{"id":4626,"date":"2022-12-22T07:42:38","date_gmt":"2022-12-22T07:42:38","guid":{"rendered":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/?p=4626"},"modified":"2022-12-22T07:42:38","modified_gmt":"2022-12-22T07:42:38","slug":"perbandingan-perbandingan-yang-tidak-adil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/?p=4626","title":{"rendered":"Perbandingan-perbandingan yang tidak adil"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 28px;\"><strong>Perbandingan-perbandingan yang tidak adil<\/strong><\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Perbandingan-perbandingan ini ditemukan di dalam SEBUAH JAWABAN KEPADA TONGKAT GEMBALA ITU.<\/span><\/span><\/p>\n<table border=\"1\" width=\"597\" cellspacing=\"1\" cellpadding=\"1\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; width: 119.359px;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><strong><span style=\"font-size: 18px;\">Tongkat Gembala<\/span><\/strong><\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center; width: 598px;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 18px;\"><strong>Roh Nubuatan<\/strong><\/span><\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 119.359px;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 18px;\">&#8220;Pengasingan Paus Pius VI dalam tahun 1798 dan kematiannya di Valence, Perancis pada tanggal 19 Agustus 1799 <em>bukanlah<\/em> (huruf miring milik penulis) yang menimbulkan luka itu. Juga bukan kematian seseorang paus lainnya baik sebelum maupun sesudah itu.&#8221; &#8212; Tongkat Gembala Jilid 1 hal. 310. <\/span><\/span><\/td>\n<td style=\"width: 598px;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 18px;\">&#8220;&#8216;Aku tampak salah satu kepalanya bagaikan terluka parah; tetapi luka parahnya itu sudah sembuh; dan seluruh dunia heran mengikuti binatang itu.&#8217; <em>Terkenanya luka parah itu menunjuk kepada keruntuhan kepausan dalam tahun 1798.&#8221;<\/em> &#8212; The Great Controversy, p. 653 (new edition).<\/span><\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 119.359px;\"><\/td>\n<td style=\"width: 598px;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 18px;\">&#8220;&#8216;Masa periode ini sebagaimana yang ditegaskan di dalam pasal-pasal yang terdahulu, dimulai dengan unggulnya kepausan, tahun 538 TM dan berakhir dalam tahun-tahun 1798. <em>Pada waktu itu<\/em> paus ditawan oleh tentara Perancis, <em>kekuasaan paus memperoleh luka parahnya<\/em>, lalu genaplah ramalan itu. &#8216;Orang yang memasukkan ke dalam tawanan akan masuk sendiri ke dalam tawanan.'&#8221; &#8212; Id., p. 501.<\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Pernyataan-pernyataan di atas adalah disalin kata demi kata dari SEBUAH JAWABAN KEPADA TONGKAT GEMBALA, Halaman 42, 38 (bahasa Inggris).<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Metode yang semborono yang telah digunakan oleh saudara-saudara itu dalam pembandingan-pembandingan ini, dalam usaha putus asa mereka untuk mempersalahkan <em>Tongkat Gembala<\/em>, dapat dikembalikan kepada Alkitab dan kepada terbitan-terbitan organisasi sendiri. Sebagai contoh:<\/span><\/span><\/p>\n<table border=\"1\" width=\"596\" cellspacing=\"1\" cellpadding=\"1\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 18px;\"><strong>The Signs of the Times : <\/strong><\/span><\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 18px;\"><strong>Tongkat Gembala :<\/strong><\/span><\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 18px;\">\u201c &#8230;&#8230;. Oleh sebab itu adalah tidak benar dan juga tidak berlandaskan injil untuk menyatakan, bahwa Gereja Roma Katholik adalah kepala yang kelima dari naga itu atau binatang dari Wahyu 13 itu.\u201d &#8212; Signs of The Times, April 12, 1932.<\/span><\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 18px;\">\u201cPendapat yang berkenan dengan aplikasi simbolis terhadap &#8230;.. binatang yang menyerupai harimau kumbang dari Wahyu 13, binatang merah kirmizi dari Wahyu 17, &#8230;. sebagai lambang-lambang dari kepausan, adalah tidak sesuai Alkitab dan juga tidak logis.\u201d &#8212; Tongkat Gembala Jilid 2 hal. 191.<\/span><\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Lagi pula, oleh metode yang curang ini orang akan dapat lebih mudah menentang Paulus dengan tulisan-tulisan Musa daripada mereka menentang Tongkat Gembala dengan Roh Nubuat, seperti yang terlihat dari contoh-contoh berikut ini:<\/span><\/span><\/p>\n<table border=\"1\" width=\"595\" cellspacing=\"1\" cellpadding=\"1\">\n<tbody>\n<tr>\n<td><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 18px;\">Paulus mengatakan: \u201cSiapakah engkau yang mengadili hamba dari orang lain? &#8230;&#8230;. Seorang menghargai satu hari melebihi hari lainnya; orang lain menghargai setiap hari itu sama saja. Hendaklah setip orang sepenuhnya yakin dalam pikirannya sendiri.\u201d Rum 14 : 4, 5.<\/span><\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 18px;\">\u201cTetapi hari yang ketujuh itu ialah Sabat dari Tuhan Allahmu; janganlah engkau melakukan pekerjaan apapun pada hari itu. \u201cKeluaran 20 : 10.<\/span><\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Mengapakah tidak menuduh Paulus yang mengajarkan, bahwa orang dapat memeliharakan setiap hari apa saja selama ia \u201cmenghargainya bagi Tuhan?\u201d<\/span><\/span><\/p>\n<table border=\"1\" width=\"595\" cellspacing=\"1\" cellpadding=\"1\">\n<tbody>\n<tr>\n<td><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 18px;\">\u201cKarena setiap ciptaan Allah itu adalah baik, dan jangan satu pun ditolak jika ia itu diterima dengan syukur.\u201d\u00a0 1 Timotius 4 : 4<\/span><\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 18px;\">\u201cMeskipun demikian sekaliannya ini jangan kamu memakannya, yaitu \u201csemua yang memamah biak, atau yang terbelah kukunya, seperti unta, sebab meskipun ia memah biak, namun kukunya tidak terbelah dua, maka haramlah ia itu bagi mu.\u201d Imamat 11 : 4.<\/span><\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Mengapa tidak juga di sini menuduh Paulus yang mengajarkan, bahwa manusia dapat memakan apa saja dan setiap perkara, sekalipun terlarang di dalam Firman Allah?<\/span><\/span><\/p>\n<table border=\"1\" width=\"596\" cellspacing=\"1\" cellpadding=\"1\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 18px;\">\u201cKarena aku sedang bimbang di antara dua hal, aku ingin pergi lalu bersama-sama dengan Kristus, yang jauh lebih baik; meskipun demikian tetap tinggal dalam daging adalah lebih perlu bagimu.\u201d Pilipi 1 : 23, 24.<\/span><\/span><\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 18px;\">\u201cKarena orang hidup tahu bahwa mereka akan mati; tetapi orang mati tidak mengetahui apa-apa, juga tidak ada lagi pahala baginya, karena ingatan akan mereka itu sudah terlupakan.&#8221; Alkhatib 9 : 5.<\/span><\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Sekiranya \u201ckomite dua belas itu\u201d hidup pada zaman sewaktu Paulus berhotbah dahulu, dan sekiranya mereka diperbolehkan<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> menggunakan metode penyelidikannya yang sekarang, maka oleh kelalalain mereka mempertimbangkan ringkasan dari apa yang<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> diajarkan rasul itu dalam pernyataan-pernyatannya, mereka sudah akan menuduhnya sebagai seorang guru mengenai evolusi,<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> mengenai keadaan sadar dari orang mati, dan mengenai tidak bertarak, maka dalam kesesatan yang sedemikian ini mereka sudah<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> akan terdapat di antara orang-orang yang pertama sekali berteriak menuntut kepalanya, sama seperti halnya sekarang mereka<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> berteriak-teriak matilah TONGKAT GEMBALA ITU.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Memang tidak menyenangkan karena mereka akan didapati bersalah kalau saja mereka telah menumpahkan darah Paulus, namun<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> kesempatan mereka untuk masuk ke dalam hidup kekal akan jauh lebih baik (sekiranya kebodohan mereka terhadap apa yang<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> diajarkan Paulus itu masih mungkin dimaafkan) daripada jika mereka terus berkeras menghadapi pekabaran Tongkat Gembala<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> dengan tidak adil. Karena mungkin agak sulit untuk memahami ajaran-ajaran Paulus ini, tetapi pasti tidak sulit untuk<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> memahami ajaran-ajaran Tongkat Gembala, karena tulisan-tulisan yang menyusul kutipan-kutipan komite itu dengan jelas<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> menyatakan, bahwa binatang yang tak tergambarkan dan binatang yang menyerupai harimau kumbang itu adalah melambangkan<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> kepausan. Dan selanjutnya, sekalipun Tongkat Gembala secara tegas mengemukakan, bahwa baik gabungan tanduk-kepala yang<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> memilki \u201cmata manusia dan sebuah mulut yang membicarakan perkara-perkara besar\u201d, maupun kepala yang terluka parah itu,<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> melambangkan kepausan, namun mereka telah membuatnya terlihat seolah-olah mengajarkan sebaliknya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Kutipan dari Tongkat Gembala yang terdapat pada halaman 29 buku kecil ini menunjukkan\u00a0 oleh apa yang menyusulnya, bahwa<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> Tongkat Gembala hanya sedang mencoba untuk menjelaskan, bahwa sungguhpun sebagian binatang-binatang itu melambangkan<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> kekuasaan Romawi, adalah tidak logis dan tidak berlandaskan Alkitab untuk menganggap bahwa binatang-binatang itu semua<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> melambangkan kekuasaan Romawi, atau bahwa binatang yang menyerupai harimau kumbang itu secara keseluruhan (tujuh kepala<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> dan sepuluh tanduk) dapat melambangkan kekuasaan Romawi saja; karena ia itu dilambangkan oleh kepala yang terluka. Enam<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> kepala yang tidak terluka dan sepuluh tanduk itu tak dapat tiada harus melambangkan kekuasaan-kekuasaan yang lain. Tetapi<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> karena menyembunyikan kenyataan-kenyataan ini dari orang-orang, maka mereka memutar-balikkan Tongkat Gembala secara tidak<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> adil, dan mereka menyesatkan dan membingungkan para anggota. Tidak ada maaf bagi hal ini, karena sekiranya mereka terlalu<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> sibuk membaca, maka dengan hanya sepintas lalu melihat pada ilustrasi di halaman 82 dari Tongkat Gembala, Jilid 2, mereka<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> akan dapat mengakui bahwa ia itu tidak mengatakan demikian itu sesuai yang mereka kemukakan.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Setiap argumentasi yang lain yang telah mereka kemukakan melawan Tongkat Gembala dalam usaha untuk menjauhkan para anggota<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> daripadanya, dapat didiamkan secepatnya, dengan mudah, dan selengkapnya, seperti halnya contoh-contoh yang terdahulu.<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> Sekiranya seseorang masih ragu, maka kami mengundang mereka mengemukakan pertanyaan-pertanyaannya. Pilihlah kontradiksi<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> yang paling kuat yang dapat saudara temukan yang dikemukakan oleh salah seorang penentang Tongkat Gembala, maka kami<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> berjanji menjernihkannya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Barangkali pemutar-balikan fakta dari mereka yang paling kasar adalah pernyataan yang berbunyi: \u201cSewaktu perhatian penulis<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> Tongkat Gembala itu diminta menanggapi kontradiksi yang langsung ini, maka ia tidak menyangkalnya, melainkan menyatakan<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> bahwa interpretasinya itu hendaknya diterima karena Nyonya White belum memperoleh terang yang lengkap atas masalah itu.\u201d<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> &#8212; A Reply to The Shepherd\u2019s Rod, p. 42.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Tuduhan ini hanya mengada-ada atau memutarbalikkan pengertian, karena belum pernah kami membuat pernyataan sedemikian, dan<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> sesungguhnya tidak mungkin dapat kami membuat pernyataan sedemikian itu, karena kami yakin Tongkat Gembala berada dalam<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> kecocokan yang sempurna dengan tulisan-tulisan Nyonya White. Oleh sebab itu kami berharap agar demi kepentingan mereka<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> sendiri, komite secara cukup terhormat akan mau mengoreksi penyajian yang salah ini.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Kini kami mengarahkan perhatian pembaca kepada apa yang diajarkan oleh buku The Great Controversy yang berkenan dengan<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> lahirnya luka itu, karena buku JAWABAN itu membicarakan The Grear Controversy juga dengan cara yang curang sama seperti<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> yang dilakukannya terhadap Tongkat Gembala. Dalam contoh ini, ia itu menghilangkan keseluruhan uraian sejarah yang luas<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> persoalan itu yang terdapat di dalam buku itu, yang menunjukkan terjadinya luka itu sebagai akibat dari bukan hanya suatu<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> tindakan tunggal pada suatu waktu, melainkan dari suatu rangkaian peristiwa-peristiwa yang berurutan, sebagaimana yang<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> terlihat sepintas lalu di dalam kalimat-kalimat berikut:<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">\u201c\u2019 &#8230;. Suatu pergolakan yang serius (demikian kata Luther) telah dimulai. Sampai kepada hari ini saya hanya bermain-main dengan paus. Saya memulai pekerjaan ini dalam nama Allah; ia itu akan berakhir tanpa saya, tetapi oleh kuat kuasa-Nya.\u2019\u201d<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">\u201c\u2019 &#8230;. Saya mengemukakan firman Allah; saya berhotbah dan menulis &#8212; semuanya ini saya lakukan. Maka sekalipun selagi<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> saya tidur, &#8230;&#8230; firman yang telah saya hotbahkan itulah yang meruntuhkan kepausan, sehingga bukan putera mahkota atau<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> pun kaizar yang telah membuatnya sedemikian terluka.\u2019\u201d<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">\u201c &#8230;. kepintaran para paus, raja-raja, dan para imam telah dihantarkan kepada kesia-siaan oleh kuasa kebenaran. Paus<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> telah menunjang suatu kesalahan yang akan dirasakan di antara semua bangsa dan pada segala zaman.\u201d<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">\u201c\u2019 &#8230;. Suatu revolusi yang luas dengan demikian telah diefektifkan oleh bantuan Luther. Roma sudah terus menerus turun<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> dari tahtanya, dan adalah suara dari seorang biarawan yang telah menimbulkan kehinaan ini.\u201d &#8212; The Great Controversy, pp.<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> 142, 190, 162, 155.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">\u201cKuasa yang mulia dan tenang dari Luther telah merendahkan musuh-musuhnya, dan telah mengenakan suatu pukulan yang sangat<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> mematikan terhadap paus.\u201d &#8212; Testimonies, vol. 1, p. 373. \u201d &#8230;.. Melalui bantuan ilahi ia (Luther) telah dimungkinkan<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> untuk menggocangkan kuasa Romawi yang luas; sehingga di setiap negara pondasi kepausan goncang.\u201d &#8212; Gospel Workers, old<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> edition, p. 428.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Dengan semua pernyataan ini di hadapan kita, kita sekarang siap untuk mengevaluasi secara wajar tulisan berikut ini:<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">\u201cPada waktu itu (1798), paus ditawan oleh tentara Prancis, kuasa kepausan memperoleh lukanya yang parah, dan genaplah<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> ramalan itu, bahwa \u2018Orang yang membawa ke dalam tawanan ia sendiri akan masuk ke dalam tawanan.\u2019\u201d &#8212; The Great<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> Controversy, p. 439. \u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Penegasan ini menunjukkan bahwa ayat 10 dari Wahyu 13 (\u201cOrang yang membawa ke dalam tawanan ia sendiri akan masuk ke dalam<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> tawanan\u201d), dan bukan ayat 3 (\u201cterluka parah\u201d) yang digenapi dalam tahun 1798. Sesuatu interpretasi yang lain daripada ini<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> tidak mungkin dapat dibuat tanpa mengabaikan semua pernyataan yang disebut di depan mengenai masalah itu. Lagi pula,<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> Alkitab dengan jelas menunjukkan, bahwa tertangkapnya paus itu bukan hal yang menimbulkan luka itu, karena \u201ckepala\u201d itu<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> kemudian sembuh dari lukanya, lalu hidup, padahal paus itu tidak pernah kembali dari tawanannya, melainkan ia mati<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> dalamnya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Lebih jauh, Yahya menyaksikan peristiwa ayat 3 itu (terlukanya kepala itu) terjadi sebelum peristiwa dari ayat 10 (tertawannya paus itu). Oleh sebab itu, maka terluka pada kepalanya itu adalah melambangkan pukulan sebagaimana yang telah<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> ditimbulkan oleh Reformasi Protestan.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Dalam suatu penyajian yang salah lainnya, komitee itu mengatakan: \u201cAdalah ditegaskan bahwa Luther pada waktu itu (tahun<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> 1500 T.M.) telah memberikan luka parah itu.\u201d &#8212; A Reply to The Shepherd\u2019s Rod, p. 43. Namun kami dengan sungguh-sungguh<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> memohon kepada semua yang mencintai Pekabaran Malaikat Yang Ketiga untuk memeriksa masalah yang penting ini, dan supaya<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> melihat sendiri, bahwa Tongkat Gembala bukan mengajarkan pukulan itu disampaikan dalam tahun 1500, seperti yang sedang<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> mereka tanamkan agar para anggota percaya, melainkan sesudah tahun 1500. (Bacalah Tongkat Gembala, Jilid 1, hal. 302 \u2013<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> 320, dan Jilid 2, hal 83 \u2013 123).<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Dalam halaman enam dan halaman delapan, buku JAWABAN itu memberi pendapat, bahwa itu adalah sebuah jawaban terhadap \u201cPenyelidikan Penuaian\u201d itu, yang telah disampaikan kepada \u201ckomitee dua belas,\u201d dan bahwa itu adalah sesuai dengan<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> kesepakatan Fullerton. Sungguh pun demikian, yang benar adalah bahwa komitee itu tidak pernah memberi jawaban terhadap<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> penyelidikan \u201cPenuaian\u201d itu sendiri (buku Traktat kami No.3), melainkan justru berusaha dengan sesuatu bentuk pukulan yang<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> keras untuk mendiamkan semua penerbitan buku-buku Tongkat Gembala. Sesungguhnya, judul yang sebenarnya dari buku kecil itu<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> mengakui, bahwa itu adalah \u201cA REPLY TO THE SHEPHERD\u2019S ROD\u201d (SEBUAH JAWABAN KEPADA TONGKAT GEMBALA), dan bukan kepada<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> penyelidikan \u201cPenuaian\u201d.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Lagi pula, karena kesepakatan itu meminta lima penyelidikan untuk disampaikan dalam seminggu jika penyelidikan yang pertama tidak dapat membuktikan kesalahan, maka perlu agar penyelidikan pertama dapat dijawab dalam jangka waktu dua puluh<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> empat jam. Tetapi sekali pun adanya kesepakatan itu, ternyata lebih dari enam ratus jam sudah berlalu baharu jawabannya<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> diberikan. Dan bahkan kemudian, seperti yang diperlihatkan, ia itu adalah bukan sebuah jawaban terhadap penyelidikan yang<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> diberikan.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Melihat akan kenyataan ini dimana komitee itu telah gagal memenuhi janji kesepakatan mereka yang sudah ditanda tangan,<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> maka kedudukan kami dengan sendirinya menjadi kuat, dan kedudukan mereka dicurigai, sehingga menjadi sia-sialah tantangan<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> mereka di bawah ini:<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">\u201cKami telah menerima tantangan anda untuk membuktikan kekeliruan ajaran Tongkat Gembala itu. &#8230;.. Kini suatu tanda tangan datang kepada anda yang bukan keluar dari kami melainkan dari prinsip-prinsip kehormatan dan kejujuran yang paling<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> sederhana; &#8230;.. Apakah penulis itu kini akan terpaksa menggunakan \u2018kebijakan-kebijakan yang menyesatkan\u2019 dan \u2018cara-cara<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> yang berbelit-belit dan berliku-liku dan berputar-balik\u2019 \u2018kekeliruan\u2019 &#8230;.. atau maukah ia melangkah maju secara jujur dan<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> terhormat dan berpegang pada janjinya: &#8230;&#8230;&#8230;\u201d &#8212;\u00a0 A Reply to The Shepherd\u2019s Rod, pp. 37, 49.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Oleh metode yang telah mereka gunakan &#8212; yaitu membantah tulisan seseorang dengan cara membandingkannya dengan tulisan<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> orang lain &#8212; masing-masing dari kedua buku Alkitab itu dapat dibuat saling bertentangan. Lebih jauh, contoh berikut ini<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> akan cukup mendemonstrasikan, bahwa bukan saja tulisan-tulisan masing-masing dari dua orang, yang sekalipun cocok<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> sempurna, dapat dibuat bertetangan, tetapi juga tulisan-tulisan seseorang itu sendiri dapat dibuat sedemikian rupa<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> sehingga terlihat saling bertentangan. Ambillah sebagai contoh kedua pernyataan berikut ini dari tulisan-tulisan Nyonya<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> White:<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<table border=\"1\" width=\"598\" cellspacing=\"1\" cellpadding=\"1\">\n<tbody>\n<tr>\n<td><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">\u00a0\u201cAda seribu satu godaan yang terselubung siap menghadapi orang-orang yang memiliki terang kebenaran; maka satu-satunya jalan yang aman bagi masing-masing kita ialah jangan menerima ajaran baru Alkitab apa pun, tanpa terlebih dahulu<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> menyerahkannya kepada saudara-saudara yang berpengalaman. Hadapkanlah hal itu kepada mereka dalam roh rendah hati yang<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> dapat mengajar, dengan doa yang sungguh-sungguh; maka jika mereka tidak melihat terang dalamnya, serahkanlah pada<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> keputusan mereka; karena \u2018dalam rombongan besar penasehat-penasehat akan ada jaminan.\u2019\u201d Testimonies, vol. 5, p. 293.<\/span><\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">\u201cSetiap jiwa harus berharap kepada Allah dengan perasaan sadar akan dosanya dan dengan rendah hati, agar Ia dapat<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> mengendalikan dan memimpin dan memberkati. Kita tidak boleh berharap pada orang-orang lain untuk menyelidiki Injil itu<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> bagi kita. Sebagian saudara-saudara pemimpin kita telah seringkali mengambil pendirian pada pihak yang salah; maka jika<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> Allah mengirimkan sesuatu pekabaran lalu menunggu mengharapkan saudara-saudara yang lebih tua ini untuk membuka jalan bagi<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> kemajuannya, ia itu tidak akan pernah mencapai orang banyak itu.<\/span><\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">\u201cOrang-orang yang tidak biasa menyelidiki sendiri Alkitab itu bagi dirinya, atau menimbang-nimbang kenyataan, menaruh<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> harap pada para pemimpin, lalu menerima begitu saja keputusan-keputusan yang dibuat mereka; maka dengan demikian banyak<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> orang akan menolak pekabaran-pekabaran penting yang dikirim Allah kepada umat-Nya, sekiranya saudara-saudara pemimpin ini<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> tidak mau menyambut pekabaran-pekabaran itu.\u201d \u2013 Gospel Workers, p. 303; Testimonies to Ministers, pp. 106, 107.<\/span><\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Dari contoh ini dapatlah kita melihat dengan cepat, bahwa sekalipun kedua tulisan itu diilhami oleh Roh yang sama, namun,<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> apabila dimanipulasikan secara curang, maka keduanya akan mudah dibuat saling bertentangan. Tetapi apabila tujuan<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> penulisnya dalam membuat pernyataan itu pertama sekali dipikirkan dalam setiap kasus, maka hanya pada waktu itulah orang<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> akan dapat menginterpretasikan dengan tepat maksud pikirannya, dan tidak sulit menemukannya. Dalam mendemonstrasikan<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> secara khusus kebenaran yang umum ini, kami mohon perhatian pembaca kepada analisa singkat berikut ini mengenai pernyataan<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> di dalam buku Testimonies, vol. 5, p. 293, yang terlalu banyak diulas dan disalahgunakan, berkenan dengan terang baru:<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">\u201cAda seribu satu godaan yang terselubung siap menghadapi orang-orang yang memiliki terang kebenaran; maka satu-satunya<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> jalan yang aman bagi masing-masing kita ialah jangan menerima ajaran baru Alkitab apa pun, tanpa terlebih dahulu<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> menyerahkannya kepada saudara-saudara yang berpengalaman. Hadapkanlah hal itu kepada mereka dalam roh rendah hati yang<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> dapat mengajar, dengan doa yang sungguh-sungguh; maka jika mereka tidak melihat terang dalamnya, serahkanlah pada<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> keputusan mereka; karena \u2018dalam rombongan besar penasehat-penasehat akan ada jaminan.\u2019\u201d<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Berbagai keadaan yang telah mendorong timbulnya pernyataan itu adalah karena Saudara D &#8212;&#8212;, yang mengaku memiliki<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> terang, padahal memiliki kegelapan, gantinya menerangi, malahan hanya menggelapkan pekabaran yang datang melalui Roh<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> Nubuatan. Mengingat akan kenyataan ini, maka \u201csaudara-saudara yang berpengalaman itu\u201d yang sedang dibicarakan olehnya (Ny.<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> White) terlihat tak lain daripada para bapa pendiri gereja Masehi Advent Hari Ketujuh itu juga, yaitu mereka yang telah<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> ikut bersama-sama dengan Nyonya White dalam pengalaman tunggalnya membangun pekabaran itu satu demi satu, dan bukan<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> orang-orang yang menyusul kemudian memberitakannya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Jadi jelaslah, bahwa satu-satunya jalan yang mungkin dalam mana \u201csaudara-saudara yang berpengalaman\u201d ini dapat diminta<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> nasehatnya pada waktu ini ialah dengan cara mematuhi suara itu yang telah mereka tinggalkan secara tertulis di dalam<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> kesaksian-kesaksian tertulis mereka sendiri, dan terutama di dalam kesaksian-kesaksian tertulis pemimpin mereka dan<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> jurubicara Allah, yaitu Nyonya White. \u201cMalaikat\u201d-nya orang-orang Laodikea, yang \u201ctidak terkasihan, dan sengsara, dan<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> miskin, dan buta, dan telanjang,\u201d itu jelas tidak dapat diminta nasehatnya, melainkan justru sebaliknya perlu dilayani dan<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> diberi petunjuk.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Sesuai dengan itu komitee dua belas berikut juga semua saudara-saudara pemimpin lainnya seharusnya secara bulat dan dengan rendah hati menyambut perkataan tulisan-tulisan yang diilhami itu bagi sidang dalam penyajiannya yang lengkap, kalau saja<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> masing-masing mereka mau menyuarakan suara pengalaman dan kebenaran itu. Sekiranya mereka melaksanakan hal ini, maka Tuhan<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> tidak akan mengeluarkan tuduhan: \u201cMaka sebab itu, karena engkau adalah suam, dan dingin tidak hangat pun tidak, maka Aku<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> hendak meludahkan engkau dari dalam mulut-Ku.\u201d Wahyu 3 : 16. Dengan perkataan lain, sungguhpun mereka tidak menempati<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> kedudukan yang sama seperti \u201csaudara-saudara yang berpengalaman\u201d itu yang disebut di dalam Testimonies, vol. 5, p. 293,<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> dan kini berada dalam suatu keadaan yang berbahaya, namun kalau saja mereka telah melakukan keputusan yang sama dan roh<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> yang sama seperti yang dilakukan oleh saudara-saudara yang berpengalaman itu, maka mereka sekarang akan menjadi<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> penasehat-penasehat yang dapat diharapkan, yang patut memperoleh penghargaan yang sama.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Kebenaran ini selanjutnya didemonstrasikan oleh kenyataan, bahwa jika sekiranya maksud dari pernyataan Testimonies, vol. 5<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> itu adalah sama dengan yang diingini oleh para pemimpin kita, maka Yahya Pembaptis, Yesus Kristus, para Rasul, Luther,<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> para Pejuang Reformasi, William Miller, dan Ny. White dalam tahun 1844 dan sekali lagi dalam tahun 1888, semua mereka,<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> satu demi satu, telah mati dalam kesalahan, karena tidak seorang pun dari mereka itu menghormati keputusan-keputusan yang<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> dibuat oleh para pemimpin mereka, yang pada zaman mereka itu masing-masing secara populer telah disambut sebagai<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> \u201csaudara-saudara yang berpengalaman\u201d, yang tidak melihat terang apapun dalam pekabaran-pekabaran itu, bahkan menuduh<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> mempersalahkannya berikut para utusan itu. Dan Ny. White tidak pernah tunduk kepada keputusan mereka itu sewaktu mereka<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> menentangnya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Lagi pula, kalau saja yang dimaksudkannya dengan pernyataannya itu sama tujuannya dengan yang dikatakan oleh komitee, maka<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> ia tidak akan pernah menulis seperti yang dibuatnya di dalam buku Gospel Workers, p. 303 dan di dalam Testimonies to<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> Ministers, pp. 106, 107, yang mana keduanya sama sekali bertentangan dengan interpretasi mereka sendiri mengenai<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> Testimonies, vol. 5, p. 239 itu. Oleh sebab itu, jelaslah bahwa dalam memerangi Tongkat Gembala atas dasar landasan yang<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> tak dapat dipertahankan sedemikian ini, mereka tanpa disadari sedang kehilangan sasarannya, sehingga yang kena justru Roh<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> Nubuatan &#8212; dan dengan demikian inilah mereka sedang membutakan, menakut-nakuti, dan membingungkan para anggota. Saudara,<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> Saudariku, \u201cPilihlah olehmu pada hari ini\u201d siapa yang hendak kamu \u201cikuti\u201d &#8212; para utusan Allah ataukah para pemimpin.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Tongkat Gembala bukan melebih-lebihkan sampai kepada suatu titik temu setiap pernyataan mengenai sesuatu masalah tertentu,<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> sambil mengabaikan sama sekali pernyataan-pernyataan lain yang menyinggungnya, melainkan sebaliknya mempertimbangkan<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> setiap pernyataan yang relevan. Atas dasar prinsip ini, yang sama sekali diabaikan oleh komitee itu, maka satu-satunya<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> interpretasi yang mungkin cocok yang dapat mereka berikan kepada Testimonies, vol. 5, p. 293 itu, ialah agar mereka<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> sendiri berikut semua saudaranya yang lain jangan memasukkan ke dalam pekabaran seseorang sesuatu pandangan sendiri di<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> sini atau sesuatu pandangan sendiri di sana, sebelum terlebih dahulu menyerahkan pandangan-pandangan yang sedemikian ini<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> kepada orang itu melalui siapa pekabaran itu telah datang, sama seperti yang dianjurkan oleh Roh Nubuatan: \u201cJika datang<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> sesuatu pekabaran yang tidak engkau mengerti, maka usahakanlah agar dapat engkau mendengar alasan penjelasan yang dapat<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> diberikan oleh juru kabarnya,\u201d dan bukan alasan-alasan yang dapat diberikan oleh para pendeta. (Bacalah Testimonies on<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> Sabbath School Work, p. 65).<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><span style=\"font-size: 20px;\">Karena oleh peraturan dan oleh teladan telah diperintahkan kepada setiap orang untuk menyingkirkan balok dari matanya<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> sendiri, sebelum mencoba \u201cmengeluarkan sebutir debu\u201d dari dalam mata saudaranya (Matius 7 : 4), maka olehnya itu Tuhan telah<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> menunjukkan, bahwa sidang tidak boleh mengatakan kepada orang-orang lain, \u201cMarilah kukeluarkan debu itu dari dalam<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> matamu,\u201d apabila \u201ctengok, suatu balok terdapat di dalam matanya (sidang) sendiri.\u201d Oleh sebab itu, kita adalah benar-benar<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> terikat tanggung jawab untuk mengarahkan sorotan lampu pada madzab organisasi gereja MAHK (kita sendiri), bukan pada<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> madzab-madzab gereja lain (saudara kita). Dengan mengikuti petunjuk-petunjuk Tuhan itu, maka di sini kita akan memandang<\/span><span style=\"font-size: 20px;\"> bukan ke dalam mata pribadi orang, melainkan ke dalam mata MAHK secara kolektif, yaitu<\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p align=\"center\">\n<p>&nbsp;<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-family: lucida sans unicode,lucida grande,sans-serif;\"><a href=\"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/buku\/download\/Perbandingan.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/tongkat-gembala.org\/images\/download-pdf.png\" width=\"215\" height=\"60\" border=\"0\" \/><\/a><\/span><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p class=\"pvc_stats all \" data-element-id=\"4626\" style=\"font-size:12px\"><i class=\"pvc-stats-icon small\" aria-hidden=\"true\"><svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" version=\"1.0\" viewBox=\"0 0 502 315\" preserveAspectRatio=\"xMidYMid meet\"><g transform=\"translate(0,332) scale(0.1,-0.1)\" fill=\"\" stroke=\"none\"><path d=\"M2394 3279 l-29 -30 -3 -207 c-2 -182 0 -211 15 -242 39 -76 157 -76 196 0 15 31 17 60 15 243 l-3 209 -33 29 c-26 23 -41 29 -80 29 -41 0 -53 -5 -78 -31z\"\/><path d=\"M3085 3251 c-45 -19 -58 -50 -96 -229 -47 -217 -49 -260 -13 -295 52 -53 146 -42 177 20 16 31 87 366 87 410 0 70 -86 122 -155 94z\"\/><path d=\"M1751 3234 c-13 -9 -29 -31 -37 -50 -12 -29 -10 -49 21 -204 19 -94 39 -189 45 -210 14 -50 54 -80 110 -80 34 0 48 6 76 34 21 21 34 44 34 59 0 14 -18 113 -40 219 -37 178 -43 195 -70 221 -36 32 -101 37 -139 11z\"\/><path d=\"M1163 3073 c-36 -7 -73 -59 -73 -102 0 -56 133 -378 171 -413 34 -32 83 -37 129 -13 70 36 67 87 -16 290 -86 209 -89 214 -129 231 -35 14 -42 15 -82 7z\"\/><path d=\"M3689 3066 c-15 -9 -33 -30 -42 -48 -48 -103 -147 -355 -147 -375 0 -98 131 -148 192 -74 13 15 57 108 97 206 80 196 84 226 37 273 -30 30 -99 39 -137 18z\"\/><path d=\"M583 2784 c-38 -19 -67 -74 -58 -113 9 -42 211 -354 242 -373 16 -10 45 -18 66 -18 51 0 107 52 107 100 0 39 -1 41 -124 234 -80 126 -108 162 -133 173 -41 17 -61 16 -100 -3z\"\/><path d=\"M4250 2784 c-14 -9 -74 -91 -133 -183 -95 -150 -107 -173 -107 -213 0 -55 33 -94 87 -104 67 -13 90 8 211 198 130 202 137 225 78 284 -27 27 -42 34 -72 34 -22 0 -50 -8 -64 -16z\"\/><path d=\"M2275 2693 c-553 -48 -1095 -270 -1585 -649 -135 -104 -459 -423 -483 -476 -23 -49 -22 -139 2 -186 73 -142 361 -457 571 -626 285 -228 642 -407 990 -497 242 -63 336 -73 660 -74 310 0 370 5 595 52 535 111 1045 392 1455 803 122 121 250 273 275 326 19 41 19 137 0 174 -41 79 -309 363 -465 492 -447 370 -946 591 -1479 653 -113 14 -422 18 -536 8z m395 -428 c171 -34 330 -124 456 -258 112 -119 167 -219 211 -378 27 -96 24 -300 -5 -401 -72 -255 -236 -447 -474 -557 -132 -62 -201 -76 -368 -76 -167 0 -236 14 -368 76 -213 98 -373 271 -451 485 -162 444 86 934 547 1084 153 49 292 57 452 25z m909 -232 c222 -123 408 -262 593 -441 76 -74 138 -139 138 -144 0 -16 -233 -242 -330 -319 -155 -123 -309 -223 -461 -299 l-81 -41 32 46 c18 26 49 83 70 128 143 306 141 649 -6 957 -25 52 -61 116 -79 142 l-34 47 45 -20 c26 -10 76 -36 113 -56z m-2057 25 c-40 -58 -105 -190 -130 -263 -110 -324 -59 -707 132 -981 25 -35 42 -64 37 -64 -19 0 -241 119 -326 174 -188 122 -406 314 -532 468 l-58 71 108 103 c185 178 428 349 672 473 66 33 121 60 123 61 2 0 -10 -19 -26 -42z\"\/><path d=\"M2375 1950 c-198 -44 -350 -190 -395 -379 -18 -76 -8 -221 19 -290 114 -284 457 -406 731 -260 98 52 188 154 231 260 27 69 37 214 19 290 -38 163 -166 304 -326 360 -67 23 -215 33 -279 19z\"\/><\/g><\/svg><\/i> &nbsp;235&nbsp;total<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perbandingan-perbandingan yang tidak adil &nbsp; Perbandingan-perbandingan ini ditemukan di dalam SEBUAH JAWABAN KEPADA TONGKAT GEMBALA&hellip;<\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p class=\"pvc_stats all \" data-element-id=\"4626\" style=\"font-size:12px\"><i class=\"pvc-stats-icon small\" aria-hidden=\"true\"><svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" version=\"1.0\" viewBox=\"0 0 502 315\" preserveAspectRatio=\"xMidYMid meet\"><g transform=\"translate(0,332) scale(0.1,-0.1)\" fill=\"\" stroke=\"none\"><path d=\"M2394 3279 l-29 -30 -3 -207 c-2 -182 0 -211 15 -242 39 -76 157 -76 196 0 15 31 17 60 15 243 l-3 209 -33 29 c-26 23 -41 29 -80 29 -41 0 -53 -5 -78 -31z\"\/><path d=\"M3085 3251 c-45 -19 -58 -50 -96 -229 -47 -217 -49 -260 -13 -295 52 -53 146 -42 177 20 16 31 87 366 87 410 0 70 -86 122 -155 94z\"\/><path d=\"M1751 3234 c-13 -9 -29 -31 -37 -50 -12 -29 -10 -49 21 -204 19 -94 39 -189 45 -210 14 -50 54 -80 110 -80 34 0 48 6 76 34 21 21 34 44 34 59 0 14 -18 113 -40 219 -37 178 -43 195 -70 221 -36 32 -101 37 -139 11z\"\/><path d=\"M1163 3073 c-36 -7 -73 -59 -73 -102 0 -56 133 -378 171 -413 34 -32 83 -37 129 -13 70 36 67 87 -16 290 -86 209 -89 214 -129 231 -35 14 -42 15 -82 7z\"\/><path d=\"M3689 3066 c-15 -9 -33 -30 -42 -48 -48 -103 -147 -355 -147 -375 0 -98 131 -148 192 -74 13 15 57 108 97 206 80 196 84 226 37 273 -30 30 -99 39 -137 18z\"\/><path d=\"M583 2784 c-38 -19 -67 -74 -58 -113 9 -42 211 -354 242 -373 16 -10 45 -18 66 -18 51 0 107 52 107 100 0 39 -1 41 -124 234 -80 126 -108 162 -133 173 -41 17 -61 16 -100 -3z\"\/><path d=\"M4250 2784 c-14 -9 -74 -91 -133 -183 -95 -150 -107 -173 -107 -213 0 -55 33 -94 87 -104 67 -13 90 8 211 198 130 202 137 225 78 284 -27 27 -42 34 -72 34 -22 0 -50 -8 -64 -16z\"\/><path d=\"M2275 2693 c-553 -48 -1095 -270 -1585 -649 -135 -104 -459 -423 -483 -476 -23 -49 -22 -139 2 -186 73 -142 361 -457 571 -626 285 -228 642 -407 990 -497 242 -63 336 -73 660 -74 310 0 370 5 595 52 535 111 1045 392 1455 803 122 121 250 273 275 326 19 41 19 137 0 174 -41 79 -309 363 -465 492 -447 370 -946 591 -1479 653 -113 14 -422 18 -536 8z m395 -428 c171 -34 330 -124 456 -258 112 -119 167 -219 211 -378 27 -96 24 -300 -5 -401 -72 -255 -236 -447 -474 -557 -132 -62 -201 -76 -368 -76 -167 0 -236 14 -368 76 -213 98 -373 271 -451 485 -162 444 86 934 547 1084 153 49 292 57 452 25z m909 -232 c222 -123 408 -262 593 -441 76 -74 138 -139 138 -144 0 -16 -233 -242 -330 -319 -155 -123 -309 -223 -461 -299 l-81 -41 32 46 c18 26 49 83 70 128 143 306 141 649 -6 957 -25 52 -61 116 -79 142 l-34 47 45 -20 c26 -10 76 -36 113 -56z m-2057 25 c-40 -58 -105 -190 -130 -263 -110 -324 -59 -707 132 -981 25 -35 42 -64 37 -64 -19 0 -241 119 -326 174 -188 122 -406 314 -532 468 l-58 71 108 103 c185 178 428 349 672 473 66 33 121 60 123 61 2 0 -10 -19 -26 -42z\"\/><path d=\"M2375 1950 c-198 -44 -350 -190 -395 -379 -18 -76 -8 -221 19 -290 114 -284 457 -406 731 -260 98 52 188 154 231 260 27 69 37 214 19 290 -38 163 -166 304 -326 360 -67 23 -215 33 -279 19z\"\/><\/g><\/svg><\/i> &nbsp;235&nbsp;total<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4626"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4626"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4626\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4627,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4626\/revisions\/4627"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4626"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4626"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tongkat-gembala.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4626"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}