{"id":3389,"date":"2022-11-26T19:04:38","date_gmt":"2022-11-26T19:04:38","guid":{"rendered":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/?p=3389"},"modified":"2022-11-26T19:06:36","modified_gmt":"2022-11-26T19:06:36","slug":"apa-yang-akan-jadi-di-akhir-zaman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/?p=3389","title":{"rendered":"Apa Yang Akan Jadi Di Akhir Zaman"},"content":{"rendered":"<div align=\"center\">\n<h1 align=\"center\"><span style=\"color: #663399; font-size: 24pt;\"><strong>APA YANG AKAN JADI DI<br \/>\nAKHIR ZAMAN<\/strong><\/span><\/h1>\n<\/div>\n<div align=\"center\">\n<div align=\"center\"><\/div>\n<\/div>\n<div align=\"center\">\n<div align=\"center\"><\/div>\n<\/div>\n<div align=\"center\">\n<div align=\"center\"><\/div>\n<\/div>\n<div align=\"center\">\n<div align=\"center\">\n<div align=\"center\">\n<div align=\"center\">\n<div align=\"center\">\n<p><span style=\"font-size: 18pt;\">Oleh:<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div align=\"center\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Victor T. Houteff<\/strong><br \/>\nPendeta dari Persekutuan Davidian Masehi Advent Hari Ketujuh<br \/>\nSabat, 7 September 1946<br \/>\nGereja Mount Carmel, Waco, Texas<br \/>\nAmerika Serikat<\/span>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div align=\"justify\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Penyelidikan kita bagi sore hari ini adalah dari Yesaya pasal tiga. Namun karena cerita ini, atau nubuatan dari pasal ini dimulai pada pasal yang mendahuluinya, maka tak akan ada manfaatnya jika penyelidikan terhadap pasal tiga dilakukan terpisah dari pasal yang kedua. Tak seorang pun oleh memulai sesuatu penyelidikan terhadap sesuatu masalah dari bagian tengah, ke belakang atau pun ke depan, dapat mengetahui kelanjutannya serta dapat mengetahui dari hal apakah semuanya itu. Jika seseorang hendak mempelajari kelengkapan kebenaran dari sesuatu masalah, maka ia harus menyelidiki keseluruhannya. Anjing dan kucing, yang bukan manusia beradab, mulai memakan sepotong pastel dari bagian tengahnya. Sebagai manusia yang berinteligensia tinggi, sebagai umat Allah, kita patut memakan pastel itu dengan sepantasnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Bagaimanakah dapat saya ketahui, bahwa masalah nubuatan dari pasal tiga itu dimulai dari pasal dua? Kata yang pertama sekali dari pasal tiga, adalah kata perangkai <em>&#8220;karena&#8221;<\/em> (bahasa Inggris: <em>&#8220;for&#8221;<\/em>), menunjukkan bahwa sesuatu telah berjalan mendahuluinya. Untuk mengambil kelanjutan dari beban Ilham itu, dan juga untuk memperoleh latar belakang dari masalah itu, maka kita terpaksa memulai penyelidikan kita terhadap ayat mana Yesaya telah dikendalikan untuk memulaikan nubuatan itu, yaitu:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 2 : 1 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Inilah wahyu yang tampak kepada Yesaya bin Amos akan hal Yehuda dan Jerusalem.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Apakah yang Yesaya dikendalikan untuk mengungkapkan? Perkara &#8211; perkara yang berkenaan dengan Yehuda dan Jerusalem, yaitu sidang. Walaupun begitu kita perlu mengetahui, generasi dari umat yang mana tepatnya, sebab jika nubuatan itu berkenaan dengan generasi kita, maka itu tentunya akan mempunyai arti terpenting bagi kita. Ajaran-ajarannya tentunya akan terutama berlaku bagi berbagai kebutuhan kita sekarang yang sangat diperlukan &#8212; akan merupakan <em>&#8220;makanan pada waktunya&#8221;<\/em>. Untuk alasan inilah kita perlu menentukan siapa umat itu kepada siapa Ilham sedang menyampaikan amaran nubuatan ini. Marilah kita baca :<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 2 : 2 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Maka akan jadi kelak di dalam hari-hari yang terakhir <\/em>(in the last days)<em>, bahwa gunung rumah Tuhan akan diperdirikan di atas puncak segala gunung, dan akan ditinggikan atas segala bukit, maka segala bangsa akan berkerumun kepadanya.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Bukan seseorang, bukan sesuatu umat ataupun sesuatu bangsa, melainkan Tuhan sendiri yang menyatakan demikian itu. Kepada nabi itu diperlihatkan perkara-perkara dari hal rumah Tuhan (sidang), <em>&#8220;di hari-hari yang terakhir&#8221;,<\/em> bahkan di hari-hari masa hidup Yesaya. Ucapan kata <em>&#8220;hari-hari terakhir&#8221;<\/em> itu sendiri membawa kita kepada <em>&#8220;masa akhir zaman&#8221;.<\/em> Seperti yang ditunjukkan kepada kita pada Sabat yang lalu, bahwa masa akhir zaman itu dimulai dalam abad ke 18, maka jelaslah, bahwa masa itulah yang dimaksudkan di sini di mana keajaiban dari segala zaman akan terjadi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 2 : 3 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Maka banyak orang akan pergi dan mengatakan : &#8220;Marilah kita naik ke gunung Tuhan, ke rumah Allah Yakub itu; maka Ia akan mengajarkan kepada kita segala jalan-Nya, maka kita akan berjalan di dalam segala lorong-Nya, karena dari dalam Sion akan terbit hukum, dan Firman Tuhan dari dalam Yerusalem.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Oleh karena belum pernah terjadi pertemuan yang sedemikian ini seperti yang diramalkan di sini, maka masalah ini menjadi sangat jelas, bahwa peristiwa ini masih akan digenapi di masa depan,<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Beberapa tahun lalu oleh perhatian saya terhadap Yesaya pasal 2 ini, maka saya telah menanyakan kepada seorang penghotbah yang banyak mengetahui, yang juga adalah seorang pembicara yang fasih. Ia telah menjawab dengan penuh kepastiannya dengan mengatakan : <em>\u201cItu tidak akan pernah digenapi.\u201d<\/em> Pada waktu itu saya belum tahu, maka jawabannya terhadap pertanyaan saya itu tidak menolong saya sama sekali. Tetapi sekarang karena lembaran suratan itu telah terbuka Allah sendiri menegaskan, bahwa Firman-Nya tidak akan pernah gagal, maka Dialah yang harus kita percayai, karena jika nubuatan ini tidak dapat digenapi, maka apakah jaminan bagi kita, bahwa setiap nubuatan yang ada akan digenapi?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Lagi pula, jika nubuatan ini tidak akan digenapi, maka akibatnya pekerjaan Injil pun tidak dapat diselesaikan, karena nubuatan ini menceritakan bagaimana caranya pekerjaan itu akan diselesaikan &#8212; yaitu bahwa hukum Tuhan selama hari pehukuman bagi orang hidup akan terbit keluar dari Sion, dan Firman Tuhan dari Yerusalem, bukan dari Takoma Park, bukan dari Mount Carmel Center, dan bukan juga dari tempat-tempat lainnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Sesudah pekerjaan pehukuman di dalam rumah Allah <strong>(1 Petrus 4 : 17)<\/strong> terlaksana selengkapnya dan 144.000 hamba-hamba Allah yang tidak bercacat cela itu, yaitu buah-buah pertama <strong>(Wahyu 14 : 4)<\/strong> memegang jabatan mereka yang tinggi dan dihormati bersama-sama Anak Domba di atas Gunung Sion <strong>(Wahyu 14 : 1)<\/strong>, maka mulailah pengumpulan buah-buah kedua itu. Akhirnya mata dunia akan terbuka terhadap situasi itu, maka seperti halnya suatu bangsa mengundang bangsa lainnya, maka pekerjaan injil pun akan bergerak cepat meluas kemana-mana. Pada masa itu banyak yang akan mengatakan: <em>&#8220;Marilah kita naik ke gunung rumah Tuhan, kepada Allah Yakub itu maka Ia akan mengajarkan kepada kita segala jalan-Nya, dan kita akan berjalan di dalam segala lorong-Nya.&#8221;<\/em> Semua nabi telah membicarakan dari hal peristiwa besar dan menakjubkan ini, namun untuk singkatnya saya akan mengutip hanya dari satu pasal saja, <strong>Zakharia pasal 2.<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Maka katanya kepadanya : Pergilah mendapatkan orang muda ini, katakanlah kepadanya, bahwa Yerusalem akan dihuni orang berkampung-kampung tanpa tembok-temboknya dari karena kebanyakan manusia dan binatang yang di dalamnya. Karena Aku, demikianlah firman Tuhan, akan jadi baginya sebuah pagar api berkeliling, dan akan merupakan kemuliaan di tengah-tengahnya. Bersorak-soraklah dan bersuka citalah, hai puteri Sion, karena tengoklah Aku datang, dan Aku akan duduk di tengah-tengah kamu, demikianlah firman Tuhan. Maka banyak bangsa akan dihubungkan kepada Tuhan pada hari itu, dan akan menjadi umatKu, dan Aku akan tinggal di tengah-tengahmu, maka akan diketahui olehmu, bahwa Tuhan serwa sekalian alam itu telah menugaskan daku kepadamu. Maka Tuhan akan mempusakai Yehuda bagianNya di Tanah Suci itu, dan Yerusalem pun kembali menjadi pilihanNya. Berdiamlah kamu, hai segala manusia, di hadapan hadirat Tuhan! Karena sudah bangunlah Ia dari dalam kediaman kesucianNya.&#8221; &#8212;<strong> Zakharia 2 : 4, 5, 10 &#8211; 13.<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 2 : 4 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>\u201cMaka Ia akan menghakimkan di antara segala bangsa, dan Ia akan mencela banyak orang, maka mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi penggali, dan segala tombak lembingnya menjadi sabit, maka bangsa tiada lagi menghunus pedang melawan bangsa, dan pula tiada lagi orang belajar perang.\u201d <\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Bukan segala bangsa, tetapi Ilham itu sendiri menyatakan, bahwa pada hari Allah menghakimi orang hidup, maka bangsa-bangsa itu yang pergi naik ke gunung Tuhan (Kerajaan sidang yang sudah disucikan) itu <em>&#8220;kelak akan menempa pedang-pedang mereka menjadi penggali, dan segala tombak dan lembing mereka menjadi sabit&#8221;<\/em> mereka akan pergi bercocok tanam dan bukan menghabiskan tenaganya dalam peperangan. Bangsa-bangsa yang tidak menerima <em>&#8216;celaan&#8217;<\/em> Tuhan, pada hari itu, bagaimana pun akan bangkit secara menggila melawan <em>&#8216;gunung&#8217; <\/em>Tuhan itu, sebagaimana yang diramalkan oleh nabi Yoel, yang mengatakan :<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Serukanlah ini di antara segala orang kapir : Persiapkanlah perang! Jagakanlah segala pahlawan, hendaklah mereka itu datang hampir; hendaklah mereka itu datang kemari: tempakanlah olehmu segala cangkulmu menjadi pedang, dan segala sabitmu menjadi lembing; hendaklah orang lemah menyatakan dirinya, saya kuat. Berhimpunlah kamu bersama-sama lalu datanglah, hai kamu segala orang kapir, dan berkumpullah kamu bersama-sama berkeliling, maka di sanalah Tuhan akan merebahkan segala pahlawanmu. Hendaklah segala orang kapir bangkit lalu datang naik ke lembah Jehoshafat, karena di sanalah Aku akan duduk mengadili segala orang kapir berkeliling.&#8221; <strong>Joel 3 : 9 &#8211; 12.<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Oleh karena Ilham telah memberikan semua penerbitan ini untuk memberitakan mengenai peristiwa yang sangat penting ini dalam hubungannya dengan Injil &#8212; yaitu puncak dan kemenangannya, pemisahan yang baik daripada yang jelek <strong>(Matius 13 : 30, 47, 48)<\/strong>, kambing dari pada domba <strong>(Matius 25 : 32)<\/strong>, serta berdirinya gunung rumah Tuhan itu, oleh karena itu adalah tak dapat dikesampingkan kesimpulan, bahwa pasal-pasal buku Yesaya ini telah ditulis terutama bagi sidang di waktu ini. Kini karena kita adalah pelopor-pelopor dari peristiwa besar dan mulia ini, maka kita harus memperhatikan secara khusus terhadap apa yang dikatakan oleh pasal-pasal ini. Ini harus kita lakukan jika kita hendak mempersiapkan jalan Tuhan <strong>(Matius 3 : 3 ; Yesaya\u00a0 4 : 3 &#8211; 5)<\/strong>. Dapatlah Saudara saksikan, bahwa pekabaran ini kepada sidang adalah untuk mempersiapkan anggota-anggotanya bagi pehukuman itu sebelum &#8220;hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu&#8221; dimulai<strong> (Maleakhi 4 : 5)<\/strong>. Terutama untuk alasan inilah, maka Injil pada waktu ini telah dibukakan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 2 : 5 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Marilah hai orang isi rumah Yakub, hendaklah kita berjalan di dalam terang Tuhan.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Oleh karena sidang memerlukan sangat akan terang ini, yaitu terang yang kini menerangi Hari Pehukuman itu, maka Tuhan mengajukan himbauan yang terdahulu itu kepada <em>&#8220;isi rumah Yakub&#8221;<\/em> contoh saingan, yaitu isi rumah dimana terdapat 144.000 orang-orang keturunan Yakub, yaitu keturunan dari 12 suku bangsa Israel yang sepanjang zaman telah berassimilasi dengan bangsa-bangsa Kapir, sehingga dengan demikian telah kehilangan ciri-ciri rasialnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Keinginan Tuhan agar supaya sidang berjalan dalam terang Tuhan (dalam terang Ilham bagi waktu ini) mengandung arti yang pasti, bahwa ia sekarang belum berjalan di dalam terangNya itu, maka perintahNya yang terdapat pada ayat terakhir dari pasal buku Yesaya menunjukkan dengan jelas bahwa ia sedang berjalan dalam hanya percikan terang dari orang-orang yang tidak diilhami. Olehnya itu Tuhan memerintahkan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 2 : 22 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Maka sebab itu jangan lagi kamu berharap pada manusia yang nafasnya berada di dalam lubang hidungnya, karena dalam apakah gerangan ia dapat dipertanggung jawabkan?<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Alasannya bahwa anggota-anggotanya harus segera berhenti berharap pada manusia adalah dikemukakan pada ayat-ayat berikut ini:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 3 : 1 \u2013 4 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Karena bahwasanya Tuhan, yaitu Tuhan serwa sekalian alam akan membuang dari Yerusalem dan dari pada Yehuda baik tongkat maupun batang, yaitu semua tongkat roti dan semua tongkat air, dan orang pahlawan dan hulubalang dan hakim dan nabi dan orang besar-besar dan orang tua-tua dan penghulu dan orang bangsawan dan menteri dan tukang yang pandai dan orang yang fasih lidahnya. Maka budak-budak akan Kujadikan raja mereka itu dan anak-anak akan memerintahkan mereka itu.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Telah lebih dari satu abad lamanya kita sebagai umat Masehi Advent Hari Ketujuh telah menghotbahkan pekerjaan Pehukuman bagi Orang Mati, maka kita harus dengan mudah kini melihat, bahwa apabila Pehukuman bagi Orang Hidup itu dimulai, itu akan memisahkan orang-orang suci daripada orang berdosa &#8212; gandum dari pada lalang <strong>(Matius 13 : 30)<\/strong>, ikan yang baik dari ikan yang jelek (ayat <strong>47, 48<\/strong>), domba dari pada kambing <strong>(Matius 25 : 32 &#8211; 46),<\/strong> anak-anak dara yang bijaksana dari anak-anak dara yang bodoh <strong>(Matius 25 : 1 &#8211; 13).<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Jelaslah, bahwa <strong>Yesaya 3 : 1 &#8211; 4<\/strong> mengungkapkan, bahwa di antara orang-orang yang didapati kurang itu terdapat beberapa orang pahlawan, beberapa hulubalang, beberapa hakim dan nabi-nabi (guru-guru agama), beberapa orang besar dan tua-tua, beberapa orang penghulu dan orang bangsawan dan menteri dan tukang yang pandai dan orang yang fasih lidah, dan bahwa Allah tidak memandang orang, melainkan hanya orang-orang berdosa yang bertobat, bahwa Ia tidak bergantung pada apa yang disebut orang-orang besar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Orang-orang yang telah meninggikan diri sendiri dan yang dengan demikian itu telah membuat umat Tuhan mengikuti orang-orang terpelajar sebagai gantinya mengikuti Ilham dan kemudian mengikuti Kebenaran Tambahan dari Tuhan, semuanya itu akan disingkirkan bagaikan sekam.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Saudara-saudara yang bertahun-tahun lamanya telah menghotbahkan Pehukuman bagi Orang Mati telah pergi dalam kondisi buta rohani dan bodoh, sedikit pun tidak mengharapkan lagi sesuatu pekabaran Pehukuman bagi Orang Hidup, maka sambil mengolok-olok mengatakan: <em>&#8220;Nubuatan-nubuatan ini tidak akan pernah digenapi!&#8221; <\/em>Sekaranglah jamnya bagi mereka untuk merenungkan terang ini berikut sebutan <em>&#8220;Pada pekerjaan besar yang terakhir hanya sedikit orang-orang besar yang akan ikut terlibat.&#8221; <strong>Testimonies. vol. 5, p. 80.<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Marilah kita kembali kepada pasal 2.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 2 : 6 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Oleh karena itu Engkau telah meninggalkan umatMu isi rumah Yakub itu <\/em>(orang-orang yang telah membuat umat itu mengikuti mereka)<em>, sebab mereka itu penuh dengan kejahatan dan merupakan orang-orang peramal seperti orang-orang Pilistine, dan berkenanlah mereka itu akan anak-anak orang-orang asing.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Pada masa pengumpulan besar itu yang dikemukakan di sini hendak berlangsung, maka umat-Nya, demikianlah dikatakanNya akan menyenang-nyenangkan diri mereka di antara orang-orang yang tidak bertobat dan dituduh sebagai sedang menjadi orang-orang peramal, yang mampu menjelaskan untuk menyingkirkan Kebenaran Allah yang diungkapkan bagi zaman ini sebagai gantinya membesarkan dan memberitakanNya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 2 : 7 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Negeri mereka juga penuh dengan perak dan emas, dan tiada berkesudahan segala harta bendanya, dan lagi penuhlah negerinya itu dengan kuda, dan tiada berkesudahan segala keretanya.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Rumah Yakub yang dibicarakan Allah di sini kembali dikenal oleh kenyataan, bahwa iaitu berada pada suatu negeri yang penuh dengan perak, emas, dan kereta-kereta, sehingga tidak akan berakhir angka bilangan sekaliannya itu. Oleh karena tidak ada satu pun negeri di seluruh dunia kepunyaan Allah yang sama kayanya dengan perak, emas, dan lalu lintas kendaraan bermotor seperti halnya negeri ini, yaitu Amerika Serikat, maka jelaslah Amerika adalah negeri di mana markas besar Injil itu berada, yaitu negeri yang dimaksud oleh Allah itu. Oleh karena itu, Saudara dan Saudariku, pada hari ini Ia sedang berbicara kepadamu, kepadaku, kepada seluruh organisasi dan khususnya kepada General Conference (isi rumah Yakub) dengan cara yang istimewa dengan Kebenaran baru yang diungkapkan, dan dalam bahasa yang tidak mungkin salah. Maukah kamu, maukah saya, dengan gembira menyepakati akan keinginan-keinginan Tuhan itu? Inilah pertanyaan besar ke hadapan kita. Segera sebentar lagi Pehukuman itu akan dimulai, maka kita harus yakin bahwa perkara-perkara kita akan tahan uji.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 2 : 8 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Negeri mereka juga penuh dengan berhala <\/em>(demikianlah Ia menyatakan)<em>; mereka itu menyembah sujud kepada perbuatan tangannya sendiri, kepada barang yang telah dibuatnya dengan jarinya sendiri.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Negeri dari mana lnjil kini muncul juga penuh dengan banyak berhala, demikianlah pernyataanNya, yaitu jenis yang dibuat oleh tangan mereka sendiri, artinya mereka itu bangga akan penyembahan berhalanya, maka semua hasil perbuatannya itu mereka sembah seolah-olah sekaliannya itu adalah Allah mereka. Baik kecil baik besar sekalian mereka itu berlaku munafik. Janganlah mengampuni mereka, demikian seruanNya, terkecuali mereka bertobat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 2 : 10 :<\/strong><\/span><\/p>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\" align=\"justify\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Masuklah kamu ke dalam bukit batu, dan sembunyikanlah dirimu di dalam habu, karena takut akan Tuhan, dan karena kemuliaan kebesaranNya.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Di sini kepada kita dengan jelas diceritakan, bahwa orang-orang berdosa pada akhirnya akan mendapatkan diri mereka tidak siap bagi hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu, maka apabila Allah memanifestasikan kekuasaanNya demikian mereka kelak akan benar-benar ketakutan. Mereka akan kelak bagaikan orang-orang gila berlari-larian kepada batu-batu karang dan gunung-gunung untuk melindungi dirinya di sana. Peristiwa dari ayat ini berjalan sejajar dengan apa yang disebut pada buku Wahyu :<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Dan segala raja di bumi dan orang besar-besar, dan orang-orang kaya, dan para panglima perang, dan para pahlawan, dan setiap hamba, dan setiap orang yang merdeka, semuanya menyembunyikan diri di dalam gua dan di celah-celah batu gunung, serta berkata kepada gunung-gunung dan batu-batu itu : \u201cTimpalah kami dan lindungilah kami dari pada wajah Dia yang duduk di atas tahta itu dan dari murka Anak Domba itu, karena Hari Besar murkaNya itu sudah tiba dan siapakah yang dapat tahan berdiri?&#8221; &#8212; <strong>Wahyu 6 : 15 &#8211; 17.<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Sangatlah jelas, bahwa nubuatan Yesaya memenuhi kegenapannya di dalam masa meterai yang keenam, yaitu masa di mana Tuhan duduk pada Tahta Kemuliaan-Nya, bukan di atas awan-awan, melainkan Tahta di hadapan mana akan berkumpul segala bangsa, di mana tugas Pehukuman itu akan dimulai, yaitu terjadinya pemisahan, orang-orang suci (domba) akan kemudian ditempatkan pada sebelah kananNya dan orang-orang berdosa (kambing-kambing) pada sebelah kiriNya <strong>(Matius 25 : 33)<\/strong>. Nabi Yoel membicarakan hari itu dengan kata-kata sebagai berikut :<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Sabitlah karena semua buah sudah masak. Marilah, pijaklah karena apitan anggur sudah penuh, dan segala tempat air anggurpun meluber, karena besarlah kejahatan mereka itu. Berkelompok-kelompok besar orang banyak di lembah penentuan itu ; karena sudah hampirlah hari Tuhan di lembah penentuan itu. Matahari dan bulan akan digelapkan, dan bintang-bintang akan menarik kembali segala cahayanya. Tuhan juga akan menderu dari dalam Sion dan mengeluarkan suara-Nya dari Yerusalem, maka segala langit dan bumi akan bergoncang, tetapi Tuhan akan menjadi tumpuan harapan bagi umat-Nya dan kekuatan bagi bani Israel.&#8221; <strong>Yoel 3 : 13 &#8211; 16.<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Itulah waktunya dimana akan dikatakan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Orang-orang berdosa di Sion takut; kegentaran mencekam atas segala orang munafik. Siapa gerangan di antara kita yang dapat duduk bersama dengan api yang makan habis. Siapa gerangan di antara kita yang dapat duduk bersama dengan pembakaran yang kekal? Dia yang berjalan benar dan yang berbicara lurus; dia yang menolak laba keji dari pemerasan, yang mengebaskan tangannya dari menerima suap, yang menutup telinganya dari pada mendengar darah, dan yang menutup matanya dari pada melihat kejahatan; ia akan duduk di tempat yang tinggi, kubu pertahanannya akan berada di atas bukit batu; rejekinya dikaruniakan kepadanya, airnya akan terjamin. Maka orang isi negeri tidak akan mengatakan demikian : Aku sakit, karena bangsa yang duduk di dalamnya itu akan diampuni kesalahan mereka.\u201d &#8212;- <strong>Yesaya 33 : 14 &#8211; 16, 24.<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Orang-orang berdosa yang di Sion akan pertama sekali meneriakkan kepada batu-batu dan gunung-gunung, kemudian seruan tentang hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu akan keluar kemana-mana secara meluas dengan mengatakan : <em>&#8220;Dengarlah olehmu, hai semua kamu yang jauh, apakah yang sudah kulakukan ; dan semua kamu yang dekat, ketahuilah olehmu akan kuasaKu.&#8221; <strong>Yesaya 33 : 13.<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Sekaranglah waktunya untuk jangan lagi membodohi diri kita sendiri, supaya mempersiapkan pikiran kita untuk melayani Tuhan dengan sebulat hati, dan hanya Dia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Bagaimanakah dapat saya ketahui, bahwa hari Tuhan yang besar sudah dekat di sini? Saya mengetahuinya, sebab pengumuman dari hal itu sudah sampai di sini, dan sebab pekabaran tentang pencapan yang diramalkan di dalam Yeheskiel pasal 9, yaitu pekerjaan Pehukuman itu sudah memasuki seluruh dunia Masehi Advent Hari Ketujuh. Saya juga mengetahuinya, sebab materi bagi kemuliaan yang segera akan mengikutinya kemudian (materi yang akan menerangi bumi dengan kemuliaan malaikat itu, yaitu Seruan Keras &#8212; <strong>Wahyu 18 : 1)<\/strong> semuanya telah siap dan sedang menunggu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Lalu apa akan jadi kemudian? Seruan itu keluar ke seluruh kerajaan Babel, mengatakan, <em>\u201cKeluarlah dari padanya, hai kaumKu, supaya jangan kamu terbabit dengan segala dosanya, supaya jangan kamu sama terkena segala belanya.\u201d <strong>Wahyu 18 : 4.<\/strong> <\/em>Umat Allah keluar meninggalkan Babel untuk menggabungkan diri kepada sidangNya yang sudah suci dan bebas dosa, yaitu hamba-hambaNya yang tidak memiliki tipu di mulut, yaitu 144.000 buah-buah pertama yang berasal dari gunung rumah Tuhan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Kemudian akan jadi kelak, bahwa dari segala bangsa semua orang suci akan mengalir masuk ke dalamnya. <em>&#8220;Karena, bahwasanya, kegelapan akan menutupi bumi, dan kelam kabut menggelapi segala bangsa, tetapi Tuhan akan bangkit kepadamu <\/em>(kepada sidang yang sudah dibersihkan, yaitu gunung Tuhan itu)<em>, maka kemuliaanNya akan kelihatan di atasmu. Maka segala orang Kapir akan datang kepada terangmu, dan segala raja datang kepada kebesaran cahaya kemunculanmu. Angkatlah matamu berkeliling dan lihatlah, semua mereka berkumpul bersama, mereka semua datang kepadamu, anak-anak lelakimu akan datang dari jauh, dan anak-anak perempuanmu akan dituntun pada sisimu. Pada masa itu engkau akan melihat lalu hanyut bersama-sama dan hatimu akan takut dan dibesarkan oleh kesukaan sebab kelimpahan laut akan diubahkan bagimu dan bala tentara orang Kapir akan datang kepadamu. Bahwa kawanan onta akan menudungi muka tanahmu, yaitu onta yang pantas dari Midian dan Hefa, maka dari Sheba pun datanglah sekaliannya sambil membawakan emas dan kemenyan, sambil memasyurkan kepujian bagi Tuhan. Segala domba Kedar dikumpulkan kepadamu, segala domba jantan Nebayot dihantarkan bagi penggunaanmu, sekalian itu naik ke atas medzbahKu, dipersembahkan dengan kemurahan hati, maka rumahKu yang mulia itu akan Kupermuliakan pula. Siapakah mereka yang terbang kemari seperti awan dan seperti burung merpati ke pintu sarangnya? Mereka yang di pulau-pulau itu akan menanti Aku, dan lagi seperti dahulu pun segala kapal Tarsis akan membawa anak-anakmu dari jauh, dan membawa sertanya akan emas peraknya kepada nama Tuhan, Allahmu, dan kepada Yang Maha suci orang Israel yang sudah mempermuliakan dikau. Maka anak-anak lelaki orang asing akan membangun segala pagar tembokmu dan raja-raja mereka itu akan berbakti kepadamu; karena oleh kehangatan murkaKu sudah Kupalu engkau, tetapi oleh kemurahanKu sudah Kukasihani engkau. Oleh sebab itu segala pintu gerbangmu akan terbuka selalu; baik siang baik malam tiada ia itu ditutup, supaya dibawa masuk kepadamu akan tentara orang Kapir dan segala raja mereka.&#8221; <strong>Yesaya 60 : 2 &#8211; 11<\/strong>.<\/em> Kemudian akan jadi kelak, bahwa<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 2 : 11 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Segala mata orang yang tinggi itu akan direndahkan dan segala sombong orang laki-laki akan ditundukkan, maka pada hari itu hanya Tuhan jua yang tertinggi.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Sudah lama manusia meninggikan dirinya sendiri, sedemikian banyaknya dalam kenyataannya, sehingga hanya terdapat sedikit orang-orang Kristen di dunia yang betul-betul mengikuti <em>\u201cterang dari Tuhan\u201d<\/em>. Banyak dari mereka sedang mengikuti percikan cahaya dari manusia, mengikuti interpretasi-interpretasi Alkitab yang tidak diilhami, yaitu hasil-hasil penyelidikan orang-orang, mereka yang mengolok-olok akan hasil pendapat Ilham, mereka tidak lagi melihat perlunya lebih banyak Kebenaran atau perlunya nabi-nabi, walaupun mereka cukup mengetahui, bahwa satu-satunya Kebenaran yang pernah datang adalah melalui perantaraan hamba-hamba pilihan Allah. Bahkan para penganut Kebenaran sekarang pun belum sepenuhnya sadar kepada wahyu yang mengejutkan ini, banyak dari mereka terbawa pergi oleh setiap angin ajaran, yang kebanyakan diciptakan oleh pengacau-pengacau seperti halnya Korah, Dathan dan Abiram <strong>(Bilangan 16 : 9 &#8211; 11)<\/strong> yang mengingini jabatan Musa &#8212; yaitu para perampas Tahta kepunyaan Ilham &#8212; yang seolah-olah berpihak sebagian kepada Paulus dan yang lainnya kepada Apolos. Mata Ilham yang difokuskan pada masa kini dan pekabarannya, mengungkapkan bahwa kebanyakan dari penipuan diri sendiri ini adalah hasil dari apa yang dilukiskan oleh Roh sebagai kemunafikan bermuka dua, yang berbunyi :<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Adapun akan dikau, hai Anak Adam, segala bani bangsamu masih akan berbicara menentang kamu didekat tembok-tembok dan pada segala pintu rumah, mereka itu berkata seorang kepada seorang dan saudara kepada saudaranya, katanya:\u00a0 Marilah kita pergi juga untuk mendengarkan apa firman yang keluar dari pada Tuhan. Maka datanglah mereka itu kepadamu dengan banyak orangnya, lalu duduklah mereka itu, dihadapan mukamu, yaitu umatKu, dan didengarnya segala perkataanmu, tetapi tiada diturutnya akan dia; dalam antara mereka itu membawa mulut yang manis-manis, adalah hatinya juga menyengajakan laba yang keji. Karena sesungguhnya engkaulah bagi mereka itu laksana sebuah lagu merdu dari seseorang yang memiliki suara emas, dan yang pandai memetik alat musik; karena mereka itu mendengar kata-katamu tetapi tidak dilakukannya semua perkataan itu. Maka apabila ini terjadi <\/em>(tengoklah iaitu akan jadi)<em> maka akan diketahui oleh mereka itu, bahwa adalah seseorang nabi di tengah- tengahnya.&#8221; &#8212; <strong>Yeheskiel 33 : 30 &#8211; 33<\/strong>.<\/em> Kita perlu menjadi pelaku-pelaku dari Firman itu bukan hanya pendengar-pendengar saja.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 2 : 12, 13, 15, 16 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Karena hari Tuhan serwa sekalian alam itu akan ditentukan atas setiap orang yang sombong dan angkuh dan atas setiap orang yang ditinggikan supaya ia itu direndahkan. Dan atas segala pohon araz di Lebanon yang besar lagi tinggi dan atas segala pohon jati di Bazan &#8230;&#8230; dan atas segala menara yang tinggi-tinggi dan atas segala pagar tembok yang teguh, dan atas segala kapal dari Tarsis dan atas semua gambar patung yang indah-indah.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Semua ini tentunya adalah ucapan-ucapan yang mengandung lambang yang ditujukan kepada orang-orang yang sombong dan yang merasa kecukupan sendiri yang pada pemandangan orang adalah bagaikan pohon-pohon araz Lebanon dan bagaikan pohon-pohon jati dari Bashan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 2 : 17 \u2013 20 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Maka pada hari itu segala kebesaran manusia akan ditundukkan dan segala ketinggian orang laki-laki akan direndahkan, maka pada hari itu hanya Tuhan sendiri juga yang dipuja. Maka segala berhala pun akan dilenyapkanNya sama sekali. Maka pada hari itu orang akan masuk ke dalam gua-gua di gunung dan ke dalam lubang-lubang di tanah dan karena takut akan Tuhan dan karena kemuliaan dan kebesaranNya, apabila Ia bangkit berdiri untuk menggoncangkan bumi. Pada hari itu\u00a0 seseorang akan membuang segala berhala perak dan emas yang telah diperbuatnya untuk menyembah sujud kepadanya, dan dicampakkannya kepada dandam dan kelelawar.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Berhala-berhala apakah yang akan dimusnahkan? Segala berhala yang dapat berjalan. Oleh karena itu, maka mereka itu adalah orang-orang yang dipuja-puja oleh banyak orang. Mereka berikut semua orang yang memuja-muja mereka itu akan berlari-lari ke dalam <em>\u201clobang-lobang gunung, dan ke dalam gua-gua di dalam tanah\u201d.<\/em> Hanya mereka yang telah membuang segala berhala itu yang akan luput. Di dalam ayat-ayat ini tiga jenis berhala telah disebutkan :<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">(1) segala perbuatan tangan manusia;<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">(2) orang-orang yang dipuja-puja ;<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">(3) emas dan perak yang disembah-sembah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" align=\"justify\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Semua ini akan dibinasakan, sehingga tidak akan ada berhala-berhala lagi. Mereka itu berikut orang-orang yang menyembahnya ialah orang-orang yang :<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 2 : 21 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Berlari-lari masuk ke dalam celah-celah bukit batu dan ke dalam gua-gua di gunung karena takut akan Tuhan dan karena kemuliaan kebesaranNya, apabila Ia bangkit berdiri menggoncangkan bumi dengan hebatnya.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Jika kita sekarang tidak rela membuang segala berhala kita, maka kita akan dipaksa untuk membuangnya kemudian, tetapi apakah kebaikannya terhadap kita kelak pada waktu itu?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 3 : 1 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Karena bahwasanya, Tuhan, yaitu Tuhan serwa sekalian alam akan menyingkirkan dari Yerusalem dan dari Yehuda baik tongkat maupun batang, yaitu keseluruhan tongkat roti dan keseluruhan batang air.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Masanya sudah dekat apabila orang-orang berdosa di Yerusalem dan di Yehuda, yaitu orang-orang dari General Conference berikut sidang secara keseluruhannya akan kelak tidak memiliki setitik air pun untuk diminum atau sepotong rotipun untuk dimakan. Siapakah yang ada di antara mereka itu?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 3 : 2 \u2013 4 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Orang pahlawan dan hulubalang, dan hakim dan nabi dan orang besar-besar dan orang tua-tua dan penghulu dan orang bangsawan dan menteri dan tukang yang pandai dan orang yang fasih lidah. <\/em>(Oleh menyingkirkan orang-orang yang telah meninggi-ninggikan dirinya sendiri, lalu dengan demikian itu membebaskan umatNya, maka Tuhan memberikan anak-anak kecil dan bayi-bayi, begitulah umpamanya, yaitu orang-orang sederhana untuk memerintah atas umat-Nya)<em>. Maka budak-budak akan kujadikan raja mereka itu, dan bayi-bayi akan memerintah mereka itu.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Tanda-tanda zaman kelak akan dikenal oleh kondisi-kondisi yang dinyatakan di dalam :<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 3 : 5 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Maka mereka itu akan menganiaya seorang akan seorang, masing-masing akan kawannya, maka orang muda akan mendurhaka kepada orang tua dan orang hinapun kepada orang yang mulia-mulia.\u201d<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Oleh karena segala perkara ini kini sedang berlaku, maka kita hendaknya jangan bodoh terhadap kenyataan, bahwa hari Tuhan yang <em>\u201cbesar dan mengerikan itu\u201d<\/em> sesungguhnya sudah dekat sekali. Orang-orang yang tidak tertib serta mereka yang tidak menaruh hormat kelak tidak akan luput pada hari itu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 3 : 6 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Apabila seseorang akan kelak memegang saudaranya dari rumah bapanya serta katanya, &#8220;Padamu ada baju, jadilah kiranya engkau penghulu kami, dan hendaklah engkau mengendalikan kehancuran ini.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Untuk mengatakan, <em>\u201cJadilah engkau penghulu kami sebab engkau mempunyai baju,\u201d<\/em> adalah kira-kira sama dengan mengatakan, <em>\u201cJika engkau menjadi penghulu kami, engkau sedikitnya dapat memberikan kepada kami sesuatu untuk dipakai, dan segala kehancuran ini akan dapat dikendalikan olehmu, engkau akan dapat memperbaiki keadaan.\u201d<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Cara berpikir dan cara bertindak orang-orang itu dalam menjelang kesusahan yang segera akan datang ini, kehancuran, serta pertikaian dalam segala bentuk, menunjukkan dengan jelas, bahwa mereka tidak mempertimbangkan Allah sebagai pegangannya, sama sekali tidak. Mereka menaruh harap pada manusia dan benda. Mereka berharap, bahwa seseorang masih akan dapat memperbaiki keadaan itu, dan dapat menyelamatkan mereka dari kehancuran. Jadi oleh seruan mereka kepada orang-orang untuk memperoleh bantuan gantinya berseru kepada Allah, mereka sedang bertindak seolah-olah Allah telah meninggalkan bumi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 3 : 7 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Pada hari itu Ia akan bersumpah sambil mengatakan, Aku tidak mau menjadi seorang penyembuh; karena di dalam rumahku roti pun tiada, baju pun tiada, janganlah membuat aku menjadi penghulu atas bangsa ini.\u201d<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Orang yang dipanggil untuk memerintah itu juga bersikap sama seperti mereka. Ia menegaskan, bahwa ia tidak sanggup untuk mengobati kejahatan itu, bahwa ia pun miskin. Walaupun demikian Allah menjelaskan sebab musabab dari kekacauan itu. Marilah kita baca :<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 3 : 8 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8221;Karena Yerusalem telah binasa, dan Yehuda telah jatuh, sebab lidah mereka itu serta perbuatan-perbuatannya adalah melawan Tuhan, mendurhaka melawan mata-mata kemuliaanNya.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Bukan dunia yang binasa melainkan Yerusalem, dan Yehuda telah jatuh. Mengapa? Sebab segala perbuatan mereka itu serta segala lidah mereka itu mendurhaka melawan Tuhan, artinya, mereka mendurhaka melawan Kebenaran PehukumanNya. Apakah artinya mata-mata kemuliaanNya? Menurut <strong>Yesaya 62 : 3 <\/strong>dan <strong>Yesaya 4 : 5<\/strong>, kemuliaanNya ialah Sion yang abadi itu, yaitu sidang yang diterangi KebenaranNya. Oleh sebab itu maka Perbendaharaan dari Kebenaran yang diungkapNya itu, ialah kemuliaanNya; dan para pelihatNya ialah <em>\u201csemua mata\u201d<\/em> milikNya. Lihat <strong>1 Samuel 9 : 9<\/strong>. Artinya hamba-hamba yang dipenuhi Roh Allah yang memimpin kepada segala Kebenaran, adalah mata-mata dari kemuliaanNya yang telah dilawan secara durhaka oleh orang-orang berdosa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Anda mengetahui akan kenyataan, bahwa tidak seorang pun yang menyebutkan dirinya seorang Kristen berbicara durhaka melawan Allah. Apa yang sesungguhnya dilakukan oleh orang-orang yang mengaku Kristen ialah mengatakan perkara-perkara melawan Kebenaran Allah yang diungkapkan, tanpa menyadari bahwa mereka sedang berbicara dan berdosa melawan <em>&#8220;Roh Suci&#8221;<\/em>, dan dengan demikian juga mendurhaka melawan Allah sendiri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Bahkan juga beberapa orang penganut Kebenaran sekarang kadang-kadang mengeluarkan kata-kata kritik, menyebutkan perkara-perkara oleh mana menguatkan reputasi mereka sendiri dan menjatuhkan orang lain, atau memenangkan orang lain kepada cara berpikir mereka dengan mengorbankan kepentingan Allah. Jenis-jenis dosa ini adalah sangat menyesatkan. Maka makin besar kemampuan orang itu yang melibatkan dirinya dalam praktek-praktek perbuatan yang sedemikian, maka makin besar pula kerusakannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Bukankah lidah kita ini dikaruniakan kepada kita untuk memuliakan Allah melalui KebenaranNya, ataukah semua itu dikaruniakan kepada kita untuk mempergunakan Kebenaran Allah yang diungkapkan itu dengan cara untuk meninggikan diri sendiri, untuk membuat orang lain berpikir sesuai dengan cara berpikir kita sendiri?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Barangkali yang sangat merusak dari semuanya itu adalah kritik-kritik yang tidak adil yang sering sekali dibicarakan di depan anak-anak dan orang-orang muda, atau di depan kehadiran orang-orang yang tidak berpengalaman dan orang-orang yang tidak tahu. Inilah kerusakan-kerusakan yang tidak pernah dapat dirubah lagi. Pada satu pihak para orang tua berusaha keras untuk menyelamatkan anak-anak mereka, dan pada pihak lain melalui pembicaraan-pembicaraan yang tidak bijaksana mereka menyesatkan anak-anak itu dari pada Allah dan KebenaranNya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 3 : 9 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Muka mereka yang tebal itu menjadi saksi melawan dirinya sendiri, mereka itu berkata-kata akan segala dosanya dengan tiada malu seperti orang isi Sodom, tiada disembunyikannya. Celaka bagi jiwa mereka, karena diadakannya jahat bagi dirinya sendiri.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Dosa-dosa yang telah dilakukan bukanlah jenis-jenis dosa yang umumnya dilakukan orang secara diam-diam, tetapi sebaliknya jenis dosa yang orang merasa sombong oleh karenanya, karena mereka tidak menyembunyikannya, mereka melakukan dosa itu secara terbuka dan ketidakmaluan mereka itu terus berlangsung menjadi saksi melawan dirinya sendiri. Orang-orang yang justru dapat menjadi pertolongan besar bagi Musa, ternyata telah menjadi halangan besar, menimbulkan kekacauan dan ketidakpuasan. Bahkan Tuhan sendiri tidak dapat menginsafkan mereka sehingga dengan begitu bumi membukakan mulutnya lalu menelan mereka semuanya. (Lihat <strong>Bilangan 16 : 26 &#8211; 33 ; Patriarchs and Prophets, pp. 400 &#8211; 405).<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Masanya telah tiba bagi kita untuk keluar meninggalkan kekanak-kanakan kita, supaya menjadi orang-orang pria dan wanita dewasa yang stabil di dalam iman. Masanya telah tiba bagi kita semua untuk memakan <em>&#8220;makanan keras&#8221;,<\/em> dan supaya menyadari sepenuhnya, bahwa pekerjaan yang sedang kita lakukan mungkin akan jatuh ke tempat sampah tak lama lagi, jika iaitu harus bergantung pada kepandaian manusia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 3 : 10 \u2013 12 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Katakanlah kepada orang yang benar, bahwa ia akan selamat, karena mereka itu akan makan dari pada hasil pekerjaannya. Celaka bagi orang jahat, maka jahat akan berlaku atasnya, karena segala perbuatan tangannya akan dibalas kepadanya. Bahwa mengenai umatKu, anak-anak adalah penindas-penindas mereka itu <\/em>(para penghulu)<em>, dan wanita-wanita memerintah atas mereka. Hai, segala umatKu, mereka yang memimpin kamu itu membuatmu sesat dan membinasakan jalan dari langkah-langkahmu.\u201d<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Allah sendiri tak dapat memerintah atas orang yang sombong, orang yang mementingkan diri sendiri, dan orang yang merasa kecukupan sendiri. Tetapi terhadap umatNya, bahkan hanya anak-anak dan orang-orang perempuan dapat memerintah atas mereka itu. Jadi, mereka sekarang diamarkan, bahwa orang sombong yang kini memerintah atas mereka itu sedang menyesatkan mereka, sedang merusak segala rencana Allah bagi mereka.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Seseorang Saudara mengatakan, \u201c<em>Saya berharap Tuhan akan segera memegang tampuk pemerintahan dalam tanganNya sendiri untuk melepaskan Israel.\u201d<\/em> Bahkan setelah sampai ke Laut Merah, orang banyak itu tidak mengetahui, bahwa Allah telah memegang tampuk pemerintahan itu dalam tanganNya sendiri. Mereka juga mengira segala perkara itu berada di dalam tangan Musa. Walaupun oleh tanda-tanda heran mereka telah melewati laut itu, dan walaupun mereka menyanyikan lagu kelepasan, dan memahami, bahwa tangan Allah telah melepaskan mereka, namun tidak berapa lama kemudian, mereka lupa, dan kembali mereka menuduh dan mempersalahkan Musa karena membawa mereka ke dalam padang tandus itu. Mereka bersungut-sungut bahkan sampai, pada perbatasan-perbatasan dari tanah perjanjian itu, maka sebagai akibatnya mereka harus menghabiskan 40 tahun lamanya di dalam padang tandus itu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Bahkan sampai manna turun ke bumi pada setiap harinya tidak dapat menginsafkan orang banyak itu, bahwa Allah telah memegang tampuk pimpinan di dalam tanganNya sendiri. Demikian itulah, maka, bangkai-bangkai tubuh mereka telah berjatuhan di padang tandus itu, tetapi anak-anak mereka yang dikiranya tidak akan pernah mencapai tujuan mereka itu, telah menguasai tanah itu <strong>(Bilangan 14 : 1 &#8211; 3, 27 &#8211; 32; 26 : 63 &#8211; 65).<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Ada sesuatu unsur tertentu yang walaupun Allah sendiri tak dapat menyadarkan, bahwa Ia telah memegang tampuk pimpinan itu di dalam tanganNya sendiri. Mereka tidak pernah menerima perintah dari seseorang pun terkecuali dari diri mereka sendiri. Orang-orang yang bebas tak bergantung sedemikian ini akan terus menerus mempermasalahkan dan mengkritik segala perkara dalam mana mereka sendiri tidak ikut mengambil bagian. Demikianlah terlepas dari pengakuan mereka, dari apa yang mereka pikirkan atau mengatakan, mereka sesungguhnya adalah bukan umat Allah. Ia menegaskan, bahwa umat-Nya yang sesungguhnya adalah mampu menerima perintah-perintah sekalipun itu dari wanita-wanita dan anak-anak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Umat Allah menerima perintah-perintah dari setiap orang yang ditunjuk Allah sebab mereka berjalan di dalam terang Tuhan, bukan di dalam percikan cahaya orang-orang. Ia menegaskan dengan jelas, bahwa orang-orang yang kini memerintah atas mereka itu, sedang menyesatkan umat-Nya, dan sedang membinasakan jalan lorong mereka yang benar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 3 : 13, 14 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Bahwa Tuhan berbangkit hendak memanggil, Ia berdiri hendak menghakimi bangsa itu. Bahwa Tuhan akan memasuki pengadilan terhadap para tua-tua dari umatNya dan terhadap para penghulu mereka itu, karena kamu sudah memakan habis kebun anggur itu; barang rampasan dari orang-orang miskin ada di dalam rumah-rumahmu.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Firman Injil ini menjelaskan dengan tegas, bahwa Tuhan sedang memanggil sementara Ia berdiri hendak mengadili umat itu, menunjukkan bahwa Pehukuman terhadap Orang Hidup itu akan dimulai setelah pengumumannya diserukan di seluruh Laodikea. Tuduhan terhadap para tua-tua dan para penghulu (para pemimpin dan para pendeta) itu adalah, bahwa mereka telah memakan habis kebun anggur itu, bahwa mereka menghabiskan seluruh penghasilan, dan bahwa mereka telah merampok umatNya untuk memperkaya dirinya sendiri. Itulah kenyataan, bahwa bukan saja perpuluhan (satu-satunya penghasilan yang sah bagi penginjilan) tetapi juga persembahan-persembahan tatangan (bagian yang diperuntukkan bagi orang-orang miskin) dan segala-galanya yang lain telah dimakan habis oleh pihak pendeta, dan bahwa mereka telah memutar-balikkan Sabat berikut rumah perbaktian menjadi lembaga pengumpulan uang, sambil menggunakan berbagai jenis usaha dan peralatan dengan dalih agama oleh mana membuat orang miskin makin menjadi miskin lalu diri mereka sendiri makin kaya. Bukan saya, melainkan Tuhan, yaitu Dia yang mengatakan demikian itu. Oleh karena itu, adalah bukan suatu pengada-adaan yang mengatakan bahwa Rumah Allah telah menjadi sebuah rumah dagang, yang diselenggarakan oleh maling-maling, sehingga tempat-tempat tinggal para tua-tua dan para penghulunya telah digunakan sebagai bungkusan sarang-sarang tikus, dan bahwa hari Sabat telah diputar-balikkan menjadi suatu hari pasar. <em>&#8220;Siapakah yang dapat dengan setia mengatakan, \u2018Emas kita telah teruji di dalam api; pakaian-pakaian kita tidak ternoda oleh dunia?\u2019 Aku tampak bagaimana Penunjuk Jalan kita menunjukkan kepada pakaian-pakaian dari orang-orang yang disebut orang-orang benar itu. Setelah menelanjangi mereka dari pakaian-pakaiannya, maka Ia menunjukkan semua kotoran mereka itu di bawah. Lalu kataNya kepadaku : &#8220;Tidakkah kau melihat bagaimana mereka secara berpura-pura telah menutupi segala kotoran dan kebusukan tabiat mereka? &#8220;Bagaimana negeri yang setia itu telah berubah menjadi seorang perempuan pelacur?&#8221; Rumah BapaKu telah dibuat menjadi sebuah rumah dagang, suatu tempat dari mana hadirat Ilahi dan kemuliaan telah menghilang! Karena alasan inilah terdapat kelemahan, dan hilanglah kekuatan.&#8221; &#8212; <strong>Testimonies, Vol. 8, p, 250.<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Melihat bahwa hampir semua telah dikuasai oleh Musuh jiwa-jiwa itu, maka kita hendaknya makin takut akan Allah dan berjalan makin dekat dengan Dia, supaya kita pun tidak akan jatuh ke dalam keranjang tangkapan Setan itu. Kita harus menjadi gembala-gembala yang sangat berhati-hati dan yang penuh berperasaan: jangan menjadi pencongkak-pencongkak yang kasar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Anda akan menemukan bahwa Setan akan menyerang kehidupan dan secara kejam dia akan menandingi Pekabaran Pehukuman ini, dan dia akan mencoba untuk menyadarkan kepada semua orang, bahwa nubuatan-nubuatan ini tidak akan digenapi. Umat Allah yang benar, bagaimana pun juga ingin melihat pentingnya kegenapan nubuatan-nubuatan itu pada masa yang istimewa ini, dan dengan gembira akan berpegang pada apa Firman Allah katakan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Kita telah dipanggil untuk menjadi pejuang-pejuang pembaharu, bukan pelaku-pelaku perusak, menjadi pengumpul-pengumpul bersama Allah, bukan pemecah-belah bersama Setan. Hendaklah kita menjadi orang-orang seperti apa yang kita akui, dan dengan demikian itu kita akan berdiri dengan tidak bercacat cela di hadapan Tahta Allah, dengan tiada tipu di mulut, dan bersamaan dengan itu tanpa seorang berdosa pun di antara kita.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 3 : 15 :<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Apa sebabnya, maka kamu sudah memijak-mijak umatKu, dan menendang muka orang yang miskin itu? Demikianlah firman Hua, Tuhan serwa sekalian alam.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Betapa mengerikan tuduhan itu terhadap mereka yang mengambil keuntungan dari orang-orang miskin. Adalah sangat jelek, bahwa saudara-saudara kita telah jatuh sedemikian dalamnya. Dan bahkan jauh lebih jelek lagi adalah bahwa mereka sama sekali tidak menaruh perhatian terhadap amaran-amaran kiriman Sorga ini, dan sebagai ganti menyambutnya, mereka sedang melakukan apa saja untuk mengelakkan amaran-amaran itu serta untuk menghalangi para anggota biasa dari pada berhubungan dengan amaran-amaran itu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Kiranya kekeliruan-kekeliruan mereka itu dapat menjadi batu-batu loncatan kita untuk mencapai keberhasilan. Supaya di mana mereka menendang-nendang muka orang miskin, kiranya kita dapat membuat mereka itu berbahagia, dan kiranya kita boleh menyadari, bahwa untuk menerima salah satu yang terkecil dari umat Allah, adalah sama dengan menerima Allah sendiri. Betapa bersyukur kita seharusnya bagi kesempatan yang besar ini.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div align=\"center\"><span style=\"font-size: large;\">&#8212; 0 &#8212;<\/span><\/div>\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p align=\"center\"><span style=\"font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p align=\"center\"><a title=\"\" href=\"https:\/\/tongkat-gembala.org\/buku\/download\/AS%20jilid%201%20no.%205%20APA%20YANG%20AKAN%20JADI%20DI%20AKHIR%20ZAMAN.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/tongkat-gembala.org\/images\/download-pdf.png\" alt=\"\" width=\"215\" height=\"60\" border=\"0\" \/><\/a><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p class=\"pvc_stats all \" data-element-id=\"3389\" style=\"font-size:12px\"><i class=\"pvc-stats-icon small\" aria-hidden=\"true\"><svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" version=\"1.0\" viewBox=\"0 0 502 315\" preserveAspectRatio=\"xMidYMid meet\"><g transform=\"translate(0,332) scale(0.1,-0.1)\" fill=\"\" stroke=\"none\"><path d=\"M2394 3279 l-29 -30 -3 -207 c-2 -182 0 -211 15 -242 39 -76 157 -76 196 0 15 31 17 60 15 243 l-3 209 -33 29 c-26 23 -41 29 -80 29 -41 0 -53 -5 -78 -31z\"\/><path d=\"M3085 3251 c-45 -19 -58 -50 -96 -229 -47 -217 -49 -260 -13 -295 52 -53 146 -42 177 20 16 31 87 366 87 410 0 70 -86 122 -155 94z\"\/><path d=\"M1751 3234 c-13 -9 -29 -31 -37 -50 -12 -29 -10 -49 21 -204 19 -94 39 -189 45 -210 14 -50 54 -80 110 -80 34 0 48 6 76 34 21 21 34 44 34 59 0 14 -18 113 -40 219 -37 178 -43 195 -70 221 -36 32 -101 37 -139 11z\"\/><path d=\"M1163 3073 c-36 -7 -73 -59 -73 -102 0 -56 133 -378 171 -413 34 -32 83 -37 129 -13 70 36 67 87 -16 290 -86 209 -89 214 -129 231 -35 14 -42 15 -82 7z\"\/><path d=\"M3689 3066 c-15 -9 -33 -30 -42 -48 -48 -103 -147 -355 -147 -375 0 -98 131 -148 192 -74 13 15 57 108 97 206 80 196 84 226 37 273 -30 30 -99 39 -137 18z\"\/><path d=\"M583 2784 c-38 -19 -67 -74 -58 -113 9 -42 211 -354 242 -373 16 -10 45 -18 66 -18 51 0 107 52 107 100 0 39 -1 41 -124 234 -80 126 -108 162 -133 173 -41 17 -61 16 -100 -3z\"\/><path d=\"M4250 2784 c-14 -9 -74 -91 -133 -183 -95 -150 -107 -173 -107 -213 0 -55 33 -94 87 -104 67 -13 90 8 211 198 130 202 137 225 78 284 -27 27 -42 34 -72 34 -22 0 -50 -8 -64 -16z\"\/><path d=\"M2275 2693 c-553 -48 -1095 -270 -1585 -649 -135 -104 -459 -423 -483 -476 -23 -49 -22 -139 2 -186 73 -142 361 -457 571 -626 285 -228 642 -407 990 -497 242 -63 336 -73 660 -74 310 0 370 5 595 52 535 111 1045 392 1455 803 122 121 250 273 275 326 19 41 19 137 0 174 -41 79 -309 363 -465 492 -447 370 -946 591 -1479 653 -113 14 -422 18 -536 8z m395 -428 c171 -34 330 -124 456 -258 112 -119 167 -219 211 -378 27 -96 24 -300 -5 -401 -72 -255 -236 -447 -474 -557 -132 -62 -201 -76 -368 -76 -167 0 -236 14 -368 76 -213 98 -373 271 -451 485 -162 444 86 934 547 1084 153 49 292 57 452 25z m909 -232 c222 -123 408 -262 593 -441 76 -74 138 -139 138 -144 0 -16 -233 -242 -330 -319 -155 -123 -309 -223 -461 -299 l-81 -41 32 46 c18 26 49 83 70 128 143 306 141 649 -6 957 -25 52 -61 116 -79 142 l-34 47 45 -20 c26 -10 76 -36 113 -56z m-2057 25 c-40 -58 -105 -190 -130 -263 -110 -324 -59 -707 132 -981 25 -35 42 -64 37 -64 -19 0 -241 119 -326 174 -188 122 -406 314 -532 468 l-58 71 108 103 c185 178 428 349 672 473 66 33 121 60 123 61 2 0 -10 -19 -26 -42z\"\/><path d=\"M2375 1950 c-198 -44 -350 -190 -395 -379 -18 -76 -8 -221 19 -290 114 -284 457 -406 731 -260 98 52 188 154 231 260 27 69 37 214 19 290 -38 163 -166 304 -326 360 -67 23 -215 33 -279 19z\"\/><\/g><\/svg><\/i> &nbsp;258&nbsp;total, &nbsp;1&nbsp;views today<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>APA YANG AKAN JADI DI AKHIR ZAMAN Oleh: Victor T. Houteff Pendeta dari Persekutuan Davidian&hellip;<\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p class=\"pvc_stats all \" data-element-id=\"3389\" style=\"font-size:12px\"><i class=\"pvc-stats-icon small\" aria-hidden=\"true\"><svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" version=\"1.0\" viewBox=\"0 0 502 315\" preserveAspectRatio=\"xMidYMid meet\"><g transform=\"translate(0,332) scale(0.1,-0.1)\" fill=\"\" stroke=\"none\"><path d=\"M2394 3279 l-29 -30 -3 -207 c-2 -182 0 -211 15 -242 39 -76 157 -76 196 0 15 31 17 60 15 243 l-3 209 -33 29 c-26 23 -41 29 -80 29 -41 0 -53 -5 -78 -31z\"\/><path d=\"M3085 3251 c-45 -19 -58 -50 -96 -229 -47 -217 -49 -260 -13 -295 52 -53 146 -42 177 20 16 31 87 366 87 410 0 70 -86 122 -155 94z\"\/><path d=\"M1751 3234 c-13 -9 -29 -31 -37 -50 -12 -29 -10 -49 21 -204 19 -94 39 -189 45 -210 14 -50 54 -80 110 -80 34 0 48 6 76 34 21 21 34 44 34 59 0 14 -18 113 -40 219 -37 178 -43 195 -70 221 -36 32 -101 37 -139 11z\"\/><path d=\"M1163 3073 c-36 -7 -73 -59 -73 -102 0 -56 133 -378 171 -413 34 -32 83 -37 129 -13 70 36 67 87 -16 290 -86 209 -89 214 -129 231 -35 14 -42 15 -82 7z\"\/><path d=\"M3689 3066 c-15 -9 -33 -30 -42 -48 -48 -103 -147 -355 -147 -375 0 -98 131 -148 192 -74 13 15 57 108 97 206 80 196 84 226 37 273 -30 30 -99 39 -137 18z\"\/><path d=\"M583 2784 c-38 -19 -67 -74 -58 -113 9 -42 211 -354 242 -373 16 -10 45 -18 66 -18 51 0 107 52 107 100 0 39 -1 41 -124 234 -80 126 -108 162 -133 173 -41 17 -61 16 -100 -3z\"\/><path d=\"M4250 2784 c-14 -9 -74 -91 -133 -183 -95 -150 -107 -173 -107 -213 0 -55 33 -94 87 -104 67 -13 90 8 211 198 130 202 137 225 78 284 -27 27 -42 34 -72 34 -22 0 -50 -8 -64 -16z\"\/><path d=\"M2275 2693 c-553 -48 -1095 -270 -1585 -649 -135 -104 -459 -423 -483 -476 -23 -49 -22 -139 2 -186 73 -142 361 -457 571 -626 285 -228 642 -407 990 -497 242 -63 336 -73 660 -74 310 0 370 5 595 52 535 111 1045 392 1455 803 122 121 250 273 275 326 19 41 19 137 0 174 -41 79 -309 363 -465 492 -447 370 -946 591 -1479 653 -113 14 -422 18 -536 8z m395 -428 c171 -34 330 -124 456 -258 112 -119 167 -219 211 -378 27 -96 24 -300 -5 -401 -72 -255 -236 -447 -474 -557 -132 -62 -201 -76 -368 -76 -167 0 -236 14 -368 76 -213 98 -373 271 -451 485 -162 444 86 934 547 1084 153 49 292 57 452 25z m909 -232 c222 -123 408 -262 593 -441 76 -74 138 -139 138 -144 0 -16 -233 -242 -330 -319 -155 -123 -309 -223 -461 -299 l-81 -41 32 46 c18 26 49 83 70 128 143 306 141 649 -6 957 -25 52 -61 116 -79 142 l-34 47 45 -20 c26 -10 76 -36 113 -56z m-2057 25 c-40 -58 -105 -190 -130 -263 -110 -324 -59 -707 132 -981 25 -35 42 -64 37 -64 -19 0 -241 119 -326 174 -188 122 -406 314 -532 468 l-58 71 108 103 c185 178 428 349 672 473 66 33 121 60 123 61 2 0 -10 -19 -26 -42z\"\/><path d=\"M2375 1950 c-198 -44 -350 -190 -395 -379 -18 -76 -8 -221 19 -290 114 -284 457 -406 731 -260 98 52 188 154 231 260 27 69 37 214 19 290 -38 163 -166 304 -326 360 -67 23 -215 33 -279 19z\"\/><\/g><\/svg><\/i> &nbsp;258&nbsp;total, &nbsp;1&nbsp;views today<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3389"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3389"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3389\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3394,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3389\/revisions\/3394"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3389"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3389"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3389"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}