{"id":4318,"date":"2022-12-21T16:07:24","date_gmt":"2022-12-21T16:07:24","guid":{"rendered":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/?p=4318"},"modified":"2022-12-21T16:07:24","modified_gmt":"2022-12-21T16:07:24","slug":"latar-belakang-pelarian-mereka-dan-makanan-penyembuhannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/?p=4318","title":{"rendered":"LATAR BELAKANG PELARIAN MEREKA DAN MAKANAN PENYEMBUHANNYA"},"content":{"rendered":"<h1 align=\"center\"><span style=\"color: #0033ff; font-family: Georgia; font-size: 24pt;\"><strong>LATAR BELAKANG PELARIAN MEREKA DAN<br \/>\nMAKANAN PENYEMBUHANNYA<\/strong><\/span><\/h1>\n<p align=\"center\"><span style=\"color: #0033ff; font-family: Georgia; font-size: xx-large;\"><strong>\u00a0<\/strong><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div align=\"justify\">\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Y e s a y a\u00a0 7 : 1 &#8211; 16 : &#8220;Maka terjadilah pada zaman Ahaz bin Jotam bin Uzia, raja orang Yehuda, bahwa Rezin raja Syria dan Pekah bin Remalya, raja orang Israel, telah pergi naik ke Yerusalem hendak memeranginya, tetapi tiada dapat mengalahkannya. Maka hal itu diberitakan orang kepada isi rumah Daud, katanya : Syria sedang bersekutu dengan Efraim. Maka berdebarlah hati baginda raja, dan hati segala rakyatnya, bagaikan pohon kayu di hutan yang diguncangkan angin \u2026\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">&#8220;Oleh karena Syria, Efraim, dan putera Remaliah telah merencanakan jahat melawan engkau, katanya: Marilah kita naik menghadapi Yehuda, dan menyakiti dia, dan marilah kita membuat suatu tempat pertahanan di dalamnya bagi kita, lalu menempatkan seorang raja di tengah-tengahnya yaitu putera Tabeal : Demikianlah firman Tuhan Hua, bahwa ia itu tidak akan berdiri, juga ia itu tidak akan jadi. Karena kepala dari Syria ialah Damaskus (bukan sorga), dan kepala dari Damaskus ialah Rezin (bukan Tuhan) ; dan dalam enam puluh lima tahun Efraim (kerajaan sepuluh suku itu) akan hancur, sehingga ia itu tidak lagi merupakan suatu bangsa. Dan kepala dari Efraim ialah Samaria (bukan sorga), dan kepala dari Samaria ialah putera Remaliah (bukan Tuhan). Jikalau tiada kamu percaya, maka pasti kamu tidak akan diteguhkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">&#8220;Lagi pula Tuhan kembali berbicara kepada Ahaz, kataNya : Pintalah olehmu suatu tanda alamat dari Tuhan Allahmu ; pintalah akan dia di dalam tempat yang dalam di bawah, atau di ketinggian yang di atas. Tetapi Ahaz mengatakan : Tiada aku mau meminta, tiada juga aku mau mencobai Tuhan. Lalu katanya : Dengarlah olehmu sekarang, hai isi rumah Daud ; Apakah itu suatu perkara kecil bagimu untuk melelahkan orang, namun kamu hendak melelahkan Allahku juga? Oleh sebab itu Tuhan sendiri akan memberikan kepadamu suatu tanda alamat. Bahwasanya, seorang anak dara akan mengandung, dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan akan dinamainya akan Dia Immanuel. Keju dan madu akan dimakan-Nya, supaya dapat diketahui-Nya menolak mana yang jahat dan memilih mana yang baik. Karena sebelum anak itu kelak mengetahui membuang mana yang jahat, dan memilih mana yang baik, maka tanah (Syria dan Israel) yang kau benci itu akan ditinggalkan dari kedua rajanya (Rezin dan Pekah).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Y e s a y a\u00a0 8 : 1 &#8211; 8 : &#8220;Dan lagi Tuhan berfirman kepadaku : Ambillah olehmu suatu gulungan surat, dan tulislah di atasnya dengan pena seseorang mengenai Maher-shalal-hash-baz. Lalu ku ambil bagiku saksi-saksi yang terpercaya untuk mencatat, yaitu imam Uriah, dan Zechariah bin Jeberechiah. Lalu ku pergi kepada nabiah itu ; maka mengandunglah ia, lalu melahirkan seorang anak laki-laki. Kemudian firman Tuhan kepadaku : Sebutkanlah namanya, Maher-shalal-hash-baz. Karena kelak sebelum bayi itu tahu memanggil, Bapaku, dan ibuku, segala kekayaan Damaskus dan rampasan Samaria akan dibawa pergi di hadapan raja Assiria.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">\u201cTuhan kembali berbicara juga kepadaku, kata-Nya : Karena sebab orang banyak ini (Israel) menolak segala air dari Shiloah (rombongan pelindung dari sorga) yang mengalir dengan tenang, dan karena mereka bergembira dalam Rezin dan putera Remaliah (merasa mulia dalam pemerintahan nasional mereka) ; maka sekarang tengoklah, Tuhan mendatangkan atas mereka itu air-air sungai, yang kuat dan banyak, yaitu raja Assiria berikut semua kemuliaannya; maka ia akan datang melalui semua salurannya, dan meluap melampaui segala pinggirannya ; dan ia akan melintasi Yehuda ; ia akan meluap dan tumpah, ia akan mencapai sampai ke leher ; dan bentangan sayap-sayapnya akan memenuhi seluruh luas tanahMu, Ya Immanuel.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Artinya, walaupun Yehuda kuno tidak akan mengalami kekalahan oleh persekutuan Israel dan Syria, namun bagaimanapun ia juga akan dibawa tunduk kepada Assiria kuno. Dan, sebagaimana yang akan kita saksikan, roh dari konfederasi ini tidak berakhir dengan Israel kuno dan Syria itu saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Hal-hal penting dari persekutuan konfederasi ini, beberapa dari padanya masih belum digenapi, secara berurutan adalah sebagai berikut :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">1. Runtuhnya Israel kuno dan Syria oleh Assiria, sebagai suatu keputusan Ilahi yang khususnya menimpa Israel karena ia bersekutu melawan saudara-saudaranya sendiri, yaitu kerajaan Yehuda (Yesaya 7 : 2 \u2013 9).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">2. Kelahiran seorang bayi laki-laki (Immanuel) oleh seorang anak dara, sebagai &#8220;suatu tanda alamat&#8221; bagi &#8220;isi rumah Daud&#8221; (Yesaya 7 : 13, 14).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">3. Kelahiran seorang putera (Maher-shalal-hash-baz) oleh nabi itu sendiri, &#8220;bagi tanda-tanda dan bagi keajaiban-keajaiban&#8221; di Israel (Yesaya 8 : 18).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">4. Runtuhnya Israel itu akan jadi sebelum Immanuel dapat belajar membedakan antara mana yang jahat dan mana yang baik, dan sebelum Maher-shalal-hash-baz dapat mengucapkan &#8220;bapakku, dan ibuku&#8221; (Yesaya 7 : 16; 8 : 4).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Dalam perluasan kelompok peristiwa-peristiwa ini, beberapa fakta kenyataan muncul dalam interpretasinya sendiri yang tidak mungkin salah, yaitu : (1) &#8220;Immanuel,&#8221; karena kelahirannya dari anak dara dan namanya, &#8220;Allah beserta kita&#8221; (Matius 1 : 23), tak lain adalah Kristus bersama kita. (2) Ia telah lahir bagi suatu tanda alamat bahwa persekutuan tidak suci di antara Israel dan Syria akan sia-sia. (3) Negeri-negeri itu, yaitu Israel dan Syria, yang dibenci oleh Yehuda, akan ditinggalkan oleh kedua raja-rajanya &#8212; dikalahkan oleh raja Assiria &#8212; sebelum Immanuel mampu menolak mana yang jahat dan memilih mana yang baik, dan sebelum Maher-shalal-hash-baz mampu mengatakan &#8220;bapakku dan ibuku.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: Georgia;\">Namun karena kenyataan sejarah yang sederhana, bahwa kedua kerajaan ini telah runtuh berabad-abad lamanya sebelum Immanuel lahir, maka hal ini memberikan ketidak-cocokan waktu yang hanya dapat disesuaikan oleh kesimpulan bahwa seluruh<\/span><span style=\"font-family: Georgia;\"> empat bangsa itu (Yehuda, Israel, Syria, dan Assiria) yang terlibat dalam tindakan sejarah ini adalah merupakan contoh bagi empat bangsa lainnya yang akan bangkit pada sesuatu masa menyusul kelahiran Immanuel; karena sesudah kelahiran-Nya, Israel dan Syria akan dikalahkan oleh Assiria.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Jadi, tak dapat tiada harus ditemukan dalam sejarah Kristen suatu kekuatan Kristen yang murtad (Israel) yang bersekutu dengan suatu kekuatan kapir (Syria), sampai kepada akhir pembauran atau kehancuran orang-orang Kristen kuno itu (Yehuda). Dan satu-satunya konfederasi yang sedemikian ini di dalam sejarah Kristen ialah penggabungan yang tidak suci di antara Gereja dan Negara yang memerintah selama Zaman Kegelapan yang lalu dan yang telah berusaha membinasakan orang-orang &#8220;yang dilahirkan kembali,&#8221; yang telah menolak meninggalkan iman Rasul-Rasul untuk tunduk kepada suatu persekutuan Kristen &#8211; Kapir (Israel \u2013 Syria).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: Georgia;\">Dalam meramalkan kepada Daniel pekerjaan dari kuasa yang jahat ini, malaikat itu menyatakan : &#8220;Dan ia akan membicarakan perkataan-perkataan besar melawan Yang Maha Tinggi, dan ia akan membinasakan orang-orang suci dari Yang Maha Tinggi itu, dan merencanakan untuk mengubah masa dan hukum ; maka mereka itu akan diserahkan ke dalam tangannya sampai satu masa dan dua masa dan setengah masa.&#8221; Daniel 7 : 25. Sebab itu, maka dengan sendirinya Assiria kuno contoh itu akan<\/span><span style=\"font-family: Georgia;\"> menemukan &#8220;rangkap&#8221; nya di dalam kekuatan yang telah memecahkan gabungan gereja dan negara itu dalam Zaman Pertengahan yang lalu. Dan karena gabungan itu telah dibubarkan oleh bangsa-bangsa Protestan yang ada sekarang, maka kesimpulannya yang tak dapat dielakkan ialah bahwa Assiria modern itu akan sampai pada sejarah kita, sehingga dengan demikian memastikan kenyataan bahwa nubuatan Yesaya itu adalah berkaitan dengan nubuatan Nahum.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Tetapi karena Assiria kuno telah mengalahkan persekutuan Israel &#8211; Syria itu berabad-abad lamanya sebelum Immanuel lahir, dan karena Assiria modern mengalahkan gabungan gereja-negara dari Zaman Pertengahan itu berabad-abad lamanya sesudah Ia lahir, maka adalah masuk akal bahwa sebagaimana Syria, Yehuda, Israel, dan Assiria adalah merupakan contoh-contoh, maka demikian pula Immanuel harus merupakan contoh. Oleh sebab itu, nubuatan anak dara yang melahirkan itu tidak saja menunjuk kepada kelahiran Kristus, tetapi juga secara lebih berarti kepada para pengikut-Nya &#8212; yaitu kelahiran dan perkembangan dunia Kristen. Berkaitan dengan itu, maka Maher-shalal-hash-baz tak dapat tiada melambangkan suatu kelompok lain di dalam sejarah Kristen. Dan karena ia hanya mengetahui mengucapkan &#8220;bapakku dan ibuku,&#8221; sementara Immanuel (Kristus di dalam pribadi umat-Nya) mengetahui bagaimana menolak mana yang jahat dan memilih mana yang baik, maka Maher-shalal-hash-baz jelas tidak mungkin melambangkan seseorang yang hidup sebelum Immanuel.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: Georgia;\">Selanjutnya dari kenyataan bahwa keduanya akan lahir ke dalam Yehuda (sidang) yang satu dari Roh dan yang lainnya dari daging, maka terbuktilah keadaan keduanya seperti yang dikatakan oleh nabi itu, yaitu bagi &#8220;tanda-tanda ajaib&#8221; dan bagi<\/span><span style=\"font-family: Georgia;\"> &#8220;tanda-tanda alamat&#8221; dari dua kelas anggota-anggota sidang, yang hidup pada waktu yang sama.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Karena sebelumnya sudah ada bersama dengan Bapa-Nya (lberani 1 : 1, 2 ; Yahya 1 : 1, 2), dan kemudian telah dilahirkan kembali di Betlehem, maka Immanuel jelas melambangkan orang-orang Kristen &#8220;yang dilahirkan kembali&#8221; (Yahya 3 : 3); sedangkan yang tidak pernah ada sebelumnya, yaitu Maher-shalal-hash-baz hanya dapat melambangkan orang-orang yang tidak &#8220;dilahirkan kembali&#8221; &#8212; yaitu sebagian keanggotaan sidang yang tidak mungkin dilambangkan oleh Immanuel. Hal yang sama ditemukan dalam kiasan mengenai lshmael dan Ishak, yang merupakan contoh (type) dari &#8220;kelahiran oleh daging&#8221; &#8220;kelahiran oleh Roh&#8221; &#8212; yaitu orang-orang Yahudi bukan Kristen dan orang-orang Yahudi Kristen. (Lihat Galati 4 : 22 &#8211; 31).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: Georgia;\">Dalam memfokus secara jelas terhadap kenyataan-kenyataan ini, sampailah kepada terang kebenaran, bahwa orang-orang Kristen &#8220;yang dilahirkan kembali&#8221; yang hidup sewaktu Romawi Rohaniawan jatuh, dan yang dilambangkan oleh Immanuel itu,<\/span><span style=\"font-family: Georgia;\"> secara rohani adalah masih sangat &#8220;muda&#8221;, belum cukup jauh selama dalam waktu maupun bertalian dengan pengetahuan Alkitab dan kemajuan kerohanian, untuk membedakan mana yang jahat dari pada mana yang baik. Akibatnya, mereka harus mencapai pengetahuan ini di dalam masa periode Assiria (Protestan), sebab hendaklah diingat, bahwa persekutuan Israel dan Syria itu akan hancur oleh Assiria sesudah Immanuel lahir tetapi sebelum la dapat &#8220;menolak mana yang jahat dan memilih mana yang baik&#8221; ; dan bukan saja sesudah Maher-shalal-hash-baz lahir tetapi juga sebelum ia dapat mengucapkan &#8220;bapakku dan ibuku.&#8221; Dan karena sidang pada kenyataannya masih belum sempurna, maka ini menunjukkan bahwa orang-orang Kristen yang &#8220;dilahirkan kembali&#8221; itupun sampai kepada hari ini belum mampu untuk secara tetap memilih antara mana yang baik dari pada mana yang jahat, dan bahwa orang-orang yang hanya dilahirkan oleh daging itupun adalah sedemikian rupa tidak berkembang sehingga tidak mampu untuk dengan pasti menyatakan kenal akan bapa mereka (Allah) dan ibu mereka (sidang).<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Jelaslah ajarannya, bahwa pada waktu seseorang bertobat (dilahirkan kembali) kepada Kristus ia masih hanya berupa seorang bayi di dalam kehidupan Kristen, sehingga perlu selama itu diberi makan sebagai seorang bayi yang baru lahir, dengan &#8220;susu murni dari Firman,&#8221; supaya ia &#8220;dapat bertumbuh olehnya.&#8221; 1 Petrus 1 : 2. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Oleh perantaraan rasul Paulus, Ilham menginterpretasikan susu ini sebagai &#8220;prinsip-prinsip pertama dari semua firman Allah.&#8221; lberani 5 : 12. Dan oleh perantaraan Yesaya Ilham menanyakan: Siapakah yang akan diajar-Nya dengan pengetahuan, dan siapakah yang akan dibuat-Nya memahami ajaran?&#8221; Kemudian, dalam menjawab sendiri segala pertanyaan-Nya itu Ilham menyatakan : &#8220;Mereka yang berhenti dari susu, dan yang lepas dari susu ibunya.&#8221; Yesaya 28 : 9.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: Georgia;\">Tetapi pelajaran yang utama dari Yesaya pasal 7 dan 8, mengajarkan bahwa sidang secara kolektif yang lahir dalam abad yang pertama Tarikh Masehi itu, pada waktu ini sedang beralih dari masa kanak-kanaknya lalu disuap dengan &#8220;makanan keras&#8221; untuk menguatkannya supaya dapat ia memilih mana yang baik dan membuang mana yang jahat. &#8220;Karena setiap orang yang meminum susu itu adalah tidak faham dalam Firman kebenaran; karena ia masih bayi. Tetapi makanan keras adalah milik mereka yang sudah dewasa, yaitu mereka yang biasa menggunakan akalnya untuk membedakan antara mana yang baik dari pada mana yang jahat.&#8221; lberani 5 : 13, 14. Demikian kata Ilham. Jadi jelaslah, sebagaimana waktu terus maju, maka demikian itu<\/span><span style=\"font-family: Georgia;\"> pula Kebenaran dan Kristen terus berkembang mengimbanginya.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Setelah disuapi dengan &#8220;susu&#8221; saja &#8212;- yaitu dengan ungkapan-ungkapan Firman yang sederhana dan yang bersifat dasar permulaan &#8212;- sepanjang bertahun-tahun masa bayi dan masa kanak-kanaknya, maka sidang pada akhirnya sampai kepada tahap dimana ia harus memakan &#8220;makanan keras&#8221; juga &#8212;- yang lebih maju, yaitu ungkapan-ungkapan Firman akhir zaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Semuanya ini menjadi makin jelas jika kita pikirkan bahwa sewaktu &#8220;Assiria&#8221; dalam Zaman Pertengahan yang lalu memberikan pukulan mematikan kepada persekutuan sidang dan negara pada waktu itu, belum ada satupun di antara Maher-shalal-hash-baz, Kristen yang dilahirkan secara daging itu, maupun Immanuel, Kristen yang dilahirkan oleh Roh itu, cukup matang sebagaimana telah kita saksikan untuk \u201cmembuang mana yang jahat dan memilih mana yang baik.\u201d Meskipun demikian, sekarang mereka harus memasuki kematangan yang penuh itu, sebab bukan saja bertahun-tahun lamanya telah berlalu semenjak Assiria memberikan pukulan mematikan terhadap persekutuan sidang dan negara itu, tetapi juga telah sampai masanya bagi Assiria sendiri untuk jatuh. Disamping itu, &#8220;makanan keras&#8221; itupun sudah ada di sini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Jadi tak dapat tiada saatnya telah tiba bagi semua anggota sidang untuk menyadari bahwa mereka kini sedang beralih dari masa kekanak-kanakan Kristen ke dalam kedewasaan Kristen, maka sebab itu seharusnya jangan lagi mencoba untuk mencapai kedewasaan tubuh dengan cara terus menerus memakan makanan bayi. Sebab itu setiap orang, yaitu anggota-anggota yang lebih muda (orang-orang yang dilahirkan dari daging) sekarang dapat berkesempatan untuk mengenali orangtua rohani mereka, sehingga secara bijaksana dapat mereka mengatakan, &#8220;Bapakku dan Ibuku&#8221; ; karena yang menghantarkan kehidupan kekal itu ialah mengenali Allah mereka dengan tepat melalui Putera-Nya, dan mengenal sidang mereka dengan tepat melalui Kebenaran sekarang. Maka karena masing-masing menerima &#8220;makanan keras&#8221; itu, maka olehnya juga ia akan menjadi bijaksana dan kuat &#8220;untuk membuang mana yang jahat dan memilih mana yang baik.&#8221; <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Oleh sebab itu, perlu &#8220;pekerjaan khusus&#8221; bagi sidang, yang diramalkan di dalam buku The Great Controversy, halaman 425, dapat dibentuk untuk menghantarkan setiap anggota yang jujur kepada kedewasaan Kristen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: Georgia;\">Sesuai dengan itu, kedua makanan yang oleh Immanuel harus dimakan supaya dapat &#8220;membuang mana yang jahat dan memilih mana yang baik&#8221; itupun harus mengandung arti ; karena di dalam keju dan madu itu sendiri tidak terdapat sesuatu kebaikan atau kemujaraban apapun untuk merubah penglihatan moral, menguatkan kemauan, dan menyucikan hati. Sedangkan Ia biasanya memakan semua makanan yang halal pada umumnya. (Matius 11 : 19). Oleh sebab itu kedua hal ini membuktikan<\/span><span style=\"font-family: Georgia;\"> bahwa &#8220;keju dan madu&#8221; itu melambangkan Injil yang sudah diungkapkan, &#8212; yaitu &#8220;makanan pada waktunya,&#8221; yaitu satu-satunya makanan yang memberikan kepada seseorang pengetahuan dan kemauan untuk berbuat yang benar dan bukan yang salah. Demikian inilah yang dikatakan Kristus : &#8220;Aku memiliki makanan untuk dimakan yang tidak kamu mengetahuinya.&#8221; Yahya 4 : 32. Sebab itu, Kristen yang ingin benar-benar mengetahui Allahnya dan sidangnya supaya dirinya dikosongkan daripada segala yang jahat lalu dipenuhi dengan yang baik, harus sekarang memakan Kebenaran Sekarang, &#8212; yaitu Kebenaran yang lebih maju dari Firman yang hidup yang diungkapkan oleh perantaraan Ilham. (Untuk interpretasi ayat-ayat berikutnya dari Yesaya pasal 7, supaya dibaca pada buku Traktat No, 6!).<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Sementara seseorang memasuki terowongan lebih dalam ke dalam tambang Kebenaran, maka ia akan menemukan bahwa apabila Ilham menggunakan rumput untuk melambangkan umat, maka sesuai dengan itu Ilham juga menggunakan &#8220;hujan&#8221; untuk melambangkan makanan rohani mereka, yaitu Kebenaran pada waktunya. Dengan demikian apabila sebutan-sebutan rumput, gandum, atau jagung digunakan untuk menunjukkan umat di akhir zaman, maka makanan rohani yang perlu untuk menghantarkan mereka kepada kedewasaan tubuh Kristen mereka adalah sepantasnya disebut &#8220;hujan akhir&#8221; (Zakharia 10 : 1). Dan untuk menunjukkan bahwa adalah untuk meninggikan manusia, maka Yoel memberikan kepadanya kepribadian dengan sebutan, &#8220;guru kebenaran&#8221; (Yoel 2 : 23, akhir).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Dalam terang tambahan ini, kita menyaksikan bahwa hujan akhir (Yoel 2 : 23) dan pantekosta terakhir (Yoel 2 : 28) adalah dua manifestasi Roh Suci yang terpisah secara tersendiri dan berurutan tetapi berkaitan erat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Karunia yang satu ialah suatu kebenaran khusus, yaitu &#8220;suatu guru kebenaran,&#8221; yang membangunkan sidang dari kesuaman Laodikeanya, dan mempersiapkan anggota-anggotanya bagi pekerjaan Injil yang terakhir di seluruh dunia. Dalam meramalkan mereka secara aktif melibatkan diri dalam pekerjaan ini, Roh Kebenaran menyatakan sebagai berikut : &#8220;Semua ketakutan terhadap semua sanak saudara mereka lenyap, maka kebenaran itu saja satu-satunya yang ditinggikan kepada mereka \u2026\u2026\u2026.. Aku bertanya apakah yang telah membuat perubahan yang besar ini. Seorang malaikat menjawab : &#8216;Itulah hujan akhir, penyegar yang berasal dari hadirat Tuhan, yaitu seruan keras dari malaikat yang ketiga.'&#8221; &#8212; Early Writings, p. 271.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-family: Georgia;\">Karunia yang lainnya ialah suatu kemampuan khusus, yang meneruskan kepada setiap penerima kebajikan seorang pelihat yang dinamis, yang memungkinkan mereka memberitakan kebenaran istimewa itu kepada seluruh dunia. &#8220;Aku dengar orang-orang<\/span><span style=\"font-family: Georgia;\"> itu yang bersalutkan senjata menyampaikan kebenaran itu dengan kuasa besar,&#8221; demikian kata Roh Nubuat. &#8220;la itu berhasil. Banyak yang telah diikat; sebagian isteri oleh suami-suami mereka, dan sebagian anak-anak oleh para orangtua mereka. Orang-orang yang jujur yang dihalangi dari pada mendengarkan kebenaran itu kini dengan sungguh-sungguh berpegang teguh padanya.&#8221; &#8212; Early Writings, p. 271.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Kebenaran istimewa, atau pengetahuan Injil, diperoleh sebagai hasil dari pada doa, &#8220;yang berlapar dan berhaus,&#8221; untuk mendapatkannya pada waktu yang tepat (Zakharia 10 : 1). Kemudian &#8220;&#8216;hujan akhir,&#8217; atau penyegar yang berasal dari hadirat Tuhan, akan datang, untuk memberikan kuasa kepada seruan keras dari malaikat yang ketiga.&#8221; &#8212; Early Writings, p. 86. Dengan demikian sementara karunia hujan akhir &#8212; pekabaran tambahan itu &#8212; memberikan kuasa dan dorongan kepada pekabaran yang lama, maka karunia pantekosta yang terakhir &#8212; tambahan kuasa Roh itu &#8212; berikutnya memberikan kuasa dan dorongan kepada para utusan akhir zaman itu. Kuasa melakukan mujizat ini, dengan demikian, bukannya datang karena berdoa memintanya, melainkan karena para utusan itu oleh perantaraan hujan akhir, telah memenuhi segala persyaratan untuk menerimanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Sungguhpun demikian, orang-orang yang belum tahu seperti kita, kita bertekad untuk memperoleh kuasa yang istimewa itu dan bukan pengetahuan yang istimewa itu sebagai satu-satunya yang dapat membuat kita mampu menggunakan kuasa itu dengan tepat. Demikianlah kita menemukan orang-orang yang bukan pada waktunya sedang berdoa secara bodoh dan lancang memohonkan apa yang tidak dianjurkan kepada mereka untuk didoakan, mereka tidak mendoakan pada waktunya memohonkan apa yang justru dinasehatkan kepada mereka untuk didoakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">&#8220;&#8216;Terang ditaburkan bagi orang-orang benar.&#8217; Maka tak ada satupun sidang dapat maju dalam kesucian jika para anggotanya tidak sungguh-sungguh berusaha mencarikan kebenaran bagaikan akan harta benda yang tersembunyi.&#8221; &#8212; The Great Controversy, p. 522.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Bagi Allah untuk mengaruniakan kuasa pantekosta kepada seseorang yang belum mencapai pertumbuhan rohani penuh, akan sama tidak bijaksana bagaikan bagi suatu Lembaga Negara untuk memberikan suatu izin praktik dokter kepada seorang mahasiswa kedokteran yang belum memperoleh gelar dokter. Dan sekiranya Tuhan harus melengkapi kita dengan kuasa melakukan mujizat, pengalaman yang kita rindukan itu, sebelum dibekali-Nya kita dengan keajaiban pengetahuan dari lnjil, yang kita perlukan, maka perbuatan-Nya itu tidak akan lebih baik bagi kita dari pada sekiranya negara memberikan ijin mengemudi kendaraan bermotor kepada setiap orang dan kepada semua pemohon tanpa menghiraukan ada tidaknya kemampuan mereka mengemudikan mobil. Keduanya adalah tindakan yang tidak bijaksana, maka keduanya itu tentunya akan membawakan akibat kecelakaan bagi diri sendiri maupun kepada orang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Inilah sebabnya, maka orang-orang yang berusaha mencarikan kuasa mujizat dari Roh, sementara diri mereka sendiri belum dilengkapi dengan pengetahuan yang ajaib dari Alkitab, mereka tidak akan memperoleh apa-apa atau mereka akan memperoleh suatu kuasa palsu yang berbahaya; sebaliknya orang-orang yang berusaha mengenali dirinya sendiri dan Kebenaran, mereka itu akan dipenuhi dengan pengetahuan melampaui segala harapan mereka. Maka setelah mengetahui apa keadaan diri mereka yang sebenarnya, dan bagaimana sepatutnya diri mereka, maka mereka pun, seperti halnya Yesaya dan Paulus (Yesaya 6 : 5 ; Rum 7 : 22, 23), akan menjadi rendah dalam pemandangan mereka sendiri, namun mereka adalah hamba-hamba yang perkasa dan setia di dalam kebun anggur Tuhan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Sebab itu, oleh pengungkapan pada waktunya lambang-lambang yang sederhana tetapi sangat mendalam ini, maka janganlah seorang pun sekarang melalaikan kesempatan untuk mengenali tanda-tanda zaman, dan janganlah seorangpun sekarang membohongi dirinya sendiri dari Kebenaran yang diajukan oleh lambang-lambang itu. Karena, hanya Kebenaran itulah yang dapat mempersiapkan umat kesucian bagi kuasa pantekosta itu, seperti yang dikatakan Tuhan : &#8220;Maka akan jadi kelak kemudian, bahwa Aku akan menuangkan Roh-Ku pada semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan anak-anakmu perempuan akan bernubuat, orang-orang tuamu akan bermimpi berbagai mimpi, orang-orang mudamu akan menyaksikan berbagai khayal.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Oleh sebab itu, jangan lagi menunggu, melainkan sekarang &#8220;pintalah olehmu kepada Tuhan hujan dalam masa hujan akhir, maka Tuhan akan menghimpunkan awan-awan yang cerah, lalu memberikan kepada mereka curahan hujan, kepada setiap rumput yang di padang.&#8221; Zakharia 10 : 1, Yoel 2 : 28.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Di sini pelajaran yang mendesak untuk dipelajari ialah bahwa orang-orang yang senantiasa berkembang maju, sambil memeliharakan langkahnya bersama-sama dengan majunya Kebenaran, adalah hanya orang-orang Kristen yang benar-benar nyata. Dan walaupun bahkan yang termaju dari mereka ini belum mencapai ukuran standard yang tinggi (pertumbuhan yang penuh) yang dipersyaratkan bagi mereka oleh Tuhan, namun Ilham di dalam pesta perayaan terakhir keju dan madu ini (hujan akhir) menawarkan bahan pembangunan tabiat kepada semua. Sebagai hasilnya dari pada ini, maka beribu-ribu orang yang setia pertama sekali (Wahyu 7 : 3 &#8211; 8 ; 14 : 1, 5) dan berjuta-juta pada akhirnya (Wahyu 7 : 9 ; Mikha 4 : 1 \u2013 3, Yesaya 60 : 5, 6) akan akhirnya matang bagi penuaian, yaitu benar-benar mencapai ukuran standard Tuhan, lalu &#8220;masuk ke dalam persekutuan iman dan pengetahuan dari Anak Allah, menjadi manusia yang sempurna, sesuai ukuran tubuh kedewasaan Kristus.&#8221; Epesus 4 : 13. Betapa limpahnya penuaian orang-orang Kristen yang telah bertumbuh penuh yang akan dihimpun nanti!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Y e s a y a\u00a0 8 : 9, 10 : &#8220;Bersekutulah kamu, hai bangsa-bangsa, maka kamu akan dihancurkan berkeping-keping; maka berilah telinga, hai kamu di negeri-negeri yang jauh : sandangkanlah pedangmu, maka kamu akan dihancurkan berkeping-keping. \u2026\u2026\u2026.. Rencanakanlah bersama-sama, maka ia itu akan sia-sia ; bicarakanlah perkataan itu, maka ia itu tidak akan jadi, karena Allah ada bersama kita.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Sebutan, &#8220;Allah ada bersama kita,&#8221; mengandung arti bahwa Ia tidak berada dengan bangsa-bangsa yang sedang bergabung diri bagi perlindungan bersama itu, dan bahwa karena sebab itulah mereka akan hancur, sedangkan sebaliknya para pengikut-Nya akan kemudian dilepaskan. Namun demikian, bagi Allah untuk berada &#8220;bersama dengan kita&#8221; dalam hal yang istimewa ini, kita tentunya harus melakukan suatu usaha khusus untuk berada bersama-sama dengan Dia. Dan untuk melakukan ini, kita harus secara jujur menyelidiki jalan-Nya dan ikut berjalan dengan gembira dalam langkah-langkah mulia-Nya, yang memimpin kita kepada suatu pengetahuan yang penuh terhadap rahasia-rahasia nubuatan, yang memungkinkan kita menghindari diri dari lubang-lubang jalanan, dan untuk tetap berdiri walaupun semua orang lain jatuh. Demikianlah, sambil mengikuti terus untuk mengetahui Jalan, Kebenaran, dan Kehidupan itu, maka kita meneruskan penyelidikan kita ke dalam nubuatan Yesaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">Y e s a y a\u00a0 8 : 11 &#8211; 22 : &#8220;Karena Tuhan berfirman demikian kepadaku dengan tangan yang kuat, dan diperintahkan-Nya kepadaku supaya jangan aku berjalan pada jalan bangsa ini, kataNya : \u2018Janganlah dikatakan olehmu, Suatu persepakatan, terhadap semua mereka yang akan disebut Suatu persepakatan\u00a0 bangsa ini ; juga jangan kamu takut akan apa yang mereka takuti, dan juga janganlah gentar. Hanya Tuhan serwa sekalian alam saja yang hendaklah kamu persucikan, dan hendaklah kamu takut akan Dia, dan gentar kepada-Nya. Maka Ia akan menjadi suatu tempat kesucian (bagi para pengikut kebenaran); tetapi sebaliknya akan menjadi suatu batu sandungan, dan batu karang penghalang bagi kedua isi rumah Israel ; dan suatu perangkap dan suatu jerat bagi segala penduduk Yerusalem (sama seperti hal-Nya pada kedatangan-Nya yang pertama).\u00a0Maka (sebab itu) banyak dari antara mereka itu akan kesandung, dan jatuh, dan terluka parah dan tertangkap dan tertawan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia; font-size: 14pt;\">&#8220;Ikatkanlah kesaksian itu, dan meteraikanlah hukum Torat itu di antara murid-muridKu (pengikut-pengikut kebenaran). Dan aku hendak menantikan Tuhan,\u00a0 yang menyembunyikan wajah-Nya dari pada isi rumah Yehuda, dan aku hendak mengharapkan Dia. Bahwasanya (adalah jelas terlihat sekarang), aku dan anak-anak yang telah dikaruniakan Tuhan kepadaku adalah bagi tanda-tanda alamat dan bagi mujizat-mujizat di Israel dari Tuhan serwa sekalian alam yang diam di gunung Sion. Maka apabila mereka itu kelak mengatakan kepadamu (kepada orang-orang yang &#8220;termeterai&#8221; itu), berusaha tanyakan kepada mereka yang memiliki roh-roh petenung, dan kepada para ahli sihir yang mengintip-intip dan yang berkomat-kamit; bukankah suatu bangsa patut berusaha menanyakan kepada Allahnya? Patutkah orang menanyakan hal orang hidup kepada orang mati? Akan hukum Torat (Keluaran 20 : 3 &#8211; 17) dan akan kesaksian (Wahyu 19 : 10) : jika mereka tidak berbicara sesuai dengan perkataan ini, maka itu adalah karena tidak ada terang di dalam mereka. Maka mereka (orang-orang yang di dalam kegelapan) itu akan berjalan melaluinya dengan melarat dan kelaparan ; maka akan jadi kelak, bahwa apabila mereka lapar, mereka akan marah sendiri (karena kelaparan), dan (sebagian mereka akan) mengutuk raja mereka dan Allah mereka, dan (sebagian mereka akan) memandang ke depan (lalu bertobat). Maka mereka akan memandang ke bumi ; dan melihat kekacauan dan kegelapan, kesuraman yang mencekam ; maka mereka (para penolak hujan akhir itu) akan dihalau ke dalam kegelapan&#8221; pada hari dari<\/span><\/p>\n<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p align=\"center\"><a href=\"01.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/tongkat-gembala.org\/images\/download-pdf.png\" alt=\"\" width=\"215\" height=\"60\" border=\"0\" \/><\/a><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p class=\"pvc_stats all \" data-element-id=\"4318\" style=\"font-size:12px\"><i class=\"pvc-stats-icon small\" aria-hidden=\"true\"><svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" version=\"1.0\" viewBox=\"0 0 502 315\" preserveAspectRatio=\"xMidYMid meet\"><g transform=\"translate(0,332) scale(0.1,-0.1)\" fill=\"\" stroke=\"none\"><path d=\"M2394 3279 l-29 -30 -3 -207 c-2 -182 0 -211 15 -242 39 -76 157 -76 196 0 15 31 17 60 15 243 l-3 209 -33 29 c-26 23 -41 29 -80 29 -41 0 -53 -5 -78 -31z\"\/><path d=\"M3085 3251 c-45 -19 -58 -50 -96 -229 -47 -217 -49 -260 -13 -295 52 -53 146 -42 177 20 16 31 87 366 87 410 0 70 -86 122 -155 94z\"\/><path d=\"M1751 3234 c-13 -9 -29 -31 -37 -50 -12 -29 -10 -49 21 -204 19 -94 39 -189 45 -210 14 -50 54 -80 110 -80 34 0 48 6 76 34 21 21 34 44 34 59 0 14 -18 113 -40 219 -37 178 -43 195 -70 221 -36 32 -101 37 -139 11z\"\/><path d=\"M1163 3073 c-36 -7 -73 -59 -73 -102 0 -56 133 -378 171 -413 34 -32 83 -37 129 -13 70 36 67 87 -16 290 -86 209 -89 214 -129 231 -35 14 -42 15 -82 7z\"\/><path d=\"M3689 3066 c-15 -9 -33 -30 -42 -48 -48 -103 -147 -355 -147 -375 0 -98 131 -148 192 -74 13 15 57 108 97 206 80 196 84 226 37 273 -30 30 -99 39 -137 18z\"\/><path d=\"M583 2784 c-38 -19 -67 -74 -58 -113 9 -42 211 -354 242 -373 16 -10 45 -18 66 -18 51 0 107 52 107 100 0 39 -1 41 -124 234 -80 126 -108 162 -133 173 -41 17 -61 16 -100 -3z\"\/><path d=\"M4250 2784 c-14 -9 -74 -91 -133 -183 -95 -150 -107 -173 -107 -213 0 -55 33 -94 87 -104 67 -13 90 8 211 198 130 202 137 225 78 284 -27 27 -42 34 -72 34 -22 0 -50 -8 -64 -16z\"\/><path d=\"M2275 2693 c-553 -48 -1095 -270 -1585 -649 -135 -104 -459 -423 -483 -476 -23 -49 -22 -139 2 -186 73 -142 361 -457 571 -626 285 -228 642 -407 990 -497 242 -63 336 -73 660 -74 310 0 370 5 595 52 535 111 1045 392 1455 803 122 121 250 273 275 326 19 41 19 137 0 174 -41 79 -309 363 -465 492 -447 370 -946 591 -1479 653 -113 14 -422 18 -536 8z m395 -428 c171 -34 330 -124 456 -258 112 -119 167 -219 211 -378 27 -96 24 -300 -5 -401 -72 -255 -236 -447 -474 -557 -132 -62 -201 -76 -368 -76 -167 0 -236 14 -368 76 -213 98 -373 271 -451 485 -162 444 86 934 547 1084 153 49 292 57 452 25z m909 -232 c222 -123 408 -262 593 -441 76 -74 138 -139 138 -144 0 -16 -233 -242 -330 -319 -155 -123 -309 -223 -461 -299 l-81 -41 32 46 c18 26 49 83 70 128 143 306 141 649 -6 957 -25 52 -61 116 -79 142 l-34 47 45 -20 c26 -10 76 -36 113 -56z m-2057 25 c-40 -58 -105 -190 -130 -263 -110 -324 -59 -707 132 -981 25 -35 42 -64 37 -64 -19 0 -241 119 -326 174 -188 122 -406 314 -532 468 l-58 71 108 103 c185 178 428 349 672 473 66 33 121 60 123 61 2 0 -10 -19 -26 -42z\"\/><path d=\"M2375 1950 c-198 -44 -350 -190 -395 -379 -18 -76 -8 -221 19 -290 114 -284 457 -406 731 -260 98 52 188 154 231 260 27 69 37 214 19 290 -38 163 -166 304 -326 360 -67 23 -215 33 -279 19z\"\/><\/g><\/svg><\/i> &nbsp;284&nbsp;total, &nbsp;1&nbsp;views today<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LATAR BELAKANG PELARIAN MEREKA DAN MAKANAN PENYEMBUHANNYA \u00a0 &nbsp; Y e s a y a\u00a0&hellip;<\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p class=\"pvc_stats all \" data-element-id=\"4318\" style=\"font-size:12px\"><i class=\"pvc-stats-icon small\" aria-hidden=\"true\"><svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" version=\"1.0\" viewBox=\"0 0 502 315\" preserveAspectRatio=\"xMidYMid meet\"><g transform=\"translate(0,332) scale(0.1,-0.1)\" fill=\"\" stroke=\"none\"><path d=\"M2394 3279 l-29 -30 -3 -207 c-2 -182 0 -211 15 -242 39 -76 157 -76 196 0 15 31 17 60 15 243 l-3 209 -33 29 c-26 23 -41 29 -80 29 -41 0 -53 -5 -78 -31z\"\/><path d=\"M3085 3251 c-45 -19 -58 -50 -96 -229 -47 -217 -49 -260 -13 -295 52 -53 146 -42 177 20 16 31 87 366 87 410 0 70 -86 122 -155 94z\"\/><path d=\"M1751 3234 c-13 -9 -29 -31 -37 -50 -12 -29 -10 -49 21 -204 19 -94 39 -189 45 -210 14 -50 54 -80 110 -80 34 0 48 6 76 34 21 21 34 44 34 59 0 14 -18 113 -40 219 -37 178 -43 195 -70 221 -36 32 -101 37 -139 11z\"\/><path d=\"M1163 3073 c-36 -7 -73 -59 -73 -102 0 -56 133 -378 171 -413 34 -32 83 -37 129 -13 70 36 67 87 -16 290 -86 209 -89 214 -129 231 -35 14 -42 15 -82 7z\"\/><path d=\"M3689 3066 c-15 -9 -33 -30 -42 -48 -48 -103 -147 -355 -147 -375 0 -98 131 -148 192 -74 13 15 57 108 97 206 80 196 84 226 37 273 -30 30 -99 39 -137 18z\"\/><path d=\"M583 2784 c-38 -19 -67 -74 -58 -113 9 -42 211 -354 242 -373 16 -10 45 -18 66 -18 51 0 107 52 107 100 0 39 -1 41 -124 234 -80 126 -108 162 -133 173 -41 17 -61 16 -100 -3z\"\/><path d=\"M4250 2784 c-14 -9 -74 -91 -133 -183 -95 -150 -107 -173 -107 -213 0 -55 33 -94 87 -104 67 -13 90 8 211 198 130 202 137 225 78 284 -27 27 -42 34 -72 34 -22 0 -50 -8 -64 -16z\"\/><path d=\"M2275 2693 c-553 -48 -1095 -270 -1585 -649 -135 -104 -459 -423 -483 -476 -23 -49 -22 -139 2 -186 73 -142 361 -457 571 -626 285 -228 642 -407 990 -497 242 -63 336 -73 660 -74 310 0 370 5 595 52 535 111 1045 392 1455 803 122 121 250 273 275 326 19 41 19 137 0 174 -41 79 -309 363 -465 492 -447 370 -946 591 -1479 653 -113 14 -422 18 -536 8z m395 -428 c171 -34 330 -124 456 -258 112 -119 167 -219 211 -378 27 -96 24 -300 -5 -401 -72 -255 -236 -447 -474 -557 -132 -62 -201 -76 -368 -76 -167 0 -236 14 -368 76 -213 98 -373 271 -451 485 -162 444 86 934 547 1084 153 49 292 57 452 25z m909 -232 c222 -123 408 -262 593 -441 76 -74 138 -139 138 -144 0 -16 -233 -242 -330 -319 -155 -123 -309 -223 -461 -299 l-81 -41 32 46 c18 26 49 83 70 128 143 306 141 649 -6 957 -25 52 -61 116 -79 142 l-34 47 45 -20 c26 -10 76 -36 113 -56z m-2057 25 c-40 -58 -105 -190 -130 -263 -110 -324 -59 -707 132 -981 25 -35 42 -64 37 -64 -19 0 -241 119 -326 174 -188 122 -406 314 -532 468 l-58 71 108 103 c185 178 428 349 672 473 66 33 121 60 123 61 2 0 -10 -19 -26 -42z\"\/><path d=\"M2375 1950 c-198 -44 -350 -190 -395 -379 -18 -76 -8 -221 19 -290 114 -284 457 -406 731 -260 98 52 188 154 231 260 27 69 37 214 19 290 -38 163 -166 304 -326 360 -67 23 -215 33 -279 19z\"\/><\/g><\/svg><\/i> &nbsp;284&nbsp;total, &nbsp;1&nbsp;views today<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4318"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4318"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4318\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4319,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4318\/revisions\/4319"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4318"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4318"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4318"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}