, dan kemudian bertumbuh menjadi sebuah gunung yang besar.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Orang-orang yang percaya tidak akan tergesa-gesa, artinya bahwa mereka akan mengikuti, berpikir dua kali, dan tidak akan lari mendahului.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Melalui penyelidikan kita pada hari ini terbuktilah, bahwa umat Allah pada waktu ini sedang menjalani ujian yang sama dengan ujian yang diberikan kepada orang-orang Yahudi pada kedatangan Kristus yang pertama dahulu. Ujian itu adalah sama, namun ia itu datang dalam cara yang berbeda. Kristus pada waktu itu datang secara pribadi tetapi mereka tidak mau mendengar-Nya. Pada waktu ini Ia mengirimkan Firman-Nya, tetapi mereka tidak mau mendengarkannya. Anda lihat, bukan?<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Yesaya 28 : 17:<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Keadilan juga akan Kuletakkan sesuai tali pengukur, dan kebenaran sesuai dengan bandulan pengukur tegak; maka hujan batu akan menghanyutkan tempat perlindungan segala dusta, dan air-air akan membanjiri tempat persembunyian.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Sebuah pekabaran akan dibawakan yang akan mengukur (bagaikan dengan bandulan pengukur tegak) dan meluruskan keadilan dan kebenaran. Ia itu akan membetulkan semua jalan-jalan kita. Hujan batu di dalam ayat ini meramalkan suatu pembinasaan, dan apa pun yang dimaksudkan dengan air-air itu, sekaliannya itu akan membanjiri semua tempat persembunyian mereka.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Yesaya 28 : 18:<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Maka perjanjianmu dengan maut akan dihapuskan, dan persepakatanmu dengan neraka tidak akan bertahan; apabila cemeti yang membanjir itu kelak berjalan lalu, kemudian engkau akan dipijak-pijak olehnya.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Orang-orang yang tidak mau memperhatikan Firman Allah tak dapat tiada harus menunggu semua akibat ini.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Yesaya 28 : 19:<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Semenjak dari saat ia itu keluar ia itu akan menyeret kamu: karena pagi demi pagi ia itu akan bergelora, pada siang hari maupun pada malam hari; maka ia itu kelak menjengkelkan hanya untuk memahami beritanya.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Suatu kejutan besar dan mengerikan akan menyeret mereka. Dan apabila pehukuman Allah seperti yang diramalkan di dalam Yeheskiel 9 itu dimulai di dalam sidang, maka ia itu akan terus berlanjut sampai kepada akhirnya terhadap setiap orang yang akan menjadi pengolok-olok Kebenaran.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">&#8220;Maka ia itu kelak menjengkelkan hanya untuk memahami berita itu.&#8221; Allah akan membuat mereka memahami berita itu, atau memahami doktrin, dan ia itu akan merupakan suatu kejengkelan bagi mereka.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Yesaya 28 : 20, 21:<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Karena tempat tidur adalah lebih pendek daripada apabila orang dapat merentangkan badannya di atasnya, dan sepreinya kurang lebar bagi orang untuk menyelimut diri di dalamnya. Karena Tuhan akan bangkit seperti di Gunung Perazim, akan naik murkaNya seperti di lembah Gibeon, agar dapat Ia melakukan pekerjaanNya, perbuatan-Nya yang aneh, dan melaksanakan tindakan-Nya, tindakan-Nya yang aneh.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Adalah di Perazim dahulu Daud membinasakan orang-orang Philistin. Dan adalah di Gibeon Yuzak membinasakan orang-orang Amori. Kini Allah akan malakukan sesuatu yang &#8220;aneh,&#8221; sesuatu yang baru, sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Ia itu disebut &#8220;tindakan-Nya yang asing.&#8221;<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Yesaya 28 : 22:<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Oleh sebab itu kini janganlah kamu menjadi orang-orang pengolok-olok, supaya jangan tali-tali pengikatmu diperketat, karena sudah ku dengar dari Tuhan Allah serwa sekalian alam tentang suatu kehancuran, yang telah ditetapkan atas seluruh bumi.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Karena hanya Kebenaran yang akan membebaskan umat, maka ikatan-ikatan yang diperketat itu akan berarti, bahwa mereka akan berbalik dari Kebenaran sehingga tidak pernah menjadi bebas. Kehancuran akan ditentukan atas seluruh bumi sampai kepada akhir sejarah.<\/span><\/span><\/p>\n<p><strong>Yesaya 28 : 23 &#8211; 25:<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Berilah telingamu, dan dengarkanlah suara-Ku; perhatikanlah, dan dengarkanlah pembicaraan-Ku. Adakah orang pembajak itu membajak sepanjang hari untuk menabur? Adakah ia membuka dan memecahkan gumpalan tanahnya? Setelah ia meratakan permukaan tanahnya, tidakkah ia menaburi jintan hitam, dan menebarkan jintan putih, dan menaruh gandum jawawut dan jelai tertentu dan sekoi pada tempatnya?&#8221;<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Pembajak membajak tanahnya sebagai persiapan untuk menabur benih. Dan mengapa ia melakukan ini, ialah karena ia berharap memperoleh hasil.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Yesaya 28 :26:<\/strong><br \/>\n<em>\u201cKarena Allahnya memberi petunjuk kepadanya untuk bijaksana, dan diajari akan dia.\u201d<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Melalui alam Allah telah memberi petunjuk kepada petani bagaimana mempersiapkan tanahnya dan menanam benihnya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Yesaya 28 : 27:<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Karena jintan hitam tidak diirik dengan alat pengirik, roda gerobak juga tidak dipakai menggiling jintan putih; tetapi jintan hitam dipukul-pukul dengan galah, dan jintan putih dengan tongkat.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Tuhan juga memberi petunjuk di sini, bahwa tidak semua hasil dapat dituai sebagaimana mestinya dalam cara yang sama. Jenis yang satu membutuhkan metode yang satu dan jenis lainnya membutuhkan metode yang berbeda.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Yesaya 28 : 28:<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Gandum roti ditumbuk, karena ia tidak mau terus mengiriknya, juga ia tidak mau menghancurkannya dengan roda gerobaknya, juga tidak ia menumbuknya dengan para penunggang kudanya.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Jika gandum roti diirik seperti jintan hitam petani tidak akan pernah selesai, dan ia akan merusakkannya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Yesaya 28 : 29:<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Ini pun keluar dari Tuhan serwa sekalian alam, yaitu indah ajaib dalam nasehat, dan unggul dalam pelaksanaan.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Allah telah menceriterakan kepada kita bagaimana menabur, bagaimana menuai, dan bagaimana mengirik. Dalam bidang kerohanian, kita sebagai orang-orang Advent telah mempelajari satu perkara; bahwa pekabaran akan dibawa sampai kepada semua hujung bumi, kemudian masa kasihan akan berakhir dan setiap perkara akan mati dan kita naik ke dalam Sorga. Adalah baru sekarang kita mulai belajar bagaimana Allah melaksanakan penuaian-Nya terhadap berbagai jenis hasil kerohanian-Nya. Ia pertama sekali menuai orang-orang benar (orang-orang yang dapat mengajar) dari gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (isi rumah Yehuda); berikutnya, Ia akan menuai umat-Nya dari antara orang-orang Protestan (isi rumah Isarel); dan terakhir, Ia akan menuai dari orang-orang kapir, yaitu mereka yang mau berbalik dan menyembah Dia. Masing-masing dari hasil-hasil ini dituai-Nya dengan bijaksana dalam cara yang berbeda-beda, dan dalam masa penuaian mereka yang telah ditentukan.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Sebagai kesimpulan, janganlah seorang pun dari kita terdapat di antara orang-orang terhadap siapa akan dikatakan: &#8220;mereka tidak memperhatikan firman Tuhan yang datang kepadanya&#8221; (Testimonies to Ministers, p. 419), melainkan marilah kita ingat, bahwa &#8220;adalah roh penyerahan diri dan roh kemampuan mengajar yang Allah kehendaki. Apa yang memberikan kepada doa kemenangannya ialah bukti, bahwa ia itu terhembus keluar dari hati yang patuh dan penuh kasih&#8221; (Testimonies to Ministers, p. 419).<\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-family: verdana,geneva,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">**********<\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p align=\"center\"><a href=\"01.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/tongkat-gembala.org\/images\/download-pdf.png\" width=\"215\" height=\"60\" border=\"0\" \/><\/a><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p class=\"pvc_stats all \" data-element-id=\"2737\" style=\"font-size:12px\"><i class=\"pvc-stats-icon small\" aria-hidden=\"true\"><svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" version=\"1.0\" viewBox=\"0 0 502 315\" preserveAspectRatio=\"xMidYMid meet\"><g transform=\"translate(0,332) scale(0.1,-0.1)\" fill=\"\" stroke=\"none\"><path d=\"M2394 3279 l-29 -30 -3 -207 c-2 -182 0 -211 15 -242 39 -76 157 -76 196 0 15 31 17 60 15 243 l-3 209 -33 29 c-26 23 -41 29 -80 29 -41 0 -53 -5 -78 -31z\"\/><path d=\"M3085 3251 c-45 -19 -58 -50 -96 -229 -47 -217 -49 -260 -13 -295 52 -53 146 -42 177 20 16 31 87 366 87 410 0 70 -86 122 -155 94z\"\/><path d=\"M1751 3234 c-13 -9 -29 -31 -37 -50 -12 -29 -10 -49 21 -204 19 -94 39 -189 45 -210 14 -50 54 -80 110 -80 34 0 48 6 76 34 21 21 34 44 34 59 0 14 -18 113 -40 219 -37 178 -43 195 -70 221 -36 32 -101 37 -139 11z\"\/><path d=\"M1163 3073 c-36 -7 -73 -59 -73 -102 0 -56 133 -378 171 -413 34 -32 83 -37 129 -13 70 36 67 87 -16 290 -86 209 -89 214 -129 231 -35 14 -42 15 -82 7z\"\/><path d=\"M3689 3066 c-15 -9 -33 -30 -42 -48 -48 -103 -147 -355 -147 -375 0 -98 131 -148 192 -74 13 15 57 108 97 206 80 196 84 226 37 273 -30 30 -99 39 -137 18z\"\/><path d=\"M583 2784 c-38 -19 -67 -74 -58 -113 9 -42 211 -354 242 -373 16 -10 45 -18 66 -18 51 0 107 52 107 100 0 39 -1 41 -124 234 -80 126 -108 162 -133 173 -41 17 -61 16 -100 -3z\"\/><path d=\"M4250 2784 c-14 -9 -74 -91 -133 -183 -95 -150 -107 -173 -107 -213 0 -55 33 -94 87 -104 67 -13 90 8 211 198 130 202 137 225 78 284 -27 27 -42 34 -72 34 -22 0 -50 -8 -64 -16z\"\/><path d=\"M2275 2693 c-553 -48 -1095 -270 -1585 -649 -135 -104 -459 -423 -483 -476 -23 -49 -22 -139 2 -186 73 -142 361 -457 571 -626 285 -228 642 -407 990 -497 242 -63 336 -73 660 -74 310 0 370 5 595 52 535 111 1045 392 1455 803 122 121 250 273 275 326 19 41 19 137 0 174 -41 79 -309 363 -465 492 -447 370 -946 591 -1479 653 -113 14 -422 18 -536 8z m395 -428 c171 -34 330 -124 456 -258 112 -119 167 -219 211 -378 27 -96 24 -300 -5 -401 -72 -255 -236 -447 -474 -557 -132 -62 -201 -76 -368 -76 -167 0 -236 14 -368 76 -213 98 -373 271 -451 485 -162 444 86 934 547 1084 153 49 292 57 452 25z m909 -232 c222 -123 408 -262 593 -441 76 -74 138 -139 138 -144 0 -16 -233 -242 -330 -319 -155 -123 -309 -223 -461 -299 l-81 -41 32 46 c18 26 49 83 70 128 143 306 141 649 -6 957 -25 52 -61 116 -79 142 l-34 47 45 -20 c26 -10 76 -36 113 -56z m-2057 25 c-40 -58 -105 -190 -130 -263 -110 -324 -59 -707 132 -981 25 -35 42 -64 37 -64 -19 0 -241 119 -326 174 -188 122 -406 314 -532 468 l-58 71 108 103 c185 178 428 349 672 473 66 33 121 60 123 61 2 0 -10 -19 -26 -42z\"\/><path d=\"M2375 1950 c-198 -44 -350 -190 -395 -379 -18 -76 -8 -221 19 -290 114 -284 457 -406 731 -260 98 52 188 154 231 260 27 69 37 214 19 290 -38 163 -166 304 -326 360 -67 23 -215 33 -279 19z\"\/><\/g><\/svg><\/i> &nbsp;329&nbsp;total, &nbsp;1&nbsp;views today<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>YESAYA PASAL 28 &nbsp; Hari ini kita akan menggunakan waktu kita yang tersedia untuk mempelajari&hellip;<\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p class=\"pvc_stats all \" data-element-id=\"2737\" style=\"font-size:12px\"><i class=\"pvc-stats-icon small\" aria-hidden=\"true\"><svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" version=\"1.0\" viewBox=\"0 0 502 315\" preserveAspectRatio=\"xMidYMid meet\"><g transform=\"translate(0,332) scale(0.1,-0.1)\" fill=\"\" stroke=\"none\"><path d=\"M2394 3279 l-29 -30 -3 -207 c-2 -182 0 -211 15 -242 39 -76 157 -76 196 0 15 31 17 60 15 243 l-3 209 -33 29 c-26 23 -41 29 -80 29 -41 0 -53 -5 -78 -31z\"\/><path d=\"M3085 3251 c-45 -19 -58 -50 -96 -229 -47 -217 -49 -260 -13 -295 52 -53 146 -42 177 20 16 31 87 366 87 410 0 70 -86 122 -155 94z\"\/><path d=\"M1751 3234 c-13 -9 -29 -31 -37 -50 -12 -29 -10 -49 21 -204 19 -94 39 -189 45 -210 14 -50 54 -80 110 -80 34 0 48 6 76 34 21 21 34 44 34 59 0 14 -18 113 -40 219 -37 178 -43 195 -70 221 -36 32 -101 37 -139 11z\"\/><path d=\"M1163 3073 c-36 -7 -73 -59 -73 -102 0 -56 133 -378 171 -413 34 -32 83 -37 129 -13 70 36 67 87 -16 290 -86 209 -89 214 -129 231 -35 14 -42 15 -82 7z\"\/><path d=\"M3689 3066 c-15 -9 -33 -30 -42 -48 -48 -103 -147 -355 -147 -375 0 -98 131 -148 192 -74 13 15 57 108 97 206 80 196 84 226 37 273 -30 30 -99 39 -137 18z\"\/><path d=\"M583 2784 c-38 -19 -67 -74 -58 -113 9 -42 211 -354 242 -373 16 -10 45 -18 66 -18 51 0 107 52 107 100 0 39 -1 41 -124 234 -80 126 -108 162 -133 173 -41 17 -61 16 -100 -3z\"\/><path d=\"M4250 2784 c-14 -9 -74 -91 -133 -183 -95 -150 -107 -173 -107 -213 0 -55 33 -94 87 -104 67 -13 90 8 211 198 130 202 137 225 78 284 -27 27 -42 34 -72 34 -22 0 -50 -8 -64 -16z\"\/><path d=\"M2275 2693 c-553 -48 -1095 -270 -1585 -649 -135 -104 -459 -423 -483 -476 -23 -49 -22 -139 2 -186 73 -142 361 -457 571 -626 285 -228 642 -407 990 -497 242 -63 336 -73 660 -74 310 0 370 5 595 52 535 111 1045 392 1455 803 122 121 250 273 275 326 19 41 19 137 0 174 -41 79 -309 363 -465 492 -447 370 -946 591 -1479 653 -113 14 -422 18 -536 8z m395 -428 c171 -34 330 -124 456 -258 112 -119 167 -219 211 -378 27 -96 24 -300 -5 -401 -72 -255 -236 -447 -474 -557 -132 -62 -201 -76 -368 -76 -167 0 -236 14 -368 76 -213 98 -373 271 -451 485 -162 444 86 934 547 1084 153 49 292 57 452 25z m909 -232 c222 -123 408 -262 593 -441 76 -74 138 -139 138 -144 0 -16 -233 -242 -330 -319 -155 -123 -309 -223 -461 -299 l-81 -41 32 46 c18 26 49 83 70 128 143 306 141 649 -6 957 -25 52 -61 116 -79 142 l-34 47 45 -20 c26 -10 76 -36 113 -56z m-2057 25 c-40 -58 -105 -190 -130 -263 -110 -324 -59 -707 132 -981 25 -35 42 -64 37 -64 -19 0 -241 119 -326 174 -188 122 -406 314 -532 468 l-58 71 108 103 c185 178 428 349 672 473 66 33 121 60 123 61 2 0 -10 -19 -26 -42z\"\/><path d=\"M2375 1950 c-198 -44 -350 -190 -395 -379 -18 -76 -8 -221 19 -290 114 -284 457 -406 731 -260 98 52 188 154 231 260 27 69 37 214 19 290 -38 163 -166 304 -326 360 -67 23 -215 33 -279 19z\"\/><\/g><\/svg><\/i> &nbsp;329&nbsp;total, &nbsp;1&nbsp;views today<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2737"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2737"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2737\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2738,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2737\/revisions\/2738"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2737"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2737"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2737"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}