{"id":3235,"date":"2022-11-24T21:27:09","date_gmt":"2022-11-24T21:27:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/?p=3235"},"modified":"2022-11-24T21:27:09","modified_gmt":"2022-11-24T21:27:09","slug":"amaran-sekarang-jilid-2-nomer-32","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/?p=3235","title":{"rendered":"AMARAN SEKARANG JILID 2 NOMER 32"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-family: 'comic sans ms', cursive; font-size: 18pt;\">AMARAN SEKARANG<br \/>\nJilid II No. 32<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\n<h1 style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 24pt;\"><strong><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\">JIKA SESEORANG MENINGGAL<br \/>\nDUNIA BAGAIMANAKAH DAPAT IA<br \/>\nHIDUP KEMBALI?<br \/>\nDAN SEPERTI APAKAH IA KELAK?<\/span><\/strong><\/span><\/h1>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-family: 'comic sans ms', cursive; font-size: 18pt;\">Oleh:<br \/>\nVictor T. Houteff<br \/>\nPendeta dari Persekutuan Davidian Masehi Advent Hari Ketujuh<br \/>\nSabat, 20 Maret 1948<br \/>\nGereja Mount Carmel, Waco, Texas<br \/>\nAmerika Serikat<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\">&#8220;Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit kembali, maka kita percaya juga bahwa mereka yang tidur dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia. Untuk inilah kami katakan kepadamu dengan Firman Tuhan, bahwa kita yang hidup yang masih tinggal sampai pada kedatangan Tuhan tidak akan mendahului mereka yang sedang tidur itu. Karena Tuhan sendiri akan turun dari langit dengan suatu sorak, dengan bunyi suara penghulu malaikat, dan dengan bunyi sangkakala Allah; maka segala orang yang mati dalam Kristus akan bangkit lebih dulu; kemudian kita yang hidup yang masih ada akan diangkat bersama-sama dengan mereka di dalam awan-awan untuk bertemu dengan Tuhan di udara; maka demikianlah kita akan selamanya berada bersama dengan Tuhan. Sebab itu hendaklah kamu saling menghiburkan antar sesamamu dengan perkataan ini.&#8221; 1 Tesalonika 4 : 14 &#8211; 18.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\">Di sini kita lihat, bahwa orang-orang yang bangkit dalam kebangkitan yang pertama tidak saja akan hidup kembali, melainkan juga tidak akan mati lagi.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\">Sekarang untuk mendapatkan jawaban kita bagi pertanyaan yang berbunyi: Seperti apakah kelak orang itu jika ia hidup kembali? Kita harus pertama-tama melihat kepada buku Kejadian.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\"><strong>Kejadian 2 : 7 :<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Maka Tuhan Allah membentuk manusia dari habu tanah, dan Ia menghembuskan ke dalam kedua lubang hidungnya nafas hidup; maka manusia menjadi suatu jiwa yang hidup.&#8221;<\/em> (Terjemahan yang lebih tepat).<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\">Dalam kata-kata firman ini kita diberitahu, bahwa Allah membentuk manusia dari pada habu tanah. Kemudian nafas hidup dihembuskan ke dalam lubang-lubang hidungnya, maka demikianlah ia menjadi suatu jiwa yang hidup; maka nafas dan tubuh bersama-sama membentuk jiwa itu. Proses perkembangan ini adalah sama dengan proses pembuatan es &#8211; yaitu temperatur yang rendah dan air membuat es sama dengan tubuh dan nafas membuat jiwa. Kemudian apabila nafas meninggalkan tubuh, maka manusia tidak lagi merupakan suatu jiwa yang hidup, seperti juga es tidak akan lagi merupakan es setelah ia itu kembali menjadi air. Manusia pada kenyataannya tidak lagi memiliki jiwa di dalamnya setelah nafas meninggalkan tubuhnya, sebab tubuh dan nafas sama-sama membentuk jiwa.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\">&#8220;Tahulah aku,&#8221; demikian kata Alkhatib, &#8220;bahwa apapun yang Allah perbuat ia itu akan kekaI selama-lamanya; seorangpun tiada dapat menambahinya atau menguranginya; maka Allah mernbuatnya, supaya manusia harus takut di hadapan hadirat-Nya.&#8221; &#8211; Alkhatib 3 : 14.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\"><strong>Alkhatib 9 : 5, 6 :<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Karena orang yang hidup mengetahui akan hal ia mati kelak, tetapi orang yang sudah mati tidak tahu apa-apa, dan tiada Iagi pahala baginya, sebab ingatan mereka itu sudah terlupa. Demikian juga kasih mereka, dan benci mereka, dan cemburu mereka kini sudah lenyap, juga tiada lagi mereka itu memiliki sesuatu bagiannya dalam alam ini dari pada segala sesuatu yang dibuat dibawah langit.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\"><strong>Alkhatib 3 : 18 &#8211; 21 :<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Maka kataku dalam hatiku akan perihal segala anak Adam itu, bahwa dinyatakan Allah kepada mereka itu kelak, dan dilihat mereka itu kelak, bahwa seperti binatang juga keadaan diri mereka. Karena apa yang menimpa anak-anak Adam itu juga menimpa segala binatang, yaitu satu perkara yang menimpa mereka itu: misalnya yang satu mati, demikian pula yang lainnya mati; satu jua nafas pada sekaliannya; tiada barang kelebihan manusia dari pada binatang, karena semuanya adalah sia-sia adanya. Sekaliannya pergi kepada satu tempat jua, sekaliannya berasal dari pada habu, maka sekaliannya kembali kepada habu. Siapakah yang mengetahui akan roh anak Adam itu yang naik ke atas dan roh segala binatang itu yang turun ke bawah ke bumi?&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\">Saudara lihat Ilham pertama-tama membicarakan kepada kita bagaimana manusia itu diciptakan dan seperti apa bentuknya, kemudian Ilham menanyakan: &#8216;Siapakah yang mengetahui akan roh manusia itu yang naik ke atas, dan roh binatang yang turun ke bawah ke bumi?&#8217; &#8211; Satu-satunya jawaban yang dapat diberikan ialah bahwa tak seorang pun yang tahu kecuali Allah. Dan karena Ia telah menceritakan kepada kita, bahwa tubuh dan jiwa secara bersama-sama, bukan secara terpisah, membentuk jiwa, maka jelaslah bahwa manusia yang mati tidak memiliki jiwa, sehingga tubuhnya kembali kepada habu tanah, dan nafasnya kembali kepada hembusan, yaitu kepada angin. Dan juga apapun yang menimpa binatang itu pun menimpa manusia. Kedua-duanya mempunyai satu nafas, demikian penjelasan Ilham dan tidak ada satupun yang lebih dari pada yang lainnya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\">Inilah yang dikatakan Allah dari hal jiwa, maka kita harus percaya kepada-Nya dari pada membodohi diri sendiri dengan berbagai teori manusia yang tidak diilhami yang mengatakan secara berkhayal bahwa jiwa tidak pernah mati, walaupun Allah mengatakan, &#8220;Jiwa yang berdosa itu akan mati.&#8221; Yeheskiel 18 : 4. Kemudian apabila manusia mati, maka jiwanya akan menghilang seperti halnya es batu menghilang apabila temperaturnya naik melebihi titik bekunya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\">Selanjutnya untuk menemukan seperti apa manusia itu apabila ia itu dibuat hidup kembali dalam suatu kehidupan yang tidak berdosa, maka kita harus melihat seperti apakah manusia itu sebelum ia berdosa.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\"><strong>Kejadian 3 : 6 &#8211; 8 :<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Dan apabila dilihat oleh perempuan itu bahwa buah pohon itu baik untuk makanan, dan bahwa ia itu menarik pada pemandangan mata, dan suatu pohon yang disukai untuk membuat seseorang menjadi bijaksana, maka diambilnyalah buahnya lalu dimakannya, dan juga diberikannya kepada suaminya bersama-sama dengan dia; dan ia pun memakannya. Maka mata keduanya lalu celeklah, lalu ketahuilah oleh mereka bahwa mereka bertelanjang; maka dianyamlah olehnya daun-daunan ara bersama-sama dan dibuat bagi dirinya baju. Lalu kedengaranlah oleh keduanya suara Tuhan Allah yang berjalan-jalan di dalam taman dalam kesejukan pada hari itu; maka Adam dan istrinya menyembunyikan diri mereka dari kehadiran Tuhan Allah di antara pohon-pohonan taman itu.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\">Segera sesudah Adam dan Hawa memakan buah pohon yang terlarang itu, maka suatu perubahan yang mentaajubkan telah terjadi. Mereka secepatnya melihat, bahwa terang kehidupan dan keindahan yang menyelubungi diri mereka itu telah lenyap, dan mereka mendapatkan diri mereka dalam keadaan telanjang, jelek, dan memalukan pada pemandangan mata. Akibatnya mereka mencoba untuk menutupi diri mereka dengan daun-daunan dan bersembunyi di antara pohon-pohonan. Walaupun demikian, penutupan tubuh dengan daun-daunan itu adaIah tidak cukup, dan karenanya Tuhan membuatkan bagi mereka &#8220;baju-baju dari kulit binatang.&#8221;<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\">Seperti apakah kelak manusia itu jika ia hidup kembali? &#8211; Tentu saja tidak kurang dari pada keadaannya pada mula pertama, sebab semua yang telah hilang lenyap dahulu itu akan dikembalikan. Juga tidak akan ada yang akan lebih diperbaiki lagi bagi dirinya, sebab segala perkara yang Tuhan buat dahulu itu, Ia sendiri telah mengucapkannya &#8220;sangat baik&#8221;. Kejadian 1 : 31. Maka demikianlah jika seseorang hidup kembali, maka ia akan jadi tepat seperti keadaan Adam sebelum ia berdosa.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\">Sekarang untuk jawaban terhadap pertanyaan yang berbunyi, &#8220;Bagaimanakah ia akan hidup kembali?&#8221; kita akan kembali kepada Yeheskiel sebagai berikut:<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\"><strong>Yeheskiel 37 : 1 \u2013 10 :<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Bahwa tangan Tuhan berada di atasku, maka dibawa-Nya aku keluar dalam Roh Tuhan, lalu diturunkan-Nya aku di tengah-tengah lembah yang penuh dengan tulang-tulang orang mati, dan disuruh-Nya aku berjalan melewati semua tulang-tulang itu berkeliling; maka tengoklah, ada banyak sekali tulang yang berserakan di lembah yang terbuka itu, dan bahwasanya semua itu kering sekali adanya. Maka kata-Nya kepadaku, hai anak Adam, dapatkah tulang-tulang ini hidup kembali? Maka jawabku, ya Tuhan Hua, Engkau juga yang maha tahu. Kembali lagi kata-Nya kepadaku, Bernubuatlah akan hal tulang-tulang ini, dan katakanlah kepada mereka, hai kamu tulang-tulang kering, dengarkanlah olehmu akan Firman Allah. Demikianlah firman Tuhan Hua kepada tulang-tulang ini. Tengoklah, Aku hendak menghembuskan nafas masuk ke dalam kamu, maka kamu akan hidup kembali; dan Aku akan melapisi otot-otot atas kamu, dan memberikan daging padamu, dan menutupi kamu dengan kulit, dan memasukkan nafas hidup ke dalam mu, maka kamu akan hidup kembali; maka kamu akan mengetahui, bahwa Akulah Tuhan.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\">\u201cDemikianlah aku bernubuat seperti yang diperintahkan kepadaku; maka sementara aku bernubuat terdengarlah suatu bunyi, dan tengoklah, terjadilah suatu goncangan, maka datanglah tulang-tulang itu bersama-sama, masing-masing tulang kepada pasangannya. Maka sementara aku mengamat-amatinya, heran, datanglah otot-otot dan daging ke atas tulang-tulang itu, maka kulit menutupinya dari atas; tetapi tidak ada nafas hidup terdapat di dalamnya. Maka kata-Nya kepadaku, Bernubuatlah olehmu kepada angin, bernubuatlah hai anak Adam, dan katakanlah kepada angin, demikianlah firman Tuhan Hua; Datanglah dari empat penjuru angin, hai nafas hidup, dan hembuskanlah ke atas orang-orang yang terbunuh ini, supaya mereka dapat hidup kembali. Demikianlah aku bernubuat seperti yang diperintahkan-Nya kepadaku, maka masuklah nafas hidup ke dalam mereka itu, Ialu hiduplah mereka, dan berdirilah mereka pada kakinya suatu bala tentara yang besar sekali jumlahnya.\u201d (Terjemahan yang lebih tepat).<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\">Di sini kita dapati, bahwa proses kebangkitan adalah sama dengan proses kejadian. Pertama-tama kerangka dari manusia dibentuk, kemudian tubuhnya, daging, kulit, dan terakhir nafas hidupnya, lalu kembali ia menjadi suatu jiwa yang hidup. Saudara lihat, jiwa manusia atau roh bukanlah dipanggil turun dari surga, atau dipanggil naik dari neraka. Pada kenyataannya, sama sekali bukan sesuatu jiwa yang dipanggil, melainkan angin yang dipanggil dari keempat penjuru mata angin dibumi untuk mengisi paru-parunya sesuai dengan perintah Allah, dan demikianlah ia kembali menjadi suatu jiwa yang hidup. Kemudian juga, dari bahan-bahan apa manusia pada dasarnya dibentuk, maka dari bahan-bahan itu juga ia akan kembali dibuat, karena tulang-tulang itu datang sambil sama-sama mencari pasangannya. Walaupun demikian, apabila ia diciptakan kembali sedemikian ini atau pun dibangkitkan kembali, ia tak dapat tiada akan tetap memegang pengetahuan dan ingatannya yang ia miliki pada saat kematiannya, sebab jika tidak, maka manusia yang bangkit itu tidak mungkin adalah dia yang telah mati, dan jika yang sedemikian ini tidak akan menjadi miliknya, maka pengalaman-pengalaman yang diperoleh semasa hidup ini sudah akan lenyap.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\">Titik perhatian berikutnya ialah memperhatikan mengapa terdapat adanya dua kebangkitan, yang masing-masingnya berjarak seribu tahun (Wahyu 20 : 5, 6). Marilah kita lihat pada Injil kepada orang-orang Romawi yang berbunyi sebagai berikut:<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\"><strong>Rum 8 : 10, 11 :<\/strong><br \/>\n<em>\u201cMaka jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh itu mati karena dosa, tetapi Roh itu hidup oleh sebab kebenaran. Tetapi jika Roh-Nya yang membangkitkan Yesus dari pada mati itu tinggal di dalam kamu, maka Ia yang membangkitkan Kristus dari pada mati itu juga akan membangkitkan segala tubuhmu yang mati oleh perantaraan Roh-Nya yang tinggal di dalam kamu.\u201d<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\">Orang-orang yang mati bersama-sama dengan Roh Kristus di dalam diri mereka, adalah mereka yang akan bangkit dalam kebangkitan orang-orang benar. Tetapi orang-orang yang di dalam diri mereka Roh Kristus tidak tinggal, mereka akan bangkit dalam kebangkitan orang-orang berdosa, seribu tahun sesudah kebangkitan orang-orang benar.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\"><strong>Wahyu 20 : 6 :<\/strong><br \/>\n<em>&#8220;Berbahagialah dan kuduslah orang yang memperoleh bagian dalam kebangkitan yang pertama; terhadap yang sedemikian ini mati yang kedua itu tidak Iagi berkuasa, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, maka mereka akan memerintah bersama dengan-Nya seribu tahun lamanya.&#8221;<\/em><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\">Jika maksud ayat-ayat ini memang mengatakan terhadap orang-orang benar, maka terhadap orang-orang jahat tentunya sebaliknya akan dikatakan:<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\">\u201cTerkutuklah dan cemarlah orang yang tidak memperoleh bagian dalam kebangkitan yang pertama; terhadap yang sedemikian ini mati yang kedua itu akan berkuasa; mereka tidak akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka tidak akan memerintah bersama-sama dengan-Nya selama masa seribu tahun itu.\u201d<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\">Jika kita menyambut Firman Allah seperti yang diberikan oleh Ilham kepada kita, dan jika kita adalah pelaksana-pelaksana dari Firman-Nya, maka kita akan hidup kembali, dan kita akan menjadi peta Allah yang sempurna seperti halnya Adam dan Hawa. Kita akan betul-betul kembali ke Taman Eden. Taman itu pun akan kembali berkembang seperti sediakala, dan pohon kehidupan akan mengeluarkan buah-buahnya pada setiap bulan. Maka demikianlah, sebagai anda saksikan, manusia akan hidup kembali, dan demikianlah ia akan hidup kekal untuk selamanya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\">&#8220;Maka Allah akan menyapu air mata mereka itu dari pada matanya; dan tidak akan ada Iagi kematian, atau pun kesusahan, atau pun tangisan, juga tidak akan ada lagi kesakitan; karena segala perkara yang dahulu itu telah berlalu. Maka Ia yang duduk di atas tahta itu mengatakan, Tengoklah, Aku menjadikan segala perkara baru. Maka kata-Nya kepadaku, Tuliskanlah, karena semua perkataan ini adalah benar dan jujur. Dan kata-Nya kepadaku, Sudah dilaksanakan! Akulah Alpha dan Omega, yang mula-mula dan yang terakhir. Aku hendak memberikan kepada orang yang berhaus itu minum dari pada mata air hidup dengan bebasnya. Bahwa orang yang menang akan mewarisi segala perkara; maka Aku akan menjadi Allahnya, dan ia akan menjadi anak-Ku laki-laki.&#8221; Wahyu 21 : 4 &#8211; 7.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: comic sans ms,cursive;\">&#8220;Tetapi apabila yang sempurna itu tiba, maka yang belum sempurna itu akan ditiadakan. Tatkala aku lagi anak-anak, aku bertutur seperti anak-anak, aku mengerti seperti anak-anak, aku berpikir seperti anak-anak; tetapi apabila aku sudah dewasa, maka ku buangkan segala perkara anak-anak. Karena sekarang ini kita melihat melalui cermin yang gelap, tetapi pada masa itu kelak muka dengan muka; sekarang pengetahuanku baru sebagian; tetapi pada waktu itu kelak aku akan mengetahui sebagaimana aku juga telah diketahui. Maka sekarang tinggallah tetap iman, harap, dan kasih, tiga perkara ini; tetapi yang terbesar dari semuanya ini ialah kasih.&#8221; &#8211; 1 Korinthi 13 : 10 &#8211; 13.<\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-family: 'comic sans ms', cursive; font-size: 14pt;\">***<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p align=\"center\"><a href=\"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/buku\/download\/AS jilid 2 no. 32 Jika seseorang.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/tongkat-gembala.org\/images\/download-pdf.png\" width=\"215\" height=\"60\" border=\"0\" \/><\/a><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p class=\"pvc_stats all \" data-element-id=\"3235\" style=\"font-size:12px\"><i class=\"pvc-stats-icon small\" aria-hidden=\"true\"><svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" version=\"1.0\" viewBox=\"0 0 502 315\" preserveAspectRatio=\"xMidYMid meet\"><g transform=\"translate(0,332) scale(0.1,-0.1)\" fill=\"\" stroke=\"none\"><path d=\"M2394 3279 l-29 -30 -3 -207 c-2 -182 0 -211 15 -242 39 -76 157 -76 196 0 15 31 17 60 15 243 l-3 209 -33 29 c-26 23 -41 29 -80 29 -41 0 -53 -5 -78 -31z\"\/><path d=\"M3085 3251 c-45 -19 -58 -50 -96 -229 -47 -217 -49 -260 -13 -295 52 -53 146 -42 177 20 16 31 87 366 87 410 0 70 -86 122 -155 94z\"\/><path d=\"M1751 3234 c-13 -9 -29 -31 -37 -50 -12 -29 -10 -49 21 -204 19 -94 39 -189 45 -210 14 -50 54 -80 110 -80 34 0 48 6 76 34 21 21 34 44 34 59 0 14 -18 113 -40 219 -37 178 -43 195 -70 221 -36 32 -101 37 -139 11z\"\/><path d=\"M1163 3073 c-36 -7 -73 -59 -73 -102 0 -56 133 -378 171 -413 34 -32 83 -37 129 -13 70 36 67 87 -16 290 -86 209 -89 214 -129 231 -35 14 -42 15 -82 7z\"\/><path d=\"M3689 3066 c-15 -9 -33 -30 -42 -48 -48 -103 -147 -355 -147 -375 0 -98 131 -148 192 -74 13 15 57 108 97 206 80 196 84 226 37 273 -30 30 -99 39 -137 18z\"\/><path d=\"M583 2784 c-38 -19 -67 -74 -58 -113 9 -42 211 -354 242 -373 16 -10 45 -18 66 -18 51 0 107 52 107 100 0 39 -1 41 -124 234 -80 126 -108 162 -133 173 -41 17 -61 16 -100 -3z\"\/><path d=\"M4250 2784 c-14 -9 -74 -91 -133 -183 -95 -150 -107 -173 -107 -213 0 -55 33 -94 87 -104 67 -13 90 8 211 198 130 202 137 225 78 284 -27 27 -42 34 -72 34 -22 0 -50 -8 -64 -16z\"\/><path d=\"M2275 2693 c-553 -48 -1095 -270 -1585 -649 -135 -104 -459 -423 -483 -476 -23 -49 -22 -139 2 -186 73 -142 361 -457 571 -626 285 -228 642 -407 990 -497 242 -63 336 -73 660 -74 310 0 370 5 595 52 535 111 1045 392 1455 803 122 121 250 273 275 326 19 41 19 137 0 174 -41 79 -309 363 -465 492 -447 370 -946 591 -1479 653 -113 14 -422 18 -536 8z m395 -428 c171 -34 330 -124 456 -258 112 -119 167 -219 211 -378 27 -96 24 -300 -5 -401 -72 -255 -236 -447 -474 -557 -132 -62 -201 -76 -368 -76 -167 0 -236 14 -368 76 -213 98 -373 271 -451 485 -162 444 86 934 547 1084 153 49 292 57 452 25z m909 -232 c222 -123 408 -262 593 -441 76 -74 138 -139 138 -144 0 -16 -233 -242 -330 -319 -155 -123 -309 -223 -461 -299 l-81 -41 32 46 c18 26 49 83 70 128 143 306 141 649 -6 957 -25 52 -61 116 -79 142 l-34 47 45 -20 c26 -10 76 -36 113 -56z m-2057 25 c-40 -58 -105 -190 -130 -263 -110 -324 -59 -707 132 -981 25 -35 42 -64 37 -64 -19 0 -241 119 -326 174 -188 122 -406 314 -532 468 l-58 71 108 103 c185 178 428 349 672 473 66 33 121 60 123 61 2 0 -10 -19 -26 -42z\"\/><path d=\"M2375 1950 c-198 -44 -350 -190 -395 -379 -18 -76 -8 -221 19 -290 114 -284 457 -406 731 -260 98 52 188 154 231 260 27 69 37 214 19 290 -38 163 -166 304 -326 360 -67 23 -215 33 -279 19z\"\/><\/g><\/svg><\/i> &nbsp;275&nbsp;total, &nbsp;3&nbsp;views today<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>AMARAN SEKARANG Jilid II No. 32 &nbsp; JIKA SESEORANG MENINGGAL DUNIA BAGAIMANAKAH DAPAT IA HIDUP&hellip;<\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p class=\"pvc_stats all \" data-element-id=\"3235\" style=\"font-size:12px\"><i class=\"pvc-stats-icon small\" aria-hidden=\"true\"><svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" version=\"1.0\" viewBox=\"0 0 502 315\" preserveAspectRatio=\"xMidYMid meet\"><g transform=\"translate(0,332) scale(0.1,-0.1)\" fill=\"\" stroke=\"none\"><path d=\"M2394 3279 l-29 -30 -3 -207 c-2 -182 0 -211 15 -242 39 -76 157 -76 196 0 15 31 17 60 15 243 l-3 209 -33 29 c-26 23 -41 29 -80 29 -41 0 -53 -5 -78 -31z\"\/><path d=\"M3085 3251 c-45 -19 -58 -50 -96 -229 -47 -217 -49 -260 -13 -295 52 -53 146 -42 177 20 16 31 87 366 87 410 0 70 -86 122 -155 94z\"\/><path d=\"M1751 3234 c-13 -9 -29 -31 -37 -50 -12 -29 -10 -49 21 -204 19 -94 39 -189 45 -210 14 -50 54 -80 110 -80 34 0 48 6 76 34 21 21 34 44 34 59 0 14 -18 113 -40 219 -37 178 -43 195 -70 221 -36 32 -101 37 -139 11z\"\/><path d=\"M1163 3073 c-36 -7 -73 -59 -73 -102 0 -56 133 -378 171 -413 34 -32 83 -37 129 -13 70 36 67 87 -16 290 -86 209 -89 214 -129 231 -35 14 -42 15 -82 7z\"\/><path d=\"M3689 3066 c-15 -9 -33 -30 -42 -48 -48 -103 -147 -355 -147 -375 0 -98 131 -148 192 -74 13 15 57 108 97 206 80 196 84 226 37 273 -30 30 -99 39 -137 18z\"\/><path d=\"M583 2784 c-38 -19 -67 -74 -58 -113 9 -42 211 -354 242 -373 16 -10 45 -18 66 -18 51 0 107 52 107 100 0 39 -1 41 -124 234 -80 126 -108 162 -133 173 -41 17 -61 16 -100 -3z\"\/><path d=\"M4250 2784 c-14 -9 -74 -91 -133 -183 -95 -150 -107 -173 -107 -213 0 -55 33 -94 87 -104 67 -13 90 8 211 198 130 202 137 225 78 284 -27 27 -42 34 -72 34 -22 0 -50 -8 -64 -16z\"\/><path d=\"M2275 2693 c-553 -48 -1095 -270 -1585 -649 -135 -104 -459 -423 -483 -476 -23 -49 -22 -139 2 -186 73 -142 361 -457 571 -626 285 -228 642 -407 990 -497 242 -63 336 -73 660 -74 310 0 370 5 595 52 535 111 1045 392 1455 803 122 121 250 273 275 326 19 41 19 137 0 174 -41 79 -309 363 -465 492 -447 370 -946 591 -1479 653 -113 14 -422 18 -536 8z m395 -428 c171 -34 330 -124 456 -258 112 -119 167 -219 211 -378 27 -96 24 -300 -5 -401 -72 -255 -236 -447 -474 -557 -132 -62 -201 -76 -368 -76 -167 0 -236 14 -368 76 -213 98 -373 271 -451 485 -162 444 86 934 547 1084 153 49 292 57 452 25z m909 -232 c222 -123 408 -262 593 -441 76 -74 138 -139 138 -144 0 -16 -233 -242 -330 -319 -155 -123 -309 -223 -461 -299 l-81 -41 32 46 c18 26 49 83 70 128 143 306 141 649 -6 957 -25 52 -61 116 -79 142 l-34 47 45 -20 c26 -10 76 -36 113 -56z m-2057 25 c-40 -58 -105 -190 -130 -263 -110 -324 -59 -707 132 -981 25 -35 42 -64 37 -64 -19 0 -241 119 -326 174 -188 122 -406 314 -532 468 l-58 71 108 103 c185 178 428 349 672 473 66 33 121 60 123 61 2 0 -10 -19 -26 -42z\"\/><path d=\"M2375 1950 c-198 -44 -350 -190 -395 -379 -18 -76 -8 -221 19 -290 114 -284 457 -406 731 -260 98 52 188 154 231 260 27 69 37 214 19 290 -38 163 -166 304 -326 360 -67 23 -215 33 -279 19z\"\/><\/g><\/svg><\/i> &nbsp;275&nbsp;total, &nbsp;3&nbsp;views today<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3235"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3235"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3235\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3236,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3235\/revisions\/3236"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3235"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3235"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3235"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}