{"id":3769,"date":"2022-12-19T10:03:30","date_gmt":"2022-12-19T10:03:30","guid":{"rendered":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/?p=3769"},"modified":"2022-12-19T10:05:39","modified_gmt":"2022-12-19T10:05:39","slug":"para-esau-yang-perkasa-dan-para-yakub-yang-sederhana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/?p=3769","title":{"rendered":"Para Esau yang perkasa dan para Yakub yang sederhana"},"content":{"rendered":"<div align=\"center\">\n<h1><span style=\"font-size: 24pt;\"><span style=\"color: #006600;\"><strong>PARA ESAU YANG PERKASA<br \/>\nDAN PARA YAKUB YANG<br \/>\nSEDERHANA<\/strong><\/span><\/span><\/h1>\n<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div align=\"center\">\n<p><span style=\"font-size: 18pt;\">oleh:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Victor T. Houteff<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 18pt;\">Pendeta dari Persekutuan Davidian Masehi Advent<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div align=\"center\"><span style=\"font-size: 300%;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Hari Ketujuh<br \/>\nSabat, 14 Juni 1947<br \/>\nGereja Mount Carmel, Waco, Texas<br \/>\nAmerika Serikat<\/span><br \/>\n<\/span><\/div>\n<div align=\"center\"><\/div>\n<div align=\"center\"><\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div align=\"justify\">\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Kita akan mempelajari pasal yang ke-enam puluh enam dari buku Yesaya. Dalam pasal ini Tuhan berbicara kepada dua kelompok hamba-hamba, yaitu hamba-hamba yang hidup sampai kepada pembersihan tempat suci (Daniel 8 : 14) &#8212; yaitu sampai kepada Pehukuman terhadap Orang-orang Hidup, pembersihan sidang (Testimonies, vol. 5, p. 80), yaitu masa di mana mereka didapati sedang &#8220;memalu&#8221; teman-teman sesama hamba mereka, sedang makan dan minum bersama-sama dengan orang-orang pemabok. Hamba-hamba yang lainnya adalah hamba-hamba yang terkemudian sesudah itu. Untuk mendengarkan apa yang Tuhan akan katakan kepada hamba-hamba-Nya yang pertama sementara masa pembersihan itu terus mendekat, kita akan mulai mempelajari dua ayat yang pertama dari pasal itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 66 : 1, 2<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Demikianlah firman Tuhan, bahwa sorga itulah tahta-Ku, dan bumi ialah alas kaki-Ku; manakah rumah yang hendak kamu bangun bagi-Ku, dan di manakah tempat peristirahatan-Ku? Karena semua perkara itu adalah perbuatan tangan-Ku, dan semua perkara itu sudah ada, demikianlah firman Tuhan; tetapi Aku akan menilik kepada orang ini, yaitu kepada dia yang miskin dan patah semangatnya dan yang gentar karena firman-Ku.&#8221;<br \/>\n<\/em><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">Dengan mengatakan &#8220;sorga adalah tahta-Ku, dan bumi adalah alas kaki-Ku,&#8221; maka Tuhan sesungguhnya menegaskan bahwa Ia tidak meninggalkan bumi; bahwa sungguhpun tahtaNya terdapat di dalam sorga, kaki-Nya masih terdapat di bumi; bahwa Ia masih tetap berkepentingan dengan umat-Nya. Tetapi pertanyaan-pertanyaan yang berbunyi, &#8220;dimanakah rumah yang kamu bangun bagi-Ku, dan di manakah tempat peristirahatanKu?&#8221; dengan sedih mengungkapkan bahwa pekerjaan itu telah dilalaikan, bahwa tidak ada rumah maupun sesuatu tempat istirahat yang telah dipersiapkan bagi-Nya. Ucapan Tuhan berikutnya selanjutnya mengukuhkan kenyataan ini, karena Ia kembali mengulangi bahwa perkara-perkara yang ditemui-Nya adalah hanya perkara-perkara itu yang sedianya sudah ada, dan yang tangan-Nya sendiri perbuat, bukan diperbuat oleh tangan hamba-hamba-Nya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Kemudian dengan mengatakan, &#8220;Tetapi kepada orang ini Aku akan menilik, yaitu kepada dia yang miskin dan patah semangat, yang gementar karena firman-K u,&#8221; Ia secara pasti memberitahukan, bahwa hamba-hamba-Nya yang tidak setia telah meninggalkan pekerjaan-Nya, bahwa orang-orang lain, yang miskin dan yang patah semangat yang gentar pada firman-Nya, telah mengambil alih tempat mereka, bahwa apa yang gagal dilakukan oleh hamba-hamba yang terdahulu, akan dilakukan oleh hamba-hamba yang terkemudian. Pada waktu yang sama Ia menuduh hamba-hamba yang terdahulu itu bahwa mereka merasa kaya dalam semangat dan tidak memerlukan apa-apa lagi; bahwa mereka tidak menaruh takut akan Firman-Nya. Oleh karena itu hamba-hamba yang akan membangunkan bagi-Nya sebuah rumah dan membuat bagi-Nya suatu tempat istirahat, adalah orang-orang yang bersemangat, miskin dan rendah; orang-orang yang gentar akan Firman-Nya; orang-orang yang tidak sombong dan angkuh, melainkan orang-orang yang mampu mengajar dan yang penuh perhatian akan Firman-Nya; orang-orang yang bertobat yang menyadari akan dirinya sendiri sebagai sangat memerlukan apa saja, dan bukan tidak memerlukan apa-apa lagi. Akhirnya dengan marah Tuhan menyatakan:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 66 : 3, 4<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Barangsiapa yang membunuh seekor lembu adalah seolah-olah ia membunuh orang; barangsiapa yang mengorbankan seekor anak domba yaitu seolah-olah ia memotong putus leher seekor anjing; barangsiapa yang mempersembahkan persembahan makanan, ia itu seolah-olah ia mempersembahkan darah babi; barangsiapa yang membakar kemenyan, yaitu seolah-olah ia memuja berhala. Sesungguhnya, mereka telah memilih jalannya sendiri, dan jiwa mereka berkenan kepada semua kekejian mereka. Aku juga suka akan pembalasan perbuatan mereka itu, dan barang yang ditakutinya itu Ku datangkan kelak atasnya; sebab sudah Aku berseru, tetapi seorang pun tiada yang menyahut; sudah Aku berfirman, tetapi tiada mereka itu mendengar, melainkan diperbuatnya barang yang jahat di hadapan mata-Ku, dan disukainya akan barang yang tiada Aku berkenan.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Tidak menjadi soal betapa pun baiknya atau pun betapapun pentingnya korban-korban yang dipersembahkan, selama kita berbakti kepada-Nya menurut cara-cara kita sendiri, maka pemberian-pemberian dan korban-korban kita itu hanyalah akan merupakan kekejian bagi-Nya. Cara-cara manusia sendiri harus dilepaskan, walaupun itu merupakan tugas yang terberat yang akan dihadapi, jika ia hendak berdamai dengan Allah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Tidak ada masalah terkecuali bahwa Allah kini menyampaikan pekabaran amaran ini kepada hamba-hamba-Nya yang tidak setia yang merasa kepentingan sendiri, walaupun mereka tidak dan tidak mau mendengar. Sesudah mengatakan apa yang ingin disampaikan-Nya kepada mereka, maka kini la berbalik kepada hamba-hamba sewaan-Nya yang baru sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 66 : 5, 6<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Dengarlah olehmu akan Firman Tuhan, hai kamu yang gentar akan Firman-Nya; Adapun Saudara-saudaramu yang benci akan dikau dan yang membuang engkau karena sebab nama-Ku, kendati mereka itu berkata demikian, &#8216;supaya Tuhan dipermuliakan!&#8217; Tetapi Tuhan akan kelihatan kelak bagi kesukaan kamu, dan mereka itu akan malu. Akan ada bunyi huru hara besar keluar dari dalam negeri, suatu bunyi dari kaabah, suatu bunyi suara Tuhan yang membalas perbuatan segala musuh-Nya.&#8221;<br \/>\n<\/em><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">Beberapa orang telah mengalami pengalaman ditarik keluar badannya dari gereja-gereja tak lain hanya karena alasan telah membaca buku &#8220;Tongkat Gembala,&#8221; dan karena mengatakan, &#8220;Saya percaya akan apa yang dikatakan di dalamnya.&#8221; Tentu adalah tidak masuk akal bahwa orang-orang itu akan bertindak bagaikan setan-setan. Tetapi bagaimanapun juga begitulah keadaannya, dan Allah sendiri membuktikan menentang perbuatan setan mereka itu. Kita tidak akan merasa kasihan terhadap diri kita sendiri, dan sama sekali tidak marah terhadap semua para penentang kita, tetapi kita menyesalkan buta, kesengsaraan, kemelaratan, dan ketelanjangan rohani mereka itu, karena kita memahami bahwa kesenangan yang akan datang itu adalah milik kita, dan kesusahan dan malu dan keretakan gigi akan menjadi bagian mereka. Ini kita ketahui dengan seyakin-yakinnya sama seperti Yakub mengetahui bahwa Allah berada dengannya selama pelariannya dari hadapan Esau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Sungguhpun demikian para Esau yang ada pada waktu ini tidak mengetahui akan hal ini. Mereka tidak lagi mengetahuinya sama seperti Esau yang dahulu tidak mengetahui akan khayal Yakub di malam hari mengenai tangga yang terbentang dari sorga ke bawah sampai ke tempat tidur Yakub yang dibasahi embun itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Jika sesuatu bagian Alkitab akan menjadi Kebenaran sekarang, maka ia itu tentulah Yesaya 66 : 5. Akibatnya, dari dalam negeri terdengar suatu keributan dan terdapat suatu bunyi suara dari kaabah menentang kita; tetapi suara Tuhan, yaitu pekabaran masa kini, adalah yang akan memperhitungkan dan yang akan menyelesaikan segala perkara. Takutkah anda dicampakkan keluar, atau adakah anda gentar terhadap Firman Allah? Sekarang anda harus menetapkan pilihan untuk melawan tantangan jika anda ingin berada di dalam Kerajaan kekal itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 66 : 7<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Sebelum ia menggeliat kesakitan, ia sudah melahirkan; sebelum sakitnya untuk melahirkan tiba, ia sudah melahirkan seorang bayi laki-laki.&#8221;<br \/>\n<\/em><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">Bagi seorang wanita untuk melahirkan bayi sebelum ia menggeliat kesakitan dan sebelum sakitnya datang, adalah merupakan sesuatu hal yang tak masuk akal &#8212; sesuatu keajaiban. Dan justru inilah yang terjadi terhadap sidang sewaktu Tuhan dilahirkan di dalam palungan Betlehem. Sidang tidak mengetahui akan kedatangan-Nya, dan walaupun ia tidak merasa memerlukan seorang Juruselamat (tidak menggeliat kesakitan), namun ia telah melahirkan seorang anak. Namun sesuai dengan ayat yang menyusul selanjutnya, sidang pada waktu ini akan mengalami suatu keajaiban yang bahkan lebih besar dari pada yang dialami sidang di masa Kristus yang lalu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 66 : 8<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Siapakah yang telah mendengar akan hal yang sedemikian itu, siapakah yang telah melihat perkara-perkara yang sedemikian itu? Dapatkah bumi dilahirkan dalam sehari jua? Atau dapatkah suatu bangsa dilahirkan secara tiba-tiba? Karena segera sesudah Sion menggeliat kesakitan, maka ia melahirkan anak-anaknya.&#8221;<br \/>\n<\/em><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">Sidang pada waktu ini penuh dengan lalang, dengan ikan yang jelek dan dengan kambing-kambing. Adalah sulit untuk menemukan orang-orang suci. Tetapi bagaimanapun juga ia sekali kelak akan membawakan sejumlah besar orang-orang bertobat yang tak seorangpun dapat menghitungnya. Organisasi tidak percaya akan hal ini; sama seperti halnya orang-orang Yahudi tidak percaya, bahwa Juruselamat dilahirkan di dalam palungan, juga mereka tidak mengira, bahwa para nelayan Galilea itu akan menggantikan kedudukan para imam yang setia maupun para pemimpin agama yang dimuliakan di masa itu, mereka juga tidak mengira bahwa orang-orang Kapir akan ikut juga memperoleh bagian dari janji-janji kepada Israel. Juga Organisasi pada waktu ini mengira bahwa masa yang akan datang itu sama saja dengan masa kini, bahwa Tuhan Allah telah membiarkan manusia untuk selamanya berbuat sesuai dengan kehendak mereka. Ia tidak mengetahui bahwa Tuhan sedang memegang kendali pemerintahan di dalam tanganNya sendiri (Testimonies to Ministers, p, 300). Ia masih tetap mengira, bahwa ia adalah kaya dan telah bertambah kekayaannya (Kebenaran), dan tidak memerlukan apa-apa lagi. Bagaimanapun sidang akan menyaksikan semua perjanjian ini digenapi. Ia akan menyaksikan, bahwa semua kata-kata firman ini terdapat di dalam Alkitab bukan hanya untuk memenuhi ruangan. Segera sesudah ia merasa sakit hendak melahirkan yang sedemikian dan merasakan kebutuhannya, segera itu pula semua serambinya akan dipenuhi dengan orang-orang suci dan tugasnya selesai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 66 : 9<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Patutkah Aku membuka rahim orang, dan tidak membuatnya melahirkan? demikianlah firman Tuhan; patutkah Aku membuat orang melahirkan, dan menutup rahimnya? demikianIah firman Allah.&#8221;<br \/>\n<\/em><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">Masakan Tuhan telah membuat semua perjanjian ini, jika Ia tidak mampu untuk menggenapinya? Inilah masalah besar di hadapanmu dan di hadapanku. Dan masakan Ia akan memulai sesuatu jika Ia tak akan dapat melaksanakan dan menyelesaikannya? Janganlah Saudara meremehkan masalah-masalah ini, karena semua jawabanmu akan menentukan nasibmu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 66 : 10 &#8211; 14<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Bersuka-sukaanlah kamu dengan Yerusalem dan bergemarlah akan dia, hai kamu sekalian yang kasih akan dia; hendaklah bersukacita akan dia, hai kamu sekalian yang&#8221; sudah berdukacita karena dia; supaya boleh kamu menghisap susu sampai kenyang dan dipuaskan dengan penghiburan, supaya boleh kamu menghisap susu, dan merasa nikmat dengan berkelimpahan kemuliaannya. Karena demikianlah firman Tuhan, Tengoklah, Aku akan meliputkan damai kepadanya bagaikan air sungai, dan kemuliaan segala bangsa Kapir bagaikan suatu aliran sungai; kemudian kamu akan menyusu, kamu akan digendong pada sisinya, dan dibelai-belai pada pangkuannya. Seperti seseorang yang dihiburkan oleh ibunya, demikianlah Aku akan menghiburkan kamu; maka kamu akan terhibur di Yerusalem. Maka apabila kamu melihat ini, hatimu akan bersukacita, dan semua tulangmu akan berkembang bagaikan suatu tumbuhan muda; maka tangan Tuhan akan dinyatakan kepada segala hamba-Nya, dan murka-Nya terhadap segala musuh-Nya.&#8221;<br \/>\n<\/em><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">Di sini kepada kita diceriterakan, bahwa hanya mereka yang berdukacita karena Yerusalem, yaitu orang-orang yang berdoa bagi pendirian tahta Daud contoh saingan-Nya itu, dan kerajaan, akan bersukaria dengan dia. Mereka, dan hanya mereka saja, yang akan memperoleh keuntungan dari kelimpahan kemuliaannya. Tidak ada orang lain yang akan memperoleh bagian perdamaiannya serta kelimpahan kemuliaannya. Tidak ada orang lain yang akan dibelai-belai di atas pangkuannya. Orang-orang berdosa tidak akan dihiburkan di Yerusalem, dan kesuaman mereka itu akan menjadi merah panas lalu membuat mereka berlari-lari kepada bukit-bukit dan kepada batu-batu gunung (Wahyu 6 : 14 &#8211; 17).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 66 : 15 &#8211; 17<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Karena, tengoklah, Tuhan akan datang dengan api, dan dengan segala rata-Nya bagaikan suatu angin puyuh, untuk melampiaskan murka-Nya dengan kepanasan, dan hardik-Nya dengan nyala-nyala api. Karena dengan api dan dengan pedang-Nya Ia akan menghukum segala manusia; maka besarlah kelak bilangan segala orang yang dibunuh Tuhan. Mereka yang menyucikan dirinya sendiri, dan yang membersihkan dirinya di dalam taman-taman di balik sebatang pohon yang ditengah-tengah, yang makan daging babi, dan barang-barang yang keji, dan tikus, akan dihapuskan bersama-sama, demikianlah firman Tuhan.&#8221;<br \/>\n<\/em><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">Sesudah Allah selesai berbuat segala-galanya untuk mengendalikan perjalanan semua hamba-Nya, apabila &#8220;tidak ada Iagi obat,&#8221; maka pada masa itulah pembalasan Ilahi akan dilaksanakan. Orang-orang yang terus berjalan di dalam jalan-jalannya sendiri akan kelak mendapatkan diri mereka di dalam jalan yang Iebar di mana tidak terdapat kemurahan Ilahi, di mana Pembalas yang adil akan melaksanakan tagihan-Nya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Mereka adalah orang-orang yang menyucikan dan membersihkan dirinya sendiri di dalam taman di balik sebatang pohon kayu (di belakang pemimpin); artinya, mereka berpura-pura amat jujur beribadah dalam tempat-tempat pertemuan, mereka menaruh harap bahwa pendeta akan membawa mereka sampai ke Kerajaan. Mereka memanjakan seleranya dengan memakan makanan-makanan yang terlarang, dan pada waktu yang sama dengan sombong berpura-pura suci dan bersih. Tetapi bagi Tuhan mereka itu terlihat bagaikan kubur-kubur yang dilabur putih yang penuh dengan daging yang membusuk, bagaikan cangkir-cangkir yang terlihat indah dari luar tetapi kotor di dalamnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 66 : 18, 19<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Karena Aku mengetahui segala perbuatan mereka itu dan semua kepikirannya; maka akan datang, bahwa Aku akan menghimpunkan segala bangsa dan bahasa; maka mereka akan datang, dan menyaksikan kemuliaan-Ku. Maka Aku akan menaruh suatu tanda di antara mereka itu, dan Aku akan mengutus orang-orang yang luput dari antara mereka itu kepada segala bangsa, yaitu ke Tarshis, ke Pul, dan ke Lud, orang-orang pemanah ke Tubal dan ke Jawan, kepada pulau-pulau yang jauh-jauh, yang belum pernah mendengar kebesaran nama-Ku, dan yang belum melihat kemuliaan-Ku; maka mereka akan memashurkan kemuliaan-Ku di antara segala bangsa Kapir.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Apa yang Tuhan hendak lakukan tidak akan dilakukan secara rahasia. Itu bukanlah sesuatu khayalan, bukan sesuatu yang diliputi rahasia untuk dikira-kira, melainkan itu adalah perbuatan yang jelas yang terbuka di hadapan segala bangsa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Sekarang terhadap kebinasaan mereka sendiri, orang-orang perdebatkan bahwa ini adalah pembunuhan rohani, (Apa yang dimaksudkan dengan pembunuhan rohani? &#8211; tidak ada yang tahu). Walaupun cukup jelas terlihat, bahwa itu adalah Pehukuman terhadap Orang-orang Hidup. Kenyataan, bahwa lebih dari seabad lamanya Organisasi sudah mengajarkan bahwa Pehukuman terhadap Orang-Orang Mati ialah memisahkan yang baik dari yang jelek (Ialang dari pada gandum). Berbagai argumentasi mereka yang bodoh itu kini membuktikan bahwa mereka bukan saja bodoh terhadapnya, tetapi juga buta (Wahyu 3 : 17) sehingga walaupun sudah diceriterakan dan ditunjukkan pengertiannya mereka tetap tidak dapat melihatnya. Sungguhpun mereka mengaku mengetahui bahwa Pehukuman itu adalah memisahkan gandum dari lalang, yang baik dari yang jelek, bahwa ia itu untuk membersihkan tempat suci dengan cara menghapuskan nama-nama yang jelek dan dosa-dosa dari yang baik, mereka tidak juga mengakui bahwa tindakan Allah yang asing ini adalah tak dapat tiada Pehukuman terhadap Orang-Orang Hidup itu di dalam isi rumah Allah (1 Petrus 4 : 17), yaitu penyucian tempat suci (Daniel 8 : 14), pembersihan sidang (Testimonies, vol. 5, p. 80) pembersihan kaabah (Maleakhi 3 : 1 &#8211; 3).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Jangan lagi mencoba-coba menghiburkan dirimu sendiri dengan mengatakan bahwa pembunuhan Tuhan ini adalah sesuatu khayalan, atau bahwa ia itu akan jadi sesudah pintu kasihan ditutup. Sekarang bersiaplah supaya tidak kamu jatuh. Jangan ada orang yang mengalihkan perhatianmu dari padanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Ayat yang baru kita baca menjelaskan bahwa orang-orang yang &#8220;luput&#8221; dari pedang Tuhan itu, akan diutus-Nya kepada segala bangsa Kapir, yaitu kepada orang-orang yang belum pernah mendengar kebesaran nama Tuhan atau melihat akan kemuliaan-Nya, maka mereka akan memashurkan kemuliaan-Nya di antara segala bangsa Kapir; mereka akan menghantarkan ke rumah Tuhan semua orang yang akan diselamatkan. Di sini marilah kita baca kata-kata firman Tuhan yang tepat:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 66 : 20, 21<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Maka mereka akan menghantarkan semua saudaramu bagi suatu persembahan bagi Tuhan keluar dari segala bangsa dengan menunggang kuda, dan dengan kereta-kereta, dan dengan usungan, di atas bagal dan onta betina yang cepat, ke bukit kesucian-Ku Yerusalem, demikianlah firman Tuhan, sama seperti bani Israel menghantarkan suatu persembahan dalam bejana yang suci ke dalam rumah Tuhan. Dan lagi Aku akan mengangkat beberapa orang dari pada mereka itu akan imam-imam dan orang-orang Lewi, demikianlah firman Tuhan.&#8221;<br \/>\n<\/em><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">Sekarang, melihat kepada kenyataan bahwa orang-orang yang luput dari pembantaian Tuhan itu akan diutus sebagai penginjil-penginjil, penghotbah-penghotbah, dan pendeta-pendeta kepada segala bangsa dan orang banyak yang masih belum mengenal Allah dan Injil-Nya, maka kesimpulannya adalah hanya: bahwa pembantaian itu berlaku hanya di antara umat Allah; bahwa itulah Pehukuman terhadap Orang-Orang Hidup di dalam &#8220;rumah Allah&#8221; (1 Petrus 4 : 17); bahwa gembala-gembala dibantai, sebab mereka telah menghalangi domba-domba itu pergi ke padang rumput yang hijau milik Tuhan (Kebenaran sekarang); bahwa para anggota yang setia akan mengambil alih tempat mereka; bahwa kemudian sidang, &#8220;cerah bagaikan matahari, indah bagaikan bulan, dan hebat bagaikan suatu bala tentara dengan panji-panji,&#8221; &#8220;maju terus ke seluruh dunia, dengan kemenangan dan untuk memenangkan.&#8221; Demikianlah pekerjaan Injil diselesaikan dan dunia yang jahat dibawa kepada ajalnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">&#8220;Hanya orang-orang yang telah menentang pencobaan dalam kuasa Dia Yang Maha Kuasa yang akan diijinkan mengambil bagian dalam memberitakannya (Pekabaran Malaikat yang ketiga) apabila ia itu akan berkembang menjadi Seruan Keras.&#8221; \u2013 The Review and Herald, November 19, 1908.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;. . . . Kita telah cenderung berpikir, bahwa di mana tidak ada pendeta-pendeta yang setia, tidak akan ada orang-orang Kristen yang sejati; tetapi ini bukan masalahnya. Allah telah berjanji bahwa di mana gembala-gembala didapati tidak setia Ia akan mengawasi sendiri kawanan domba itu. Allah tidak pernah membiarkan kawanan domba itu sepenuhnya bergantung pada alat-alat manusia. Tetapi hari-hari penyucian sidang itu sedang mendekat dengan cepatnya. Allah hendak memiliki suatu umat yang bersih dan benar. Dalam penyaringan besar yang segera akan dilaksanakan itu, kita akan lebih mampu untuk mengukur kekuatan Israel. Tanda-tanda mengungkapkan, bahwa masa itu sudah dekat apabila Tuhan akan menyatakan bahwa kipas-Nya berada dalam tanganNya, dan Ia hendak membersihkan lantai-Nya seluruhnya.&#8221;<\/em> Testimonies, vol. 5, p. 80.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 66 : 22<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Karena seperti halnya segala langit yang baru dan bumi yang baru, yang akan Ku jadikan itu, akan tetap di hadapan-Ku, demikianlah firman Tuhan, demikianlah kelak benihmu dan namamu akan tetap ada.&#8221;<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Dengan ayat ini Ilham kini mulai mengungkapkan perkara-perkara yang akan jadi di bumi yang telah diperbaharui.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 66 : 23<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Maka akan jadi kelak, bahwa dari pada satu bulan baru sampai kepada bulan lainnya, dan dari pada Sabat yang satu sampai kepada Sabat lainnya, segala manusia akan datang menyembah sujud di hadapan-Ku, demikianlah firman Tuhan.&#8221;<br \/>\n<\/em><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">Sabat, sebagaimana Saudara saksikan, adalah sama kekalnya dengan bumi. Ia itu patut disucikan bukan hanya sekarang, tetapi bahkan juga sesudah bumi yang terkutuk ini diperbaharui. Dan bukan hanya sekarang umat Allah wajib berkumpul bersama-sama di dalam rumah Tuhan pada setiap Sabat, melainkan mereka akan terus berbuat begitu dengan penuh kesukaan dari kekal sampai kekal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Yesaya 66 : 24<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\"><em>&#8220;Maka mereka akan keluar, dan akan melihat akan bangkai-bangkai dari orang-orang yang mendurhaka melawan Aku; karena cacing-cacingnya itu tidak akan mati, dan api mereka itu pun tidak akan padam; maka mereka itu akan menjadi sesuatu yang menjijikan bagi segala manusia.&#8221;<br \/>\n<\/em><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 14pt;\">Walaupun ayat-ayat yang terdahulu dari pasal ini tidak banyak dipelajari oleh siapapun, namun dua ayat yang terakhir ini sering sekali dibicarakan dan diperdebatkan oleh banyak orang. Bagi beberapa orang mereka maksudkan, bahwa akan ada suatu penyiksaan kekal. Namun adakah firman pada umumnya menunjang pendapat yang sedemikian ini? &#8211; Tidak ada. Definisi dari &#8220;bangkai-bangkai&#8221; ialah &#8220;tubuh-tubuh yang tidak bernyawa.&#8221; Dan nabi Maleakhi mengatakan: &#8220;Karena, tengoklah, hari itu datang, yang akan bernyala-nyala bagaikan dapur api, maka segala orang sombong dan segala orang yang berbuat jahat akan jadi seperti jerami, dan hari yang akan datang itu akan membakar habis mereka itu, demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam, sehingga baik akar maupun cabang tiada lagi tinggal dengan mereka itu. Tetapi bagi kamu yang takut akan nama-K u akan terbit Matahari Kebenaran dengan kesembuhan di bawah sayap-sayap-Nya; maka kamu akan keluar dan bertumbuh bagaikan anak-anak lembu yang tambun-tambun. Dan kamu akan memijak-mijak segala orang jahat itu; karena mereka akan menjadi habu di bawah telapak kakimu pada hari yang akan Ku datangkan kelak semua ini, demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam,&#8221; Maleakhi 4 : 1 &#8211; 3.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Pada mulanya bangkai-bangkai dan pada akhirnya habu duli dari hamba-hamba yang tidak setia berada di bawah kaki-kaki orang-orang suci, tidak dapat menunjukkan bahwa orang-orang yang tidak setia itu didorongkan ke dalam &#8220;api neraka,&#8221; untuk hidup selamanya di sana. Lagi pula karena hanya orang-orang benar diberikan hidup kekal, maka orang-orang jahat tak dapat tiada harus diberikan kematian yang kekal. Selanjutnya, &#8220;mati yang kedua&#8221; (Wahyu 20 : 14) tak mungkin dimaksudkan kepada &#8220;kehidupan yang kedua.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Teori tentang penyiksaan kekal secara fisik berasal dari kata-kata, &#8220;cacing mereka itu tidak akan mati.&#8221; &#8220;Cacing mereka,&#8221; cacing yang menggerogoti bangkai-bangkai mereka itu, bagaimana pun tidak mungkin dimaksudkan kepada jiwa-jiwa orang-orang itu. Sedikit-dikitnya itu tak dapat dimaksudkan sedemikian bagi dia yang menggali sampai dalam ke dalam sumur keselamatan dan yang dapat berpikir bagi dirinya sendiri. Orang yang sedemikian ini membaca di antara baris-baris dan mencatat nilai sepenuhnya dari masing-masing kata. Jika &#8220;cacing&#8221; berarti sesuatu, maka itu berarti bahwa cacing itu bertumbuh subur pada bangkai-bangkai itu, bahwa ia itulah yang merupakan sesuatu yang menghabiskan bagian-bagian bangkai-bangkai itu sampai tinggal unsur-unsurnya yang semula. Benar, &#8220;cacing itu tidak akan mati&#8221;; ia pasti akan menyelesaikan pekerjaan pengrusakannya; bangkai-bangkai itu akan Ia turunkan sampai menjadi habu, &#8220;karena kamu adalah habu,&#8221; demikianlah kata firman, &#8220;dan kepada habu juga kamu akan kembali.&#8221; Kejadian 3 : 19. Adalah oleh perantaraan pemecahan inilah, maka cacing pengrusak itu tidak akan mati. Lagi pula kepada kita diceriterakan, bahwa jiwa yang berdosa, ia itu akan mati. (YeheskieI 18 : 4).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Jelaslah terlihat, bahwa hotbah tentang penderitaan kekal di dalam api neraka sebagai gantinya kematian kekal, adalah dipromosikan oleh apa yang disebut penarik-penarik jiwa yang sembrono yang berusaha menarik para pendengarnya ke dalam gereja dengan cara ditakut-takuti. Tetapi kalau saja mereka mengerti, bahwa hanya orang-orang yang dilahirkan kembali melalui kasih terhadap Kebenaran diberikan hak untuk masuk ke dalam Kota Suci itu, kalau saja mereka mengetahui, bahwa orang-orang yang harus takut di dalamnya adalah disingkirkan dari dalamnya kalau saja mereka mengetahui bahwa setiap perkara yang menipu juga tidak akan diberikan hak untuk masuk ke sana, &#8212; jika mereka dengan sepenuh hati mengetahui akan semuanya ini, maka mungkin sekali mereka akan berhenti menghotbahkan kehidupan kekal di dalam api neraka, dan mulai menghotbahkan kasih yang kekal terhadap Kebenaran. Marilah kita sekarang mengakhiri penyelidikan kita ini dengan membaca himbauan Tuhan yang terakhir sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">&#8220;Oleh sebab itu berjagalah, karena tidak kamu ketahui jam mana Tuhan mu akan datang. Tetapi ketahuilah ini, bahwa jika tuan rumah sudah mengetahui pada waktu mana pencuri akan datang, ia sudah akan berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">&#8220;Oleh sebab itu hendaklah kamu juga bersedia karena Anak Manusia akan datang pada saat yang tidak kamu duga. Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas isi rumah-Nya, untuk memberikan mereka makanan pada waktunya (meat in due season)? Berbahagialah hamba itu yang apabila tuannya tiba didapatinya sedang berbuat demikian. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, bahwa Ia akan mengangkat orang itu menjadi pengawas atas semua harta milik-Nya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">&#8220;Tetapi dan jika hamba yang jahat itu akan berkata di dalam hatinya: &#8216;Tuanku memperlambat kedatangan-Nya; dan akan mulai memalu semua hamba sesamanya, serta makan dan minum bersama orang-orang pemabuk; maka tuan hamba itu akan datang pada sesuatu hari yang tiada disangkanya, dan pada jam yang tidak disadarinya, Ialu akan menyesahkan dia teramat sangat, sambil menetapkan bagiannya bersama-sama dengan orang-orang munafik; di sana akan terdapat ratap dan kertakan gigi.&#8221; Matius 24 : 42 &#8211; 51<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\">Hanya ada satu pilihan yang benar bagimu, dan itu adalah berhenti dari pada bergabung dengan para Esau yang perkasa itu, dan supaya menggabungkan diri dengan para Yakub yang sederhana yang memiliki Kebenaran itu.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div align=\"center\"><span style=\"font-size: 14pt;\">*****<\/span><\/div>\n<div align=\"center\"><\/div>\n<div align=\"center\"><\/div>\n<p align=\"center\"><a href=\"https:\/\/tongkat-gembala.org\/buku\/download\/AS%20jilid%201%20no.%2045%20PARA%20ESAU%20YANG%20PERKASA.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/tongkat-gembala.org\/images\/download-pdf.png\" alt=\"\" width=\"215\" height=\"60\" border=\"0\" \/><\/a><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p class=\"pvc_stats all \" data-element-id=\"3769\" style=\"font-size:12px\"><i class=\"pvc-stats-icon small\" aria-hidden=\"true\"><svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" version=\"1.0\" viewBox=\"0 0 502 315\" preserveAspectRatio=\"xMidYMid meet\"><g transform=\"translate(0,332) scale(0.1,-0.1)\" fill=\"\" stroke=\"none\"><path d=\"M2394 3279 l-29 -30 -3 -207 c-2 -182 0 -211 15 -242 39 -76 157 -76 196 0 15 31 17 60 15 243 l-3 209 -33 29 c-26 23 -41 29 -80 29 -41 0 -53 -5 -78 -31z\"\/><path d=\"M3085 3251 c-45 -19 -58 -50 -96 -229 -47 -217 -49 -260 -13 -295 52 -53 146 -42 177 20 16 31 87 366 87 410 0 70 -86 122 -155 94z\"\/><path d=\"M1751 3234 c-13 -9 -29 -31 -37 -50 -12 -29 -10 -49 21 -204 19 -94 39 -189 45 -210 14 -50 54 -80 110 -80 34 0 48 6 76 34 21 21 34 44 34 59 0 14 -18 113 -40 219 -37 178 -43 195 -70 221 -36 32 -101 37 -139 11z\"\/><path d=\"M1163 3073 c-36 -7 -73 -59 -73 -102 0 -56 133 -378 171 -413 34 -32 83 -37 129 -13 70 36 67 87 -16 290 -86 209 -89 214 -129 231 -35 14 -42 15 -82 7z\"\/><path d=\"M3689 3066 c-15 -9 -33 -30 -42 -48 -48 -103 -147 -355 -147 -375 0 -98 131 -148 192 -74 13 15 57 108 97 206 80 196 84 226 37 273 -30 30 -99 39 -137 18z\"\/><path d=\"M583 2784 c-38 -19 -67 -74 -58 -113 9 -42 211 -354 242 -373 16 -10 45 -18 66 -18 51 0 107 52 107 100 0 39 -1 41 -124 234 -80 126 -108 162 -133 173 -41 17 -61 16 -100 -3z\"\/><path d=\"M4250 2784 c-14 -9 -74 -91 -133 -183 -95 -150 -107 -173 -107 -213 0 -55 33 -94 87 -104 67 -13 90 8 211 198 130 202 137 225 78 284 -27 27 -42 34 -72 34 -22 0 -50 -8 -64 -16z\"\/><path d=\"M2275 2693 c-553 -48 -1095 -270 -1585 -649 -135 -104 -459 -423 -483 -476 -23 -49 -22 -139 2 -186 73 -142 361 -457 571 -626 285 -228 642 -407 990 -497 242 -63 336 -73 660 -74 310 0 370 5 595 52 535 111 1045 392 1455 803 122 121 250 273 275 326 19 41 19 137 0 174 -41 79 -309 363 -465 492 -447 370 -946 591 -1479 653 -113 14 -422 18 -536 8z m395 -428 c171 -34 330 -124 456 -258 112 -119 167 -219 211 -378 27 -96 24 -300 -5 -401 -72 -255 -236 -447 -474 -557 -132 -62 -201 -76 -368 -76 -167 0 -236 14 -368 76 -213 98 -373 271 -451 485 -162 444 86 934 547 1084 153 49 292 57 452 25z m909 -232 c222 -123 408 -262 593 -441 76 -74 138 -139 138 -144 0 -16 -233 -242 -330 -319 -155 -123 -309 -223 -461 -299 l-81 -41 32 46 c18 26 49 83 70 128 143 306 141 649 -6 957 -25 52 -61 116 -79 142 l-34 47 45 -20 c26 -10 76 -36 113 -56z m-2057 25 c-40 -58 -105 -190 -130 -263 -110 -324 -59 -707 132 -981 25 -35 42 -64 37 -64 -19 0 -241 119 -326 174 -188 122 -406 314 -532 468 l-58 71 108 103 c185 178 428 349 672 473 66 33 121 60 123 61 2 0 -10 -19 -26 -42z\"\/><path d=\"M2375 1950 c-198 -44 -350 -190 -395 -379 -18 -76 -8 -221 19 -290 114 -284 457 -406 731 -260 98 52 188 154 231 260 27 69 37 214 19 290 -38 163 -166 304 -326 360 -67 23 -215 33 -279 19z\"\/><\/g><\/svg><\/i> &nbsp;245&nbsp;total, &nbsp;1&nbsp;views today<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PARA ESAU YANG PERKASA DAN PARA YAKUB YANG SEDERHANA &nbsp; oleh: Victor T. Houteff Pendeta&hellip;<\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p class=\"pvc_stats all \" data-element-id=\"3769\" style=\"font-size:12px\"><i class=\"pvc-stats-icon small\" aria-hidden=\"true\"><svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" version=\"1.0\" viewBox=\"0 0 502 315\" preserveAspectRatio=\"xMidYMid meet\"><g transform=\"translate(0,332) scale(0.1,-0.1)\" fill=\"\" stroke=\"none\"><path d=\"M2394 3279 l-29 -30 -3 -207 c-2 -182 0 -211 15 -242 39 -76 157 -76 196 0 15 31 17 60 15 243 l-3 209 -33 29 c-26 23 -41 29 -80 29 -41 0 -53 -5 -78 -31z\"\/><path d=\"M3085 3251 c-45 -19 -58 -50 -96 -229 -47 -217 -49 -260 -13 -295 52 -53 146 -42 177 20 16 31 87 366 87 410 0 70 -86 122 -155 94z\"\/><path d=\"M1751 3234 c-13 -9 -29 -31 -37 -50 -12 -29 -10 -49 21 -204 19 -94 39 -189 45 -210 14 -50 54 -80 110 -80 34 0 48 6 76 34 21 21 34 44 34 59 0 14 -18 113 -40 219 -37 178 -43 195 -70 221 -36 32 -101 37 -139 11z\"\/><path d=\"M1163 3073 c-36 -7 -73 -59 -73 -102 0 -56 133 -378 171 -413 34 -32 83 -37 129 -13 70 36 67 87 -16 290 -86 209 -89 214 -129 231 -35 14 -42 15 -82 7z\"\/><path d=\"M3689 3066 c-15 -9 -33 -30 -42 -48 -48 -103 -147 -355 -147 -375 0 -98 131 -148 192 -74 13 15 57 108 97 206 80 196 84 226 37 273 -30 30 -99 39 -137 18z\"\/><path d=\"M583 2784 c-38 -19 -67 -74 -58 -113 9 -42 211 -354 242 -373 16 -10 45 -18 66 -18 51 0 107 52 107 100 0 39 -1 41 -124 234 -80 126 -108 162 -133 173 -41 17 -61 16 -100 -3z\"\/><path d=\"M4250 2784 c-14 -9 -74 -91 -133 -183 -95 -150 -107 -173 -107 -213 0 -55 33 -94 87 -104 67 -13 90 8 211 198 130 202 137 225 78 284 -27 27 -42 34 -72 34 -22 0 -50 -8 -64 -16z\"\/><path d=\"M2275 2693 c-553 -48 -1095 -270 -1585 -649 -135 -104 -459 -423 -483 -476 -23 -49 -22 -139 2 -186 73 -142 361 -457 571 -626 285 -228 642 -407 990 -497 242 -63 336 -73 660 -74 310 0 370 5 595 52 535 111 1045 392 1455 803 122 121 250 273 275 326 19 41 19 137 0 174 -41 79 -309 363 -465 492 -447 370 -946 591 -1479 653 -113 14 -422 18 -536 8z m395 -428 c171 -34 330 -124 456 -258 112 -119 167 -219 211 -378 27 -96 24 -300 -5 -401 -72 -255 -236 -447 -474 -557 -132 -62 -201 -76 -368 -76 -167 0 -236 14 -368 76 -213 98 -373 271 -451 485 -162 444 86 934 547 1084 153 49 292 57 452 25z m909 -232 c222 -123 408 -262 593 -441 76 -74 138 -139 138 -144 0 -16 -233 -242 -330 -319 -155 -123 -309 -223 -461 -299 l-81 -41 32 46 c18 26 49 83 70 128 143 306 141 649 -6 957 -25 52 -61 116 -79 142 l-34 47 45 -20 c26 -10 76 -36 113 -56z m-2057 25 c-40 -58 -105 -190 -130 -263 -110 -324 -59 -707 132 -981 25 -35 42 -64 37 -64 -19 0 -241 119 -326 174 -188 122 -406 314 -532 468 l-58 71 108 103 c185 178 428 349 672 473 66 33 121 60 123 61 2 0 -10 -19 -26 -42z\"\/><path d=\"M2375 1950 c-198 -44 -350 -190 -395 -379 -18 -76 -8 -221 19 -290 114 -284 457 -406 731 -260 98 52 188 154 231 260 27 69 37 214 19 290 -38 163 -166 304 -326 360 -67 23 -215 33 -279 19z\"\/><\/g><\/svg><\/i> &nbsp;245&nbsp;total, &nbsp;1&nbsp;views today<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3769"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3769"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3769\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3775,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3769\/revisions\/3775"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3769"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3769"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3769"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}