{"id":3376,"date":"2022-11-26T19:00:19","date_gmt":"2022-11-26T19:00:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/?p=3376"},"modified":"2022-11-26T19:02:36","modified_gmt":"2022-11-26T19:02:36","slug":"tanya-jawab-bagian-i","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/?p=3376","title":{"rendered":"Tanya Jawab (Bagian I)"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<div align=\"center\">\n<h1><span style=\"color: #cc0033; font-family: Verdana; font-size: 24pt;\"><strong>TANYA &#8211; JAWAB<br \/>\n(BAGIAN I)<\/strong><\/span><\/h1>\n<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div align=\"center\">\n<p><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 18pt;\">Oleh:<br \/>\n<strong>Victor T. Houteff<\/strong><br \/>\nPendeta dari Persekutuan Davidian Masehi Advent Hari Ketujuh<br \/>\nSabat, 17 Agustus 1946<br \/>\nGereja Mount Carmel, Waco, Texas<br \/>\nAmerika Serikat<\/span>\n<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div align=\"justify\">\n<p><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\">Banyak dari kamu telah datang kepada saya baru-baru ini dengan beberapa pertanyaan yang ternyata adalah amat penting bagimu. Karena alasan inilah kita akan menggunakan jam belajar kita pada sore hari ini untuk menjawab semuanya itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Saya akan membaca sekarang pertanyaan yang berbunyi : <em>&#8220;Sdr. Houteff, apakah kita kurang pantas untuk menyelenggarakan di antara kita\u00a0 <\/em><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<div align=\"center\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong><em><span style=\"font-family: Verdana;\">Perjamuan Tuhan itu ?\u201d<\/span><\/em><\/strong><\/span><\/div>\n<p><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\">Marilah kita melihat. Sebelum menciptakan upacara kerendahan hati (the ordinance of humility), maka Yesus mengatakan kepada para muridNya sebagai berikut: <em>&#8220;Kamu sudah bersih, <strong>tetapi belum semua kamu<\/strong>.&#8221;<\/em> Ada seorang yang belum bersih. Walaupun kenyataannya, bahwa Yudas adalah tidak pantas, upacara itu tidak lagi dapat dibatalkan. Kendatipun demikian segera setelah ia berhasil mengambil bagian pada upacara suci itu, ia bangkit berdiri lalu pergi, lalu melaksanakan perbuatan jahatnya. Kemudian dari pada itu celeklah matanya terhadap kejahatan yang telah melibatkan dirinya itu, lalu ia menggantung dirinya. Murid-murid lainnya, walaupun begitu mereka itu telah bersedia atau telah didapati pantas untuk mengikuti upacara yang suci itu semenjak sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Perjamuan Tuhan itu telah diadakan untuk mengenangkan pengorbanan Tuhan, bukan untuk membersihkan para pengikutnya dari pada dosa-dosa mereka, melainkan untuk menyucikan mereka dari orang-orang berdosa, sebagaimana terlihat dari Paskah di Mesir dan dari kenyataan, bahwa sesudah upacara perjamuan Tuhan itu Yudas tidak lagi berjalan bersama-sama dengan murid-murid lainnya itu. Jadi jelaslah, perayaan upacara itu telah membawa berkat bagi mereka yang sebelas orang itu, tetapi bencana bagi yang satunya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Pernah terdapat sejumlah pergerakan reformasi di antara kita baik sebelum maupun di masa sekarang. Tentu saja mereka semuanya menyelenggarakan Perjamuan Tuhan itu di tengah-tengahnya. Tetapi itu tidak membawa manfaat apa pun bagi mereka. Iaitu tidak membuat mereka ataupun pekerjaannya bertahan lama dan abadi. Pada kenyataannya, mereka itu lebih cepat menghilang dari pada kemunculannya. Sekarang marilah kita baca dari :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>1 Korinthi 11 : 17, 18 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>\u201cSekarang dalam hal ini yang akan kujelaskan kepadamu, tiadalah aku memuji kamu, sebab kamu datang berhimpun ini bukanlah mendatangkan kebajikan, melainkan mendatangkan kejahatan. Karena pertama-tama sekali aku dengar, sewaktu kamu datang berhimpun di dalam sidang jemaat, terdapat perpecahan di antara kamu, maka aku percaya juga sebagian berita itu.\u201d<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Orang-orang Korinthi itu sedang saling bertentangan, sehingga menimbulkan perpecahan di antara mereka, maka dengan demikian itu berhimpunnya mereka itu di dalam sidang jemaat <em>&#8216;bukanlah untuk kebaikan&#8217;<\/em>, melainkan untuk kejahatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Jika kita berkumpul bersama-sama hanya untuk <em>&#8220;yang jahat&#8221;,<\/em> tidakkah sebaiknya tinggal saja di rumah?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>1 Korinthi 11 : 27 &#8211; 30 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Sebab itu barangsiapa yang makan roti dan minum dari pada cawan Tuhan ini dengan tiada berlayak, maka salahlah ia kepada tubuh dan darah Tuhan. Tetapi hendaklah orang memeriksa akan dirinya sendiri, dan dengan demikian itu hendaklah ia makan roti dan minum dari pada cawan itu. Karena orang yang makan dan minum dengan tiada sepatutnya, maka ia makan dan minum suatu hukuman bagi dirinya sendiri, karena tiada ia membedakan tubuh Tuhan. Karena alasan inilah, maka banyak orang di antara kamu yang lemah dan sakit dan banyak yang tidur.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Roti dan cawan Tuhan itu akan dapat dimakan dan diminum oleh suatu umat hanya setelah mereka terlebih dulu memeriksa akan dirinya sendiri, dan setelah dapat mereka melihat, bahwa mereka tidak akan menimbulkan kekacauan, sehingga berhimpunnya mereka itu kelak akan menjadi kebaikan, bukan untuk <em>&#8216;kejahatan.&#8217;<\/em> Sekarang jika kita telah mencapai standar ukuran pembenaran itu, maka bagaimanapun juga kita supaya menyelenggarakan Perjamuan Tuhan itu di antara kita. Tetapi jika kita belum juga sampai ke taraf itu, maka pengadaan upacara kerendahan hati itu di antara kita hanya akan membawa hukuman bagi kita sendiri, dan bukan bagi keselamatan kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Kewajiban kita yang utama sekarang ini bukan untuk menganjurkan pelaksanaan Perjamuan Tuhan itu, melainkan supaya pertama-tama sekali berusaha mencapai standar kesempurnaan yang dianjurkan oleh pekabaran sekarang bersama-sama dengan pekabaran kemarin. Tuhan tidak akan pernah menyerukan <em>&#8220;pembangunan dan reformasi&#8221;<\/em> sewaktu sidang sedang menikmati kehidupan kerohanian yang baik. Oleh karena itu Perjamuan Tuhan itu tidak pernah diselenggarakan pada permulaan dari sesuatu pembangunan dan reformasi yang sedemikian, melainkan baharu setelah selesainya. Yesus tidak menciptakan upacara itu pada permulaan misiNya, melainkan dilakukanNya itu pada akhir misiNya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Maka jika kita mau menghindarkan penyebab perpecahan-perpecahan itu di antara kita, kita supaya jangan sekali membicarakan dosa-dosa orang-orang lain, ataupun menghukum mereka. Jika kita tidak dapat meluruskan persoalan itu sendiri dengan orang-orang yang bersalah, maka adalah lebih baik kita mendiamkannya, atau sebaliknya kita mengikuti petunjuk yang diberikan di dalam :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Matius 18 : 16, 17 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Tetapi jikalau tiada diturutnya, bawalah sertamu seorang atau dua orang lagi, supaya dengan mulut dua tiga orang saksi itu tiap-tiap perkataan dapat dikukuhkan. Dan jikalau ia menolak perkataan mereka itu, katakanlah hal itu kepada sidang. Tetapi jikalau tiada juga ia mendengar akan sidang, maka biarkanlah dia bagimu bagaikan seorang kapir dan seorang pemungut cukai.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Kita tidak dapat mengendalikan Tuhan. Dialah yang akan mengendalikan kita. Kita oleh diri kita sendiri tidak pernah dapat membedakan di antara mana yang benar dan mana yang salah, jika tidak kita diberitahukan hal itu. Cukuplah jika kita laksanakan saja apa yang diberitahukan kepada kita, tidak lebih dan tidak kurang, maka kita akan dinilai pantas. Sejauh ini pekabaran kiriman Allah yang kita punyai tidak membawa perhatian kita terhadap penyelenggaraan Perjamuan Tuhan itu, melainkan ia sedang menganjurkan kepada kita untuk berpisah dari segala kekejian, untuk menyingkirkan semua berhala kita, untuk melepaskan semua pendapat dan pemikiran-pemikiran pribadi, untuk dengan sebulat-bulat hati kembali kepada Tuhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Lagi pula pekabaran itu mengajarkan, bahwa kita harus tetap tinggal di dalam sidang induk dan bekerja dengan tekun bagi keselamatannya. Jadi kesimpulannya ialah, bahwa selama kita tinggal bersama dia, maka tampak jelas tidak perlu diselenggarakan Perjamuan Tuhan itu secara tersendiri di antara kita, bahkan mungkin sekali tidak perlu sebelum datang jamnya bagi orang-orang yang bertobat untuk dipisahkan dari orang-orang yang tidak bertobat, seperti yang diajarkan oleh contoh-contoh, yaitu oleh Paskah di Mesir, dan oleh Paskah pada malam hari sewaktu Yudas hendak keluar, dan tidak lagi berjalan bersama mereka yang dua belas orang itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Selanjutnya, tampaknya tidak seorangpun mengetahui kapan dan bagaimana menyelenggarakan upacara yang suci itu. Beberapa orang menyelenggarakannya\u00a0 pada setiap hari Minggu atau hari Sabat, ada yang menyelenggarakannya secara kadang-kadang saja, ada yang menyelenggarakannya pada setiap triwulan dan sebagainya. Tampaknya logis untuk dikatakan, bahwa apabila Allah memerintahkan kita untuk menyelenggarakan kembali upacara itu la juga akan memberitahukan kepada kita bagaimana dan kapan menyelenggarakannya dengan sepantasnya.<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<div align=\"center\"><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\">&#8212; 0 &#8212;<\/span><\/div>\n<p><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\">Banyak yang menanyakan kepada saya, <em>&#8220;Sdr, Houteff, apabila kami menemui orang-orang yang menentang kita, kami tidak tahu bagaimana caranya menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka. Kami menjadi kacau. Kami tidak tahu apakah kami benar ataukah kami salah. Mereka terutama mengacaukan kami mengenai interpretasi &#8220;Tongkat Gembala&#8221; terhadap<\/em><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<div align=\"center\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong><span style=\"font-family: Verdana;\"><em>Trompet-trompet dan meterai-meterai.&#8221;<\/em><\/span><\/strong><\/span><\/div>\n<p><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\">Dari antara Saudara-saudara yang akan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang bertentangan, supaya menegaskan kepada penantang-penantangmu itu sebagai berikut : Salah satu dari kita pasti akan salah. Kita tidak mungkin benar kedua-duanya, maka dengan begitu marilah kita dengan saksama dan secara tidak memihak melihat kepada persoalan itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Saya ingin menceriterakan kepada mereka, bahwa kita mengajarkan Trompet-trompet itu justru sesuai seperti yang dilihat oleh Yahya di dalam khayalnya. Seperti misalnya, Wahyu mengatakan: <em>&#8220;Adapun banyaknya semua tentara berkuda itu dua ratus juta; maka sudah kudengar jumlah mereka itu. Maka demikianlah kulihat kuda-kuda itu di dalam khayal dan mereka yang duduk menungganginya, mereka memakai baju besi yang merah seperti api, dan biru tua, dan warna belerang; maka kepala dari kuda-kuda itu adalah seperti kepala-kepala singa, dan dari mulutnya keluar api, dan asap dan belerang. Oleh ketiganya ini sepertiga dari segala manusia mati dibunuh, yaitu oleh api, dan oleh asap, dan oleh belerang yang telah keluar dari dalam mulut-mulut kuda-kuda itu. Karena kekuatan segala kuda itu berada di dalam mulut mereka, dan di dalam ekor-ekornya, karena ekor-ekornya itu adalah seperti ular-ular yang memiliki kepala-kepala, maka dengan itulah mereka menyakiti.&#8221; &#8212; <strong>Wahyu 9 : 16 &#8211; 19.<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Inilah gambaran yang Buku Wahyu telah berikan kepada kita dari hal 200.000.000 kuda-kuda itu berikut penunggang-penunggangnya. Penggambaran berikut ini adalah setepat mungkin sesuai dengan gambaran Yahya tentang kuda-kuda itu berikut penunggang-penunggangnya yang dapat kami berikan, maka interpretasi kami dari hal itu pun adalah sesuai begitu. Lihat <strong>Buku Traktat No. 5, <em>&#8220;Amaran Terakhir &#8211; Tujuh Trompet.&#8221;<\/em><\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<div align=\"center\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" title=\"\" src=\"https:\/\/tongkat-gembala.org\/buku\/images\/tentara%20200%20juta.jpg\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"433\" \/><\/span><\/div>\n<p><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\">Berikut ini penggambaran tentang kuda-kuda itu berikut penunggang-penunggangnya yang disajikan kepada umum oleh General Conference.<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<div align=\"center\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" title=\"\" src=\"https:\/\/tongkat-gembala.org\/buku\/images\/tentara%20turki%20200%20jt.jpg\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"466\" \/><\/span><\/div>\n<p><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\">Sekarang perbandingkanlah antara gambar dari Ilham sendiri tentang kuda- kuda itu berikut penunggang-penunggangnya dan gambar lukisan Organisasi tentang kuda-kuda itu berikut penunggang-penunggangnya seperti yang disajikan di dalam buku <em><strong>&#8220;Thoughts on Daniel and The Revelation,&#8221; p. 510.<\/strong><\/em> Mengapakah Organisasi dalam sajian mereka dari hal Trompet-Trompet itu tidak dapat menggunakan gambar lukisan Ilham dari hal kuda-kuda berikut penunggang-penunggangnya itu? Mengapakah mereka harus berusaha menciptakan sebuah gambarnya sendiri? Satu-satunya jawaban yang dapat diberikan ialah, bahwa gambaran Roh sendiri adalah tidak cocok dengan interpretasi-interpretasi mereka yang tidak diilhami itu. Ketidakmampuan seseorang untuk membuat sesuatu interpretasi yang benar tanpa perolehan karunia interpretasi dari Sorga, bagaimanapun juga selalu ada dan masih dapat dimaafkan. Tetapi untuk mengatakan, bahwa khayal yang diperlihatkan kepada Penulis Wahyu itu adalah pada suatu jarak yang sangat jauh, sehingga ia tidak mampu untuk melihat dengan saksama jenis-jenis kepala dan ekor-ekor yang dipunyai oleh kuda-kuda itu, dan dari mana api, asap dan belerang itu telah keluar, dengan tujuan untuk mengatur gambar khayal itu disesuaikan kepada sajian interpretasi mereka dari hal itu, bukan hanya menantang melawan amaran Kristus mengenai menambah atau pun mengurangi sesuatu dari kata-kata firman <strong>(Wahyu 22 : 18, 19)<\/strong>, melainkan itu pun adalah hojat yang keterlaluan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Dapatkah anda saksikan sekarang bagaimana orang-orang yang disebut orang-orang besar itu, yaitu <em>&#8220;Tua-tua yang berpengalaman itu&#8221;<\/em> sedang lakukan? Perbuatan-perbuatan yang sembrono ini menghukum kesombongan mereka, bahwa orang-orang suci sedang memimpin Organisasi, maka pembicara mereka yang sombong dari hal berjuta-juta dollar yang dikumpulkan oleh Organisasi pada setiap tahun dari orang-orang miskin adalah tidak suci, jika itu harus dipakai untuk membiayai pekerjaan yang sedemikian. Mereka perlu bertobat dan memperbaiki semua kekeliruan yang sedang mereka edarkan sebagai Kebenaran sebelum dapat mereka secara sadar menuduh-nuduh orang-orang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Kalau saja Yahya tidak dapat melihat dengan tepat seperti apa kuda-kuda itu tampaknya, maka bagaimanakah ia dapat melihat bahwa segala ikan di dalam laut mati <strong>(Wahyu 8 : 9)<\/strong> ? Maka dengan suatu contoh kesombongan yang sedemikian di dalam menyelidiki firman Allah seperti yang ditunjukkan oleh General Conference itu,\u00a0 bagaimanakah orang dapat meyakinkan dirinya, bahwa seseorang nabi dapat selalu melihat sesuatu dengan benar? Tidakkah anda sadar, bahwa interpretasi-interpretasi Alkitab yang bodoh dan kacau sedemikian itu adalah usaha-usaha Setan untuk merobohkan kepercayaan orang pada nabi-nabi dan pada kemampuan Kristus untuk mengungkapkan dan melukiskan Kebenaran dengan tepat kepada hamba-hamba-Nya? Bayangkan betapa merusaknya tuduhan melawan Ilham, betapa merusak jiwa dan hojat melawan Roh Suci yang memimpin ke dalam segala Kebenaran! Dan betapa buruknya penolakan itu bagi Kristus terutama karena datangnya dari orang-orang yang berpura-pura berbakti kepadaNya! Ini saja seharusnya cukup untuk menunjukkan bahwa malaikat (kependetaan) dari orang-orang Laodikea adalah buta dan telanjang dan berkekurangan dalam segala hal. Demi untuk keselamatan hidupmu serta bagi kehidupan orang-orang lain, janganlah membantu doktrin-doktrin yang jahat yang sedemikian. Semua itu bukanlah Kebenaran, semua itu bukanlah tanda-tanda pekerjaan dari Roh Nubuatan. Tanyakanlah kepada dirimu sendiri kapankah Turki atau pun sesuatu bangsa lain pernah memiliki 200 juta pasukan kuda dalam sejarah yang lalu! Maka jika anda masih juga heran mengapa Allah membiarkan kekeliruan-kekeliruan itu merayap masuk ke dalam sidang, maka jawabannya ialah : Supaya oleh pemeliharaan serta penyebaran mereka akan kekeliruan-kekeliruan itu Ia dapat pada sesuatu masa seperti sekarang menunjukkan siapa-siapa pengerja yang jahat itu lalu membuktikan kepada semua umat, bahwa sidangNya kini sedang parah dikuasai oleh Setan seperti halnya sidang Yahudi di masa Kristus yang lalu. Dan dengan demikian membangkitkan orang-orang yang setia lalu memerdekakan mereka dari kesesatan Laodikeanya, dan demikian pula dari malapetaka yang sedang terus membanjir <strong>(Yesaya 28 : 13 &#8211; 15)<\/strong>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Belum dapatkah anda melihat sekarang alasannya mengapa nama <em>&#8220;Hojat&#8221;<\/em> terdapat meliputi semua tujuh kepala dari binatang yang menyerupai harimau kumbang dari Wahyu pasal 13 itu? Dan, bahwa jika sebuah kepala melambangkan suatu sekte agama, maka mereka semuanya harus melambangkan yang sama (sekte-sekte agama), sebab semua mereka adalah sama terkecuali karena luka pada salah satu dari mereka itu, dan semuanya berada pada binatang itu (dunia) pada masa yang sama, bukan pada masa yang berurutan satu sesudah yang lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Mengenai tuduhan mereka, bahwa <strong><em>&#8221;Tongkat Gembala&#8221;<\/em><\/strong> telah mengajarkan, bahwa sidang adalah Babil, maka kita menantang mereka untuk membuktikan sebutan itu. Dan jika tidak mereka mengerti apakah artinya Babil itu, maka adalah lebih baik bagi mereka agar membaca saja buku <em><strong>&#8220;Tongkat Gembala&#8221;<\/strong><\/em> itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Benar, sidang adalah sidang Tuhan Allah, tetapi orang-orang yang menguasainya adalah tidak lebih baik daripada Sanhedrin di masa Kristus dahulu. Adalah karena Allah menaruh perhatian yang tertinggi terhadap sidang-Nya, sehingga dengan demikian Ia bersama-sama kebenaran-Nya telah menyerbu masuk ke dalamnya, dan demikianlah menuntut kembali umat-Nya dengan cara menyingkirkan orang-orang yang telah memperbudak mereka secara melanggar hukum, yaitu mengajarkan kepada mereka doktrin-doktrin Iblis seperti yang diperlihatkan pada penyelidikan ini, dan menghalangi mereka dari pada datang berhubungan dengan Kebenaran Samawi bagi masa krisis sekarang ini. Sudahkah anda melihat, mengapa General Conference sekarang bukan lagi suara Allah bagi umat-Nya <strong>(General Conference Bullettin, 34 th session, vol. 4 Extra No.1, April 3, 1901, p. 25, Cols, 1, 2)<\/strong> seperti halnya Sanhedrin bagi orang-orang Yahudi di masa Kristus dahulu? Saya berharap anda tidak akan lagi menipu dirimu sendiri, bahwa <strong><em>&#8220;Tongkat Gembala&#8221; <\/em><\/strong>sedang merobek-robek setiap perkara yang Allah telah perdirikan. Sekarang <\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<div align=\"center\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong><span style=\"font-family: Verdana;\"><em>Tujuh Meterai Itu<\/em><\/span><\/strong><\/span><\/div>\n<p><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\">Orang-orang Laodikea mengajarkan, bahwa meterai-meterai itu memulai dengan kebangkitan Kristus, yang mana sebagai anda ketahui adalah pada kira-kira tujuh puluh tahun sebelum Yahya Pewahyu memperoleh khayal dari hal meterai-meterai itu. Marilah kita dengar sekarang apa yang dikatakan sendiri oleh Wahyu :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Wahyu 4 : 1 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Sesudah ini aku tampak, dan, bahwasanya sebuah pintu terbuka di dalam sorga, maka suara yang mula-mula kudengar adalah seperti bunyi sebuah trompet yang berbicara kepadaku, katanya: \u201cNaiklah kemari maka Aku akan tunjukkan kepadamu perkara-perkara yang tak dapat tiada akan jadi kemudian.&#8221; <\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">SUARA itu berbicara dengan tegas, bahwa segala perkara yang hendak akan diperlihatkan kepada Yahya itu belum jadi, dan tidak akan jadi pada waktu itu, tetapi semua itu akan jadi sesudah Yahya memperoleh khayal itu (sesudah tahun 96 T.M., bukan di dalam abad pertama sejarah Kristen), maka bukankah itu suatu hojat mengajarkan bertentangan kepada apa yang diucapkankan oleh SUARA itu, yaitu mengatakan, bahwa meterai-meterai itu dimulai pada lebih dari tiga puluh tahun sebelum diperlihatkan kepada Yahya? Tidak, oleh karena itu meterai-meterai itu tidak mungkin dimulai bersama-sama dengan gereja Kristen. Untuk menemukan Kebenaran dari hal ini, bacalah <strong>Traktat No. 15, <em>&#8220;Kepada Tujuh Sidang&#8221;.<\/em><\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<div align=\"center\"><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\">&#8212; 0 &#8212;<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div align=\"justify\">\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div align=\"center\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em><strong><span style=\"font-family: Verdana;\">&#8220;Bagaimana Tentang Wahyu Pasal 12 ?&#8221;<\/span><\/strong><\/em><\/span><\/div>\n<p><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Apakah perempuan yang berpakaikan matahari itu melambangkan sidang semenjak dari masa Pentakosta dan seterusnya, yang berpakaikan Injil <\/em>(matahari)<em> Kristus?&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Pada waktu naga itu memerangi perempuan itu, ia sudah berpakaikan matahari, dan anaknya, yaitu Tuhan, belum lagi lahir. Demikianlah keadaannya, maka bagaimanakah dapat pakaian mataharinya itu melambangkan dia berpakaian Injil Kristus dan bagaimana mungkin ia mewakili sidang Kristen, karena baik Injil maupun sidang belum ada pada waktu itu. Dan bagaimanakah dapat ia menjadi ibu Kristus sebelum sidang Kristennya sendiri lahir? Itu tidak mungkin, demikianlah keseluruhan jawabannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Jadi, teori yang mengatakan, bahwa perempuan itu memulai permulaan sejarahnya pada masa Pentakosta, adalah kira-kira sama logisnya dengan mengatakan, bahwa ayam menetas sebelum ada telurnya.<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<div align=\"center\"><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\">&#8212; 0 &#8212;<\/span><\/div>\n<p><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Apakah pembunuhan besar-besaran di dalam Yeheskiel pasal 9 itu akan terjadi di dunia atau di dalam sidang? Apakah itu yang disebut tujuh celaka yang terakhir itu, ataukah yang disebut<\/em><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<div align=\"center\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong><span style=\"font-family: Verdana;\"><em>Penyucian Sidang itu?<\/em><\/span><\/strong><\/span><\/div>\n<p><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\"><strong>Yeheskiel 9 : 1, 4, 9 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Kemudian dari pada itu berserulah Ia kepada telingaku dengan nyaring suaranya, katanya: &#8216;Marilah kamu yang memegang perintah negeri ini, masing-masing dengan senjata yang membinasakan pada tangannya.&#8217; Lalu firman Tuhan kepadanya : &#8216;Berjalanlah engkau di tengah-tengah negeri, yaitu di tengah-tengah Yerusalem, dan bubuhlah sebuah tanda pada dahi-dahi dari segala orang yang berkeluh kesah dan menangis karena segala perkara keji yang dibuat di tengah-tengahnya itu. Lalu firmanNya kepadaku, bahwa kejahatan bangsa Israel dan Yehuda itu terlalu besar sekali, dan tanahnya dipenuhi dengan darah, dan negerinya pun dipenuhi kekacauan karena kata mereka itu, Tuhan sudah meninggalkan bumi, dan Tuhan tidak melihatnya.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Malaikat-malaikat itu memegang perintah atas <em>&#8216;negeri&#8217;<\/em> itu, yaitu Yerusalem; bukan atas dunia ini, dan bukan atas Babil. Bahkan seorang Kristen yang sama sekali tidak mengetahui pun cukup mengerti, bahwa kata-kata Yerusalem, Yehuda, dan Israel itu adalah dimaksudkan kepada <em>sidang<\/em>; tidak pernah bagaimanapun juga dimaksudkan kepada <em>\u2018dunia\u2019<\/em>. Semua itu selalu menunjuk kepada sidang, dan selalu akan berarti sidang, karena demikian itulah adanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Pembunuhan besar-besaran dari nubuatan Yeheskiel pasal 9 itu adalah jelas tidak sama dengan tujuh bela yang terakhir dari Wahyu pasal 16, sebab bela-bela itu jatuh atas Babil, sedangkan pembunuhan besar-besaran ini berlaku atas Yehuda dan Israel. Lagi pula malaikat-malaikat dari Yeheskiel pasal 9 itu memalu setiap orang yang tidak memiliki tanda, sebaliknya bela-bela itu tidak memalu setiap orang. Oleh bergumul melawan tulisan-tulisan Musa, maka orang-orang Yahudi telah mencoba membantah ajaran-ajaran Kristus, maka adalah pasti, bahwa jika orang-orang Laodikea terus saja bergumul melawan tulisan-tulisan Ny. Ellen G. White untuk mencoba membantah pekabaran untuk waktu ini, maka nasib mereka kelak akan lebih menyedihkan dari pada pengalaman umat Yahudi yang lalu. Terhadap apa yang dikatakannya dari hal Yeheskiel pasal 9, bacalah buku <strong>Testimonies, vol. 3, p. 267; vol, 5, p, 211<\/strong>; juga buku <strong>Great Controversy, pp. 656, 657.<\/strong> Yeheskiel pasal 9 menggambarkan Pehukuman terhadap orang hidup di dalam rumah Allah <strong>(1 Petrus 4 : 17)<\/strong>, yaitu pemeteraian orang-orang suci dan pembinasaan orang-orang jahat di dalam sidang.<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<div align=\"center\"><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\">&#8212; 0 &#8212;<\/span><\/div>\n<p><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\">Saya kira saya kini masih mempunyai waktu untuk sebuah pertanyaan yang lain. Pertanyaan ini ditanyakan dalam lima bagian, maka demikian pula saya akan menjawabnya begitu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Pertanyaan 1 <\/strong>: <em>Apakah nubuatan Nahum itu meramalkan Perang Dunia II ataukah perang-perang lainnya?<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Untuk jawabannya marilah kita langsung melihat ke nubuatan Nahum itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Namun 2 : 1 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Dia yang menghancurkan itu telah datang sampai ke depan matamu: persiapkanlah peluru, awasilah jalan-jalan, ikatkanlah pinggangmu dengan kuat, perteguhkanlah kemampuanmu dengan sekuat-kuatnya.&#8221;<\/em> (terjemahan yang lebih tepat)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Nahum meramalkan bahwa orang yang memulai peperangan itu, yaitu <em>&#8220;dia yang menyerbu dengan tiba-tiba dan menghancurkan&#8221;, <\/em>musuhnya, yaitu Assiria belum dapat bersiap sedia sampai kepada peperangan itu dimulai, yaitu setelah orang yang menyerbu dan menghancurkan itu tiba di depan mata Assiria, maka barulah sejak itu Assiria mempersiapkan diri untuk melawannya. Kemudian dari pada itulah, baharu ia mulai mempererat ikat pinggangnya, dan memperkuat kemampuannya dengan lebih besar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Sekarang, karena itu merupakan kenyataan yang cukup dikenal, bahwa Britania Raya dan Prancis pada waktu itu tidak siap untuk memerangi Hitler sewaktu ia mulai memerangi mereka, dan karena setiap anggota pakta pertahanan bersama itu mulai mempersiapkan diri dengan kuatnya <em>sesudah Hitler <\/em>memulai penyerbuannya, maka terbuktilah kebenaran itu dengan sejelas-jelasnya, bahwa <em>\u2018dia yang menyerbu dan menghancurkan itu\u2019<\/em> tidak lain adalah Hitler, yaitu dia yang telah siap pada permulaan peperangan itu, dan dia yang telah memecah belah Jermannya sendiri, kerajaan Inggris serta banyak lagi negara lainnya. Olehnya itu maka negara-negara pakta pertahanan bersama itu tak dapat tiada merupakan contoh saingan dari Assiria. Inilah kunci pembuka yang pertama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Untuk kunci pembuka yang kedua kita akan membaca dari hal alat-alat perjalanan dan pengangkutan pada hari-hari persiapan peperangan itu dilakukan dan pada waktu peperangan itu berlangsung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Nahum 2 : 3, 4 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;&#8230; segala kereta akan berada dengan obor-obornya yang bernyala-nyala pada hari persiapannya, &#8230;&#8230;&#8230;. Kereta-kereta itu akan merajalela di jalan-jalan, mereka akan mendorong satu terhadap lainnya di jalan-jalan raya, mereka akan kelak tampak bagaikan obor-obor, mereka akan berlari-lari bagaikan kilat dan halilintar.&#8221;<\/em> (terjemahan yang lebih tepat)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Ayat-ayat ini melukiskan berbagai alat perjalanan dan pengangkutan pada hari persiapan peperangan itu dan pada waktu perang itu berlangsung. Oleh karena Perang Dunia kedua adalah satu-satunya perang dalam sejarah untuk mana persiapan-persiapan yang digambarkan oleh Nahum itu telah dibuat dan digunakan sementara <em>&#8220;kereta-kereta&#8221;<\/em> (lalu lintas kendaraan) bergerak dengan kecepatan tinggi yang belum pernah ada sebelumnya, yaitu <em>&#8216;bagaikan kecepatan kilat&#8217;<\/em>, sementara lalu lintas motor di udara dan laut, di dalam kota dan luar kota (di jalan-jalan dan jalan-jalan raya), yaitu <em>&#8216;mendorong satu terhadap lainnya&#8217;<\/em>. Semua pertandaan masa ini menyatakan masa di mana perang itu telah jadi, sehingga tidak dapat diragukan lagi. Semua itu dengan sebutan-sebutan yang sempurna memastikan, bahwa Nahum meramalkan dari hal Perang Dunia II. Untuk kunci yang ketiga kita akan membaca.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Nahum 1 : 15 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Lihatlah di atas gunung-gunung kaki-kaki dari dia yang membawakan kabar-kabar baik, yang memberitakan perdamaian! Hai Yehuda, peliharakanlah segala masa rayamu, laksanakanlah segala janji nazarmu, karena orang jahat tidak akan lagi berjalan melewatimu, ia akan ditumpas habis.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Di sini kepada kita diceriterakan, bahwa pada masa di mana perang itu berlangsung seseorang akan memberitakan wahyu-wahyu yang diilhami dari hal Kebenaran baru yang dibukakan, yaitu Kebenaran dari hal Pehukuman Orang Hidup, yang akan memisahkan untuk selama-lamanya gandum dari pada lalang <strong>(Matius 13 : 30)<\/strong>, ikan yang baik dari pada ikan yang jelek <strong>(Matius 13 : 47, 48)<\/strong>, domba-domba dari pada kambing-kambing <strong>(Matius 25 : 32)<\/strong>, dan dara-dara yang bijaksana dari pada dara-dara yang bodoh <strong>(Matius 25 : 1 &#8211; 12)<\/strong>. Semuanya ini kelak <em>\u2018tidak akan lagi berjalan melewati\u2019<\/em> sidang, demikianlah kata-kata firman, mereka semuanya akan ditumpas habis. Demikianlah dianjurkan kepada Yehuda, yaitu Sidang, supaya peliharakanlah perayaan hari penebusan contoh saingan ini, dan lakukanlah janji-janjinya kepada Allah sedemikian seolah-olah ia akan didapati pantas untuk lolos dari pemeriksaan-pemeriksaan hukum Allah. Oleh karena itu panggilan Allah kepada sidangNya sekarang mendengung di seluruh negeri, katanya:<em> \u201cJagalah, jagalah, kenakanlah kuatmu, hai Sion&#8217;. Kenakanlah pakaian perhiasanmu, hai Yerusalem, kota suci, karena tiada lagi akan masuk ke dalammu seseorang yang tiada sunat atau yang najis.\u201d<\/em> <em><strong>(Yesaya 52 : 1)<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Dengan tanda-tanda zaman yang positif ini Ilham memberi kesempatan bagi masing-masing orang untuk memutuskan bagi dirinya sendiri apakah ia mau menaruh harap pada SUARA itu yang llham Sendiri telah anjurkan, atau menaruh harap pada sesuatu suara yang dianjurkan oleh orang-orang yang tidak diilhami. Kemudian daripada itu tidak akan ada lagi kekacauan di antara umat Allah yang benar. <em>\u201cPengawal-pengawalNya akan meninggikan suara itu, bersama-sama dengan suara itu mereka akan menyanyi: karena mereka akan kelak sepakat, apabila Tuhan akan membawa kembali Sion.\u201d <strong>(Yesaya 52 : 8)<\/strong><\/em><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<div align=\"center\"><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\">&#8212; 0 &#8212;<\/span><\/div>\n<p><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\"><strong>Pertanyaan 2 <\/strong>: <em>Siapakah dikatakan oleh Nahum yang akan memenangkan peperangan itu? \u2018Dia yang menyerbu dan menghancurkan\u2019 ataukah \u2018Assiria\u2019? <\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Walaupun nubuatan Nahum telah menempatkan tekanan yang lebih besar pada kejatuhan Assiria, namun bagaimanapun juga ia menyatakan, bahwa mereka keduanya akan kalah, karena berbicara dari hal dia <em>\u2018yang menyerbu dan menghancurkan\u2019<\/em> itu, Alkitab mengatakan :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Nahum 2 : 5 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Ia akan menghitung kembali para panglima perangnya mereka itu akan terantuk dalam jalannya: mereka akan bergegas-gegas menuju ke pagar temboknya, pertahanan akan dipersiapkan.&#8221; <\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>\u2018Menghitung kembali para panglima perangnya\u2019 <\/em>mengandung arti, bahwa jumlah angka dari para panglima perangnya, yaitu para perwira dan jenderal-jenderalnya serta orang-orang perkasa lainnya berikut pula bala tentaranya yang baik sudah makin berkurang, dan karena itulah diperlukan menghitung kembali. Dan bahwa <em>\u2018para panglima perangnya\u2019<\/em> itu terantuk dalam jalan mereka, artinya mereka akan membuat beberapa kekeliruan dalam pergerakan mereka mencapai kemenangan, dan inilah yang menyebabkan mereka terantuk atau jatuh. Dan inilah yang sebenarnya telah terjadi. Pasukan tentara Hitler jatuh karena berperang melawan Rusia sewaktu ia masih di dalam peperangan dengan Britania Raya. Saat yang kritis dari tugasnya itu adalah kebodohan Hitler yang terbesar, Inggris sementara itu sedang akan menyerah, tetapi pasukan tentara Jerman menarik diri lalu pergi memerangi Rusia. Dan juga karena jatuhnya para panglimanya itu disebut sebelum kejatuhan Assiria disebut, maka nubuatan dengan demikian ini menyatakan, bahwa dia yang menyerbu dan membinasakan itu, yaitu Hitler, adalah yang <strong>pertama sekali<\/strong> jatuh.<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<div align=\"center\"><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\">&#8212; 0 &#8212;<\/span><\/div>\n<p><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\"><strong>Pertanyaan 3<\/strong> : <em>Mengapakah gelar dari Hitler itu disebut &#8220;dia yang menyerbu dan membinasakan?&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Yah, memang demikian itulah semua yang dilakukan oleh Hitler. Ia memulai menyerbu dan merusak semenjak dari permulaan peperangan itu. Tidak seorangpun yang mampu bertahan melawan dia, dan walaupun sesudah ia menghilang dan Jerman menyerah kalah kehancuran masih terus berlangsung dan masih belum dapat diakhiri. Sebagai akibatnya seluruh dunia telah mengalami kehancuran, bukan saja secara geografis melainkan juga secara politis, sosial dan ekonomis. Kerajaan Inggris masih berjalan secara terhuyung-huyung, maka <em>&#8216;bunyi cicitan&#8217;<\/em> celaka itu makin hari makin keras setiap harinya. Olehnya itu Hitler patut memikul gelar itu (menyerbu dan menghancurkan).<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<div align=\"center\"><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\">&#8212; 0 &#8212;<\/span><\/div>\n<p><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\"><strong>Pertanyaan 4<\/strong> : <em>Tidakkah nubuatan Nahum mengajarkan, bahwa Assiria akan jatuh selengkapnya?<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Ya, justru itulah yang kita pahami bahwa nubuatan itu mengajarkan demikian. Jadi jelaslah, bahwa nubuatan Nahum itu mengamarkan, bahwa Perang Dunia II itu belum seluruhnya selesai. Dunia sendiripun mengetahui demikian, dan bahwa negara-negara pakta pertahanan bersama, terkecuali Rusia, tidak memperoleh kemenangan apapun, sehingga adalah lebih baik mereka tidak berperang dan memberikan kepada Hitler sebagian dari Polandia dari pada ikut berperang lalu melepaskan kepada Rusia bukan saja sebagian melainkan seluruh Polandia berikut seluruh Eropah Timur. Apalagi, Rusia pada waktu ini telah menjadi musuh mereka yang lebih besar dari pada Hitler. Mereka telah menyingkirkan Hitler, tetapi perang panas itu tidak pernah berakhir seluruhnya, maka perang dingin segera kemudian dipertambahkan kepadanya. Setiap orang mengetahui, bahwa perang itu belum berakhir, maka perdamaian itu belum lagi tiba, bahwa perang itu mungkin akan pecah dengan lebih panas setiap hari.<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<div align=\"center\"><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\">&#8212; 0 &#8212;<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div align=\"justify\">\n<p><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\"><strong>Pertanyaan 5<\/strong> : <em>Apakah yang diajarkan oleh buku-buku kecil Saudara mengenai perang itu?<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Buku kecil ini tidak banyak membicarakannya. Semuanya itu tidak membicarakan secara pasti siapa <em>&#8220;dia yang menyerbu dan menghancurkan&#8221;<\/em> itu, juga tidak dibicarakan dengan pasti, bahwa Perang Dunia II ialah peperangan Nahum itu. Dan sementara buku kecil No. 14, <strong>Berita-Berita Peperangan Meramalkan, <\/strong>mengatakan, bahwa bala tentara dia yang menyerbu dan membinasakan itu, <em>&#8220;juga, bagaimanapun akan jatuh,&#8221; <\/em>itupun tidak mengatakan dengan pasti bala tentara siapa yang akan pertama-tama sekali jatuh. (Lihat Buku kecil No. 14, p. 12, komentar mengenai <strong>Nahum 2 : 5<\/strong>)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Buku kecil No. 12, <strong>Kemarin, Hari ini, Esok<\/strong>, yang diterbitkan dua tahun sebelum buku kecil No. 14 terbit, malahan mengatakan :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Hal itu sekarang menjadi jelas, bahwa &#8216;tabernakel-tabernakel dari istananya&#8217; itu diperkirakan melambangkan kesucian, dan bahwa perempuan yang menunggangi binatang itu menunjukkan dia <\/em>(perempuan itu)<em> yang menyelesaikan masalah-masalah dunia yang berupa sosial, ekonomi, politik dan agama, maka kebenaran itu menjadi jelas, bahwa pemerintah-pemerintah Kristen yang ada sekarang kelak akan direorganisir lalu diperintah oleh suatu kepemimpinan agama &#8212; bukan Hitler.&#8221; <\/em><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div align=\"justify\"><\/div>\n<div align=\"justify\"><\/div>\n<div align=\"justify\"><span style=\"font-family: Verdana; font-size: 14pt;\">Buku kecil ini tidak menceritakan segala hal, tetapi apa yang disajikannya, itu disajikan dengan langsung. <\/span>\n<\/div>\n<div align=\"center\">\n<div align=\"center\"><\/div>\n<\/div>\n<p align=\"center\">\n<div align=\"center\"><span style=\"font-family: Verdana; font-size: large;\">&#8212; 0 &#8212;<\/span><\/div>\n<p align=\"center\"><span style=\"font-family: Verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p align=\"center\"><span style=\"font-family: Verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p align=\"center\"><span style=\"font-family: Verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p align=\"center\"><a href=\"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/buku\/download\/AS jilid 1 no. 3 TANYA JAWAB (BAGIAN 1).pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/tongkat-gembala.org\/images\/download-pdf.png\" alt=\"\" width=\"215\" height=\"60\" border=\"0\" \/><\/a><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p class=\"pvc_stats all \" data-element-id=\"3376\" style=\"font-size:12px\"><i class=\"pvc-stats-icon small\" aria-hidden=\"true\"><svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" version=\"1.0\" viewBox=\"0 0 502 315\" preserveAspectRatio=\"xMidYMid meet\"><g transform=\"translate(0,332) scale(0.1,-0.1)\" fill=\"\" stroke=\"none\"><path d=\"M2394 3279 l-29 -30 -3 -207 c-2 -182 0 -211 15 -242 39 -76 157 -76 196 0 15 31 17 60 15 243 l-3 209 -33 29 c-26 23 -41 29 -80 29 -41 0 -53 -5 -78 -31z\"\/><path d=\"M3085 3251 c-45 -19 -58 -50 -96 -229 -47 -217 -49 -260 -13 -295 52 -53 146 -42 177 20 16 31 87 366 87 410 0 70 -86 122 -155 94z\"\/><path d=\"M1751 3234 c-13 -9 -29 -31 -37 -50 -12 -29 -10 -49 21 -204 19 -94 39 -189 45 -210 14 -50 54 -80 110 -80 34 0 48 6 76 34 21 21 34 44 34 59 0 14 -18 113 -40 219 -37 178 -43 195 -70 221 -36 32 -101 37 -139 11z\"\/><path d=\"M1163 3073 c-36 -7 -73 -59 -73 -102 0 -56 133 -378 171 -413 34 -32 83 -37 129 -13 70 36 67 87 -16 290 -86 209 -89 214 -129 231 -35 14 -42 15 -82 7z\"\/><path d=\"M3689 3066 c-15 -9 -33 -30 -42 -48 -48 -103 -147 -355 -147 -375 0 -98 131 -148 192 -74 13 15 57 108 97 206 80 196 84 226 37 273 -30 30 -99 39 -137 18z\"\/><path d=\"M583 2784 c-38 -19 -67 -74 -58 -113 9 -42 211 -354 242 -373 16 -10 45 -18 66 -18 51 0 107 52 107 100 0 39 -1 41 -124 234 -80 126 -108 162 -133 173 -41 17 -61 16 -100 -3z\"\/><path d=\"M4250 2784 c-14 -9 -74 -91 -133 -183 -95 -150 -107 -173 -107 -213 0 -55 33 -94 87 -104 67 -13 90 8 211 198 130 202 137 225 78 284 -27 27 -42 34 -72 34 -22 0 -50 -8 -64 -16z\"\/><path d=\"M2275 2693 c-553 -48 -1095 -270 -1585 -649 -135 -104 -459 -423 -483 -476 -23 -49 -22 -139 2 -186 73 -142 361 -457 571 -626 285 -228 642 -407 990 -497 242 -63 336 -73 660 -74 310 0 370 5 595 52 535 111 1045 392 1455 803 122 121 250 273 275 326 19 41 19 137 0 174 -41 79 -309 363 -465 492 -447 370 -946 591 -1479 653 -113 14 -422 18 -536 8z m395 -428 c171 -34 330 -124 456 -258 112 -119 167 -219 211 -378 27 -96 24 -300 -5 -401 -72 -255 -236 -447 -474 -557 -132 -62 -201 -76 -368 -76 -167 0 -236 14 -368 76 -213 98 -373 271 -451 485 -162 444 86 934 547 1084 153 49 292 57 452 25z m909 -232 c222 -123 408 -262 593 -441 76 -74 138 -139 138 -144 0 -16 -233 -242 -330 -319 -155 -123 -309 -223 -461 -299 l-81 -41 32 46 c18 26 49 83 70 128 143 306 141 649 -6 957 -25 52 -61 116 -79 142 l-34 47 45 -20 c26 -10 76 -36 113 -56z m-2057 25 c-40 -58 -105 -190 -130 -263 -110 -324 -59 -707 132 -981 25 -35 42 -64 37 -64 -19 0 -241 119 -326 174 -188 122 -406 314 -532 468 l-58 71 108 103 c185 178 428 349 672 473 66 33 121 60 123 61 2 0 -10 -19 -26 -42z\"\/><path d=\"M2375 1950 c-198 -44 -350 -190 -395 -379 -18 -76 -8 -221 19 -290 114 -284 457 -406 731 -260 98 52 188 154 231 260 27 69 37 214 19 290 -38 163 -166 304 -326 360 -67 23 -215 33 -279 19z\"\/><\/g><\/svg><\/i> &nbsp;288&nbsp;total, &nbsp;1&nbsp;views today<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; TANYA &#8211; JAWAB (BAGIAN I) &nbsp; Oleh: Victor T. Houteff Pendeta dari Persekutuan Davidian&hellip;<\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p class=\"pvc_stats all \" data-element-id=\"3376\" style=\"font-size:12px\"><i class=\"pvc-stats-icon small\" aria-hidden=\"true\"><svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" version=\"1.0\" viewBox=\"0 0 502 315\" preserveAspectRatio=\"xMidYMid meet\"><g transform=\"translate(0,332) scale(0.1,-0.1)\" fill=\"\" stroke=\"none\"><path d=\"M2394 3279 l-29 -30 -3 -207 c-2 -182 0 -211 15 -242 39 -76 157 -76 196 0 15 31 17 60 15 243 l-3 209 -33 29 c-26 23 -41 29 -80 29 -41 0 -53 -5 -78 -31z\"\/><path d=\"M3085 3251 c-45 -19 -58 -50 -96 -229 -47 -217 -49 -260 -13 -295 52 -53 146 -42 177 20 16 31 87 366 87 410 0 70 -86 122 -155 94z\"\/><path d=\"M1751 3234 c-13 -9 -29 -31 -37 -50 -12 -29 -10 -49 21 -204 19 -94 39 -189 45 -210 14 -50 54 -80 110 -80 34 0 48 6 76 34 21 21 34 44 34 59 0 14 -18 113 -40 219 -37 178 -43 195 -70 221 -36 32 -101 37 -139 11z\"\/><path d=\"M1163 3073 c-36 -7 -73 -59 -73 -102 0 -56 133 -378 171 -413 34 -32 83 -37 129 -13 70 36 67 87 -16 290 -86 209 -89 214 -129 231 -35 14 -42 15 -82 7z\"\/><path d=\"M3689 3066 c-15 -9 -33 -30 -42 -48 -48 -103 -147 -355 -147 -375 0 -98 131 -148 192 -74 13 15 57 108 97 206 80 196 84 226 37 273 -30 30 -99 39 -137 18z\"\/><path d=\"M583 2784 c-38 -19 -67 -74 -58 -113 9 -42 211 -354 242 -373 16 -10 45 -18 66 -18 51 0 107 52 107 100 0 39 -1 41 -124 234 -80 126 -108 162 -133 173 -41 17 -61 16 -100 -3z\"\/><path d=\"M4250 2784 c-14 -9 -74 -91 -133 -183 -95 -150 -107 -173 -107 -213 0 -55 33 -94 87 -104 67 -13 90 8 211 198 130 202 137 225 78 284 -27 27 -42 34 -72 34 -22 0 -50 -8 -64 -16z\"\/><path d=\"M2275 2693 c-553 -48 -1095 -270 -1585 -649 -135 -104 -459 -423 -483 -476 -23 -49 -22 -139 2 -186 73 -142 361 -457 571 -626 285 -228 642 -407 990 -497 242 -63 336 -73 660 -74 310 0 370 5 595 52 535 111 1045 392 1455 803 122 121 250 273 275 326 19 41 19 137 0 174 -41 79 -309 363 -465 492 -447 370 -946 591 -1479 653 -113 14 -422 18 -536 8z m395 -428 c171 -34 330 -124 456 -258 112 -119 167 -219 211 -378 27 -96 24 -300 -5 -401 -72 -255 -236 -447 -474 -557 -132 -62 -201 -76 -368 -76 -167 0 -236 14 -368 76 -213 98 -373 271 -451 485 -162 444 86 934 547 1084 153 49 292 57 452 25z m909 -232 c222 -123 408 -262 593 -441 76 -74 138 -139 138 -144 0 -16 -233 -242 -330 -319 -155 -123 -309 -223 -461 -299 l-81 -41 32 46 c18 26 49 83 70 128 143 306 141 649 -6 957 -25 52 -61 116 -79 142 l-34 47 45 -20 c26 -10 76 -36 113 -56z m-2057 25 c-40 -58 -105 -190 -130 -263 -110 -324 -59 -707 132 -981 25 -35 42 -64 37 -64 -19 0 -241 119 -326 174 -188 122 -406 314 -532 468 l-58 71 108 103 c185 178 428 349 672 473 66 33 121 60 123 61 2 0 -10 -19 -26 -42z\"\/><path d=\"M2375 1950 c-198 -44 -350 -190 -395 -379 -18 -76 -8 -221 19 -290 114 -284 457 -406 731 -260 98 52 188 154 231 260 27 69 37 214 19 290 -38 163 -166 304 -326 360 -67 23 -215 33 -279 19z\"\/><\/g><\/svg><\/i> &nbsp;288&nbsp;total, &nbsp;1&nbsp;views today<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3376"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3376"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3376\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3382,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3376\/revisions\/3382"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3376"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3376"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3376"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}